Anda di halaman 1dari 72

Lampiran 1

MATERI POTENSI DAN SEBARAN SUMBER DAYA ALAM


INDONESIA

LEMBAR 1
Pengertian Sumber Daya Alam (SDA) : Segala sesuatu yang ada di dalam alam
dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan serta kesejahteraan manusia.
Contoh SDA: sumber daya hutan, sumber daya lahan, sumber daya air, sumber
daya tambang dan mineral.
Bersyukurlah, karena Tuhan menciptakan alam untuk memenuhi kebutuhan
manusia.

LEMBAR 2
Pengelompokkan SDA berdasarkan kemungkinan pemulihannya, yaitu SDA yang
dapat diperbarui, SDA yang tidak dapat diperbarui, dan SDA yang tidak terbatas.
Pengertian SDA yang dapat diperbarui (renewable resources) : SDA yang dapat
tersedia kembali dalam waktu yang cepat sehingga tidak dapat habis. Contohnya :
hewan dan tumbuhan. Apakah hewan dan tumbuhan tidak bisa habis ?. Hewan
dan tumbuhan dapat habis dan terancam punah karena ulah manusia. Lindungilah
hewan dan tumbuhan dari perburuan liar.
Pengertian SDA yang tidak dapat diperbarui (unrenewable resources) : SDA yang
pembentukannya berlangsung sangat lambat dalam waktu jutaan atau ratusan juta
tahun. Misalnya : minyak bumi, gas alam, batu bara. Bagaimana caranya agar
SDA yang ada tidak cepat habis ?. Hemat listrik dan bahan bakar minyak dapat
menjaga agar SDA tidak cepat habis.
Sumber daya alam yang tidak terbatas jumlahnya (unlimited) : sumber daya alam
yang tidak akan pernah habis meskipun dipakai dalam jumlah yang banyak.
Contoh: sinar matahari, arus air laut, dan udara.
LEMBAR 3
Pengelompokkan SDA berdasarkan materi atau jenisnya, yaitu organik (hayati)
dan anorganik (nonhayati).
Pengertian SDA organik (hayati) : SDA yang bahannya berupa jasad hidup.
Contoh : tumbuhan dan hewan. Kegiatan yang berhubungan dengan SDA organik
(hayati) meliputi kehutanan, peternakan, perikanan, pertanian.
Pengertian SDA anorganik (nonhayati) : SDA yang bahannya berupa benda mati,
dapat berupa benda padat, cair, dan gas. Kegiatan yang berhubungan dengan SDA
anorganik (nonhayati) adalah pertambangan.

LEMBAR 4
Pengelompokkan SDA berdasarkan habitat, yaitu terestris (daratan) dan akuatis
(perairan).
Pengertian SDA terestris (daratan) : SDA yang berhubungan dengan tanah sebagai
lahan untuk berbagai aktivitas penduduk (segala sumber daya yang berasal dari
darat).
Pengertian SDA akuatis (perairan) : SDA yang berhubungan dengan laut, sungai,
danau, air tanah, air hujan, dan lain-lain.

LEMBAR 5
Pengelompokkan SDA berdasarkan kegunaan atau penggunaannya, yaitu SDA
penghasil bahan baku; SDA penghasil energi; serta sumber daya buatan dan benda
cagar budaya.
Pengertian SDA penghasil bahan baku : sumber daya alam yang dapat digunakan
untuk menghasilkan benda atau barang lain sehingga nilai gunanya menjadi lebih
tinggi. Contoh: hasil hutan sebagai bahan baku pembuatan meubeler (meja-kursi).
Pengertian SDA energi : sumber daya alam yang dapat menghasilkan atau
memproduksi energi untuk kepentingan umat manusia di muka bumi. Contoh:
gelombang laut, panas bumi, arus air sungai, sinar matahari, minyak bumi, dan
gas bumi.
Sumber daya buatan adalah hasil pengembangan dari sumber daya alam hayati
atau non hayati yang karena intervensi manusia telah berubah menjadi sumber
daya buatan. Contoh: Waduk.
Benda cagar budaya (BCB) adalah benda buatan manusia yang dianggap
mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.
Contoh Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

LEMBAR 6
Sumber Daya Alam di Indonesia meliputi : air, tanah, hutan, udara, laut, tambang.
Faktor yang menyebabkan SDA di Indonesia melimpah :
a. Letak geologis : pertemuan lempeng sehingga memiliki banyak gunung berapi
dan tambang mineral.
b. Letak astronomis : daerahnya tropis, sehingga curah hujan dan temperatur
udara tinggi, air melimpah dan tanah subur.
c. Luas wilayah : 1/3 berupa daratan, 2/3 berupa lautan, sehingga kekayaan laut
dan darat melimpah.
Aktivitas manusia dalam memanfaatkan SDA pada masa pra-aksara, Hindu-
Budha, dan Islam.
Lahan digunakan untuk berburu meramu bercocok tanam tempat berdirinya
kerajaan Hindu-Budha tempat berdirinya kerajaan Islam hingga saat ini lahan
banyak digunakan sebagai lahan pertanian, industri, perumahan, dan lain-lain.

LEMBAR 7
SDA Udara
Lapisan udara yang menyelubungi bumi ini disebut dengan atmosfer. Unsur-
unsur gas yang menyusun atmosfer terutama adalah unsur nitrogen dan oksigen.
Apakah fungsi gas nitrogen dan oksigen?
Manfaat udara : bernafas, fotosintesis, dan pelindung dari sinar ultraviolet.
Ruang udara : unsur pembentuk wilayah suatu negara selain daratan. Kita tidak
boleh melewati ruang udara negara lain tanpa ijin.
Cara menjaga kejernihan udara. Mengurangi asap kendaraan bermotor, asap
rokok, asap pabrik, dan sebagainya.
Jangan cemari udara kita !

LEMBAR 8
SDA Tanah
Tanah merupakan tempat melakukan berbagai aktivitas seperti bercocok tanam,
membangun rumah, membangun jalan, dan lain-lain.
Tanah terbentuk dari bahan induk atau bahan asal, dapat berupa batuan atau sisa-
sisa bahan organik. Gambarlah proses terbentuknya tanah!
Tanah yang terbentuk dari bahan induk batuan disebut dengan tanah anorganik
(tanah mineral). Sedangkan tanah yang terbentuk dari bahan induk berupa sisa-
sisa bahan organik disebut dengan tanah organik (tanah humus). Diskusikan
dengan teman! Bagaimana kehidupan masyarakat di daerah yang memiliki tanah
anorganik dan organik?
Berdasar sifat bahan induknya, tanah di Indonesia meliputi : tanah dengan bahan
induknya vulkanik, tanah dengan bahan induknya bukan vulkanik (tanah tertier),
dan tanah organik (humus). Terdapat peta persebaran tanah. Berdasarkan peta
persebaran tersebut, tulislah lokasi persebaran tanah tersebut!
Tanah vulkanik terbentuk dari material vulkanik yang dikeluarkan saat gunung
berapi meletus.
Tanah tertier adalah tanah yang bahan induknya bukan hasil aktivitas atau letusan
gunung berapi.
Tanah organik (humus) adalah tanah yang terbentuk dari tumpukan sisa-sisa
tumbuhan. Jenis tanah organik banyak ditemukan di rawa-rawa yang luas.
Bersyukurlah kalian hidup di Indonesia yang tanahnya sangat subur !

LEMBAR 9
SDA Air
Air merupakan unsur yang dibutuhkan oleh tumbuh-tumbuhan, hewan dan
manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Berdasarkan tempatnya air dapat dibedakan menjadi air di daratan, air di lautan
dan air di atmosfer. Carilah penjelasan mengenai macam-macam air tersebut!
Air tidak dapat habis karena mengalami proses hidrologi, yaitu perubahan wujud
air menjadi uap kemudian berubah menjadi air kembali. Gambarlah siklus
hidrologi!
Air di Indonesia tersedia dalam berbagai bentuk, yaitu air hujan, air danau, air
sungai, dan air tanah.
Sungai adalah bagian dari muka bumi yang lebih rendah, tempat mengalirnya air
dari daerah sekitarnya. Lima sungai terbesar yang ada di Indonesia adalah Sungai
Kapuas, Sungai Barito, Sungai Memberano, Sungai Digul, dan Sungai Musi.
Tunjukkan di peta letak kelima sungai tersebut!
Danau adalah wilayah cekungan daratan yang terisi air. Jenis-jenis danau di
Indonesia meliputi:
1. Danau vulkanik
2. Danau tektonik
3. Danau vulcano-tectonic
4. Danau pelarutan (solusional)
5. Danau ladam atau tapal kuda (oxbow lake)
6. Bendungan atau waduk
Carilah penjelasan pada masing-masing jenis danau tersebut!
Indonesia memiliki banyak air tanah. Apakah perbadaan air tanah yang ada di
daerah dataran rendah atau daerah pantai dengan air tanah yang ada di daerah
pegunungan terutama pegunungan karst (kapur) ?
Apakah kalian tahu bahwa gelombang laut dapat digunakan untuk pembangkit
tenaga listrik?
Hemat air biar mujur!
LEMBAR 10
SDA Hutan
Terdapat peta persebaran hasil hutan.
Berdasarkan peta persebaran tersebut, tulislah lokasi persebaran hasil hutan
tersebut!
Jenis-jenis hutan
1. Berdasar letak geografisnya
a. hutan tropika
b. hutan temperate
c. hutan boreal
2. Berdasar fungsinya
a. Hutan lindung
b. Hutan usaka alam
c. Hutan wisata
d. Hutan produksi
3. Berdasar jenis pohonnya
a. Hutan homogen
b. Hutan heterogen
Carilah penjelasan yang berkaitan dengan berbagai jenis hutan tersebut!
Fungsi hutan
1. Tempat menyimpan air hujan sehingga pada musim kemarau tidak mengalami
kekeringan.
2. Tempat hidup bagi flora dan fauna.
3. Mencegah terjadinya erosi atau pengikisan.
4. Menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida sehingga suhu bumi
terkendali.
5. Sumber kehidupan bagi masyarakat, khususnya masyarakat sekitar hutan dari
produk yang dihasilkannya.
Kata motivasi : Jika kamu menjaga paru-paru dunia, kamu juga sudah menjaga
paru-parumu!
LEMBAR 11
SDA Tambang
Terdapat peta persebaran hasil tambang.
Berdasarkan peta persebaran tersebut, tulislah lokasi persebaran hasil tambang
tersebut!
Minyak bumi, gas, dan batu bara merupakan sumber daya alam yang tidak dapat
diperbarui. Apa yang sudah kamu lakukan agar sumber daya tersebut tidak cepat
habis?
Pilih dengan menggunakan tanda centang (v) dari kegiatan-kegiatan berikut ini
yang dapat membantu mengurangi penggunaan sumber daya tersebut!
o Mematikan lampu segera setelah keluar dari kamar mandi
o Mematikan komputer segera setelah selesai digunakan
o Mematikan televisi segera setelah selesai nonton
o Menggunakan lampu yang rendah voltasenya ketika tidur
o Menggunakan kendaraan umum ketika pergi ke sekolah
o Membiasakan diri berjalan kaki atau naik sepeda ketika bepergian ke tempat
yang dekat jaraknya

LEMBAR 12
SDA Laut
Terdapat peta persebaran hasil laut.
Berdasarkan peta persebaran tersebut, tulislah lokasi persebaran hasil laut
tersebut!
Potensi kekayaan laut tidak hanya berupa ikan, kekayaan lain dari sumber daya
laut adalah sumber daya alam berupa mangrove, terumbu karang, dan lain-lain.
Hutan mangrove atau hutan bakau merupakan tipe hutan yang terletak di daerah
pasang surut air laut. Pada saat pasang, hutan mangrove tergenang air laut, pada
saat surut, hutan mangrove tidak tergenangi air laut.
Hutan mangrove tersebar di pesisir barat Pulau Sumatra, beberapa bagian dari
pantai utara Pulau Jawa, sepanjang pesisir Kalimantan, Pesisir Pulau Sulawesi,
Pesisir Selatan Papua, dan sejumlah pulau kecil lainnya.
Apa saja manfaat hutan mangrove tersebut?
Terumbu karang merupakan terumbu yang terbentuk dari kapur yang sebagian
besar dihasilkan dari koral. Terumbu itu sendiri berarti batuan sedimen kapur di
laut. Koral adalah binatang yang menghasilkan kapur untuk kerangka tubuhnya.
Jika ribuan koral membentuk koloni, mereka akan membentuk karang.
Terumbu karang banyak ditemukan di bagian tengah Indonesia seperti di
Sulawesi, Bali, Lombok, Papua. Konsentrasi terumbu karang juga ditemukan di
Kepulauan Riau dan pantai barat dan ujung barat Sumatra.
Jangan rusak ekosistem laut hanya untuk mencari untung diri sendiri!

LEMBAR 13
Usaha produksi di Indonesia berdasar potensi SDA : ekstraktif, agraris, pedagang,
industri, jasa.
1. Bidang usaha ekstraktif, yaitu bidang usaha yang menggali sumber daya alam
secara langsung. Yang termasuk dalam bidang usaha ini antara lain perikanan laut
dan pertambangan.
2. Bidang usaha agraris, yaitu bidang usaha yang memanfaatkan potensi tanah.
Bidang usaha ini dapat mengembangkan pertanian, peternakan, perkebunan, dan
perikanan darat.
3. Bidang usaha perdagangan, yaitu bidang usaha yang berhubungan dengan
pembeliandan penjualan barang. Potensi sumber daya yang kita miliki dapat
mengembangkan bidang usaha ini dengan baik.
4. Bidang usaha industri, yaitu bidang usaha yang mengolah bahan mentah dan
bahan baku menjadi barang jadi. Industri yang dapat dikembangkan berdasarkan
potensi yang kita miliki antara lain industri makanan, industri pariwisata, dan
industri lainnya.
5. Bidang usaha jasa, yaitu bidang usaha yang bergerak dalam pelayanan.
Termasuk dalam bidang usaha ini antara lain: transportasi, pengiriman barang,
perbankan, dan pelayanan kesehatan.
SDA jangan dieksploitasi agar tidak terjadi kerusakan ekosistem!
LEMBAR 14
Pelestarian SDA
Pelestarian SDA merupakan usaha yang dilakukan manusia untuk mengawetkan
atau melestarikan sumber daya alam agar tetap lestari keberadaannya.
Dalam pemanfaatan sumber daya alam, manusia perlu mendasarkan pada prinsip
ekoefisiensi. Prinsip ini artinya tidak merusak ekosistem karena pengambilannya
secara efisien dan memikirkan keberlanjutan sumber daya manusia.
Teknik pengelolaan sumber daya alam sangat tergantung dari jenis sumber daya
alamnya. Beberapa teknik konservasi sumber daya alam antara lain konservasi
SDA hayati dan nonhayati.
Rancanglah kegiatan dengan tema konservasi SDA hayati dan nonhayati.
Lampiran 2

Revisi yang dilakukan oleh ahli materi dapat dilihat pada gambar

berikut ini:

Gambar 8. Tampilan Materi SDA Air Sebelum Direvisi

Gambar 9. Tampilan Materi SDA Air Setelah Direvisi


Gambar 10. Tampilan Materi SDA Anorganik Sebelum Direvisi

Gambar 11. Tampilan Materi SDA Anorganik Setelah Direvisi

Gambar 12. Tampilan Materi SDA Tambang Sebelum Direvisi


Gambar 13. Tampilan Materi SDA Tambang Setelah Direvisi

Gambar 14. Tampilan Materi SDA Udara Sebelum Direvisi

Gambar 15. Tampilan Materi SDA Udara Setelah Direvisi


Gambar 16. Tampilan SDA Organik dan Anorganik Sebelum Direvisi

Gambar 17. Tampilan SDA Organik dan Anorganik Setelah Direvisi


Lampiran 3

Revisi yang dilakukan oleh ahli media dapat dilihat pada gambar di

bawah ini:

Gambar 18. Tampilan Petunjuk untuk Guru Sebelum Direvisi

Gambar 19. Tampilan Petunjuk untuk Guru Setelah Direvisi


Gambar 20. Tampilan Cover Sebelum Direvisi

Gambar 21. Tampilan Cover Setelah Direvisi

Gambar 22. Tampilan SDA Organik Sebelum Direvisi


Gambar 23. Tampilan SDA Organik Setelah Direvisi

Gambar 24. Tampilan Materi SDA Tanah Sebelum Direvisi

Gambar 25. Tampilan Materi SDA Tanah Setelah Direvisi


Gambar 26. Tampilan Media Setelah Penambahan Glosarium

Gambar 27. Tampilan Media Setelah Penambahan Rangkuman

Gambar 28. Tampilan Media Setelah Penambahan Profil Penulis


Gambar 29. Tampilan Media Setelah Penambahan Halaman
LEMBAR VALIDASI UNTUK AHLI MATERI

Judul Penelitian : Pengembangan Media Visual Kirigami Pop Up dengan


Materi Potensi dan Sebaran Sumber Daya Alam
Indonesia untuk Pembelajaran IPS di SMP Kelas VII
Sasaran Program : Siswa SMP Kelas VII
Peneliti : Vladina Nur Widalatika
Validator :

Petunjuk:
1. Lembar ini diisi oleh validator.
2. Lembar ini dimaksudkan untuk validasi instrumen pengumpulan data,
serta mengungkapkan komentar atau saran dari validator jika ada.
3. Pemberian penilaian dengan memberikan tanda check list () pada kolom
yang sesuai.
4. Apabila ada komentar atau saran, mohon dituliskan pada lembar yang
telah tersedia.
5. Pedoman penilaian sebagai berikut:
Sangat Baik (SB)
Baik (B)
Cukup (C)
Kurang (K)
Sangat Kurang (SK)

Instrumen Pengumpulan Data

No. Aspek yang dinilai SB B C K SK


1. Kebenaran konsep dalam menjelaskan materi
2. Kebenaran istilah dalam menjelaskan materi
3. Kebenaran contoh dalam menjelaskan materi
4. Penyusunan materi sesuai dengan
perkembangan zaman
5. Penyusunan materi sesuai dengan
perkembangan keilmuan
6. Materi disusun secara sistematis
7. Materi disusun secara logis
8. Relevansi materi pengajaran dengan
Kompetensi Inti
9. Relevansi materi pengajaran dengan
Kompetensi Dasar
10. Materi yang disajikan dapat meningkatkan
kemampuan pemahaman siswa
11. Materi yang disajikan dapat merangsang
kemampuan siswa untuk berpikir lebih runtut
12. Kontribusi materi dalam meningkatkan sikap
siswa
13. Materi yang disajikan dapat meningkatkan
keterampilan berpikir kritis siswa
14. Materi yang disajikan dapat meningkatkan
kepekaan sosial siswa
15. Materi yang disajikan sesuai dengan taraf
berpikir siswa
16. Penyusunan materi sesuai dengan
karakteristik psikologis siswa
17. Materi yang disajikan dapat menimbulkan
keingintahuan siswa lebih lanjut
18. Materi yang disajikan menimbulkan dorongan
lebih tinggi untuk belajar aktif
19. Kontribusi materi dalam memberikan
motivasi belajar bagi siswa
20. Kontribusi materi dalam pembelajaran yang
menyenangkan

Tabel Kesalahan dan Saran Perbaikan

Apabila terjadi kesalahan pada aspek yang dinilai, mohon ditulis pada kolom yang
telah disediakan.
No Jenis Kesalahan Saran Perbaikan

Komentar/ Saran:
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
Kesimpulan:
1. Layak untuk uji coba lapangan tanpa revisi
2. Layak untuk uji coba lapangan dengan revisi sesuai saran
(Mohon dilingkari nomor yang sesuai dengan kesimpulan bapak/ibu)

Yogyakarta, Mei 2014


Ahli Materi

Sugiharyanto, M. Si
NIP. 19590319 19860 1 1001
LEMBAR VALIDASI UNTUK AHLI MEDIA

Judul Penelitian : Pengembangan Media Visual Kirigami Pop Up dengan


Materi Potensi dan Sebaran Sumber Daya Alam
Indonesia untuk Pembelajaran IPS di SMP Kelas VII
Sasaran Program : Siswa SMP Kelas VII
Peneliti : Vladina Nur Widalatika
Validator :

Petunjuk:
1. Lembar ini diisi oleh validator.
2. Lembar ini dimaksudkan untuk validasi instrumen pengumpulan data,
serta mengungkapkan komentar atau saran dari validator jika ada.
3. Pemberian penilaian dengan memberikan tanda check list () pada kolom
yang sesuai.
4. Apabila ada komentar atau saran, mohon dituliskan pada lembar yang
telah tersedia.
5. Pedoman penilaian sebagai berikut:
Sangat Baik (SB)
Baik (B)
Cukup (C)
Kurang (K)
Sangat Kurang (SK)

Instrumen Pengumpulan Data

No. Aspek yang dinilai SB B C K SK


1. Kesederhanaan tata letak dengan
menonjolkan unsur tertentu
2. Penempatan penjelasan diposisikan secara
sederhana
3. Penulisan materi menggunakan kalimat yang
ringkas
4. Ketepatan penggunaan istilah sehingga
mudah dipahami
5. Kesederhanaan pemilihan kata
6. Terdapat hubungan erat antara berbagai unsur
visual secara keseluruhan
7. Pemilihan gambar mendukung materi yang
disampaikan
8. Desain keseluruhan sesuai dengan tema
9. Sampul mencerminkan isi buku
10. Judul mencerminkan isi materi
11. Terdapat penekanan pada materi yang
disampaikan
12. Kontribusi media dalam menarik perhatian
siswa
13. Kontribusi media dalam mendorong minat
siswa
14. Keseimbangan antara gambar dengan teks
15. Harmonisasi penataan komposisi unsur-unsur
visual
16. Garis mampu membantu siswa mengetahui
batasan-batasan tiap gambar maupun teks
17. Garis luar pada desain mampu mengarahkan
siswa untuk mempelajari materi dalam
urutan-urutan khusus
18. Bentuk gambar dapat divisualisasikan
menyerupai realita dalam kehidupan
19. Bentuk gambar dapat divisualisasikan secara
jelas
20. Terdapat ruang yang membatasi gambar
dengan teks sehingga tidak terkesan berdesak-
desakan
21. Tidak ada ruang kosong yang berlebihan
sehingga terkesan mubadzir
22. Kelayakan gambar pop up yang digerakkan
23. Kelayakan rangkaian konstruksi gambar pop
up
24. Kualitas ilustrasi warna mendukung desain
25. Ketepatan pemilihan warna dalam teks

Tabel Kesalahan dan Saran Perbaikan

Apabila terjadi kesalahan pada aspek yang dinilai, mohon ditulis pada kolom yang
telah disediakan.

No Jenis Kesalahan Saran Perbaikan


Komentar/ Saran:
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

Kesimpulan:
1. Layak untuk uji coba lapangan tanpa revisi
2. Layak untuk uji coba lapangan dengan revisi sesuai saran
(Mohon dilingkari nomor yang sesuai dengan kesimpulan bapak/ibu)

Yogyakarta, April 2014


Ahli Media

Satriyo Wibowo, S. Pd
NIP. 19741219 200812 1 001
LEMBAR PENGGUNAAN MEDIA OLEH GURU

Judul Penelitian : Pengembangan Media Visual Kirigami Pop Up dengan


Materi Potensi dan Sebaran Sumber Daya Alam
Indonesia untuk Pembelajaran IPS di SMP Kelas VII
Sasaran Program : Siswa SMP Kelas VII
Peneliti : Vladina Nur Widalatika
Nama Guru :
Petunjuk:
1. Lembar ini diisi oleh siswa.
2. Lembar ini dimaksudkan untuk mengetahui hasil uji coba penggunaan
media.
3. Pemberian penilaian dengan memberikan tanda check list () pada kolom
yang sesuai.
4. Apabila ada komentar atau saran, mohon dituliskan pada lembar yang
telah tersedia.
5. Pedoman penilaian sebagai berikut:
Sangat Baik (SB)
Baik (B)
Cukup (C)
Kurang (K)
Sangat Kurang (SK)

Instrumen Pengumpulan Data


No. Aspek yang dinilai SB B C K SK
Kebenaran konsep dalam menjelaskan
1.
materi
2. Kebenaran contoh dalam menjelaskan
materi
3. Materi disusun secara sistematis
4. Relevansi materi pengajaran dengan
Kompetensi Inti
5. Relevansi materi pengajaran dengan
Kompetensi Dasar
6. Materi yang disajikan dapat meningkatkan
kemampuan pemahaman siswa
7. Materi yang disajikan dapat merangsang
siswa berpikir runtut
8. Materi yang disajikan dapat meningkatkan
keterampilan berpikir kritis siswa
9. Materi yang disajikan dapat meningkatkan
kepekaan sosial siswa
10. Materi yang disajikan sesuai dengan taraf
berpikir siswa
11. Kemudahan dalam penggunaan media
12. Materi yang disajikan dapat menimbulkan
keingintahuan siswa lebih lanjut
13. Materi yang disajikan menimbulkan
dorongan lebih tinggi untuk belajar aktif
14. Kontribusi materi dalam memberikan
motivasi belajar bagi siswa
15. Kontribusi materi dalam pembelajaran yang
menyenangkan
16. Kesederhanaan tata letak dalam desain
17. Penempatan penjelasan diposisikan secara
sederhana
18. Penulisan materi menggunakan kalimat
yang ringkas
19. Pemilihan gambar mendukung materi yang
disampaikan
20. Desain keseluruhan sesuai dengan tema
21. Sampul buku mencerminkan keseluruhan isi
buku
22. Judul mencerminkan isi materi setiap bab
23. Kontribusi media dalam menarik perhatian
siswa
24. Kontribusi media dalam mendorong minat
belajar siswa
25. Keseimbangan antara gambar dengan teks
26. Kejelasan urutan materi yang akan dipelajari
27. Bentuk gambar dapat divisualisasikan
menyerupai realita dalam kehidupan
28. Terdapat ruang yang membatasi gambar
dengan teks sehingga tidak terkesan
berdesak-desakan
29. Kelayakan gambar pop up yang digerakkan
30. Ketepatan pemilihan warna dalam desain
maupun teks
Komentar/ Saran:
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

Yogyakarta,....................
Guru

........................................
LEMBAR PENGGUNAAN MEDIA OLEH SISWA

Judul Penelitian : Pengembangan Media Visual Kirigami Pop Up dengan


Materi Potensi dan Sebaran Sumber Daya Alam
Indonesia untuk Pembelajaran IPS di SMP Kelas VII
Sasaran Program : Siswa SMP Kelas VII
Peneliti : Vladina Nur Widalatika
Nama Siswa :
Petunjuk:
1. Lembar ini diisi oleh siswa.
2. Lembar ini dimaksudkan untuk mengetahui hasil uji coba penggunaan
media.
3. Pemberian penilaian dengan memberikan tanda check list () pada kolom
yang sesuai.
4. Apabila ada komentar atau saran, mohon dituliskan pada lembar yang
telah tersedia.
5. Pedoman penilaian sebagai berikut:
Sangat Baik (SB)
Baik (B)
Cukup (C)
Kurang (K)
Sangat Kurang (SK)

Instrumen Pengumpulan Data


No. Aspek yang dinilai SB B C K SK
1. Kesesuaian materi dengan Kompetensi Inti
2. Kesesuaian materi dengan Kompetensi
Dasar
3. Materi yang disajikan dapat meningkatkan
pemahaman siswa
4. Materi merangsang siswa berpikir lebih
runtut
5. Materi yang disajikan dapat meningkatkan
keterampilan berpikir kritis siswa
6. Materi yang disajikan dapat meningkatkan
kepekaan sosial siswa
7. Kemudahan dalam mempelajari materi
8. Materi yang disajikan dapat menimbulkan
keingintahuan siswa lebih lanjut
9. Materi yang disajikan menimbulkan
dorongan lebih tinggi untuk belajar aktif
10. Kontribusi materi dalam memberikan
motivasi belajar bagi siswa
11. Kontribusi materi dalam pembelajaran yang
menyenangkan
12. Kesederhanaan tata letak dalam desain
13. Kalimat yang digunakan mudah dipahami
14. Gambar yang dipilih mendukung materi
yang disampaikan
15. Desain keseluruhan sesuai dengan tema
16. Sampul buku mencerminkan keseluruhan isi
buku
17. Judul mencerminkan isi materi setiap bab
18. Media dapat menarik perhatian siswa
19. Media dapat mendorong minat belajar siswa
20. Keseimbangan antara gambar dengan teks
21. Kejelasan urutan materi yang akan dipelajari
22. Bentuk gambar menyerupai keadaan
sebenarnya
23. Terdapat ruang yang membatasi gambar
dengan teks sehingga tidak terkesan
berdesak-desakan
24. Kelayakan gambar pop up yang digerakkan
25. Ketepatan pemilihan warna dalam desain
maupun teks

Komentar/ Saran:
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

Yogyakarta,....................
Siswa

........................................
Lampiran 13

KONVERSI SKOR UNTUK AHLI MATERI

a. Jumlah sub indikator = 20


Skor tertinggi =5
Skor terendah =1
b. Skor maksimal ideal = jumlah sub indikator X skor tertinggi
= 20 X 5
= 100
c. Skor minimal ideal = jumlah sub indikator X skor terendah
= 20 X 1
= 20
d. Rerata skor ideal ( ) = (skor maksimal ideal + skor minimal ideal)
= (100 +20)
= (120)
= 60
e. Simpangan baku ideal (sbi) = (skor maksimal ideal skor minimal ideal)
= (100 20)
= (80)
= 13,3

Tabel 18. Konversi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif


No. Rentang Skor Rata-rata Skor Kategori
1. X > + 1,8 (sbi) > 4,2 Sangat Baik
X > 60 + 1,8 (13,3)
X > 60 + 23,94
X > 83,94
2. + 0,6 (sbi) < X + 1,8 (sbi) > 3,4 4,2 Baik
60 + 0,6 (13,3) < X 60 + 1,8 (13,3)
60 + 7,98 < X 60 + 23,94
67,98 < X 83,94
3. 0,6 (sbi) < X + 0,6 (sbi) > 2,6 3,4 Cukup
60 0,6 (13,3) < X 60 + 0,6 (13,3)
60 7,98 < X 60 + 7,98
52,02 < X 67,98
4. 1,8 (sbi) < X 0,6 (sbi) > 1,8 2,6 Kurang
60 1,8 (13,3) < X 60 0,6 (13,3)
60 23,94 < X 60 7,98
36,06 < X 52,02
5. X 1,8 (sbi) 1,8 Sangat Kurang
X 60 1,8 (13,3)
X 60 23,94
X 36,06
Lampiran 14

KONVERSI SKOR UNTUK AHLI MEDIA

a. Jumlah sub indikator = 25


Skor tertinggi =5
Skor terendah =1
b. Skor maksimal ideal = jumlah sub indikator X skor tertinggi
= 25 X 5
= 125
c. Skor minimal ideal = jumlah sub indikator X skor terendah
= 25 X 1
= 25
d. Rerata skor ideal ( ) = (skor maksimal ideal + skor minimal ideal)
= (125 + 25)
= (150)
= 75
e. Simpangan baku ideal (sbi) = (skor maksimal ideal skor minimal ideal)
= (125 25)
= (100)
= 16,67

Tabel 19. Konversi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif


No. Rentang Skor Rata-rta Skor Kategori
1. X > + 1,8 (sbi) > 4,2 Sangat Baik
X > 75 + 1,8 (16,67)
X > 75 + 30,006
X > 105,006
2. + 0,6 (sbi) < X + 1,8 (sbi) > 3,4 4,2 Baik
75 + 0,6 (16,67) < X 75 + 1,8 (16,67)
75 + 10,002 < X 75 + 30,006
85,002 < X 105,006
3. 0,6 (sbi) < X + 0,6 (sbi) > 2,6 3,4 Cukup
75 0,6 (16,67) < X 75 + 0,6 (16,67)
75 10,002 < X 75 + 10,002
64,998 < X 85,002
4. 1,8 (sbi) < X 0,6 (sbi) > 1,8 2,6 Kurang
75 1,8 (16,67) < X 75 0,6 (16,67)
75 30,006 < X 75 10,002
44,994 < X 64,998
5. X 1,8 (sbi) 1,8 Sangat Kurang
X 75 1,8 (16,67)
X 75 30,006
X 44,994
Lampiran 15

KONVERSI SKOR UNTUK GURU

a. Jumlah sub indikator = 30


Skor tertinggi =5
Skor terendah =1
b. Skor maksimal ideal = jumlah sub indikator X skor tertinggi
= 30 X 5
= 150
c. Skor minimal ideal = jumlah sub indikator X skor terendah
= 30 X 1
= 30
d. Rerata skor ideal ( ) = (skor maksimal ideal + skor minimal ideal)
= (150 + 30)
= (180)
= 90
e. Simpangan baku ideal (sbi) = (skor maksimal ideal skor minimal ideal)
= (150 30)
= (120)
= 20

Tabel 20. Konversi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif


No. Rentang Skor Rata-rata Skor Kategori
1. X > + 1,8 (sbi) > 4,2 Sangat Baik
X > 90 + 1,8 (20)
X > 90 + 36
X > 126
2. + 0,6 (sbi) < X + 1,8 (sbi) > 3,4 4,2 Baik
90 + 0,6 (20) < X 90 + 1,8 (20)
90 + 12 < X 90 + 36
102 < X 126
3. 0,6 (sbi) < X + 0,6 (sbi) > 2,6 3,4 Cukup
90 0,6 (20) < X 90 + 0,6 (20)
90 12 < X 90 + 12
78 < X 102
4. 1,8 (sbi) < X 0,6 (sbi) > 1,8 2,6 Kurang
90 1,8 (20) < X 90 0,6 (20)
90 36 < X 90 12
54 < X 78
5. X 1,8 (sbi) 1,8 Sangat Kurang
X 90 1,8 (20)
X 90 36
X 54
Lampiran 16

KONVERSI SKOR UNTUK SISWA

a. Jumlah sub indikator = 25


Skor tertinggi =5
Skor terendah =1
b. Skor maksimal ideal = jumlah sub indikator X skor tertinggi
= 25 X 5
= 125
c. Skor minimal ideal = jumlah sub indikator X skor terendah
= 25 X 1
= 25
d. Rerata skor ideal ( ) = (skor maksimal ideal + skor minimal ideal)
= (125 + 25)
= (150)
= 75
e. Simpangan baku ideal (sbi) = (skor maksimal ideal skor minimal ideal)
= (125 25)
= (100)
= 16,67

Tabel 21. Konversi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif


No. Rentang Skor Rata-rata Skor Kategori
1. X > + 1,8 (sbi) > 4,2 Sangat Baik
X > 75 + 1,8 (16,67)
X > 75 + 30,006
X > 105,006
2. + 0,6 (sbi) < X + 1,8 (sbi) > 3,4 4,2 Baik
75 + 0,6 (16,67) < X 75 + 1,8 (16,67)
75 + 10,002 < X 75 + 30,006
85,002 < X 105,006
3. 0,6 (sbi) < X + 0,6 (sbi) > 2,6 3,4 Cukup
75 0,6 (16,67) < X 75 + 0,6 (16,67)
75 10,002 < X 75 + 10,002
64,998 < X 85,002
4. 1,8 (sbi) < X 0,6 (sbi) > 1,8 2,6 Kurang
75 1,8 (16,67) < X 75 0,6 (16,67)
75 30,006 < X 75 10,002
44,994 < X 64,998
5. X 1,8 (sbi) 1,8 Sangat Kurang
X 75 1,8 (16,67)
X 75 30,006
X 44,994
Lampiran 17

PEMBELAJARAN SAAT UJI PENGGUNAAN MEDIA


DALAM UJI COBA TERBATAS

Gambar 30. Siswa Mengamati Materi

Gambar 31. Guru Menjelaskan Materi Menggunakan Media


Gambar 32. Siswa Mendiskusikan Materi Bersama Temannya
Lampiran 18

PEMBELAJARAN SAAT UJI PENGGUNAAN MEDIA

DALAM UJI COBA PEMAKAIAN

Gambar 33. Siswa Mengamati dan Mendiskusikan Materi

Gambar 34. Tanya Jawab Saat Kegiatan Pembelajaran


Gambar 35. Guru Menggunakan Media