Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN LITERASI

Oleh :
Ilham Tri Atmojo
22
xI 8 MIA
UPTD SMA NEGERI 1 KEDUNGWARU
Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo 12 Kedungwaru Tulungagung
Email: smari_duta@yahoo.com Website: www.smariduta.sch.id
Kode Pos 66224
LAPORAN LITERASI

A. Laporan Kegiatan Membaca

1. Laporan Kegiatan Prabaca


Nama : Ilham Tri Atmojo Kelas/ No.Absen: XI-Mia 8 / 22

Judul buku : Belajar Menjadi Peneliti


Pengaran g : M. Sadyi Masun
Penerbit, tahun terbit : PT. Dian Ariesta, 2002

Jenis buku : Nonfiksi (Pengetahuan)

Tebal buku : III + 98

Ilustrasi buku :

No Pertanyaan Sebelum Membaca

1 Apakah isi dari buku tersebut?


2 Penelitian seperti apa yang dilakukan dalam buku tersebut?
3 Pembelajaran apa yang bisa kita dapat dari buku tersebut
4 Buku tersebut berguna bagi kalangan siapa saja?
5 Apa keunggulan buku tersebut?
2. Laporan Harian Kegiatan Membaca

Judul buku : Belajar Menjadi Peneliti

Pengaran g : M. Sadyi Masun


Penerbit, tahun terbit : PT. Dian Ariesta, 2002

Jenis buku : Nonfiksi (Pengetahuan)

Tebal buku : III + 98

Ilustrasi buku :
Halaman
Hari, / Bab Pertanyaan/
No Informasi Penting/Butir-butir Penting
tanggal yang Tanggapan
dibaca

1. Rabu,1 Halaman Pupuk Bokashi adalah kepanjangan dari Pupuk Bokashi


6 1/Bab I. Bahan Organik Kaya Akan Sumber bisa sangat
Novemb Kehidupan. Jadi Pupuk Bokashi adalah bermanfaat
er. pupuk yang terbuat dari bahan organik dan menjadi
yang kaya akan sumber kehidupan. Bahan- alternatif bagi
bahannya terdiri dari sampah organik , para petani
dedak halus, molase, air ,dan EM4. untuk
EM4 adalah Efektif mikroorganisme, yaitu menghemat
suatu cairan yang merupakan teknologi pengeluaran
budidaya bidang pertanian untuk karena
meningkatkan kesehatan dan kesuburan disamping
tanah serta tanaman. EM4 merupakan modal yang
campuran dari berbagai zat, yaitu digunakan
Lactobacillus (bakteri penghasil asam sedikit, pupuk
laktat), fotosintetikI, ragi, jamur pengurai Bokashi juga
selulosa dan actinomycetes. memiliki cara
Cara pembuatan, mula-mula cincang- pembuatan
cincang sampah hingga menjadi serpihan yang mudah.
kecil,namun jangan sampai menjadi bubur, Bahan-
selanjutnya larutkan EM4 dan molase ke bahannya juga
dalam air. Masukkan serpihan sampah ke mudah
dalam drum sebanyak 20 liter, selanjutnya ditemukan.
masukkan dedak halus sebanyak 5 liter, lalu
aduk sampai merata, kemudian siramkan 1
sendok makan campuran molase dan EM4
ke dalam drum lalu tambahkan air sebanyak
2,5 liter lalu aduk terus. Setelah adonan
megar, keluarkan dari drum dan gundukkan
diatas ubin yang kering dengan ketinggian
15-20 cm, lalu tutup dengan terpal, biarkan
adonan selama 3-4 hari, pertahankan suhu
adonan agar tidak melebihi 40-50 derajat
Celcius. Setelah 3-4 hari pupuk baru bisa
digunakan.

2. Rabu, Halaman Melakukan percobaan menggunakan pupuk Jadi


11/Bab kimia dan pupuk Bokashi pada penanaman pengamatan
16
Novemb II. bibit tanaman bayam, terong, semangka, harus

er. dan biji kacang panjang. Berikan pupuk dilakukan


kedalam tanah yang akan dtanami lalu setiap hari dan
biarkan 5-7 hari. Kemudian tanah baru bisa juga ditulis
ditanami bibit,. dengan jujur.
lakukan pemantauan terus perkembangan
bibit.

3 Rabu, Halaman Kesimpulan, penggunaan pupuk kimia Pupuk Bokashi


20/Bab hanya mempertahankan kesuburan bisa dibilang
16
III. tanaman bayam 5 minggu, atau bisa jauh lebih
Novemb
er. dibilang setelah tanam berarti 35 hari pupuk unggul dari
itu dianggap produktif, sedangkan pada pada pupuk
pupuk Bokashi dalam menunjang kimia, terlihat
kesuburan tanaman lebih lama. Hal ini jelas dari
dapat dibuktikan dengan ukuran daun yang penelitian yang
lebih besar dari pupuk kimia. telah dilakukan,
Selanjutnya percobaan pada tanaman masa
terong, hasilnya yaitu setelah 7 minggu produktivitas
kesuburan tanaman mulai menurun dan lebih lama dan
saat 6 minggu buah tidak mengalami juga buah yang
perkembangan. Saat setelah 9 minggu dihasilkan lebih
tanaman mulai mati. Sedangkan pada unggul.
penggunaan pupuk Bokashi, kesuburan
tanah mulai menurun saat 9 minggu setelah
penanaman, pada minggu ke 8 buah masih
terlihat segar. Hasil ukuran buah pun
menunjukkan bahwa pupuk Bokashi juga
lebih unggul.
Selanjutnya hasil pengamatan dari tanaman
semangka. Hasil dari penggunaan pupuk
kimia pada tanaman semangka setelah 9
minggu kesuburan mulai menurun dan buah
berhenti berkembang pada miinggu ke 8.
Sedangkan pada pupuk Bokashi, setelah 9
minggu tanaman masih subur dan buah
baru berhenti berkembang dan juga siap
dipanen. Dilihat dari hasil berat buahnya,
pupuk Bokashi lebih unggul dari pada pupuk
kimia.
Yang terakhir adalah hasil percobaan dari
tanaman kacang panjang, hasil dari
penggunaan pupuk kimia pada tanaman
kacang panjang, setelah 9 minggu tanaman
sudah tidak subur. sedangkan penggunaan
pupuk Bokashi, setelah 9 minggu tanaman
masih subur. Hasil pengukuran panjang
polong pun menunjukkan bahwa pupuk
Bokasih lebih unggul dari pada pupuk kimia.
B. Laporan Penilaian Buku
1. Isi buku ini sangat bermanfaat di bidang pertanian. Dimana buku ini menjelaskan
bagaimana cara mebuat pupuk organik yang dikenal dengan nama Bokashi,
pupuk ini membutuhkan modal sedikit dan juga cara pembuatannya yang
gampang menjadikannya sangat bermanfaat bagi para petani.
2. Keunggulan buku ini terletak pada tata bahasanya yang mudah dimengerti,
kemudian di buku ini juga terdapat literatur asing sehingga dapat menambah
wawasan.
3. Sampulnya yang unik terlihat dari dessain tersebut terdapat buah semangka,
terong, dan kacang panjang, juga backgroundnya yaitu bayam menunjukkan isi
dai buku tersebut mengandung penelitian tentang buah-buah dan tanaman
tersebut.
4. Kelamahan buku ini ada pada narasumbernya. Narasumber yang diambil oleh
penulis tidak begitu terkenal, sehingga mempersulit pembaca.

Kedungwaru, 20 November 2016

Mengetahui,

Orang tua Guru bahasa Indonesia

Tri Sakti S.H. Windy Wahyuningsih, S.pd

Anda mungkin juga menyukai