Anda di halaman 1dari 2

1. Berbagai jenis pengguna intelijen bisnis di Colgate-Palmolive.

Colgate telah menjadi pengguna SAP global sejak awal 1990,


Colgate menjalankan lima sistem ERP terpisah untuk melayani wilayah geografis
yang berbeda.
Selama periode waktu itu, perbedaan data yang dikembangkan antara perbedaan
wilayah geografis dengan data yang digunakan di tingkat perusahaan dan data yang
digunakan oleh wilayah atau unit bisnis individual.
Colgate berusaha menciptakan satu data penyimpanan (repository) global dengan
menggunakan SAP NetWeaver Business Warehouse, Analitis SAP, reporting dan
solusi data warehousing.
Sistem ERP regional Colgate memberi mereka data ke gudang, apakah datanya
distandarisasi dan diformat untuk pelaporan dan analisis perusahaan. Sistem ini
menghilangkan perbedaan data di seluruh perusahaan.
Spesialis Sistem Informasi Colgate menerapkan SAP NetWeaver BW Accelerator
untuk mempercepat beban data dan meningkatkan persepsi dan adopsi pengguna.
SAP Business Objects Web Intelligence untuk membuat laporan yang disesuaikan.
SAP Business Objects Web Intelligence menyediakan interface intuitif dan kuat
yang memungkinkan profesional bisnis mengajukan pertanyaan spontan tentang
data mereka.
Isu "Orang" yang mempengaruhi kemampuan Colgate untuk menggunakan intelijen bisnis.
Ini maksudnya ya,
Jadi si orang ini setiap kali sebuah laporan penjualan dijalankan dia menunjukkan
nomor yang berbeda untuk pesanan dan pengiriman.
Padahal Colgate menginginkan data yang dapat digunakan untuk mendorong
keputusan bisnis dan semua manajer dan unit bisnisnya yang berada di seluruh
dunia bekerja dengan data versi yang sama.
Selain itu, untuk output gudang untuk manajer senior adalah tabel HTML harian
yang menunjukkan rangkaian metrik keuangan dan operasional untuk harian
dibandingkan dengan bulanan dan kuartal sebelumnya.
Namun, data tersebut tidak digunakan cukup oleh karyawan dalam pengambilan
keputusan dalam memberi dampak pada manfaat bisnis.
Akhirnya, manajer senior Colgate dan pengguna kasual lainnya mulai meminta
akses lebih dalam ke data warehouse dengan format yang lebih tepat waktu dan
mudah digunakan.
Disini Colgate menginginkan laporan yang lebih mudah dijalankan dimana data
bisa ditafsirkan lebih cepat dan meminta Manajemen senior untuk
menyesesuaikannya.
3. faktor
Disini Manajer Senior Colgate dan pengguna kasual lainnya, tidak merasa nyaman
menjalankan laporan ad hoc atau mengebor lapisan data untuk menjawab pertanyaan yang
dibawa data.
Karena mereka tidak punya banyak waktu untuk mengeluarkan laporan dan laporan standar
yang dihasilkan oleh gudang tidak memiliki kemampuan navigasi dan pengeboran.
Akhirnya manajer senior Colgate dan pengguna kasual lainnya mulai meminta akses lebih
dalam ke gudang data dalam format yang lebih tepat waktu dan mudah digunakan.
Karena menginginkan laporan yang lebih mudah dijalankan dimana data bisa ditafsirkan
lebih cepat. Manajemen senior meminta dashboard (tampilan) yang dapat disesuaikan dan
real-time yang bisa lebih mudah digunakan untuk mendorong peningkatan kinerja.
Nah akhirnya digunakanlah Spesialis sistem informasi Colgate yang kemudian
menerapkan SAP NetWeaver Accelerators BW dan selanjutnya menerapkan SAP Business
Objects Web Intelligence.
4. Keputusannya apa saja?
Penggunaan dashboard yg dapat disesuaikan secara realtime.
Membuat alat pelaporan yang lebih baik yang dapat mendukung berbagai jenis pengguna telah
memperluas penggunaan intelijen bisnis di seluruh perusahaan.
Karena orang yang terbiasa melihat laporan dijejali dengan angka menemukan bahwa mereka dapat
menggunakan informasi yang disajikan di dasbor untuk membuat keputusan lebih cepat.
Misalnya, manajer dapat menentukan kondisi keuangan positif atau negatif dengan hanya mencari kondisi keuangan
negatif dengan hanya mencari tempat dashboard. Laporan menggunakan warna hijau, yang mencerminkan perbaikan
dalam posisi keuangan Colgate.
Eksekutif yang sebelumnya mengandalkan orang lain untuk mendapatkan laporan dan data khusus mereka dapat
mengakses informasi mereka sendiri. Mereka bisa melihat data nyata dari sistem jauh lebih mudah dan cepat.

Penerapan SAP NetWeaver BW Accelerator untuk mempercepat beban data dan


meningkatkan persepsi dan adopsi pengguna.
Penerapan SAP BusinessObjects Web Intelligence untuk membuat laporan yang
disesuaikan. SAP BusinessObjects Web Intelligence menyediakan interface intuitif dan
kuat yang memungkinkan analis bisnis dan profesional bisnis nonteknis mengajukan
pertanyaan spontan tentang data mereka

Anda mungkin juga menyukai