Anda di halaman 1dari 6

5.

MODEL TEORITIS VARIOGRAM

Seperti pada suatu histogram yang dapat dibuatkan model matematiknya,


seperti distribusi normal dll., maka variogram eksperimental juga dapat
dibuatkan model matematiknya yang akan bermanfaat untuk perhitungan
selanjutnya. Pemilihan model ini dipengaruhi oleh beberapa hal berikut:

a. Perilaku variogram di dekat titik awal, yang biasanya mudah dikenali. Ada
tidaknya nugget variance dapat diketahui dengan cara ekstrapolasi (h)
memotong sumbu tegak (untuk h = 0).
b. Kehadiran sill, pada awalnya varians statistik dari data dapat dianggap
sebagai harga sill.
c. Kehadiran anisotropi, struktur bersarang dll.

Berdasarkan ada tidaknya sill dan range, maka model semivariogram


dikelompokkan menjadi model dengan sill dan model tanpa sill.

5.1 MODEL DENGAN SILL


a. Linier dekat titik awal: model sferis (model MATHERON)

3 h 1 h 3
(h ) = C ha
2 a 2 a

(h ) = C h >a

a = range, C = sill = ()

Gambar 5.1 Variogram model sferis

1
b. Linier dekat dengan titik awal : model eksponensial (model FORMERY) :

(h ) = C 1 e ( h / a )

a = range, merupakan absis dari titik potong antara garis tangensial


variogram dengan sill (C).

Gambar 5.2 Variogram model eksponensial

c. Parabolik di dekat titik awal : model Gaussian :

[
(h ) = C 1 e ( h / a )
2
]

Gambar 5.3 Variogram model parabolik

2
5.2 MODEL TANPA SILL
Model tanpa sill meliputi :

a. Model Linier :
(h ) = p h
Atau secara umum
(h ) = p h

dimana : p adalah konstanta yang proporsional terhadap h absolut 0< <2


jika =2, maka akan menjadi model parabola.

Gambar 5.4 Variogram model linier

b. Model logaritmik atau de Wijsian :

(h) = 3 log h + B

dimana : B=C0 + 3 (3/2- log I ), dengan 3 adalah koefisien dispersi


absolut dan sama dengan kenaikan Variogram jika h diekspresikan secara
logaritmis, I adalah panjang ekivalen conto.

Gambar 5.5 Variogram model parabolik

3
5.3 FITTING VARIOGRAM
Variogram eksperimental sangat berguna untuk menganalisis struktur suatu
endapan bahan galian dan tidak dapat langsung digunakan dalam
perhitungan cadangan. Untuk itu perlu adanya model variogram teoritis untuk
di-fit-kan dengan variogram eksperimental. Model teoritis ini diekspresikan
dengan suatu model matematis.

Model matematis yang banyak digunakan dan umumnya terjadi pada


endapan mineral adalah model sferis atau model Matheron (David, 1977,
Barnes, 1979). Oleh karena itu dalam fitting variogram ini hanya akan
dibahas untuk model sferis saja.

Dua metode yang umum digunakan untuk mem-fit variogram eksperimental


dengan variogram teoritisnya yaitu metoda visual dan metoda least square.
Dengan metoda visual (manual) biasanya sudah cukup memuaskan, dan
banyak digunakan oleh para ahli geostatistik (David,1979). Karena sense
yang banyak berperan dalam melakukan fitting tersebut, maka dalam
pekerjaan ini pengalaman akan sangat menentukan kualitas fitting. Tujuan
utama dari fitting ini adalah untuk mengetahui parameter geostatistik seperti
a, C dan C0. Berikut ini beberapa pedoman penting dalam melakukan fitting :

Variogram yang mempunyai pasangan conto yang sangat sedikit agar


diabaikan.
Nugget variance (C0) didapat dari perpotongan garis tangential dari
beberapa titik pertama variogram dengan sumbu (h).
Sill (C0+C) kira-kira sama dengan atau mendekati varians populasi. Garis
tangensial di atas akan memotong garis sill pada jarak 2/3 a, sehingga
selanjutnya dapat dihitung harga a (David, 1977, Clark, 1979, Leigh and
Readdy, 1982).
Interprestasi nugget variance untuk variogram dengan sudut toleransi
1800 (variogram rata-rata) akan sangat membantu untuk memperkirakan
besarnya nugget variance (David, 1979).
Nugget variance diambil dari multiple variogram (dalam berbagai arah).
Dalam multiple variogram, best spherical line sebaiknya lebih mendekati
variogram yang mempunyai pasangan conto yang cukup.

Setelah diketahui parameter geostatistik tersebut, maka pembuatan model


variogram (sferis) dapat diplot dengan bantuan Tabel 5.1 untuk formula berikut:

3 h 1 h 3
(h ) = .
2 a 2 a

4
Tabel 5.1 Fungsi bantu hubungan antar titik pada arah tertentu (h),
Untuk model sferis / Matheron, C0 = 0; C = 1,0 (Siemens, 1981)

5
6

Anda mungkin juga menyukai