Anda di halaman 1dari 2

1.

Gejala Fisik Depresi


Pusing. Gejala ini banyak ditemui pada orang yang depresi. Jika Anda memang
memiliki migren, biasanya akan sering kumat jika rasa depresi itu muncul.
Sakit di punggung. Akan terasa amat tegang dan sakit berkepanjangan ketika rasa
depresi itu menyerang.
Rasa sakit di otot dan persendian. Depresi bisa memperburuk sakit kronis.
Sakit di dada. Harus dicek oleh ahlinya karena sakit di dada bisa jadi merujuk ke sakit
jantung. Namun, sakit di bagian dada juga bisa terasosiasi dengan depresi.
Masalah pencernaan. Rasa mual dan pening bisa juga diikuti diare, atau sembelit
kronis akibat depresi. Ini karena segala energi dan nutrisi terserap sepenuhnya ke
otak, tak tersebar dengan baik ke seluruh tubuh.
Rasa lelah dan letih yang amat sangat. Tak peduli berapa banyak Anda tidur, tetap
terasa lelah dan letih. Bangun dari tidur akan terasa sangat sulit, bahkan mustahil.
Masalah tidur. Kebanyakan orang dengan depresi merasa kesulitan untuk tidur.
Mereka akan bangun sangat pagi atau sulit tidur di malam hari. Lainnya, tidur lebih
banyak dari yang biasanya.
Perubahan nafsu makan atau berat tubuh. Beberapa orang yang mengalami depresi
kehilangan nafsu makan dan kehilangan berat tubuhnya. Sebagian lainnya, mereka
memiliki rasa ingin makan satu jenis makanan yang amat sangat, seperti karbohidrat,
dan mengalami kenaikan berat badan.
Pikiran tiba-tiba kosong.
Depresi berhubungan erat dengan ketidakseimbangan zat kimiawi yang ada di otak
seseorang. Beberapa zat kimia ini memiliki peran amat penting tentang bagaimana
Anda merasakan sakit. Beberapa ahli menyatakan bahwa setiap orang bisa
memanifestasikan depresi ini dalam kondisi fisik yang berbeda satu orang dan yang
lainnya.

2. Gejala Psikis Depresi :

Keadaan emosi depresi/tertekan sebagian besar waktu dalam satu hari, hampir
setiap hari, yang ditandai oleh laporan subjektif (misal: rasa sedih atau
hampa) atau pengamatan orang lain (misal: terlihat seperti ingin menangis).

Kehilangan minat atau rasa nikmat terhadap semua, atau hampir semua
kegiatan sebagian besar waktu dalam satu hari, hampir setiap hari (ditandai
oleh laporan subjektif atau pengamatan orang lain)

Hilangnya berat badan yang signifikan saat tidak melakukan diet atau
bertambahnya berat badan secara signifikan (misal: perubahan berat badan
lebih dari 5% berat badan sebelumnya dalam satu bulan)

Insomnia atau hipersomnia hampir setiap hari


Kegelisahan atau kelambatan psikomotor hampir setiap hari (dapat diamati
oleh orang lain, bukan hanya perasaan subjektif akan kegelisahan atau merasa
lambat)

Perasaan lelah atau kehilangan kekuatan hampir setiap hari

Perasaan tidak berharga atau perasaan bersalah yang berlebihan atau tidak
wajar(bisa merupakan delusi), dan mengganggap bahwa sumber dari setiap
masalah adalah dirinya

Berkurangnya kemampuan untuk berpikir atau berkonsentrasi, atau sulit


membuat keputusan, hampir setiap hari (ditandai oleh laporan subjektif atau
pengamatan orang lain)

Berulang-kali muncul pikiran akan kematian (bukan hanya takut mati),


berulang-kali muncul pikiran untuk bunuh diri tanpa rencana yang jelas, atau
usaha bunuh diri atau rencana yang spesifik untuk mengakhiri nyawa sendiri