Anda di halaman 1dari 11

PENGARUH CITRUS AROMATERAPI TERHADAP ANSIETAS

PASIEN PREOPERASI BEDAH MAYOR DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH


PALEMBANG TAHUN 2014
1
Rujito Dwi Julianto, 2*Siti Romadoni, 3Windy Astuti CN
1,2,3
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Palembang
*
E-mail: siro_ukhti@yahoo.co.id

Abstrak

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citrus aromaterapi terhadap ansietas pasien
preoperasi bedah mayor.

Metode: Desain penelitian ini menggunakan pre-experiment, dengan rancangan one group pretest dan
posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien preoperasi bedah mayor. Instrumen penelitian
menggunakan APAIS (Amsterdam Preopertif Anxiety Information Scale). Penelitian ini dilakukan di ruang
bedah dan kebidanan dengan jumlah sampel 42 responden. Uji yang digunakan adalah dependent t-test. Skor
ansietas rata-rata sebelum intervensi 13,24 (1,189) dan sesudah 8,28 (1,904) pemberian citrus aromaterapi.

Hasil: Hasil uji statistik penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan penggunaan citrus
aromaterapi terhadap ansietas pasien preoperasi bedah mayor di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang
tahun 2014 dengan p value 0,001 pada tingkat signifikasi 95%.

Simpulan: Diharapkan dari hasil penelitian ini citrus aromaterapi dapat diaplikasikan sebagai tindakan
keperawatan untuk menurunkan tingkat ansietas pada pasien preoperasi bedah mayor.

Kata Kunci: Preoperasi bedah mayor, ansietas, citrus aromaterapi

Abstract

Aim: This study aims to determine the effect of citrus aromatherapy to anxiety of patients preoperatively
major surgery.

Method:The design of this study using a pre - experiment, with one design - group pretest and posttest. The
sample in this study is major surgery patients preoperatively. The research instrument using APAIS
( Amsterdam Preopertif Information Anxiety Scale ). This research was conducted in the patient room of
medical operating and obstetrics with a sample of 42 respondents. The statistic test used is dependent t - test.
Mean of Anxiety scores before intervention 13,24 (1,189) and after 8,29 (1,904) implementation of citrus
aromatherapy.

Result: The results of statistical tests showed significant effect on the reduction in the use of citrus
aromatherapy anxiety levels of patients preoperatively major surgery in Muhammadiyah Hospital
Palembang 2014 with p value of 0.001 at the 95 % significance level.

Conclusion: Expected from the results of this study can be applied as a citrus aromatherapy nursing
implementation to reduce the level of anxiety in patients with major surgery preoperatively .

Key Words: major surgery preoperative, anxiety, cytrus of aromatherapy

Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 28
PENDAHULUAN Tindakan pembedahan (operasi) merupakan
tindakan yang sarat dengan ketegangan. Pasien
Keperawatan medikal bedah merupakan yang akan mengalami pembedahan umumnya
pelayanan professional yang didasarkan ilmu disertai ansietas (kecemasan)1. Ansietas adalah
dan teknik keperawatan medikal bedah respon adaptif yang normal terhadap stress
berbentuk pelayanan bio-psiko-sosio-spiritual karena pembedahan. Rasa cemas bisa timbul
yang komprehensif ditujukan ada orang pada tahap perioperatif ketika pasien
dewasa dengan atau yang cenderung menghadapi pembedahannya.4
mengalami gangguan fisiologis dengan atau
gangguan struktur akibat trauma.1 Berdasarkan riset yang dilakukan Melissa dkk5
9,8 % penduduk dari 7 negara mengalami
Pembedahan merupakan suatu tindakan ansietas. Sedangkan data yang diperoleh dari
pengobatan yang menggunakan cara invasif Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)
dengan membuka dan menampilkan bagian Kementerian Kesehatan6, diketahui bahwa
tubuh yang akan ditangani. Pembukaan 11,6% penduduk Indonesia usia di atas 15
bagian tubuh ini umumnya dilakukan tahun mengalami masalah ansietas
dengan membuat sayatan. Setelah bagian mengahadapi operasi. Sementara hasil studi
yang akan ditangani ditampilkan, selanjutnya pendahuluan yang dilakukan peneliti pada 17
dilakukan perbaikan yang diakhiri dengan Desember 2013 terhadap pasien preoperasi
penutupan dan penjahitan luka.2 yang dirawat di ruang bedah RS
Muhammadiyah Palembang, 8 dari 10 pasien
Prevalensi bedah mayor di Indonesia sangat pre operasi menyatakan kecemasannya
tinggi, tercatat sebanyak 75 kasus bedah mayor menghadapi operasi.
telah dilakukan selama tiga bulan dengan
spesifikasi semua kasus divisi bedah dari Asuhan keperawatan preoperasi ditujukan
bedah digestif, bedah anak, onkologi, plastik, untuk mempersiapkan pasien semaksimal
thorax, vaskuler, orthopedi dan urologi. Lebih mungkin agar bisa dioperasi dengan baik,
dari 60 % kasus digestif, sedangkan persentase pemulihan dengan cepat serta terbebas dari
lainnya merata pada kasus divisi bedah komplikasi pascaoperasi.1 Menurut Sawitri7,
lainnya.3 pasien dengan ansietas biasanya diberikan
motivasi dan diberikan penyuluhan preoperasi.
Studi pendahuluan yang dilakukan di IRNA Hal ini sedikit banyak telah membantu pasien
bedah RS Muhammadiyah Palembang pada dalam mengatasi kecemasan, namun ada
tanggal 17 Desember 2013 menunjukkan kalanya penyuluhan saja tidak cukup dan
angka kejadian bedah mayor tahun 2012 memerlukan obat premedikasi maupun terapi
berjumlah 4369 kasus, angka ini meningkat komplementer sebagai pendukung.
dibanding dengan angka kejadian bedah mayor
tahun 2011 yang berjumlah 3030 kasus atau Penggunaan tumbuhan sebagai terapi
meningkat 69,4 % dari data tersebut bila komplementer salah satunya dengan
diambil rata-rata maka didapatkan 12 menggunakan cytrus aromatherapy yang
pembedahan perhari, dan cenderung meningkat berasal dari minyak essensial. Efektifitas
dengan adanya peningkatan jaminan kesehatan minyak essensial berasal dari bahan alami yang
masyarakat oleh pemerintah. Hal inilah yang dapat membuat keadaan santai, menenangkan
mendasari dipilihnya lokasi RS pikiran, sehingga bisa membantu mengatasi
Muhammadiyah Palembang sebagai lokasi insomnia. Insomnia merupakan salah satu
penelitian tentang tindakan pembedahan. gangguan yang disebabkan oleh ansietas.8

Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 29
Sebuah penelitian pada tahun 2009, para purpossive sampling.
peneliti menemukan bahwa hewan yang
menghirup aroma linalool (senyawa yang Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 42
ditemukan dalam minyak essensial lemon) responden dengan kriteria inklusi sebagai
mengalami penurunan ttingkat stress dan berikut: seluruh pasien preopearsi bedah mayor
peningkatan sel kekebalan tubuh. Hal ini Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang yang
diperkuat dengan penelitian pada binatang lain menjalani rawat inap minimal 1 (satu) hari
menunjukkan bahwa jeruk manis (citrus) juga sebelum tindakan pembedahan, pasien
dapat menurunkan dampak ansietas, meskipun preoperasi bedah mayor (bedah tumor, bedah
penting untuk diingat bahwa hasil penelitian thoraks, bedah digestif, bedah urologi, bedah
hewan tidak mengkonfirmasi kemanjuran yang orthopedi, bedah plastik dan bedah vaskular),
sama pada manusia.9 Penelitian yang dilakukan bersedia menjadi responden dalam penelitian
oleh Suprapto6 menyatakan bahwa citrus dengan menandatangani informed consent,
aromaterapi memiliki pengaruh dalam tidak mempunyai riwayat alergi terhadap sitrus
menurunkan tingkat ansietas pasien pre operasi aromaterapi, tidak dalam pengaruh obat
sectio caesarea (SC). premedikasi (phenobarbital, diazepam), tidak
mengalami gangguan penciuman, pasien tidak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada tingkat panik.
pengaruh citrus aromaterapi terhadap
penurunan tingkat ansietas pasien pre operasi Lokasi penelitian ini dilaksanakan di IRNA
bedah mayor di Rumah Sakit Muhammadiyah Ibnu Rusyd dan IRNA Siti Walidah RS
Palembang tahun 2014. Muhammadiyah Palembang dimulai tanggal
10-16 Maret 2014. Data primer diperoleh
melalui kuisioner dengan alat ukur APAIS test
METODE PENELITIAN kepada pasien pre operasi yang dirawat di
IRNA Ibnu Rusyd dan IRNA Siti Walidah RS
Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan Muhammadiyah Palembang. Data primer yang
menggunakan metode Pre Eksperimental dikumpulkan adalah skor ansietas sebelum dan
dengan one group pretest and posttest design. sesudah pemberian citrus aromaterapi.
Ciri dari penelitian ini adalah mengungkapkan Pengambilan data dibantu perawat pelaksana
sebab akibat dengan cara melibatkan satu ruangan dalam mengontrol faktor perancu.
kelompok subjek. Kelompok subjek
diobservasi sebelum intervensi kemudian Instrumen penelitian ini menggunakan skala
diobservasi lagi setelah intervensi.10 Adapun Amsterdam Preoperative Anxiety Information
variabel dalam penelitian ini adalah skor Scale (APAIS). Analisis data menggunakan
ansietas sebelum dan sesudah pemberian citrus dependent t-test untuk mengetahui pengaruh
aromaterapi. pemberian sitrus aromaterapi terhadap
penurunan tingkat ansietas pada pasien pre-
Populasi merupakan seluruh subjek atau objek operasi bedah mayor.
dengan karakteristik tertentu yang akan
diteliti.11 Populasi pada penelitian ini semua HASIL PENELITIAN
pasien preoperasi di ruang bedah Rumah Sakit
Muhammadiyah Palembang. Sampel Karakteristik Responden
merupakan bagian populasi yang akan diteliti Berdasarkan usia, distribusi responden
atau sebagian jumlah dari karakteristik yang terbanyak adalah yang berusia diantara 20 - 40
dimiliki oleh populasi.11 Pengambilan sampel tahun dengan frekuensi 66,7% dari 42
dalam penelitian ini menggunakan teknik Sedangkan distribusi responden terkecil adalah

Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 30
yang berusia < 20 tahun 19,5% responden. Tabel 2
Skor Ansietas Setelah dilakukan Inhalasi
Distribusi frekuensi responden berdasar jenis Citrus Aromaterapi Pada Pasien Preoperasi
kelamin dengan frekuensi perempuan 54,8% Bedah Mayor di RS Muhammadiyah
dari 42 responden, pendidikan terakhir Palembang Tahun 2014
terbanyak adalah SMA dengan frekuensi
95
45,2% dari 42 responden. Berdasar pekerjaan, Variabel Mean Med
Min-
SD SE %
distribusi frekuensi pekerja swasta 33,3% Max
CI
sedangkan berdasar operasi yang dijalani, Skor
distribusi frekuensi operasi pertama kali 85,7 ansietas
% dari 42 responden. responde 8.29 8 6-14 1.9 0,0 7,6
n setelah 04 69 9
inhalasi
Analisis Univariat sitrus 8,8
aromater 8
1. Tingkat Ansietas Pasien Preoperasi Bedah api
Mayor sebelum dilakukan Inhalasi Citrus
Aromaterapi Berdasarkan tabel 2 Hasil analisis data
distribusi frekuensi didapatkan rata rata skor
Tabel 1 ansietas sebelum dilakukan inhalasi citrus
Skor Ansietas Sebelum dilakukan Inhalasi aromaterapi adalah 8,29 (95% CI 7,69-8,88).
Citrus Aromaterapi Pada Pasien Preoperasi Skor ansietas terendah 6 dan tertinggi 14
Bedah Mayor di RS Muhammadiyah dengan standar deviasi 1,904 dan standar error
Palembang Tahun 2014 0,069.
Min- 95%
Variabel Mean Med
Max
SD SE
CI
Analisis Bivariat
Skor
Tabel 3
ansietas
responde 13.24 14 10- 1.1 0.05 12,67 Pengaruh Inhalasi Citrus Aromaterapi
n 18 89 5 Pada Pasien Preoperasi Bedah Mayor di
sebelum 13,80 RS Muhammadiyah Palembang
inhalasi Tahun 2014
sitrus
aromater Var Mean SD t df P val
api
pretest 13, 24 1,189
31,747 41 0.001
Berdasarkan tabel 1, hasil analisis data posttest 8, 29 1,904
distribusi frekuensi didapatkan rata rata skor
ansietas sebelum dilakukan inhalasi citrus
aromaterapi adalah 13,24 (95% CI 12,67 Untuk melihat pengaruh dari pemberian citrus
13,80). Skor ansietas terendah 10 dan tertinggi aromaterapi terhadap penurunan tingkat
18, dengan standar deviasi 1,189 dan standar ansietas, peneliti menggunakan uji
error 0,055. Dependent T-test. Pada tabel 3 didapat data
pretest dan posttest penurunan skor ansietas
2. Tingkat Ansietas Pasien Preoperasi Bedah rata-rata adalah 4,952 dengan standar deviasi
Mayor Sesudah dilakukan Inhalasi Citrus 1,011 menghasilkan p value 0,001. Karena p
Aromaterapi value < (0,05). Maka dapat disimpulkan ada

Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 31
pengaruh pemberian citrus aromaterapi merupakan salah satu stressor yang dapat
terhadap penurunan tingkat ansietas pasien menimbulkan ansietas pada pasien preoperasi.
preoperasi bedah mayor yang signifikan. Secara kognitif persepsi akan adanya cedera
akibat pembedahan, serta efek dari anastesi
yang dilakukan akan menimbulkan respon
PEMBAHASAN ansietas yang dihubungkan dengan adanya
rasa nyeri selama pembedahan dan setelah
Penelitian tentang pemberian citrus pembedahan, kemungkinan adanya kecacatan,
aromaterapi untuk menurunkan ansietas pada ketergantungan fisik setelah pembedahan
klien preoperasi bedah mayor dilakukan dan kemungkinan adanya kematian akibat
Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. pembedahan.1
Penelitian ini menggunakan desain penelitian
pre-eksperimental dengan rancangan one Respon ansietas diukur dengan menggunakan
group pre-post design. Secara umum skala Amsterdam Preoperative Anxiety
karakteristik responden preoperasi bedah Informations Scale (APAIS). Dari pengukuran
mayor yang diamati sebagian besar adalah pada responden sebelum pemberian inhalasi
perempuan sebanyak 23 responden (54,8%) citrus aromaterapi skor ansietas pasien adalah
dan baru pertama kali menjalani operasi bedah terendah 10 dan tertinggi 18 dengan rata-rata
mayor sebanyak 36 responden (85,7%), 13,24 yang bila ditransformasikan kedalam
sedangkan pendidikan terakhir responden klasifikasi ansietas berada pada ansietas
sebagian besar adalah SMA yaitu sebanyak 19 sedang.
responden (45,2%) dengan pekerjaan
responden yaitu swasta sebanyak 14 responden Ansietas sedang ditandai dengan kecendrungan
(33,3%) dan IRT sebanyak 12 responden responden yang berfokus pada pemikiran
(28,6%). tidakan pembedahan sehingga kurang mampu
berfokus pada pemikiran selain tindakan
Ansietas Preoperasi Bedah Mayor Sebelum pembedahan dan akibat yang terjadi setelah
Pemberian Citrus Aromaterapi pada Pasien pembedahan. Selain itu terlihat meningkatnya
Bedah Mayor frekuensi nafas dan ferkuensi denyut nadi
pasien. Ansietas sedang yaitu cemas yang
Berdasarkan hasil penelitian terhadap 42 memungkinkan seseorang untuk memusatkan
responden di IRNA Ibnu Rusyd dan IRNA Siti pada hal yang penting dan mengesampingkan
Walidah Rumah Sakit Muhammadiyah yang tidak penting.12
Palembang, didapat rata-rata skor ansietas
sebelum pemberian citrus aromaterapi adalah Dilihat dari faktor-faktor yang mempengaruhi
13,24 apabila di kategorikkan berada pada ansietas preoperasi ini, faktor operasi yang
tingkat ansietas sedang. Skor terendah 10, pertama kali dijalani menjadi hal yang
sedangkan skor tertinggi 18. Dari distribusi menonjol, dimana 85,7% dari 42 responden.
frekuensi sebanyak 36 responden berada pada Selain itu dari karakterisitik responden
tingkat ansietas sedang dan 6 responden pada berdasarkan jenis kelamin, responden
tingkat ansietas berat. Ansietas pasien perempuan berdistribusi terbanyak yaitu 54,8%
disebabkan tindakan pembedahan. dari 42 responden, sedangkan karakterisitik
responden berdasarkan usia dan pendidikan
Bedah merupakan salah satu upaya yang sebagian besar responden berusia 20-40 tahun
mendatangkan stress karena terdapat ancaman (66,7%) dan pendidikan SMA (45,2%) dengan
didalam tubuh, integritas dan jiwa seseorang. pekerjaan sebagian besar responden swasta
Bedah merupakan tahapan dalam proses (33,3%) dan IRT (28,6%).
perioperasi. Tindakan pembedahan mayor

Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 32
Pengalaman pertama kali menghadapi gelisah dan tidak sadar. Selain itu adanya
pembedahan atau operasi merupakan suatu informasi dari pengalaman klien lain
ancaman eksternal bagi klien dan situasi sulit tentang ketidaknyamanan operasi juga
yang mesti dihadapi bila tidak ingin merupakan stimulus tidak nyaman yang
mengalami ansietas. Menurut teori menimbulkan ansietas. Stimulus ini dibawa
psikodinamis, keadaan ansietas disebabkan ke otak (hipotalamus) oleh serabut saraf
mekanisme koping yang dilakukan berulang aferen yang kemudian akan mengaktivasi
dan berlebihan untuk menyelesaikan masalah. respon simpatis untuk memenuhi kebutuhan
Namun di satu sisi ansietas ini akan perfusi pada organ vital dengan
menstimulus individu tersebut untuk mengeluarkan hormon epineprin dan
mengendalikan diri atau malah terjatuh pada norepineprin.16
keadaan panik karena tidak mampu mengatasi
sumber ansietas.13 Pada keadaan ansietas terjadi peningkatan
produksi norepinefrin yang tidak diimbangi
Hal ini sejalan dengan penelitian yang produksi GABA. Sullivan dan Coplan
dilakukan oleh Palese, Cecconi, Moreale, dan mengungkapkan adanya keterlibatan serotonin
Skrap bahwa mereka yang mengalami (5-HT) atau 5-hidroxytriptamin,
pengalaman pertama operasi terlebih operasi neurotransmitter indolamin yang diproduksi di
pada bagian tubuh yang vital, akan mengalami raphe nucleus biasanya muncul dalam
kecemasan yang lebih tinggi bahkan dapat gangguan psikosis dan mood. Serotonin
mengalami depresi. Hal ini juga sesuai dengan diyakini memainkan peranan dalam kejadian
penelitian yang dilakukan oleh Jawaid, panik dan gangguan ansietas umum, karena
Mushtaq, Mukhtar, dan Khan serta penelitian serotonin memberikan ketenangan dan
oleh Roomruangwong, Tangwongchai, dan membuat emosi stabil. Kekurangan
Chokchainon bahwa klien yang akan dioperasi serotonin akan menyebabkan individu menjadi
untuk pertama kalinya memiliki tingkat sensitif, tidak dapat fokus terhadap pekerjaan
kecemasan sebelum operasi yang lebih tinggi atau apapun, mudah putus asa, tidak dapat
dibandingkan dengan yang telah memiliki berfikir dengan baik dan mudah terganggu.13
pengalaman operasi sebelumnya.14
Perbedaan tingkat ansietas antara laki-laki
Selain itu dari hasil analisa data menunjukkan dengan perempuan ini, sejalan dengan
faktor jenis kelamin juga mempengaruhi penelitian Trismiati17 mengenai Perbedaan
tingkat ansietas seseorang. Menurut Myers tingkat Cemas Antara Pria dan Wanita
menyatakan perempuan lebih cemas akan Akseptor Kontrasepsi Mantap di RSUP Dr.
katidakmampuannya dibanding dengan laki- Sardjito Yogyakarta. Dalam penelitian ini
laki. Laki-laki lebih aktif, eksploratif, peneliti menggunakan skala kecemasan yang
sedangkan perempuan lebih sensitif. Selain itu dimodifikasi dari skala kecemasan Trait
laki-laki lebih rileks disbanding perempuan, Manifest Anxiety Scale (TMAS) dari Janet
perempuan lebih mudah dipengaruhi oleh Taylor. Metode penelitian dengan
tekanan-tekanan lingkungan dari pada laki- menggunakan uji t-test dan analisis variansi 3
laki.15 jalur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
ada perbedaan tingkat kecemasan antara pria
Stimulus berupa kecemasan terhadap adanya dan wanita. Hal ini dimanifestasikan dari hasil
pembedahan dan proses pembiusan, p value 0,023 dengan mean ansietas pada
ditangkap oleh indra baik oleh mata wanita lebih besar dari pria.
maupun telinga. Dimana pada prosesnya
individu melihat kondisi klien lain yang baru Secara kognitif respon yang ditunjukkan
keluar dari kamar operas dalam keadaan dari reaksi ini adalah individu akan tampak
Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 33
gelisah karena adanya peningkatan denyut setelah pemberian citrus aromaterapi adalah
jantung dan frekuensi pernapasan serta 8,29 (95% CI 7,69 8,88). Apabila di
vasokontriksi pembuluh darah perifer. kategorikkan berada pada tingkat ansietas
Akibatnya individu yang mengalami ringan. Skor terendah 6, sedangkan skor
ansietas akan susah berkonsentrasi, orientasi tertinggi 14. Dari distribusi frekuensi sebanyak
terhadap lingkungan menurun, daya ingat 31 responden berada pada tingkat ansietas
menurun, orientasi hanya pada saat ini, ringan dan 11 responden pada tingkat ansietas
kehilangan kontrol dan persepsi, bingung, sedang. Hal ini diasumsikan pengaruh
menarik diri bahkan takut pada gambaran pemberian inhalasi citrus aromaterapi.
visual akan kematian.17
Citrus aromaterapi adalah salah satu anxiolitic
Sejalan dengan pernyataan diatas, Taylor atau bahan yang dapat digunakan untuk
mengungkapkan bahwa operasi sendiri menurunkan ansietas9 . Hal ini dikarenakan
adalah pengalaman baru bagi pasien yang adanya bahan aktif berupa linalool yang
akan menimbulkan ansietas, respon pasien merupakan salah satu minyak atsiri yang
dapat ditunjukkan melalui; ekspresi marah, berada dalam tumbuhan Citrus L
18
bingung, apatis atau mengajukan beberapa aurentium. Linalool berfungsi sebagai
pertanyaan seputar operasi yang akan anxiolitic atau zat yang dapat menurunkan
dilakukan.6 ansietas, aktifitas utamanya adalah
meningkatkan kekebalan tubuh serta
Hal ini sesuai dengan informasi dari alat ukur melancarkan sirkulasi dan meningkatkan
yang digunakan yaitu adanya kekhawatiran respon eksitasi sel.8
akan adanya prosedur anastesi dan
pembedahan yang dilakukan dirasakan dan Citrus aromaterapi dapat menurunkan ansietas
sering mengganggu pikiran individu tersebut. melalui mekanisme sistem penciuman.
Bila hal ini dibiarkan tanpa dilakukan Dimana bau yang dihasilkan ditangkap oleh
treatment atau terapi maka akan olfactory ephitelium, yang merupakan suatu
mengganggu proses pembedahan dan reseptor yang berisi 20 juta ujung syaraf.
pemulihan pasca operasi. Selanjutnya, bau tersebut akan ditransmisikan
sebagai suatu pesan ke pusat penciuman yang
Berdasarkan uraian diatas peneliti berpendapat, terletak pada bagian belakang hidung.8
bahwa tindakan bedah mayor adalah tindakan
yang mendatangkan ansietas, yang Dari sini bau yang mengandung ion
dimanifestasikan sebagai ancaman. Namun minyak atsiri berbahan aktif linalool tersebut
tingkat ansietas seseorang berbeda-beda hal ini dibawa neuron menuju sistem limbik untuk
disebabkan oleh beberapa faktor yaitu umur, diteruskan ke hipotalamus. Di hipotalamus
jenis kelamin, pendidikan sebagai respon bau tersebut akan merangsang kelenjar
kognitif dan pengalaman terhadap tindakan pituitary untuk melepaskan agen kimia
operasi bedah mayor. kedalam sirkulasi darah untuk mengatur
kelenjar adrenal dan tiroid supaya
Ansietas Preoperasi Bedah Mayor Setelah menurunkan aktifitasnya yang sebelumnya
Pemberian Citrus Aromaterapi pada Pasien dirangsang oleh adanya stimulus stressor yang
Bedah Mayor menimbulkan reaksi hormon epineprin dan
norepineprin. Bau ini juga merangsang
Berdasarkan hasil penelitian terhadap 42 daerah di otak yang disebut raphe nucleus
responden di IRNA Ibnu Rusyd dan IRNA Siti untuk mengeluarkan sekresi serotonin yang
Walidah Rumah Sakit Muhammadiyah menimbulkan efek rileks sebagai akibat
Palembang, didapat rata-rata skor ansietas inhibisi eksitasi sel.19
Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 34
Bila semula sebelum pemberian citrus Teknik relaksasi napas dalam mampu
aromaterapi kognitif klien menunjukkan meningkatkan ventilasi alveoli, mengurangi
adanya penyempitan lapang persepsi, stress baik stress fisik maupun emosional
penurunan perhatian dan konsentrasi yaitu menurunkan intensitas nyeri dan
terhadap proses yang terjadi di sekitarnya menurunkan ansietas. Teknik ini
maka setelah pemberian citrus aromaterapi menurunkan ansietas dengan merelaksasikan
mengalami hal sebaliknya. Perasaan rileks otot-otot skelet yang mengalami spasme yang
yang dihasilkan oleh citrus aromaterapi disebabkan oleh peningkatan prostaglandin
dikarenakan kembalinya sirkulasi secara sehingga terjadi vasodilatasi pembuluh darah
normal, yang mempengaruhi fungsi kognitif dan akan meningkatkan aliran darah, dan
menjadi lebih baik dimana lapang persepsi merangsang tubuh untuk melepaskan opoiod
kembali melebar, fokus kembali terjaga dan endogen yaitu endorphin dan enkefalin.16
penyelesaian masalah dapat diarahkan ke
respon yang lebih kontruktif sebagai dampak Adanya endorfin dan enkepalin akan
dari menurunnya ansietas.19 menimbulkan perasaan rileks dan bahagia pada
klien yang mengalami ansietas sehingga fungsi
Dengan adanya penurunan ansietas dari kognitif dan mekanisme kopingnya akan
sedang menjadi ringan, maka klien pre membaik. Hal ini sejalan dengan penelitian
operasi dapat diorientasikan kembali untuk yang dilakukan oleh Suprapto6 mengenai
memahami bagaimana dampak dari ansietas Pengaruh Citrus Aromaterapi Terhadap
tersebut akan mengganggu proses operasi Penurunan Ansietas Pada Klien Preoperasi
dan pemulihan, disini pentingnya informasi Sectio Cesarean Di Ruang Brawijaya RSUD
yang akurat tentang apa itu pembedahan dan Kepanjen Kabupaten Malang. Dalam
anastesi agar klien tahu dan sadar apa yang penelitian tersebut, peneliti menggunakan true
akan dihadapi. Sehingga klien menggunakan eksperimen dengan 20 responden pada masing-
pembelajaran yang ada dan memvalidasinya masing kelompok kontrol dan kelompok
secara kognitif sebagai mekanisme koping.16 perlakuan. Dalam hasil uji dependen T-test
didapat p value 0,037 dikarenakan nilai p <
Inhalasi merupakan salah satu cara yang 0,05 maka penelitian ini diasumsikan ada
diperkenalkan dalam metode terapi aroma pengaruh citrus aromaterapi terhadap
yang paling sederhana dan cepat. Inhalasi juga penurunan ansietas.
merupakan metode yang paling tua dalam
aromaterapi. Aromaterapi masuk dari luar Dari penelitian yang peneliti lakukan, dapat
kedalam tubuh dengan satu tahap dengan dilihat rata-rata penurunan terlihat jelas bahwa
mudah, melewati paru-paru dialirkan citrus aromaterapi dapat menurunkan skor
kepembuluh darah melalui alveoli.19 ansietas dengan rata-rata 4,925. Sehingga
dapat diambil generalisasi bahwa ada pengaruh
Hidung mempunyai dua fungsi yang jelas yaitu pemberian citrus aromaterapi dalam
sebagai penghangat dan penyaring udara yang menurunkan tingkat ansietas pada klien
masuk, dimana merupakan salah satu bagian preoperasi bedah mayor.
dari system dalam olfactory. Inhalasi sama
dengan penciuman, dimana dengan mudah Pengaruh Citrus Aromaterapi Terhadap
merangsang olfactory setiap kali bernafas dan Ansietas Pasien Preoperasi Bedah Mayor
tidak akan mengganggu system pernafasan
normal apabila mencium bau yang berbeda Untuk melihat pengaruh dari pemberian citrus
dari minyak essensial.20 aromaterapi terhadap penurunan tingkat

Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 35
ansietas, peneliti menggunakan uji memberikan pengaruh yang positif terhadap
Dependent T-test dengan syarat data penurunan tingkat ansietas.
berdistribusi normal, setelah menganalisa
karakteristik responden. Pada tabel 3 terlihat Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan
data pretest dan posttest penurunan skor dengan konsep teoritis dan hasil penelitian
ansietas rata-rata adalah 4,952 dengan standar terkait yang ada, dapat digeneralisasikan
deviasi 1,011 menghasilkan p value 0,001. bahwa ada pengaruh yang signifikan
Karena p value < (0,05) maka hipotesis pemberian citrus aromaterapi terhadap
diterima. Hal ini menyatakan ada pengaruh penurunan tingkat ansietas pasien preoperasi
pemberian citrus aromaterapi terhadap pada bedah mayor.
pasien preoprasi bedah mayor yang signifikan.
Peneliti menyadari bahwa penelitian ini
Citrus aromaterapi adalah salah satu anxiolitic masih banyak memiliki keterbatasan yang
atau bahan yang dapat digunakan untuk tidak dapat dikontrol oleh peneliti, yang
menurunkan ansietas.9 Hal ini dikarenakan diantaranya adalah:
adanya bahan aktif berupa linalool yang 1. Metode penelitian
merupakan salah satu minyak atsiri yang Metode dalam penelitian ini adalah
berada dalam tumbuhan Citrus L aurentium. preeksperimental, sehingga tidak dapat
Linalool berfungsi sebagai anxiolitic atau zat menjamin keberhasilan untuk treatment
yang dapat menurunkan ansietas, aktifitas jangka panjang.
utamanya adalah meningkatkan kekebalan 2. Keterbatasan dalam mengumpulkan data
tubuh serta melancarkan sirkulasi dan dari responden
meningkatkan respon eksitasi sel.18 Peneliti hanya mengkhususkan penelitian
terhadap respon kognitif, maka aspek
Asumsi peneliti senada dengan penelitian fisiologis klien seperti tanda dan gejala fisik
tentang Effects of the essential oil from Citrus tidak dimasukkan dalam variabel yang
aurantium L. in experimental anxiety models in diteliti peneliti sebagai data dukung.
mice. Minyak esensial yang digunakan Selain itu beberapa faktor internal dan
limonene (97.83%) dan myrcene (1.43%) dan eksternal yang mempengaruhi terjadinya
one aldehyde: octanal (0.45%). Peneliti ini ansietas seperti faktor dukungan keluarga,
menggunakan metode true eksperimen dengan ekonomi dan lingkungan juga tidak peneliti
membandingkan kelompok kontrol dengan masukkan kedalam variabel penelitian.
kelompok perlakuan dengan menggunakan Untuk penelitian sejenis nantinya
kotak gelap dan kotak terang, dan satu diharapkan keterbatasan ini dapat
kelompok diberikan 1,0 mg/kg diazepam4. diminimalkan dengan memasukkan
variabel-variabel lainnya seperti respon
Setelah 15 hari diberikan perlakuan, perilaku fisiologis sebagai pembanding dan
tikus di kelompok perlakuan mirip dengan penguat dari hasil penelitian yang hanya
hewan yang diobati dengan 1,0 mg/kg berfokus pada fungsi kognitif. Dikarenakan
diazepam. Dari hasil penelitian ini peneliti pada ansietas tidak hanya kognitif yang
menyatakan minyak essensial berpengaruh terganggu melainkan juga fisiologis dan
terhadap penurunan tingkat ansietas yang psikologis.
dilakukan pada tikus. Kandungan minyak 3. Keterbatasan dalam mengontrol faktor-
essensial pada penelitian tersebut, juga faktor yang mempengaruhi terjadinya
terkandung dalam minyak essensial finger ansietas
citroen yang peneliti gunakan, meski dengan Peneliti berfokus pada penurunan respon
kandungan yang berbeda namun hal ini kognitif klien terhadap ansietas
menggunakan citrus aromaterapi, peneliti
Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 36
tidak mengintervensi penyebab dari 4. Hastono, P S., & Sabri L. (2011). Statistik
ansietas itu sendiri. Dimana walaupun Kesahatan. Jakarta: PT Raja Grafindo
secara umum respon klien terhadap Persada.
ansietas menurun, namun faktor 5. Kozier, E. (2011). Buku Ajar
penyebabnya tetap ada dan berpotensi Fundamental Keperawatan Konsep,
menimbulkan serangan cemas berulang. Proses & Praktik edisi 7 volume 2.
Diharapkan pada penelitian selanjutnya Jakarta: EGC
selain mencari dan menguji kebenaran 6. Videbeck, S L., (2008). Psychiatric
hipotesis juga memberikan solusi atau Mental Health Nursing, Lippincot William
treatmen pada faktor yang menyebabkan & Wilkins. Jakarta: EGC.
terjadinya ansietas agar responden 7. Tsang, H.W & Ho T.Y. (2010). A
mendapatkan nilai tambah dalam mengikuti systematic review on the anxiolytic
penelitian ini, selain gejala dari ansietas effects of aromatherapy on rodents
dapat berkurang penyebabnya pun dapat under experimentally induced anxiety
dihilangkan atau dikurangi. models.Rev Neurosci. 2010;21(2):141-52.
[jurnal Online]
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/206
SIMPULAN 14803 diakses pada 23 November 2013
8. Nishimori, et all. (2002). Translation
1. Rata rata skor ansietas pasien preoperasi And Validation Of The Amsterdam
bedah mayor sebelum melakukan inhalasi Preoperative Anxiety And Information
citrus aromaterapi adalah 13,24 (1,189). Scale (APAIS) For Use In Japan
(Jurnal Online)
2. Rata rata skor ansietas pasien preoperasi http://www.springerlink.com/index/EPBX
bedah mayor sebelum melakukan inhalasi YQ9DABTJ06CN.pdf diakses pada 25
citrus aromaterapi adalah 8,29 (1,904). November 2013
9. Smeltzer, S.C. & Bare, B.G. (2002).
3. Ada pengaruh citrus aromaterapi terhadap
Keperawatan Medikal Bedah Brunner
ansieatas pada pasien preoperasi bedah
& Suddarth Edisi 8 Volume 1.
mayor dengan hasil uji statistic p value =
Jakarta:EGC
0,001 yang menunjukkan ada pengaruh
10. Trismiati. (2004). Perbedaan Tingkat
dilihat dari perbedaan hasil sebelum
Kecmasan Pria dan Wanita Akseptor
dilakukan dan setelah dilakukan inhalasi
Kontrasepsi Mantap Di RSUP Dr Sardjito
citrus aromaterapi di IRNA Ibnu Rusyd dan
Yogyakarta. (Skripsi Tidak Diterbitkan)
IRNA Siti Walidah Rumah Sakit
Fakultas Psikologi Universitas Bina
Muhammadiyah Palembang.
Darma Palembang.
11. Astarini, P H. (2010). Minyak Atsiri
Dari Kulit Buah Citrus Grandis, Citrus
REFERENSI Aurantium (L.) Dan Citrus Aurantifolia
(Rutaceae) Sebagai Senyawa Antibakteri
1. Niken. (2011). Aromaterapi Melepaskan Dan Insektisida. [Jurnal Online]
EmosiNegatif.http://nikenpramada.blogspo http://digilib.its.ac.id/ITS-Undergraduate-
t.com di akses pada 23 November 2013 3100011041938/1346 diakses pada 25
2. Wong, C. (2010). Aromatherapy For November 2013
Anxiety. http://altmedicine.about.com 12. Buckle, J. (2003). Clinical Aromateraphy:
diakses pada 10 Desember 2013 Essential Oil in Practice. London:
3. Notoatmojo, S. (2010). Metodologi Churcill Livingstone
Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 37
13. Ade, P., Galindo, LA., & Costa, M. (2006). Anxiety Models In Mice. (Jurnal Online)
Effects Of The Essential Oil From Citrus http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20
Aurantium L. In Experimental 14803 diakses pada 25 November 2013

Jurnal Keperawatan Sriwijaya, Volume 1 - Nomor 1, Juli 2014, ISSN No 2355 5459 38