Anda di halaman 1dari 3

PELAKSANAAN SURVEY MAWAS DIRI

No Dokumen : /SOP.02/PKM.OK/II/2017
No.Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :1/3

Puskesmas Arkadius Dominggo


Onekore NIP. 19760113 199703 1 004

1. Pengertian 1. Survei mawas diri adalah suatu kegiatan pengumpulan dan pengkajian masalah
kesehatan yang di lakukan oleh kader dan tokoh masayarakat setempat di bawah
bimbingan kepala desa atau lurah dan petugas kesehatan
2. Suatu pengenalan, pengumpulan,dan pengkajian masalah kesehatan pekerja
untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat pekerja mengenai kesehatan pekerja.
2. Tujuan 1. Melaksanakan pengumpulan data masalah kesehatan,lingkungan dan perilaku
2. Mengkaji dan menganalisis masalah kesehatan, lingkungan dan perilaku yang
paling menonjol dalam masyarakat.
3. Menginventarisir sumber daya masyarakat yang dapat mendukung upaya
mengatasi masalah kesehatan.
3. Kebijakan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1529 tahun 2010 tentang pedoman umum
pengembangan desa dan kelurahan siaga aktif.
4. Referensi 1. Undang-Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan.
2. Peraturan Menteri Kesehatan No 75 tahun 2014 tentang Puskesmas
3. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1457 tahun 2003 tentang Standar
Pelayanan Minimal
5. Prosedur/ A. Persiapan SMD
Langkah- 1. Penanggung jawab UKM mempersiapkan kuesioner SMD
Langkah 2. Penanggung jawab UKM memberi Pengenalan instrument (daftar pertanyaan) yang
akan dipergunakan dalam pengumpulan data dan informasi masalah kesehatan
kepada tim survey.
3. Penanggung jawab UKM menentukan waktu, dan tempat SMD.
B. Pelaksanaan SMD
1. Pelaksanaan wawancara terhadap responden, dengan langkah-langkah :
Pelaksana UKM menyiapkan daftar pertanyaan dan alat tulis.
Pelaksana UKMmemperkenalkan diri kepada responden.
Pelaksana UKM menjelaskan maksud dan tujuan dilakukan wawancara.
Pelaksana UKM mulai melakukan wawancara. Wawancara dilakukan
sesantai mungkin agar responden merasa nyaman untuk menjawab. Sesekali
selingi dengan humor agar suasana menjadi lebih cair.
2. Pengamatan terhadap rumah tangga dan lingkungan.
Pelaksana UKM melakukan pengamatan bersamaan pada saat wawancara
dengan responden.
Ada beberapa pertanyaan yang tidak perlu ditanyakan kepada responden.
Tim survey cukup mengamati rumah, halaman rumah, lingkungan di sekitar
rumah dan langsung mengisi sesuai hasil pengamatan pada lembar
observasi.
C. Pasca SMD
1. Penanggung jawab UKM bersama pelaksana UKM merangkum, mengolah dan
menganalisis data yang telah dikumpulkan.
Kumpulkan semua kuesioner hasil wawancara dan pengamatan.
Bagi peran diantara tim untuk mulai melakukan tabulasi hasil
wawancara dan pengamatan.
Kompilasi semua hasil tabulasi masing-masing tim dalam sebuah file.
Sepakati dalam tim, masalah yang paling banyak dirasakan oleh
masyarakat.
Tentukan prioritas masalah.
2. Penanggung jawab UKM bersama pelaksana UKMmenyusun laporan survey
mawas diri
Sepakati kerangka/outline penulisan laporan.
Bagi peran antar tim untuk penyusunan laporan.
3. Penanggung jawab UKM bersama pelaksana UKM melakukan lokakarya hasil
Survey Mawas Diri
Sepakati peran antar tim (siapa yang menjadi panitia, fasilitato utama, co-
fasilitator, narasumber, dll)
Sepakati waktu, tempat dan peserta lokakarya hasil SMD.
Pelaksanaan lokakarya di tingkat desa.
6. Bagan Alur

Mempersiapkan Pengenalan instrumen


kuisioner SMD ke tim survey

Pelaksanaan SMD :
Menentukan waktu dan
- wawancara tempat SMD

- pengamatan
lingkungan rumah

Merangkum, mengolah
dan menganalisis data

Menyusun laporan Lokakarya hasil


Survey mawas diri survey mawas
diri

7. Unit terkait UKM essensial dan pengembangan

3/3