Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN KEGIATAN ( TERM OF REFERENCE)

PENYULUHAN TENTANG KANKER PAYUDARA


DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ONAN GANJANG
KEC. ONAN GANJANG KAB. HUMBANG HASUNDUTAN

I. LATAR BELAKANG

A. Dasar Hukum
1. UU No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Permenkes RI No. 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas
3. Permenkes RI No. 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program
Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga
4. Peraturan Pemerintah No 34 Tahun 2015 Penanggulangan Kanker Payudara dan
Kanker Leher Rahim

B. Gambaran Umum Singkat


Kanker payudara merupakan keganasan pada jarigan payudara yang dapat berasal
dari epitel duktus maupun lobulusnya. Kanker payudara merupakan salah satu jenis
kanker terbanyak di Indonesia. Berdasarkan Phatological Based Registration di
Indonesia, kanker payudara menempati urutan pertama dengan frekuensi relatif sebesar
18, 6% (Data Kanker di Indonesia Tahun 2010, menurut data Histopatologik).
Faktor resiko yang erat kaitannya dengan peningkatan insidensi kanker payudara
antara lain jenis kelamin, usia >50 tahun, riwayat keluarga, genetik, riwayat penyakit
payudara sebelumnya, riwatyat menstruasi dini (<12 tahun) atau menarche lambar (>55
tahun), riwatyat reproduksi (tidak memiliki anak dan tidak menyusui) hormonal, obesitas,
konsumsi alkohol, riwayat radiasi dinding dada, dan faktor lingkungan.
Melihat semakin meningkatnya insidensi kanker payudara setiap tahunnya, maka
langkah pertama yang perlu dilakukan adalah upaya pencegahan. Pencegahan ini
merupakan usaha agar tidak terkena kanker payudara. Pencegahan ini berupa mengurangi
atau meniadakan faktor- faktor risiko yang diduga erat kaitannya dengan peningkatan
insiden kanker payudara. Pencegahan ini dilakukan dengan mengetahui faktor- faktor
risiko kanker payudaya dan upaya untuk mengindarinya. Oleh karena itu, perlu dilakukan
upaya peningkatan pengetahuan kepada wanita usia produktif mengenai kanker payudara
melalui penyuluhan. Sehingga diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan, maka
meningkat pula kesadaran untuk menghindari faktor resiko terjadinya kanker payudara
tersebut.

1. Uraian Kegiatan
Adapun uraian kegiatan yang akan dilakukan adalah penyampaian materi
(penyuluhan) , tanya jawab, dan penutup.
2. Batasan Kegiatan
Wanita usia produktif mengetahui faktor resiko terjadinya kanker payudara, gejala
dan upaya deteksi dini kanker payudara.
3. Maksud dan Tujuan
a. Maksud Kegiatan
Setelah mengikuti penyuluhan ini, wanita usia produktif diharapkan mampu
memahami faktor resiko kanker payudara dan deteksi dini pengetahuan dasar
kesehatan reproduksi pada remaja dan aspek yang terkandung di dalamnya.
b. Tujuan Kegiatan
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan diharapkan seluruh peserta penyuluhan
mampu :
1) Mengetahui apa itu kanker payudara
2) Mengetahui faktor resiko terjadinya kenker payudara
3) Mengetahu gejala kanker payudara
4) Mengetahui upaya deteksi dini kanker payudara

4. Indikator Keluaran dan Keluaran


a. Indikator Keluaran
Wanita usia subur mengetahui kanker payudara, faktor resiko, gejala dan deteksi
dini kanker payudara serta berupaya untuk menjaga kesehatannya.
b. Keluaran
Wanita usia subur mengetahui kanker payudara, faktor resiko, gejala dan deteksi
dini kanker payudara serta berupaya untuk menjaga kesehatannya.

5. Cara Pelaksanaan Kegiatan


a. Materi
1) Pengertian kanker payudara
2) Faktor resiko kanker payudara
3) Gejala Kanker payudara
4) Deteksi dini kanker payudara
b. Metode Pelaksanaan
Ceramah dan tanya jawab.
c. Tahapan Kegiatan
1) Koordinasi dengan kepala sekolah
2) Persiapan (undangan peserta)
3) Pelaksanaan
4) Laporan hasil pelaksanaan
6. Sasaran
Wanita usia subur di desa Janji Nagodang dan Parbotihan
7. Jadwal Kegiatan
Janji Nagodang : 14 Juni 2017
Parbotihan : 19 Juni 2017
8. Pembiayaan
-
9. Narasumber
Wilda Florent Siregar
10. Penutup
Demikian kerangka acuan ini kami perbuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana
mestinya, atas perhatian dan kerjasama yang baik diucapkan terima kasih.

Anda mungkin juga menyukai