Anda di halaman 1dari 3

NAMA : Lola Putri

NIM : 411141101
Kelompok :14

TUGAS
PEMBELAJARAN BERBASIS KOMUNITAS

1. Kemukakan hasil dan jelaskan masalah yang ditemukan dalam pertumbuhan dan
perkembangan anak keluarga sasaran anda (mulai dari lahir sampai usianya saat ini)!
Jawab :
Saat Anak sasaran saya masih berumur 10 bulan, dia mengalami sakit tuberculosis. Awalnya
diusia 5-10 bulan anak sasaran sering mengalami sakit seperti batuk dan pilek. Ibu sasaran
saya memberikan obat dari apotek tapi sering juga dibawa berobat ke dokter. Batu dan pilek
sembuh tapi kadang berulang. Kecurigaan timbul ketika anak sakit batuk kemudian ada anak
tetangga dan saudara lain yang mengalami hal serupa dan ternyata mereka memang sedang
menjalani pengobatan TB. Saat itu anak sasaran saya melakukan pemeriksaan radiologi dan
hasilnya menunjukan adanya corakan dan bercak di paru. Selanjutnya dokter melakukan test
mantoux dan hasilnya positif.

2. Apakah masalah yang ditemukan sudah mendapatkan penanganan yang tepat? Bagaimana
upaya yang anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut? Jelaskan sesuai dengan kondisi
biopsikososial keluarga sasaran anda!
Jawab:
Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan pengobatan TB selama 6 bulan tanpa henti.
Pendampingan bagi keluarga terus dilakukan dengan memberikan informasi mengenai TB
dan terapinya agar pengobatan TB pada anak bisa tuntas.
3. Jelaskan aktivitas yang dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak keluarga
sasaran anda!
Jawab:
Pada usia 20 bulan ini, anak sudah dapat berjalan sendiri tanpa bantuan ,menendang bola
kecil,berlatih berlari dan melompat. Kemampuan motorik halus,anak dapat menggambar
garis lurus dan lingkaran meskipun tidak sempurna. Anak senang menggambar dengan
krayon; karena menggambar dapat melatih gerakan menggenggam, koordinasi tangan
mata, serta imajinasi. Anak ingin mengatur pilihannya sendiri, seperti pilihan pakaian atau
makanan yang diinginkan. Hal ini merupakan tanda bahwa anak merasa yakin akan
kemampuan dirinya mengatur hal hal untuk dirinya sendiri. Anak juga senang menirukan
gaya atau cara bicara orang tuanya. Rasa ingin tahu pada anak usia ini tinggi, termasuk
keingintahuan mengenai tubuhnya. Anak sering tampak mengeksplorasi alat kelaminnya; hal
ini merupakan tahap perkembangan yang wajar. Orang tua sebaiknya tidak melarang atau
membatasi keingintahuan anak. Anak usia 20 bulan mulai memiliki rasa takut pada hal -
hal tertentu, seperti pergi ke dokter atau suara binatang yang asing. Terkadang anak dapat
NAMA : Lola Putri
NIM : 411141101
Kelompok :14

tampak agresif (seperti menggigit, memukul, atau menjambak rambut) jika tidak
mendapatkan hal yang diinginkan. Hal ini disebabkan perkembangan ego anak dan
kurangnya kemampuan mengontrol impuls. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan untuk
anak seperti:
- Mengikutsertakan anak dalam kegiatan sehari hari seperti membuka barang belanjaan,
menyiram tanaman, membersihkan diri, bermain dengan tetangga namun tetap dalam
pengawasan orangtua.
- Mengajak anak melihat saat kakaknya belajar, karena diumur 20 bulan ini anak sangat
baik dalam menyerap memori.
- Mengajak anak bernyanyi sambil menggerakkan badan atau menari dapat menambah
koordinasi anggota badan serta menambah koordinasi anggota badan serta menstimulasi
memori serta interaksi social.
- Membacakan anak buku cerita dan lebih sering mengajak anak untuk mengobrol untuk
menambah kemampuan kosa kata yang baik pada anak.

4. Jelaskan alat permainan yang dapat membantu stimulasi tumbuh kembang anak
disesuaikan dengan kondisi keluarga sasaran anda!
Jawab:
- Mainan tentang aktivitas sehari hari
Imajinasi anak perlu dikembangkan untuk melatih kreativitas serta kemampuan
bersosialisasi yang baik. Pilihlah mainan anak yang mirip dengan aktivitas sehari hari
seperti set mainan masak masakan, dan lainnya. Mainan ini membuat mereka dekat
dengan kehidupan sehari hari di sekitar mereka.
- Mainan yang memerlukan pemecahan masalah
Jenis permainan yang melatih anak untuk memecahkan masalah misalnya puzzle serta
permainan memasukkan benda sesuai bentuk dan warnanya. Selain melatih kemampuan
untuk memecahkan masalah, permainan tersebut melatih konsentrasi.
- Permainan yang merangsang kreativitas
Permainan yang dapat merangsang kreativitas dan logika anak misalnya lego atau
menyusun blok, menggambar, mewarnai, lilin atau tanah liat juga melatih kreativitas
anak.
- Bola
Permainan bola berukuran apa pun membantu perkembangan koordinasi tangan, kaki,
dan otak. Bila bermain bersama dapat melatih interaksi social anak,
sertamengajarkananaktentangmenangdankalah, danmenghargai orang lain.
- Mainan bermusik
NAMA : Lola Putri
NIM : 411141101
Kelompok :14

Mengajak anak bernyanyi sambil menggerakkan badan atau menari dapat menambah
koordinasi anggota badan serta menambah koordinasi anggota badan serta menstimulasi
memori serta interaksi social.
- Buku
Buku yang berwana dan menarik dapat membuat anak tertarik untuk melihat, meskipun
anak belum bias membaca, mereka mulai diperkenalkan dengan buku dengan cara
membacakan cerita kepadanya, sehingga anak bias terlatih dalam penambahan kosa kata
yang baik. Dan dapat melatih imajinasi merekauntuk membayangkan cerita yang
dibacakan.

5. Apa yang anda rencanakan untuk diamati/diperhatikan pada kunjungan selanjutnya


sehubungan dengan keadaan kesehatan keluarga sasaran /masalah lain yang ditemukan?
Jawab:

Saran yang diberikan untuk adik Arsenio yakni memberikan beberapa pelajaran seperti
melibatkan anak dalam kegiatan sehari hari keluarga, seperti membongkar belanjaan,
mencuci buah, menyiram tanaman, atau kegiatan di sekeliling rumah, namun tetap jaga
keamanan anak. Berikan anak mainan seperti balok puzzle, bangunan Menara dan
kreativitas lainnya. Dan sebisa mungkin menghindari anak dari gadget. Bacakan dongeng
sebelum tidur dan ajak mengobrol anak karena dapat melatih kosa kata anak lebih banyak
lagi. Pastikan anak beristirahat dengan cukup. Memberikan anak makanan sehat seperti
sayuran, buah buahan. Untuk kesehatan anak,nya menyarankan untuk menghindari anak
terpajan dengan bahan berbahaya, sepeti asap rokok, polusi udara, mencuci tangan
dengan menggunakan sabun, menghindari anak melakukan kontak dengan orang yang
sedang menderita penyakit menular. Lebih memperhatikan nutrisinya juga dalam sehari
berikan anak 3 kali makan pokok, 2 makanan selingan baik itu biscuit maupun buah
buahan. Beberapa jenis makanan yang berisiko menyebabkan anak tersedak harus
dihindari, seperti makanan dengan konsistensi yang lunak dan bersifat lengket,
seperti jelly, mentega, permen karet, marshmallow, makanan dengan potongan ukuran
yang besar, makanan kecil dan keras bagian anak-anak, seperti biji-bijian, permen,
atau popcorn