Anda di halaman 1dari 16

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan yang sangat pesat terhadap media sosial akhir-akhir ini
banyak dimanfaatkan transaksi online baik online shop, etiket dan lain
sebagainya. Sehinga media sosial sebagai wadah promosi untuk instansi,
perusahaan, universitas, organisasi. Salah satu media promosi yang digunakan
adalah E-Fliyer.

E-Flyer adalah Sebuah selebaran atau flyer, juga disebut surat edaran dalam
bentuk elektronik, merupakan bentuk iklan yang ditujukan untuk distribusi yang
luas dan biasanya dipasang atau didistribusikan melalui media online/internet. E-
E-Flyer dapat digunakan oleh individu, perusahaan, atau organisasi
untuk: Mempromosikan barang atau jasa, seperti restoran atau bahkan untuk
promosi percetakan yang mencetak Flayer itu sendiri. Memberikan informasi
menarik atau mengirim pesan sosial, agama, atau politik, seperti dalam pengajian
takblik akbar atau kegiatan kampanye politik atas nama partai politik atau
kandidat.
Akademi berbagi adalah gerakan sosial nirlaba yang bertujuan untuk berbagi
pengetahuan, wawasan dan pengalaman yang bisa diaplikasikan langsung
sehingga para peserta bisa meningkatkan kompetensi di bidang yang telah
dipilihnya. Bentuknya adalah kelas-kelas pendek yang diajar oleh para ahli dan
praktisi di bidangnya masing-masing. Kelasnya pun berpindah-pindah sesuai
dengan ketersediaan ruang kelas yang disediakan oleh para donatur ruangan

E-Flyer sangat dibutuhkan Akber Labuhanbatu untuk mempublikasikan


kelas yang akan dibuat. Dengan demikian penulis memilih judul.
PEMANFAATAN E-FLYER SEBAGAI MEDIA PROMOSI STUDI KASUS
AKBER LABUHANBATU

B. Permasalahan
a. Akber Labuhanbatu dalam membuat E-Flyer harus menggunakan jasa
biro jasa.

1
b. Tidak maksimalnya media promosi melalui brosur yang dicetak dan
disebarkan ketempat-tempat umum.

C. Tujuan Penulisan
a. Penulisan Karya Ilmiah ini bertujuan memberikan manfaat E-Flyer
sebagai media promosi
b. Sasaran ditujukan kepada pelaku usaha, pendidik pengguna media
sosial .
c. Pemanfaatan media online dalam promosi

2
BAB II
PEMBAHASAN
A. KAJIAN PUSTAKA
1. Pengertian Media Sosial
Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya
bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog,
jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki
merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh
masyarakat di seluruh dunia.
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial
sebagai sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di
atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0, dan yang memungkinkan
penciptaan dan pertukaran user-generated content.(
http://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial

2. Akber Labuhanbatu
Akademi berbagi, sebuah organisasi nirlaba yang digawangi para anak-
anak muda yang visioner, cinta bangsa dan negara yang tidak tinggal saat
menyaksikan kondisi pendidikan di negeri ini yang semakin berpihak pada
mereka yang berkantong tebal. Mereka ingin membuat sebuah terobosan
perubahan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
Akademi berbagi adalah gerakan sosial nirlaba yang bertujuan untuk
berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman yang bisa diaplikasikan
langsung sehingga para peserta bisa meningkatkan kompetensi di bidang
yang telah dipilihnya. Bentuknya adalah kelas-kelas pendek yang diajar oleh
para ahli dan praktisi di bidangnya masing-masing. Kelasnya pun berpindah-
pindah sesuai dengan ketersediaan ruang kelas yang disediakan oleh para
donatur ruangan.
Berawal dari media-social twitter dengan kelas perdana di bulan Juli tahun
2010 di Jakarta, mencoba mengkolaborasikan kegiatan online dengan offline,
saat ini kelas-kelas Akademi Berbagi telah tersebar di berbagai kota di
seluruh Indonesia. Disebarkan melalui cerita dari mulut ke mulut juga melalui
jaringan pertemanan antar komunitas, Akademi Berbagi berusaha menjaga

3
konsistensi kegiatan dengan terus berkomunikasi melalui jaringan berbasis
internet. Sebut saja kota: Medan, Palembang, Jambi, Bandung, Solo,
Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Malang, Balikpapan, Makassar, Ambon,
Ende, Madura dan masih banyak lagi kota-kota lain yang siap
menyelenggarakan kelas #akber. Berbagai macam topik telah diberikan di
dalam kelas-kelas Akademi Berbagi, diantaranya: Social Media, Advertising,
Jurnalistik, Public Speaking, Public Relation, Financial, Entrepreneurship,
Kreatif, Musik, Fotografi dan masih banyak lagi. https://akademiberbagi.org.
Akademi berbagi labuhanbatu salah satu Patner di akademi berbagi.
akademi berbagi labuhanbatu berdiri pada tanggal 29 september 2013 dan
sampai sekarang masih ikut andil di kegiatan berbagi di bindang ilmu
pendidikan. https://akberlabuhanbatu.wordpress.com/

3. Penegertian Desain
Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan
berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata "desain"
bisa digunakan, baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata
kerja, "desain" memiliki arti "proses untuk membuat dan menciptakan obyek
baru". Sebagai kata benda, "desain" digunakan untuk menyebut hasil akhir
dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau
berbentuk benda nyata (https://id.wikipedia.org/wiki/Desain)

4. Mengenal E-Flyer
E-Flyer adalah Sebuah selebaran atau flyer, juga disebut surat edaran
dalam bentuk elektronik, merupakan bentuk iklan yang ditujukan untuk
distribusi yang luas dan biasanya dipasang atau didistribusikan melalui media
online/internet. E-Flyer dapat digunakan oleh individu, perusahaan, atau
organisasi untuk: Mempromosikan barang atau jasa, seperti restoran atau
bahkan untuk promosi percetakan yang mencetak Flayer itu
sendiri. Memberikan informasi menarik atau mengirim pesan sosial, agama,
atau politik, seperti dalam pengajian takblik akbar atau kegiatan kampanye
politik atas nama partai politik atau kandidat.

4
5. Mengenal Aplikasi Adobe photoshop
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak
editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan
foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan
oleh fotograferdigital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai
pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah
gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik
yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini
disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut
Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi
kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 , versi keduabelas adalah Adobe
Photoshop CS5 , dan versi terbaru adalah Adobe Photoshop CC.
(https://id.wikipedia.org/wiki/Adobe_Photoshop)

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat


lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan
foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan
oleh fotograferdigital dan perusahaan iklan.
5.1. Layout Photoshop
Didalam layout atau tampilan software Adobe Photoshop
CS3 Secara garis besar terdapat 5 (lima) bagian utama. Kelima bagian
utama inilah nantinya sering kita pergunakan untuk bekerja di
lingkungan Photoshop.
1. Menu Bar
2. Option Bar
3. Tool Box
4. Kumpulan Pallete
5. Kanvas Kerja

Gambar 1. Layout Adobe Photoshop

5
A. Menu Bar

Gambar 2. Menu Bar Adobe Photoshop

Disini penulis mengambil Layout Photoshop default dari Adobe


Photoshop CS3. Di dalam menu bar terdapat 9 (sembilan) menu utama.
Menu utama ini terdapat lagi sub-sub menu yang dikelompokkan
berdasarkan fungsi dan kegunaannya masing-masing, secara berurutan
menu-menu utama dalam menu bar Adobe Photoshop CS3 adalah: File,
Edit, Image, Layer, Select, Filter, View, Windows, dan Help.

Sembilan Menu Utama dalam Menu Bar

1. File

Berisi sub menu untuk membuka, menutup, menyimpan dan bahkan


export

Gambar 3. Menu File Adobe Photoshop

2. Edit

Undo dan Redo adalah salah satu fungsi yang terdapat pada menu ini

6
Gambar 4. Menu edit Adobe Photoshop

3. Image

Fungsi untuk kebutuhan editing gambar terdapat pada menu ini, merubah
ukuran, pewarnaan, memutar gambara dan lainya.

Gambar 5. Menu Image Adobe Photoshop

4. Layer

Menu untuk memanajemen layer di dalam kanvas kerja Photoshop.


Didalam adobe photoshop kita bekerja dengan layer agar lebih mudah
memilih gambar mana yang akan diedit dan lainya.

7
Gambar 6 Menu Layer Adobe Photoshop

5. Select

Berisi fungsi-fungsi untuk mengatur seleksi/memilih layer mana yang akan kita
pakai atau kita edit

Gambar 7. Menu select Adobe Photoshop

6. Filter

Kumpulan sub menu di dalamnya digunakan untuk menciptakan efek-efek


tertentu pada sebuah foto

Gambar 8. Menu Filter Adobe Photoshop

8
7. View

Pengaturan kanvas kerja diatur pada menu view, baik itu zoom in, zoom
out bahkan garis rulers

Gambar 9. Menu View Adobe Photoshop

8. Windows

Dipergunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan Pallete dan komponen


photoshop

Gambar 10. Menu Window Adobe Photoshop

9. Help

Dipergunakan untuk menampilkan bantuan penggunaan Adobe Photoshop

9
Gambar 11. Menu Help Adobe Photoshop

B. Option Bar

Secara Default letak atau posisi dari Option Bar terdapat tepat
dibawah Menu Bar Photoshop, opsi-opsi dari option bar ini akan selalu berubah-
ubah sesuai dengan tool apa yang sedang kita gunakan, semisal pada saat kita
mengaktifkan brush tool maka opsi pada option bar akan berisi pengaturan
diameter dan ketebalan brush, kemudian kita juga dapat mengatur blending
mode untuk brush, terdapat pula pilihan Opacity dan juga Flow, beda halnya saat
kita mengaktifkan Crop Tool, maka option bar akan berisi berapa lebar serta
panjang Crop yang akan kita lakukan, juga dapat pula kita input resolusi foto
secara otomatis saat kita melakukan cropping. dibawah ini adalah contoh opsi
dari option bar saat brush tool di aktifkan dan opsi yang tampil saat crop tool di
aktifkan.

1.

2.

3.

4.

Gambar 12. Option Bar Adobe Photoshop

C. Tool Box

Dalam bahasa yang sederhana Tool Box adalah sekumpulan alat-alat


yang dipergunakan dalam mengolah gambar digital, dan masing-masing alat ini

10
memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda berdasarkan
pengelompokannya.

Tepat disebelah kiri dalam layout Photoshop CS3 default akan kita lihat
sekumpulan alat-alat yang nantinya akan kita pergunakan untuk kebutuhan
pengolahan gambar, pada bagian atas dari tool box kita akan menemui
kelompok alat yang dapat kita pergunakan untuk kebutuhan seleksi gambar,
kemudian bagian selanjutnya tepat dibawah kelompok seleksi terdapat alat yang
dapat kita pergunakan untuk melakukan cropping, lalu terdapat pula kumpulan
alat untuk melakukan retouching, painting dan drawing, yang terakhir terdapat
dibagian paling bawah dari tool box adalah alat-alat bantu yang menunjang kita
dalam mengolah gambar.

Gambar 13. Tool Box Adobe Photoshop

D. Kumpulan Pallete

Bilah sebelah kanan dari Layout Photoshop akan diisi oleh Pallete-
Pallete yang telah di kelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya,
secara default bilah sebelah kanan dari ruang kerja dari Adobe Photoshop CS3
akan diisi oleh Pallete Navigator, Histogram dan Info pada bilah kedua
terdapat Pallete Color, Swatches, dan Style. Kemudian bilah paling bawah
terdapat Pallete Layers, Channel dan Paths.

11
Gambar 14. Falette Adobe Photoshop

Tiap-tiap Pallete yang tampil dalam Layout Photoshop dapat kita


sesuaikan ukuran dari pallete tersebut, dapat pula kita hilangkan
seandainya pallete tersebut jarang kita pergunakan, atau bila suatu saat kita
perlukan kita pun dapat memunculkannya kembali pada menu
bar: View dan Windows. Berikut ini adalah contoh kumpulan pallete yang sudah
disesuaikan dengan kebutuhan:

E. Kanvas Kerja

Di Area inilah tempat kita melakukan olah digital, semua pengetahuan kita
tentang tool photoshop akan dapat kita pergunakan pada kanvas kerja, pallete-
pallete photoshop yang sebelumnya telah kita pelajari akan sangat berguna saat
kita mulai melakukan edit foto pada kanvas kerja, pallete layer akan selalu mejadi
pendamping anda dalam bekerja di photoshop, begitupun dengan pallete
history yang akan membuat kemudahan dalam kita mengorganisir langkah-
langkah apa yang telah kita kerjakan pada kanvas kerja, untuk melakukan edit
foto dengan cepat, pallete action wajib dipelajari lebih dalam.

Gambar 15. Kanvas Kerja


12
B. Pembahasan
1. Pembuatan E-Flyer
Membuat E-Flyer penulis menggunakan aplikasi Adobe Photoshop
a. Menjalankan Aplikasi Adobe Photoshop sehingga akan tampil seperti
gambar dibawah ini

Gambar 16. Tampilan lembar kerja Adobe Photoshop

b. Membuka beberapa file photo yang akan kita gunakan dalam


pembuatan E-Flyer disini penulis menggunakan tiga photo yaitu
public-speaking, logo akber labuhanbatu dan pesta pendidikan
karena pada kesempatan ini akber membuat kelas dengan thema
public speaking.

Gambar 17. E-Flyer Publick Speaking


2. Pemanfaatan E-Flyer dimedia sosial
Setelah E-Flyer selesai dibuat maka desain E-Flyer harus di upload
kemedia sosial. Disini Akber Labuhanbatu memiliki empat media sosial
yaitu facebook, twitter, intagram dan blog.
FB : Akber Labuhanbatu
T : @AkberLabBatu
IG : @AkberLabBatu
B : akberlabuhanbatu.wordpress.com

13
Gambar 18. E-Flyer Publick Speaking sudah diupload kemedia sosial

Setelah semua diupload kemedia sosial maka secara otomatis


sudah mempublikasikan acara yang dibuat Akber Labuhanbatu maka
ratusan bahkan ribuan pengguna media sosial akan melihat E-Fliyer
yang telah dipublish sehingga banyak menekan biaya operasional
dalam mempromosikan kegiatan yang dibuat.

Jika kita menggunakan brosur akan banyak memakan biaya dari


biaya cetak sampai dengan menyebarkan brosur tersebut bahkan
memakan waktu yang cukup lama. Dengan adanya E-Flyer proses
cepat, publish Gratis dan banyak yang melihat.

14
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Media sosial adalah pengganti relasi publik sebab melalu media sosial kita
bisa myampaikan informasi secara resmi dalam sebuah kegiatan yang akan kita
buat dalam bentuk kelas.
Pelajaran Desain Grafis untuk saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat
luas sehingga bisa dikatan hampir semua perusahaan, intansi, sekolah dan
lainya sebagainya akan mempromosikan produknya masing-masing. Karena
orang lebih paham membaca gambar dari pada membaca tulisan yang banyak.
Maka dari itu desai grafis adalah alternatif untuk menangani masalah ini
Penggunaan E-Fliyer sangat dibutuhkan karena lebih mudah, murah dan
cepat dalam menyampaikan informasi sebuah kegiatan.

B. Saran
Untuk karya tulis ini semoga bisa dimanfaatkan dimasyarakat luas, saya
yakin bahwa karya ini masih belum sempurna semoga ada banyak kegiatan
publikasi dan menulis agar menjadikan terampil bagi semua masyarakat. Yang
menjadi hambatan dalam penggunaan E-Flyer ini adalah Gaptek (Gagap
Teknologi) atau tidak adanya koneksi internet.

15
Daftar Pustaka

http://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial
(https://id.wikipedia.org/wiki/Desain)
https://id.wikipedia.org/wiki/Adobe_Photoshop
https://akberlabuhanbatu.wordpress.com/

16