Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

GASTRITIS

Pokok Bahasan : Gastritis


Sub Pokok Bahasan : Makanan yang dianjurkan dan dihindari
Sasaran : Ny. M dan Keluarga
Hari/Tanggal : Senin, 18 November 2014
Waktu : 20 menit
Pukul : 16.00 WITA
Pertemuan Ke : III
Tempat : Rumah Tn.W Dusun Karang Bedil, Desa
Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang
Kabupaten Lombok Utara
I. Latar Belakang

Keluhan Gastritis merupakan suatu keadaan yang

sering dan banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-

hari. Pada negara yang sedang berkembang gastritis

diperoleh pada usia dini dan pada negara maju sebagian

besar dijumpai pada usia tua. Faktor etiologi

Gastritis lainnya adalah asupan alkohol berlebihan

(20%), merokok (5%), makanan berbumbu (15%), obat-

obatan (18%) dan terapi radiasi (2%).

Gastritis banyak dijumpai dan menyerang 80 90%

laki-laki. Pasien dan keluarga dengan penyakit

gastritis membutuhkan pengawasan diet makanan setelah

pulang dari rumah sakit dan sangat mudah terkena bila

tidak mematuhi tentang penatalaksanaan diet dirumah.

Makan makanan yang teratur dan menghindari makan yang

dapat mengiritasi lambung.

35
II. Analisa Situasi

a. Peserta

Jumlah peserta sebanyak 5 orang terdiri dari

TnW selaku kepala keluarga berusia 45 tahun

dengan latar belakang penddidikan SD, NyM

selaku ibu rumah tangga berusia tahun dengan

latar pendidikan SD, AnR berusia 26 tahun

dengan latar belakang pendidikan SMA, An M

berusia 22 tahun dengan latar belakang SMA dan An

M berusia 18 tahun dengan latar belakang SMP.

Keluarga hanya mengenal gastritis sebagai

penyakit maag dan belum mengerti tentang

pengertian, penyebab, tanda dan gejala,

pencegahan, serta pengobatan untuk mengatasi

keluhan gastritis yang dialami Ny M.

b. Ruang / Tempat

Tempat melakukan penyuluhan adalah rumah Tn.W

yakni di ruang tamu.

c. Penyuluh

Mahasiswa profesi Ners angkatan X Sekolah Tinggi

Kesehatan (STIKES) Mataram 2014.

III. Tujuan Instruksional Umum

Setelah diberikan penyuluhan, keluarga mampu

memahami penyakit gastritis.

36
IV. Tujuan Instruksional Khusus

Setelah diberikan penjelasan selama 20 menit

diharapkan sasaran dapat :

a. Menyebutkan pengertian gastritis

b. Menyebutkan penyebab gastritis

c. Menyebutkan tanda dan gejala gastritis

d. Menyebutkan pencegahan dan pengobatan gastritis

e. Menyebutkan makanan yang dianjurkan dan tidak

dianjurkan

V. Materi

a. Pengertian gastritis

b. Penyebab gastritis

c. Tanda dan gejala gastritis

d. Pencegahan dan pengobatan gastritis

e. Makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan

VI. Metode

1. Ceramah

2. Diskusi / tanya jawab

VII. Media

a. Leaflet gastritis

37
VIII. Kegiatan Penyuluhan

No WAKTU KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN PESERTA

1. 2 menit Pembukaan :
Membuka kegiatan Menjawab salam
dengan mengucapkan
salam.
Memperkenalkan diri Mendengarkan
Menjelaskan tujuan Memperhatikan
dari penyuluhan
Menyebutkan materi Memperhatikan
yang akan diberikan
2. 10 Menit Pelaksanaan :
- Menjelaskan tentang Memperhatikan
gastritis
- Menyebutkan Memperhatikan
pengertian
gastritis
- Menyebutkan Memperhatikan
penyebab
gastritis
- Menyebutkan Memperhatikan
tanda dan gejala
gastritis
- Menjelaskan Memperhatikan
pencegahan dan
pengobatan
gastritis
- Menjelaskan Bertanya dan
makanan yang menjawab pertanyaan
dianjurkan dan yang diajukan
tidak dianjurkan

38
3. 5 menit Evaluasi :
Menanyakan kepada Menjawab pertanyaan
peserta tentang materi
yang telah diberikan,
dan reinforcement
kepada keluarga yang
dapat menjawab
pertanyaan.
4. 5 menit Terminasi :
Mengucapkan terima - Mendengarkan
kasih.
Mengucapkan salam - Menjawab salam

penutup

IX. Kriteria Evaluasi

1. Evaluasi struktur

a. Keluarga hadir dan ikut dalam kegiatan penyuluhan

b. Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan di rumah Tn.

W.

c. Pengorganisasian penyuluhan dilakukan pada hari

sebelumnya.

2. Evaluasi proses

a. Keluarga antusias terhadap materi penyuluhan

b. Keluarga tidak meninggalkan tempat sebelum

kegiatan selesai

c. Keluarga terlibat aktif dalam kegiatan

penyuluhan.

39
3. Evaluasi hasil

Keluarga dapat menjelaskan kembali dengan bahasa

sederhana tentang apa pengertian, tanda dan gejala,

pencegahan, serta pengobatan gastritis.

X. Daftar Pustaka

Brunner & Suddart . 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal

Bedah Volume I. Jakarta: EGC

http:// letjogja.net/kesehatan/Al.13/html diakses pada

15 juni 2012

http:// nursingbegin.com/askep-gastritis diakses pada 15

juni 2012

40
MATERI

GASTRITIS (MAAG)

A. DEFINISI

Gastritis adalah peradangan permukaan mukosa

lambung yang akut dengan kerusakan erosi. Erosif

karena perlukaan hanya pada bagian mukosa.

Gastritis dibagi menjadi 2 yaitu :

1). Gastritis akut

Adalah suatu peradangan mukosa lambung yang akut

dengan kerusakan-kerusakan erosif.

2). Gastritis kronis

Gastritis kronis adalah suatu peradangan bagian

permukaan mukosa lambung yang menahun.

B. TANDA DAN GEJALA

1. Daerah lambung (efigastrium) terasa nyeri, perih atau

dapat juga terasa terbakar

2. Rasa penuh didaerah lambung / daerah perut

3. Rasa tidak enak didaerah lambung (perut)

4. Dapat disertai juga rasa kembung didaerah

perut(lambung)

5. Berkurangnya nafsu makan (anoreksia).

6. Adanya perasan mual dan mau muntah.

41
C. PENYEBAB GASTRITIS

Penyebab gastritis belum diketahui secara pasti, akan

tetapi sering kali terjadi akibat :

1. Stress

2. Mengkonsumsi alkohol

3. Merokok

4. Obat-obatan (terutama obat-obat analgetik-anti

inflamasi seperti : aspirin (antalgin, postan

dll), salicylat, indometahacin, sulfonamide,

steroid)

5. Infeksi,bakteri atau virus yang mengeluarkan

endotoksin

6. Terlambat makan

D. PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN GASTRITIS

Pencegahan utama dari gastritis adalah dengan menjaga

keseimbangan zat yang ada dalam lambung misalnya dengan

mengatur pola makan yang teratur dan tidak mengkonsumsi

obat-obatan dalam jangka waktu lama, alkohol, atau zat

kimia lain yang dapat merusak dinding lambung. Sebaiknya

dihindari makanan sejenis asam-asaman atau makanan yang

mengandung minyak banyak dan pedas. Untuk gastritis yang

tidak parah dapat diberikan obat antasida dan istirahat

yang cukup.

42
F. MAKANAN YANG DIANJURKAN

Para penderita maag disarankan untuk mempertimbangkan

makanan yang dapat mengurangi serangan nyeri lambung, dan

mengkonsumsi makanan seperti kentang, pisang, brokoli,

kol, dan bubur. Selain dapat menetralisir asam lambung,

makanan tersebut juga dapat memberi rasa kenyang yang

lebih lama.

1. Kentang

Sumber karbohidrat yang baik dan mampu memberikan rasa

kenyang yang cukup lama. Bubur kentang atau jus

kentang yang bersifat basa di pagi hari bermanfaat

untuk menetralisir asam lambung sebelum Anda menyantap

makanan lain.

2. Pisang Masak

Mengandung kalium, selain melon, pepaya dan tomat.

Kalium yang dikandung dalam buah-buahan tersebut

bermanfaat menyeimbangkan pH (derajat keasaman) di

dalam lambung. Pisang juga mampu memberi rasa kenyang

sehingga amat baik dikonsumsi di antara waktu makan.

3. Brokoli

Merupakan sumber kalium dan sulfur yang baik. Sulfur

mampu berperan sebagai antioksidan pelindung lapisan

dalam kulit lambung. Brokoli juga kaya akan vitamin C

yang baik untuk memelihara stamina tubuh. Makanan lain

43
yang mengandung sulfur adalah bawang merah dan bawang

putih.

4. Bubur

Bagi penderita sakit maag sangat berguna untuk

mencegah dan meringankan serangan rasa sakit.

Sebaiknya hindari sate jeroan yang sulit dicerna,

namun sebagai penambah rasa boleh ditambahkan telur

rebus, kecap dan sedikit kerupuk.

G. MAKANAN YANG DIHINDARI

1. Hindari makanan yang banyak mengandung gas : seperti

lemak, sawi, ,nangka, kedondong, buah yg dikeringkan

dan minuman bersoda

2. Hindari makanan yg merangsang keluarnya asam lambung :

seperti kopi, minuman beralkohol, anggur putih dan

sari buah sitrus.

3. Hindari makanan yg sulit dicerna

Yang membuat lambung lambat kosong misal makanan

berlemak, kue tart, keju

4. Hindari makanan yg merusak dinding lambung : seperti

cuka, pedas, merica dan bumbu yg merangsang

5. Hindari beberapa sumber karbohidrat : seperti beras

ketan, mie, bihun, bulgur, jagung, singkong, tales,

serta dodol

44