Anda di halaman 1dari 12

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA NY D DENGAN POST SC HARI

PERTAMA DI RUMAH SAKIT WIRABUANA

PALU

DI SUSUN OLEH :

NAMA : FITRIANTI HASANAH

NIM : 105011132

YAYASAN PENDIDIKAN CENDRAWASIH

AKADEMI KEBIDANAN PALU

T.A 2011

1|PNC patologi
TINJAUAN TEORI

A. NIFAS
1. Masa nifas (puerperium) adalah masa pulih kembali, mulai dari persalinan selesai
sampai alat-alat kandungan kembali seperti sebelum hamil. (Rustam Mochtar, 1998.
hal 115).
2. Periode nifas
Menurut Mochtar tahun 1998 , masa nifas terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu :1)
a. Puerperium dini
Suatu masa kepulihan dimana ibu diperbolehkan untuk berdiri dan berjalan-jalan.
b. Puerperium intermedial
Suatu masa kepulihan menyeluruh dari organ-organ reproduksi selama kurang
lebih enam sampai delapan minggu
c. Remote puerperium
Waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat kembali dalam keadaan sempurna
terutama ibu apabila ibu selama hamil atau waktu persalinan mengalami
komplikasi. Waktu untuk sehat sempurna bisa berminggu-minggu, bulanan, atau
tahunan.
3. Fisiologi masa nifas
a. Involusi
Proses kembalinya uterus ke keadaan sebelum hamil setelah melahirkan. Tinggi
Fundus Uteri dan Berat dalam Masa Involusi

Involusi Tinggi Fundus Uteri Berat Uterus


Bayi lahir Setinggi pusat 1000 gram
Uri lahir 2 jari bawah pusat 750 gram
1 minggu Pertengahan pusat simfisis 500 gram
2 minggu Tidak teraba di atas simfisis 350 gram
6 minggu Bertambah kecil 50 gram
8 minggu Sebesar normal 30 gram
b. Kontraksi
kontraksi uterus meningkat secara bermakna segera setelah bayi lahir, diduga
terjadi sebagai respon terhadap penurunan volume intrauterin yang sangat besar.
Selama 1 sampai 2 jam pertama pasca partum intensitas kontraksi uterus bisa

2|PNC patologi
berkurang dan tidak teratur maka penting pemberian oksitosin secara IM setalah
plasenta lahir dan menganjurkan ibu segera menyusui bayinya untuk pelepasan
plasenta.
c. Afterpains (Rasa sakit)
Disebabkan karena kontraksi rahim, biasanya terjadi 2-4 hari pasca persalinan.
d. Tempat Plasenta
Bekas implantasi uri akan mengecil karena kontraksi dan menonjol ke kavum uteri,
diameter 7,5 cm, sesudah 2 minggu 3,5 cm, minggu ke-6 = 2,4 cm dan akhirnya
pulih
e. Lochia adalah cairan secret yang berasal dari kavum uteri dan vagina dalam masa
nifas, ada beberapa istilah :
- Lochea rubra : berisi darah segar dan sisa-sisa selaput ketuban, verniks kaseosa,
lanugo, dan mekonium selama 2 hari pasca persalinan
- Lochea sanguinolenta : berwarna merah kuning, berisi darah dan lendir, hari ke
3-7 pasca persalinan
- Lochea serosa : berwarna kuning, cairan tidak berdarah lagi, pada 7-14 pasca
persalinan
- Lochea alba : cairan putih setelah 2 minggu
- Lochea purulenta : terjadi infeksi, keluar cairan seperti nanah bebau busuk
- Lochiostasis : lochea tidak lancar keluarnya

f. Laktasi
Untuk melengkapi masa laktasi sejak dari kehamilan telah terjadi perubahan pada
kelenjar mammae, yaitu:
- Poliferasi jaringan, terutama kelenjar dan alveoli mammae dan lunak.-
- Terdapat kolostrum.
- Hipervaskularisasi.
- Pengaruh LH atau prolaktin yang merangsang air susu.(Wiknjosastro, 2007:
239-240)

3|PNC patologi
B. SECTIO SESAREA

1. Seksio sesaria ialah pembedahan untuk melahirkan janin dengan


membukadindingperut dan dinding uterus. (Wiknjosastro, 2007: 862)
2. Indikasi untuk melakukan seksio sesaria ialah:
- Disproporsi janin panggul
- Gawat janin
- Plasenta previra
- Bekas SC
- Kelainan etak (letak lintang, sungsang)
- Pre eklamsia(Wiknjosastro, 2007: 863)3.

3. Komplikasi
- Infeksi puerperalis
- Perdarahan
- Komplikasi lain, seperti luka kandung kencing, embolise paru-paru.
- Kurang kuatnya parut pada
- dinding uterus.(Wiknjosastro, 2007 : 870)
-
4. Ajenis operasi SC (Sarwono, 2005, hal 119)
- Seksio sesarea klasik atau korporal
Dilakukan dengan membuat sayatan memanjang pada korpus uteri kirakira
sepanjang 10 cm.
- Seksio sesarea ismika atau profunda

4|PNC patologi
DAFTAR PUSTAKA

http://id.scribd.com/doc/42007449/Askeb-Nifas-Post-Sc-GRESSTA-E-N
http://wik-anggraini23.blogspot.com/2013/03/askeb-nifas-pos-sc_14.html

5|PNC patologi
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA NY D DENGAN POST SC HARI
PERTAMA DI RUMAH SAKIT WIRABUANA

PALU

No register : 809564

Tanggal pengkajian : 14 08 2013

Jam pengkajian :08 00 wita

I. PENGKAJIAN
A. Identitas
Nama istri : Ny. D
Umur : 26 tahun
Agama : islam
Pend. Terakhir : S1
Suku/bangsa : Jawa/Indonesia
Pekerjaan : Apoteker
Alamat : Aspol Brimob
Nama suami : Tn M
Umur : 26 tahun
Agama : isalam
Pend. Terakhir : SMU
Suku / bangsa : Jawa/Indonesia
Pekerjaan : Kepolisian
Alamat : Aspol Brimob

B. Anamnesa
1. Keluhan pasca persalinana
Ibu mengatakan nyeri pada luka operasi
2. Riwayat persalinan
a. Melahirkan pada hari senin 13 agustus 2013
Jenis kelamin : laki-laki
Berat badan : 3000 gram
Panjang badan :49 cm

6|PNC patologi
Kondisi bayi : baik, sehat
b. Jenis persalinan adalah SC
Penolong : Dokter
Melahirkan : Pertama
Tempat bersalin : RS Wirabuana
c. Plasenta lahir normal dan utuh

C. Pemeriksaan fisik
1. Pemeriksaan umum
KU : sedang
TTV, TD : 110/70 mmHg S : 36,7 0C
N : 78 x/m R : 20 x/m
2. Pemeriksaan khusus
Mata : simetris, tidak anemis/ikterus
Payudara : simetris, tidak ada benjolan
Abdomen
Tfu : 2 jari bawah pusat
Kontraksi : baik, teraba keras
Luka operasi : ada , tertutup verban
Alat genetalia
Varises : tidak ada
Luka : tidak ada
Oedema : tidak ada
Lochea
Warna : merah kehitaman ( rubra )
Bau : khas
Jumlah : 3 x ganti pembalut
Perineum
Luka episiotomi : tidak ada
Jahitan : tidak ada
Robekan : tidak ada
Anus
Varises : tidak ada
Hemoroid : tidak ada

7|PNC patologi
KESIMPULAN
Ny D umur 26 tahun, P1A0 dengan post SC hari ke-1 mengeluh nyeri perut karena luka
operasi, KU sedang, TD: 110/70 mmHg, S: 36,7 0N, : 78 x/m, R: 20 x/m, TFU : 2 jrbpst, luka
operasi ada, tertutup verban, lochea rubra infus dan kateter terpasang baik.

II. INTERPRETASI DATA


no Diagnosa / masalah Data dasar
1 P1A0 post SC hari ke 1 DS :
1. Ibu mengatakan melahirkan anak pertama.
2. Ibu mengatakan operasi SC tanggal 13
Agustus 2013
DO :
Ada bekas operasi diperut bagian bawah
tertutup verban.lochea rubra, kontraksi uterus
baik, TFU : 2 jrbpst
TD : 110/70 mmHg
S : 36,7 0C
N : 78 x/m
R : 20 x/m
Infus dan kateter terpasang baik
2 Gangguan rasa nyeri DS :
berhubungan denga jahitan 1. Ibu mengeluh nyeri pada luka bekas
bekas operasi. operasi
DO :
KU : sedang
Wajah : meringis
TD : 110/70 mmHg
S : 36,7 0C
N : 78 x/m
R : 20 x/m
Aktifitas masih dibantu di tempat tidur
Luka tertutup verban

8|PNC patologi
III. MASALAH POTENSIAL
Tidak ada
IV. TINDAKAN SEGERA
Tidak ada
V. PERENCANAAN
TUJUAN RENCANA RASIONAL
Masa nifas a. Obs KU Dengan Obs KU ibu bisa cepat
berlangsung mengetahui sejauh mana
dengan baik perkembangan keehatannya.
denga kriteria : b. Obs TTV Dengan Obs TTV kita dapat
KU baik / mengetahui kesehatan umum
normal, proses ibu
infolusio c. Obs TFU Untuk mengetahui apakah
berlangsung TFU sesuai dengan infolusio
normal uterus
d. Obs adanya perdarahan, Untuk mengetahui jumlah
lochea perdarahan yang terjadi
e. Anjurkan ibu untuk Untuk mencegah kekakuan
mobilisasi otot dan sendi
f. Anjurkan ibu untuk Untuk mengembalikan tenaga
istirahat yang cukup ibu yang hilang
g. Anjurkan ibu untuk Jika bayi di susui dapat
menyusui bayinya
membantu involusio uterus
h. Beri HE tentang personal
Dengan personal hygiene
hygiene, perawatan bayi,
dapat memberi rasa nyaman
breast care dan ASI
dan mnencegah infeksi
i. Kolaborasi dengan dokter
Untuk penyembuhan luka dan
untuk pemberian therapu
pemulihan kesehatan
pengobatan

9|PNC patologi
VI. PELAKSANAAN

HARI & TANGGAL TINDAKAN / KEGIATAN


SELASA, 14 Post SC hari ke 1
AGUSTUS 2013 a. Mengobservasi KU dan TTV
KU : sedang
TD : 110/70 mmHg
S : 36,7 0C
N : 78 x/m
R : 20 x/m
b. Mengobservasi TFU
TFU : 2 jrbpst
Kontraksi uterus baik
c. Mengobservasi adanya perdarahan
Perdarahan mulai berkurang
d. Mengobservasi lochea
Lochea rubra
e. Menganjurkan ibu untuk mobilisasi
Ibu miring kiri atau kanan
f. Menganjurkan ibu untuk istirahat
Siang 2-3 jam
Malam 6-7 jam
g. Menganjurkan ibu untuk menyusui bayinya
Bayinya sudah menyusu pada ibunya
h. Memberikan HE tentang personal hygienesetiap pagi ibu di
lap dan mengganti pembalut saat terasa sudah tidak nyaman
i. Berkolaborasi dengan dokter, instruksi :
Ceftriaxone 1 gr/12jam/iv
Mitrinidazole 1 btl/12 jam/iv
Gentamisin 1 amp/12 jam/iv
Ranitidin 1mp/12 jam/iv
Ketorolac 1 amp / 8 jam / IV

10 | P N C p a t o l o g i
VII. EVALUASI
Tanggal 14 Agustus 2013
P1A0 dengan post SC hari ke 1
DS :
1. Ibu mengatakan ASI keluar sedikit
2. Ibu mengatakan masih dibantu untuk melakukan aktifitas
3. Ibu mengatakan nyeri pada luka operasi
DO :
KU : sedang
TD : 110/70 mmHg
S : 36,7 0C
N : 78 x/m
R : 20 x/m
Pengeluaran lochea rubra
Luka operasi tertutup verbam
Ibu sudah mulai miring kiri/kanan

11 | P N C p a t o l o g i
CATATAN PERKEMBANGAN

Kamis, 15 Agustus 2013

S:

Ibu mengatakan masih nyeri pada luka bekas operasi


Ibu mengatakan ASI keluar lancar
Ibu mengatakan sudah mulai melakukan aktifitas sendiri

KU : sedang
TFU : 2 jrbpst
TD : 110/70 mmHg
S : 36,7 0C
N : 78 x/m
R : 20 x/m
Infus dan kateter masih terpasang baik

P1A0 post SC hari ke - 2

Memberikan HE tntang posisi dan pemberian ASI


Memberikan HE tntang perawatan tali pusat
Memberikan HE tntang gizi pada ibu nifas
Memberikan HE tntang personal hygiene
Kolaborasi dengan dokter untuk melanjutkan therapy :
Ceftriaxone 1 gr/12jam/iv
Mitrinidazole 1 btl/12 jam/iv
1 amp/12 jam/iv
Ranitidin 1mp/12 jam/iv
Ketorolac 1 amp / 8 jam / IV

12 | P N C p a t o l o g i