Anda di halaman 1dari 7

Hibatullah Imanuna

1503410018
D-IV Gizi Tk.2

PAGT/NCP

NAMA : Tn.BB JENIS KELAMIN :PRIA


UMUR : 22 thn

Assesment
Data Dasar Identifikasi Diagnosis Gizi Rencana Intervensi Monitoring dan Evaluasi
Masalah
Client History
Pria
Usia 47 thn
Pegawai lapangan
perkebunan

FH-7.3.1 Aktvitas NB- 2.1 Tingkat aktivitas NE 1.6 Edukasi menganai pola FH-7.3.1 Pemantauan
fisik rendah perilaku yang rendah berkaitan hidup sehat (aktivitas fisik) perubahan perilaku pasien
dengan ketiadaan prioritas (aktvitas fisik)
untuk beraktivitas fisik ditandai
dengan pasien yang kurang suka
berolah raga
Keluhan Utama
sering diare
Sakit di perut saat buang air
besar
Feses terdapat lender dan
darah
ANTOPOMETRI DATA (AD)
BB : 46 Kg
TB : 158 cm
IMT :
BIOKIMIA NC-2.2 Perubahan nilai lab RC-1.3 Kolaborasi/ rujukan ke BD 1.4.3 Memantau nilai
Hb : 8 g/dl berkaitan dengan adanya provider lain laboratorium SGOT (AST)
Gangguan fungsi hati ditandai BD 1.4.2 Memantau nilai
dengan SGOT tinggi 104 U/L , laboratorium SGPT (ALT)
SGPT tinggi 55 U/L

BD-1.10.1 Hb NI-5.10.1 Kekurangan intake ND 1.3 Pemberian kelompok BD-1.10.1 Memantau nilai
rendah mineral (Fe) berkaitan dengan makanan atau zat gizi khusus laboratorium Hb
kurangnya konsumsi sayuran
ditandai dengan Hb yang
rendah (12,8 gr%)
FISIK/KLINIS PD -1.1.9 Tanda- ND 2.2.3 Pemberian cairan PD -1.1.9 memonitor tanda-
Suhu tubuh :39C tanda vital (suhu NI-3.1 Kekurangan intake cairan intravena tanda vital (suhu )
meningkat) yang berkaitan dengan adanya
demam ditandai dengan suhu
tubuh yang meningkat (37,5C-
38C)
Abdomen distended PD -1.1.5 Sistem NC-1.4 Perubahan fungsi RC-1.3 Kolaborasi/ rujukan ke PD -1.1.5 Memonitor
pencernaan gastroinstestinal berkaitan provider lain abdomen distended pada
terganggu dengan perubahan fungsi hati pasien
ditandai dengan abdomen
distended (sakit perut)

DIETARY HISTORY
(Riwayat makan dahulu)
Sering Tidak nafsu
makan
Tidak mau
mneghabiskan
makanan FH1.2.1.2 NB 1.2 Sikap yag salah mengenai E. 1.6 Edukasi mengenai pola FH1.2.1.2 Pemantauan
Konsumsi Jenis makanan berkaitan dengan hidup sehat (zat gizi seimbang pengetauan asupan
makanan sayuran kebiasaan makan yang tidak terumtama sayuran) makanan pasien pada jenis
yang kurang memenuh zat gizi tertentu makanan sayuran
ditandai dengan ketidaksukaan
) makan sayuran apalagi yang
tidak berkuah

FH 2.1 Asupan NI-2.1 Kekurangan intake ND-1.2 Modifikasi makanan FH 2.1 Memonitor asupan
makanan dan zat makanan dan minuman oral sesuai kondisi pasien makanan dan zat gizi
gizi rendah berkaitan dengan nafsu makan
yang turun ditandai dengan
hasil recal dalam deficit renda

A. Rencana Intervensi

1. Tujuan Diet :
Meningkatkan kadar Hb dengan pemberian sumber makanan tinggi Fe
Peningkatan pemberian cairan sesuai dengan kebutuhan
Meningkatkan asupan makanan pasien dengan porsi makan kecil sering dan menarik

2. Prinsip Diet
Diet Hati III ,
Energi tinggi : 1935 Kkal
Protein tinggi: 77,6 g
Lemak rendah : 43 g
Karbohidrat tinggi : 309,4 g
Cairan tinggi

3. Syarat Diet
Energi tinggi untuk memperoleh pemecahan protein, diberikan bertahap sesuai kemampuan pasien, yaitu sebesar 1935 Kkal
Protein 1,25 g/kg BB yaitu 77,6 g
Lemak rendah, yaitu 20% dari kebutuhan energi total karena ada mual dan muntah yaitu 43 g
Tinggi karbohidrat, untuk mempertahankan berat badan dan menaikkan berat badan (KH kompleks) yaitu 309 g
Cairan diberikan lebih dari biasa.
Mudah dicerna dan tidak merangsanga saluran cerna.
Bentuk makanan lunak bila ada keluhan mual dan muntah.
Bahan makanan yang mengandung gas dihindari

4. Perhitungan Kebutuhan Energi dan Zat Gizi


BBI = 90 % x (TB-100)
= 90% x (169-100) Protein = 1,25 g/kg BB
= 0,9 x 69 = 1,25 x 62,1
=62, 1 kg = 77,6 g
= 310,4 Kkal
BEE = 66 + (13,7x BB) + (5 x TB) (6,8xU)
= 66 + (13,7 x 62,1) + (5x169) (6,8 x 22) Lemak = 20% x TEE
= 66 + 850,77 + 845 149.6 = 20 % x 1935
= 1612,17 =387 Kkal : 9
= 43 g
TEE = BEE x AF x FS
= 1612,17 x 1 x 1.2 Karbohidrat = TEE- (L+P)
= 1935 Kkal = 1935 ( 310,4 + 387)
= 1237.6 Kkal : 4
=309,4 g
Snack = 20% x TEE
= 20% x 1935
=387 : 2 = 193.5 KKal

Intervensi Edukasi / Konseling

a) Topik : Makanan yg bergizi dan sesuai dengan penderita hepatitis.


b) Tujuan : Memberi penjelasan mengenai hepatitis, kecukupan giz dan tahapan diet yg dilaksanakan
c) Sasaran : Tn. BB dan keluarga
d) Waktu : 30 menit.
e) Alat peraga : Food model dan Leafleat.
f) Metode : Ceramah, diskusi, dan Tanya jawab.
g) Materi :
Penyakit Hati (Hepatitis)
Makanan dan diet yang dianjurkan dan dihindari untuk melangsungkan terapi diet yg diperlukan.
Kebutuhan zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan.
Pengetahuan tentang pola makan yang seimbang dan aktifitas fisik
Susunan Menu

Makan Pagi Snack Pagi Makan Siang Snack Sore Makan Malam
Nasi Tim Puding Maizena fla susu Nasi Tim Bubur kacang ijo Nasi tim
Telur Ceplok Air Biskuit Ayam Panggang Gadon daging
Setup Wortel Buncis Tumis Tahu Sup sayuran
Buah Apel Sayur bening Buah
Susu Skim Jus Jeruk
Pertanyaan

1. Faktor-faktor apa saja yang mendukung terjadinya penyakit pada kasus ?


Tertular penyakit hepatitis dari salah satu anggota keluarga yang baru pulang dari RS karena hepatitis
Sering terlambat makan, konsumsi kurang seimbang terutama sayuran dapat mengakibatkan daya tahan tubuh menurun dan
mudah terserah infeksi (salah satunya hepatitis)
2. Permasalahan gizi apa yang dialami kasus ?
Domain klinis :
NC-2.2 Perubahan nilai lab berkaitan dengan adanya Gangguan fungsi hati ditandai dengan SGOPT tinggi 104 U/L , SGPT tinggi 55 U/L,
dan Alkakinfisfatase tinggi 146 U/mL

Domain intake :
NI-2.1 Kekurangan intake makanan dan minuman oral berkaitan dengan nafsu makan yang turun ditandai dengan hasil recal dalam deficit
renda

Domain Perilaku :
NB- 2.1 Tingkat aktivitas perilaku yang rendah berkaitan dengan ketiadaan prioritas untuk beraktivitas fisik ditandai dengan pasien yang
kurang suka berolah raga

3. Bagaimana prinsip pemberian makanannya ?


a) Energi diberikan tinggi untuk mencegah pemecahan protein yaitu 40-45 kkal/kg BB.
b) Protein diberikan 15% dari total energi
c) Lemak diberikan 20% dari total energi
d) Karbohidrat diberikan sisa dari total lemak dan protein
4. Sebutkan bahan makanan yang sebaiknya dikonsumsi kasus ?
Sumber energy : Beras, kentang, roti,
Protein hewan : telur, daging, ikan,
Protein nabati : kacang-kacangan rendah lemak yaitu kacang almond, kacang hijau, kacang kedelai, tempe , tahu, biji bungan
matahari,
Sayuran dan buah-buahan yang tidak menimbulkan gas.
Makanan yang mengandung hidrat arang tinggi dan mudah dicerna seperti gula-gula, sari buah, selai, sirup, manisan, dan madu.
Sumber lemak MCT (asam lemak rantai sedang) seperti minyak kelapa dan minyak kelapa sawit