Anda di halaman 1dari 29

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Persaingan bisnis yang makin ketat, dan semakin singkatnya siklus


hidup produk dan jasa yang ditawarkan, serta semakin tingginya tuntutan
konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan, maka perusahaan
berusaha mencapai terobosan baru untuk mengantisipasi perubahaan.
Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi kini hampir semua
aktivitas organisasi telah menggunakan aplikasi dan otomatisasi teknologi
informasi dan cenderung mengarah pada upaya menggantikan sebagian
aktivitas manajemen operasional dan manajemen tingkat menengah alat
bantu seperti E-mail, Voice mail , Internet, Video Conferecing, Electronik,
Telephone Celluler, dan berbagai teknologi informasi lainnya kini semakin
banyak digunakan.
Ada beberapa barang yang cocok dijual secara elektronik seperti
barang elektronik kecil, musik, piranti lunak, fotografi, dll.Barang yang
tidak cocok seperti barang yang memiliki rasio harga dan berat yang
rendah, barang-barang yang perlu dibaui, dipegang, dicicip, dan lain-
lain.Perusahaan yang terkenal dalam bidang ini antara
lain: eBay,Amazon.com, dan PayPal.
Proses pengambilan keputusan yang sebelumnya membutuhkan
analisis yang cukup rumit, kini mulai cenderung bisa diatasi dengan
penerapan teknologi informasi berbasis komputer. Fasilitas-fasilitas seperti
E-mail, Vidio Conferencing, Audio conferencing, atau Electronik Meeting
System semakin mempermudah proses komunikasi antar organisasi
perusahaan yang tersebar secara lokal maupun internasional. Organisasi
harus sensitif terhadap pengaruh perkembangan teknologi yang mencakup
informasi peralatan teknik, dan proses dalam mengubah input menjadi
output (Robbin&bernwell, 1989) disamping itu manajemen dituntut
memahami dengan baik sistem dan teknologi informasi .Makalah ini
memberikan gambaran tentang berbagai penerapan teknologi informasi

1
pada organisasi perusahaan dan kemungkinan-kemungkinan timbulnya
peluang dan tantangan bagi organisasi.
Perdagangan elektronik (electronic commerce, e-commerce) adalah
penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaranbarang dan jasa melalui
sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan
komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik,
pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan
sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai
aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan
transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply
chain management), pemasaran elektronik (e-marketing), atau pemasaran
online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction
processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI),
dan lain-lain.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-
business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga
pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan
dan lain-lain. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga
memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat
elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti
halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud perdagangan elektronik ( E-Commerce) ?
2. Apa pentingnya E-Commerce?
3. Bagaimana proses pembayaran E-Commerce ?
4. Bagaimana tren dalam E-commerce?
5. Bagaimana sistem B2C dan B2B E-Commerce ?
6. Bagaimana Clicks and Bricks E-Commerce ?

2
C. Metode Penulisan
Adapun metode penulisan yang penulis gunakan adalah metode
studi pustaka. Metode ini digunakan dengan mengumpulkan bahan-bahan,
materi-materi, data-data, dan informasi-informasi yang diperoleh dari
buku-buku dan sumber pustaka lainnya.

D. Tujuan Penulisan
1. Agar pembaca memahami konsep E-Commerce
2. Agar pembaca mengetahui pentingnya E-Commerce
3. Agar pembaca mengetahui proses pembayaran dalam E-Commerce
4. Agar pembaca mengetahui tren yang terjadi pada E-Commerce
5. Agar pembaca memahami sistem B2C dan B2B dalam E-Commerce
6. Agar pembaca memhami Clicks and Bricks dalam E-Commerce

3
BAB II

PEMBAHASAN

A. PENGENALAN E-COMMERCE

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat


pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di
suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan
elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 miliar pada 2003.
Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan
ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikatdiramalkan akan
mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Istilah "perdagangan elektronik" telah berubah sejalan dengan waktu.
Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial,
seperti penggunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan
pembelian atau invoice secara elektronik.
Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunyai
istilah yang lebih tepat "perdagangan web" pembelian barang dan jasa
melalui World Wide Web melalui server aman (HTTPS),protokol server
khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting
pelanggan.
Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak
jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor
ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman
seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan.Antara 1998
dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web
perdagangan ini.
E-commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dan dapat
diaplikasikan hampir disetiap jenis hubungan bisnis. E-commerce
mengizinkan produsen untuk menjual produk-produk dan jasa secara online.

4
Calon pelanggan atau konsumen dapat menemukan website produsen,
membaca dan melihat produk-produk, memesan dan membayar produk-
produk secara online.

Pada website whatis.com terdapat pengertian e-commerce yaitu


berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui
internet khususnya World Wide Web.

Menurut Robert E. Johnso III, e-commerce merupakan suatu tindakan


melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet
sebagai media komunikasi yang paling utama.

Menurut Gary Coulter dan John Buddiemeir (e-commerce outline) , e-


commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, pemesanan produk
yang semuanya dikerjakan melalui internet. Beberapa perusahan memilih
untuk menggunakan kegiatan bisnis ini sebagai tambahan metode bisnis
tradisional, sementara yang lainnya menggunakan internet secara ekslusif
untuk mendapatkan para pelangan yang bepotensi.

Jadi jika diartikan secara luas, yaitu bahwa e-commerce dapat


memfasilitasi operasi internal maupun eksternal perusahaan. Dengan
pandangan ini, istilah bisnis elektronik dan pedagangan elektronik adalah
sama. Dalam definisi luas, akan menggunakan akses jaringan, sistem berbasis
komputer, dan antar muka sebuah browser WEB akan memenuhi persyaratan
sebagai perdagangan elektronik.
E-commerce merujuk pada semua bentuk transaksi komersial yang
menyangkut organisasi dan individu yang didasarkan pada pemrosesan dan
transmisi data yang didigitalisasikan, termasuk teks, suara dan
gambar.Perdagangan melalui jaringan elektronik sebagai penggunaan
komputer untuk memudahkan semua operasi perusahaan. Banyak operasi itu
bersifat internal ; dilakukan dalam perusahaan oleh bidang fungsional
keuangan, manufaktur, pemasaran, SDM dan jasa informasi. Beberapa operasi
lain mencakup hubungan perusahaan dengan kedelapan elemen lingkungan.

5
B. LINGKUP E-COMMERCE

Berdasarkan ruang lingkupnya, merupakan bagian dari elektronik business


seperti digambarkan pada gambar berikut :

1. Electronik Business
Merupakan lingkup aktivitas perdagangan secara elektronik dalam arti luas
serta terpenting dan terbesar dari e-business adalah ecommerce, dimana
berbagai aktivitas transaksi jual beli dilakukan melalui medium internet.
Karena sangat lebarnya spektrum proses dari transaksi jual beli yang ada,
sangat sulit menentukan ruang lingkup atau batasan dari domain e-commerce.
Salah satu cara yang dapat dipergunakan untuk dapat mengerti batasan-
batasan dari sebuah e-commerce adalah dengan mencoba mengkaji dan
melihat fenomena bisnis tersebut dari berbagai dimensi, yaitu :
Teknologi
Kontributor terbesar yang memungkinkan terjadinya e-commerce adalah
teknologi informasi, dalam hal ini perkembangan pesat teknologi
komputer dan telekomunikasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa arena jual
beli di dunia maya terbentuk karena terhubungnya berjuta-juta komputer
ke dalam sebuah jaringan raksasa (internet).

6
Marketing dan New Consumer Processes
Dari segi pemasaran, e-commerce sering dilihat sebagai sebuah kanal atau
cara baru untuk berhubungan dengan pelanggan. Melalui e-commerce
jangkauan sebuah perusahaan menjadi semakin luas karena yang
bersangkutan dapat memasarkan produk dan jasanya ke seluruh dunia
tanpa memperhatikan batasan-batasan geografis.
Electronic Linkage
Dengan adanya e-commerce, maka dua buah divisi dapat bekerja sama
secara efisien melalui pertukaran data elektronis; demikian juga antara dua
buah kelompok berbeda seperti misalnya antara kantor pemerintah dengan
masyarakatnya; atau mungkin antara pelanggan dengan perusahaan-
perusahaan tertentu.
Information Value Adding
Di dalam e-commerce, bahan baku yang paling penting adalah informasi.
Sehubungan dengan hal ini, proses pertambahan nilai (value adding
processes) menjadi kunci terselenggaranya sebuah mekanisme e-
commerce.
Market-Making
E-commerce dikatakan sebagai market-making karena keberadaannya
secara langsung telah membentuk sebuah pasar perdagangan tersendiri
yang mempertemukan berjuta-juta penjual dan pembeli di sebuah pasar
digital maya (e-market). Di pasar maya ini terjadi perdagangan secara
terbuka dan bebas, karena masing-masing penjual dan pembeli dapat
bertemu secara efisien tanpa perantara.
Service Infrastructure
Konsep e-commerce ternyata tidak hanya membuahkan mekanisme
transaksi jual beli semata, namun ternyata banyak sekali jasa-jasa baru
yang diperlukan sebagai sarana pendukung aktivitas jual beli produk
tersebut.

7
2. Elektronik Commerce
Merupakan lingkup perdagangan yang dilakukan secara elektronik dimana
didalamnya termasuk :
- perdagangan via internet (internet commerce)
- perdagangan dengan fasilitas web internet (web e-commerce)
- perdagangan dengan system pertukaran data trstruktur secara
elektronik (Elektronik Data Interchange/EDI)
Elektronic Data Interchange (EDI) adalah transmisi data dalam bentuk
yang terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari komputer ke
komputer diantara beberapa perusahaan.Elektronic Data Interchange
(EDI) biasanya digunakan antara pemasok dan produsen.Namun sistem ini
tidak memiliki fleksibilitas yang cukup memadai untuk memenuhi
tuntutan pasar yang muncul sekarang ini.Di internet, order produk saat ini
sudah dapat dilakukan dengan hanya melihat katalog produk, dan
kemudian memasukkannya ke dalam keranjang belanja elektronik dengan
menekan tombol mouse untuk menyelesaikan prosedur pembelian setelah
mengisi form order.

C. PENTINGNYA E-COMMERCE

Orang yang ingin membeli barang atau transaksi lewat internet


hanya
membutuhkan akses internet dan interface-nya menggunakan web
browser
Menjadikan portal e-commerce / e-shop tidak sekedar portal
belanja, tapi menjadi tempat berkumpulnya komunitas dengan
membangun basis komunitas, membangun konsep pasar bukan
sekedar tempat jual beli dan
sebagai pusat informasi(release,product review, konsultasi, etc)
Pengelolaan yang berorientasi pada pelayanan, kombinasi konsepsi

8
pelayanan konvensional dan virtual : Responsif (respon yang cepat
dan ramah), Dinamis,Informatif dan komunikatif
Informasi yang up to date, komunikasi multi-arah yang dinamis
Model pembayaran : kartu kredit atau transfer

Dari segi pengelompokkan manfaat dari pentingnya E-Commerce, dapat


dilihat dari :
Keuntungan bagi perusahaan
-. Perluasan jaringan mitra bisnis. Pada perdagangan tradisional, sangatlah
sulit suatu perusahaan, menemukan letak geografis mitra bisnisnya yang
berada di negara lain ataupun benua lain.
-. Efisien. Terbilang sangat efisien, karena setiap perusahaan tidak
memerlukan peralatan untuk menjalankan bisnis ini, dan hanya butuh
internet semata. Dan menurunkan segala tingkat biaya operasional, agar
terkesan tidak mahal. Karena dijalankan melalui jalur online.
-. Perluasan pasar. Jangkauan akan semakin sangat luas, karena tidak
dibatasi oleh letak geografis dimanapun perusahaan itu berada.
-. Memperpendek Jarak. Perusahaan-perusahaan dapat lebih mendekatkan
diri dengan konsumen. Dengan hanya mengklik link-link yang ada pada
situs-situs. Konsumen dapat menuju ke perusahaan dimana pun saat
mereka berada.

Keuntungan Bagi Konsumen


-. Efektif. Konsumen dapat memperoleh informasi tentang produk atau jasa
yang dibutuhkan dan bertransaksi dengan cara cepat dan murah.

-. Aman secara fisik. Konsumen tidak perlu mendatangi toko tempat


perusahaan menjajakan barangnya dan ini memungkinkan konsumen dapat
bertransaksi dengan aman sebab didaerah-daerah tertentu mungkin sangat
berbahaya jika berkendaraan dan membawa uang tunai dalam jumlah yang
sangat besar.

9
-. Fleksibel. Konsumen dapat melakukan transaksi dari berbagai lokasi,
baik dari rumah, kantor, warnet atau tempat lainnya.

Keuntungan Bagi Masyarakat Umum

-. Mengurangi Polusi dan Pencemaran Lingkungan


Dengan adanya e-commerce yang dapat dilakukan dimana saja,
customer tidak perlu melakukan perjalanan ke toko-toko, dimana hal ini
pada gilirannya akan mengurangi jumlah kendaraan yang ada dijalanan.
Berkurangnya kendaraan dijalanan berarti menghemat bahan bakar (BBM)
dan mengurangi tingkat polusi udara yang diakibatkan kendaraan bermotor
yang dapat mencemari lingkungan.
-. Membuka Peluang Kerja Baru
Era e-commerce akan membuka peluang-peluang kerja baru bagi
mereka yang tidak buta teknologi. Muncul pekerjaan baru seperti
pemrogram komputer, perancangan web, ahli dibidang basis data, analisis
sistem, ahli dibidang jaringan komputer, dan sebagainya.
-. Menguntungkan Dunia Akademis
Berubahnya pola hidup masyarakat dengan hadirnya e-commerce,
kalangan akademisi akan semakin diperkaya dengan kajian-kajian
psikologis, antropologis, sosial-budaya, dan sebagiannya yang berkaitan
dengan cara dan pola hidup yang berkaitan dengan dunia maya. Selain itu
dampak langsung dari hadirnya internet secara langsung akan menantang
kiprah ilmuwan dibidang teknik komputer, teknik telekomunikasi,
elektronika, pengembangan perangkat lunak, dan sebagainya.

10
D. PROSES PEMBAYARAN E-COMMERCE

Mekanisme transaksi elektronik dengan e-commerce dimulai dengan


adanya penawaran suatu produk tertentu oleh penjual (misalnya bertempat
kedudukan di USA) di suatu website melalui server yang berada di Indonesia
(misalnya detik.com). Apabila konsumen Indonesia melakukan pembelian,
maka konsumen tersebut akan mengisi order mail yang telah disediakan oleh
pihak penjual.
Adapun cara transaksi pada e-commerce, permintaan pelanggan dikirim ke
pedagang, kemudian setelah diterima oleh pedagang dan diverifikasi oleh
pedagang, kemudian pelanggan yang melakukan pembayaran yang kemudian
akan masuk ke server pembayaran. Pembayaran dapat dilakukan melalui kartu
kredit, smart cards, rekening bank, dan sebagainya. Tapi disini alat
pembayaran yang lebih aman dengan menggunakan Paypal.
PayPal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors)
menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman.
Pengguna internet dapat membeli barang di ebay, lisensi software original,
keanggotaan situs, urusan bisnis, mengirim dan menerima donasi/sumbangan,
mengirim uang ke pengguna PayPal lain di seluruh dunia dan banyak fungsi
lainnya dengan mudah dan otomatis menggunakan internet,
PayPal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti
Cek atau Money order yang prosesnya dapat memakan waktu PayPal seperti
rekening bank, pertama anda membuat account, lalu mengisi account tersebut
dengan dana dari kartu kredit atau transferan dana dari account paypal orang
lain ke balance paypal anda, dan anda sudah dapat menggunakan account
PayPal untuk bertransaksi.
Berikut adalah kartu kredit di Indonesia yang sudah dicoba dan diterima
oleh Paypal: HSBC Visa, BNI Visa, Mandiri Visa, Citibank Mastercard, BCA
Mastercard, BRI Mastercard.

11
Tahapan-tahapan dalam transaksi elektronik melalui e-
commerce dapat diurutkan sebagai berikut :
1. E-customer dan e-merchant bertemu dalam dunia maya melalui server
yang disewa dari Internet Server Provider (ISP) oleh e-merchant.
2. Transaksi melalui e-commerce disertai term of use dan sales term
condition atau
klausula standar, yang pada umumnya e-merchant telah meletakkan
klausula kesepakatan pada website-nya, sedangkan e-customer jika
berminat tinggal memilih tombol accept atau menerima.
3. Penerimaan e-customer melalui mekanisme klik tersebut sebagai
perwujudan dari kesepakatan yang tentunya mengikat pihak e-
merchant.
4. Pada saat kedua belah pihak mencapai kesepakatan, kemudian diikuti
dengan proses pembayaran, yang melibatkan dua bank perantara
dari masing-masing pihak yaitu acquiring merchant bank dan issuing
customer bank.Prosedurnya e customer memerintahkan
kepada issuing customer bank untuk dan atas
nama ecustomer melakukan sejumlah pembayaran atas harga barang
kepada acquiring merchant bank yang ditujukan kepada e-merchant.
5. Setelah proses pembayaran selesai kemudian diikuti dengan proses
pemenuhan prestasi oleh pihak e-merchant berupa pengiriman barang
sesuai dengan kesepakatan mengenai saat penyerahan dan
spesifikasi barang.

12
E. TREN APLIKASI E-COMMERCE

E-commerce mengubah cara bagaimana perusahaan melakukan bisnis


secara internal dan eksternal dengan para pelanggan, pemasok dan mitra
dagang lainnya. Aplikasi e-commerce di banyak perusahaan telah melalui
beberapa tahap utama sejalan dengan makin matangnya e-commerce di dunia
bisnis. Contohnya, e-commerce antara perusahaan dengan pelanggan (B2C)
berpindah dari hanya menawarkan informasi multimedia atas perusahaan di
situs web perusahaan (brochureware), menjadi penawaran produk dan jasa di
situs pajangan web melalui katalog elektronik dan transaksi penjualan online.
E-commerce B2B di pihak lain dimulai dengan dukungan situs web untuk
membantu para pelanggan dari bidang usaha untuk melayani dirinya sendiri
dan kemudia berpisah menuju sistem pengadaan barang internet dan ekstranet.
Aplikasi e-commerce yang berfokus pada pelanggan memiliki tujuan
penting yang sama: menarik calon pembeli, melakukan transaksi atas barang
dan jasa, serta membangun loyalitas pelanggan melalui pelayanan yang baik
untuk setiap individu dan terlibat dengan berbagai fitur komunitas.
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
E-mail dan Messaging
Content Management Systems
Dokumen, spreadsheet, database
Akunting dan sistem keuangan
Informasi pengiriman dan pemesanan
Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
Sistem pembayaran domestik dan internasional
Newsgroup
On-line Shopping
Conferencing
Online Banking/internet Banking
Product Digital/Non Digital
Online SEO

13
F. BUSSINESS-TO-CONSUMER E-COMMERCE

Kelompok ini disebut juga transaksi pasar. B2C melibatkan interaksi dan
transaksi antara sebuah perusahaan penjual dan para konsumen. Pada transaksi
pasar, konsumen mempelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi
elektronik, membelinya dengan elektronik cash dan system secure payment,
kemudian minta agar barang dikirimkan.
Perdagangan melalui jaringan elektronik yang berkenaan dengan transaksi
antara sebuah perusahaan dengan pemakai akhir dari produk. Strategi
Business to Customer (B2C) melalui Jaringan Elektronik :
- Produk Digital, Produk dan jasa tertentu dapat dikirim kepada konsumen
langsung melalui internet. Contoh produk digital seperti lagu, film,
perangkat lunak. Produk dan jasa dapat langsung dikonsumsi setelah
didownload.
- Produk Fisik, Produk dan jasa tertentu yang tidak dapat langsung
dikonsumsi melalui internet, tetapi harus dikirimkan kepada konsumen.
Order penjualan dan pembayaran dapat diterima melaui internet, setelah
itu dilakukan pengiriman kepada pembeli.
- Virtual kontra Penjualan Hybrid, Penjual Virtual adalah penjualan yang
dilakukan oleh perusahaan yang tidak memiliki toko secara fisik. Penjual
Hybrid adalah penjualan yang dilakukan perusahaan yang memiliki toko
secara fisik dan juga memiki halaman Web untuk melakukan penjualan.

Berikut merupakan karakteristik dari Business to Consumer :


Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh
orang banyak.
Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo &
Aang Arif. W; Mengenal E-Commerce , hal 4-5)

14
Contohnya, banyak perusahaan menawarkan situs web e-commerce yang
menyediakan pajangan virtual dan katalog multimedia, pemrosesan pesanan
interaktif, sistem pembayaran yang aman, dan dukungan pelanggan.

G. KEBUTUHAN WEB STORE

Web store adalah website e-commerce atau website yang digunakan untuk
berjualan barang / jasa secara online, dengan menyediakan fitur standart e-
commerce, seperti shoping chart.

Kebutuhan Web Store dinilai berdasarkan beberapa faktor berikut ini:

1. Petunjuk dan informasi pasar, yaitu sebagai alat bantu yang bermanfaat
bagi pengunjung. Misalnya informasi tentang indeks saham, berita terbaru,
kalkulator serta alat bantu pengambilan keputusan.
2. Harga yaitu harga produk jual.
3. Pelayanan konsumen, yaitu tingkat pemberian tanggapan dan kualitas
email serta pelayanan pusat informasi konsumen.
4. Fasilitas dan isi web, yaitu ketersediaan pengecekan barang dengan hanya
satu klik, hadiah, keterangan produk, serta tanggapan dari para konsumen.

Selain itu ada beberapa persyaratan bagi perusahaan yang akan membuka
web store. Persyaratan web store ini harus diimplementasikan oleh perusahaan
atau layanan hosting situs web mereka, agar dapat mengembangkan bisnis e-
commerce yang berhasil.
Mengembangkan Web Store
Bangun Pasar
Alat desain situs Iklan halaman web
web Promosi lewat e-mail
Template desain Pertukaran iklan web
situs dengan situs afiliasi
Layanan desain Pendaftaran mesin

15
khusus pencari
Hosting situs web
Melayani Pelanggan Anda
Layanan Transaksi Dukungan
Halaman web Proses pemesanan Bantuan online
yang yang fleksibel situs web
dipersonalisasikan Pemrosesan kartu E-mail layanan
Katalog kredit pelanggan
multimedia Pengiriman dan Kelompok diskusi
dinamis perhitungan pajak dan ruang bincang
Mesin pencari Pemberitahuan Hubungan ke
katalog pesanan lewat e-mail berbagai situs
Kereta belanja terkait
terintegrasi
Mengelola Web Store
Pengelolaan Operasi Perlindungan
Statistik Hosting situs 24x7 Perlindungan
pemakaian situs Dukungan teknologi password pemakai
web online Pemrosesan pesaan
Laporan Kapasitas jaringan yang dienkripsi
penjualan dan yang dapat diukur Administrasi situs
persediaan Server dan daya web yang
Manajemen (power) yang lebih dienkripsi
rekening dari cukup Firewall jaringan
pelanggan dan pemonitor
Hubungan ke keamanan
sistem akuntansi

16
H. BUSSINESS-TO-BUSSINES E-COMMERCE

Kelompok ini disebut sebagai transaksi antar perusahaan. Business to


business e-commerce menyertakan penjualan produk atau jasa yang
melibatkan beberapa perusahaan dan dilakukan secara system otomatis.

Umumnya, perusahaan-perusahaan yang terlibat adalah pemasok,


distributor, pabrik, took, dan lain-lain. Keuntungan business to business e-
commerce, jika dikerjakan dengan benar, dapat menghemat biaya,
meningkatkan pendapatan, mempercepat pengiriman, mengurangi biaya
administrasi, dan meningkatkan layanan kepada pelanggan. Berikut ini
merupakan karakteristik dari Business to Business :

Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah
terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan
format data yang telah disepakati bersama.
Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk
mengirimkan data.
Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing
intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
Contohnya banyak perusahaan menawarkan situs web yang aman berisis
katalog e-commerce melalui Internet atau ekstranet untuk para pelanggan dari
perusahaan dan para pemasok.

I. E-COMMERCE MARKET PLACE

E-commerce dalam pasar berfungsi sebagai pangsa pasar global yang tiada
batas dengan tidak adanya kalangan yang dibuat oleh pemerintah. Pemerintah
U.S telah memasukkan Global Framework for Electronic Commerce di
internet,yang menerangkan kerangka pengaturan pasar yang akan mendorong
pertumbuhan ekonomi pertumbuhan ekonomi digital yang menawarkan

17
fleksible, solusi industry yang secara efektif akan mengatasi masalah yang
mungkin timbul.
Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun
yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang
mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan.
Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap
transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum
dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di dalam sistem
marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga yang
menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh
penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah
uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.

J. CLICKS AND BRICKS DI E-COMMERCE


Click and brick adalah suatu strategi yang dilakukan oleh perusahaan
dengan menggunakan internet (clicks) dan toko sebagaimana penjualan
tradisional (bricks), jadi perusahaan memiliki toko virtual atu toko yang
sesungguhnya menjembatani dunia nyata dengan dunia virtual. Perusahaan
yang berbeda akan perlu mengikuti jalur yang sangat berbeda untuk
memutuskan seberapa dekat atau jauhnya integrasi usaha internet mereka
dengan operasi tradisional mereka.
Internet hanyalah saluran lain yanng dipasang ke dalam arsitektur bisnis
Itulah kata CIO Bill Seltzer dari peritel perlengkapan kantor Office
Depot,yang secara penuh mengintegrasikan saluran penjualan e-commerce
mereka, OfficeDepot.com, ke dalam operasi tradisional bisnis mereka. Jadi,
Office Depot adalah contoh bagus mengenai alasan mengapa banyak
perusahaan telah memilih untuk mengintegrasikan strategi clicks and
bricks, tempat bisnis e-commerce mereka mengintegrasikan dalam beberapa
cara, ke dalam operasi bisnis tradisional perusahaan.
Kasus bisnis untuk strategi semacam itu terletak pada:

18
Pemanfaatan kemampuan strategis unik apapun yang ada dalam operasi
bisnis tradisional perusahaan, yang dapat digunakan untuk mendukung
bisnis e-commerce.
Cara mendapatkan beberapa manfaat strategis dari mengintegrasikan e-
commerce ke dalam bisnis tradisional perusahaan; seperti berbagi merek
terkenal dan informasi bisnis penting, serta efisiensi kekuatan pembelian
bersama dan distribusi.

19
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN

E- commerce (electronic comers) adalah pembelian, penjualan, pemasaran


barang dan jasa melalui system elektronik seperti internet, televisi, world wide
web, atau jaringan jaringan computer lainya yang saling terhubung.
Pengembangan aplikasi e-commerce bagi sebuah perusahaan atau lembaga
merupakan proses yang cukup kompleks namun hal ini semakin lama sangat
dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya terutama jika
tujuannya untuk pasar global .
E-Commerce ini penting bagi setiap jenis bisnis, karena hal ini semakin
populer di seluruh dunia . Walaupun pastinya setiap sistem ada kekurangan ,
namun kelebihan atau manfaat dari E-Commerce untuk bisnis juga bisa
diandalkan.
Lalu bagi pelanggan , keberadaan E-Commerce ini sangat membantu dalam
proses transaksi suatu produk atau jasa . Karena dengan E-Commerce , pelanggan
dapat mendapatkan produk dengan harga yang relatif murah, apalagi semakin
bervariasinya aplikasi E-commerce membuat pelanggan semakin mudah
mengakses produk-produk perusahaan yang tersedia di katalog digital .

20
DAFTAR PUSTAKA

Raymond, McLeod, Jr. 2009. Sistem Informasi Manajemen edisi 10. Jakarta:
Salemba Empat.
Nugroho, Adi. 2006. E-Commerce Memahami Perdagangan Modern Dunia
Maya Informatika. Bandung.
http://hermawatievi93.blogspot.com/2014/06/v-behaviorurldefaultvmlo.html

www.enigma.co.id/index.php/product

irfanisetianingrum.blogspot.com/2010/11/sistem-perdagangan-elektronik-
e.html?m=1

narendraestri.blogspot.com/2014/04/korelasi-teknologi-informasi-
dan.html?m=1

20xx. E-Commerse : Definisi, Jenis, Tujuan, Manfaat dan Ancaman


Menggunakan E-Commerce. (Online). http://www.jurnal-
dm.blogspot.com. Diakses tanggal 20 Mei 2015

21
CONTOH KASUS 1

eBAY INC. MENGELOLA KEBERHASILAN DALAM PASAR ONLINE


YANG DINAMIS

Dimulai dari situs perdagangan untuk orang-orang yang membosankan,


baru berhenti dari kerja, para ibu rumah tangga yang terikat di rumah, dan para
pensiunan yang bosan, untuk menjual berbagai barang aneh: barang koleksi dan
sampah loteng. Akan tetapi eBay (www.eBay.com) dengan cepat tumbuh menjadi
pasar yang ramai senilai 30 juta, dengan hukum dan normanya sendiri, seperti
sistem respons tempat pembeli dan penjual memberi peringkat satu sama lain atas
setiap transaksi. Ketika hal tersebut belum cukup, eBay membentuk pasukan
polisinya sendiri untuk mengawasi daftar tersebut melihat adanya penipuan serta
menendang para pelanggar. Perusahaan tersebut bahkan memiliki sesuatu yang
mirip bank: unit pemrosesan pembayaran PayPal memungkinkan pelanggan untuk
melakukan pembayaran elektronik ke para penjual di eBay yang tidak mampu
memiliki kartu kredit untuk pedagang. eBay membuat ekonomi kedua yang
virtual, kata W. Brian Arthur, seorang ahli ekonomi di lembaga riset Santa Fe
Institute. eBay membuka media yang seluruhnya baru untuk jual beli.
Kegiatan yang ramai di eBay menarik berbagai produk dan pemain masuk
ke dalam ekonominya yang menguntungkan, mendorong para penjualnya ke
dalam jantung ritel tradisional, pasar sebesar $2 triliun. Diantara daftar harian
eBay sebanyak 12 juta tersebut terdapat berbagai produk dari perusahaan raksasa
seperti Sears Roebuck, Home Depot, Walt Disney dan bahkan IBM. Lebih dari
seperempat penawaran terdaftar dengan harga tetap. Hasilnya, kata Bernard H.
Tenenbaum direktur utama perusahaan pembeli ritel adalah,Mereka masuk ke
dalam arus utama bisnis ritel.
Jadi apa yang terlebih dahulu dimulai sebagai pasar lelang murni bagi
pelanggan, kini juga menjadi pasar B2C dan bahkan B2B yang penghasilannya
mencatat laba bagi para pemegang saham eBay. Sejalan dengan perluasan

22
ekonomi eBay, CEO eBay, Meg Whitman dan timnya berpendapat bahwa
mengelola situs itu dapat menjadi jauh lebih sulit, terutama karena jutaan pemakai
eBay yang sangat bernafsu dan menuntut suara dalam keputusan. Proses ini jelas
sekali ada dalam lembaga yang paling ramai di eBay: Program Suara Pelanggan
(Voice of the Customer). Setiap beberapa bulan, para eksekutif eBay bertemu
dengan lusinan penjual dan pembeli, terutama Penjual terbaik tingkat tingginya,
untuk mengajukan beberapa pertanyaan bagaimana mereka bekerja dan hal lain
apa yang harus dilakukan eBay. Paling tidak dua kali dalam seminggu,
perusahaan itu mengadakan telekonferensi sejam untuk menyatukan para
pelanggan dalam hampir setiap fitur atau kebijakan baru, tidak peduli sekecil
apapun.
Hasilnya adalah, para pemakai merasa seperti pemilik, dan mereka
berinisiatif untuk memperluas eBay-seringkali diluar impian terliar pihak
manajemen. Tersengat oleh penurunan dalam industri penerbangan, contohnya,
toko aat mesin Reliable Tools Inc., mencoba mendaftarkan beberapa barang di
eBay pada akhir tahun 1998. Beberapa berupa potongan metal yang berat dan
besar, seperti mesin penggilingan seharga $7.000 dengan berat 2.300 pon. Akan
tetapi, mereka terjual seperti es krim pada bulan Agustus. Sejak itu, kata manajer
lelang Reliable, Richard Smith, bisnis perusahaan dengan eBay telah menjadi
sangat besar. Para perintis seperti Reliable mengonfirmasi eBay untuk
membentuk pasar industrial pada bulan Januari yang mengarah pada penjualan
kotor sebesar $500 juta tahun ini.
Kemudian, terdapat eBay Motors. Ketika manajer eBay, Simon Rothman,
pertama kali menyadari terdapat peluang pasar untuk mobil di eBay pada awal
tahun 1999, dia dengan segera menyadari bahwa barang bernilai tinggi semacam
itu membutuhkan strategi yang berbeda daripada sekedar membuka kategori baru.
Agar dapat memenuhi dengan segera persediaan mobil dan pelanggan, eBay
langsung membeli perusahaan lelang kendaraan koleksi, Kruse International,
seharga $150 juta untuk persediaanya, dan kemudian melakukan kesepakatan
untuk memasukkan daftar dari situs online berkualifikasi, AutoTrader.com.

23
Rothman juga mengatur rencana asuransi dan garansi, layanan perlindungan pihak
ketiga dan layanan pengiriman serta pemeriksaan.
Pendekatan ini bekerja dengan sangat baik. Penjualan mobil dan suku
cadangnya senilai $5 milyar yang disertai kenaikan tahunan, adalah pasar eBay
yang terbesar. Pasar itu telah mengantar eBay menjadi dealer otomotif No.1 di
Amerika Serikat berdasarkan AutoNation dari jumlah mobil bekas yang dijual.
Kini, sekitar setengah dari penjual adalah dealer rakitan yang kini memiliki jauh
lebih banyak sasaran pasar daripada di area lokal. eBay praktis merupakan salah
satu sumber untuk pembeli kami yang lebih baik, kata Bradley Bonificus,
direktur penjualan Internet untuk Dean Stalling Ford di Oak Ridge, Tennessee.
Sementara ini, perusahaan-perusahaan besar, yang masih merupakan
pemberi kontribusi kurang dari 5% untuk penjualan kotor eBay, mulai membawa
lebih banyak pelanggan daripada jumlah yang mereka curi. Motorola Inc.,
contohnya, membantu meluncurkan bisnis grosir untuk eBay tahun itu, menjual
kelebihan telepon selular yang dikembalikan dalam lot besar. Berkat inisiatif para
perusahaan yang mapan seperti Motorola, bisnis grosir eBay melonjak 9x lipat,
menjadi $23 juta dalam triwulan pertama.
Sejalan dengan makin berkembangnya bisnis eBay, mereka mendorong
penciptaan lebih banyak lagi bisnis. Sebuah pasukan baru pedagang, contohnya,
membuat bisnis untuk menjual melalui eBay ke orang lain. Dari jumlah hampir
nol beberapa tahun yang lalu, para Trading Assistant ini kini berjumlah hampir
23.000 orang. Pertumbuhan organik jenis ini membuat sulit sekali untuk
memprediksi seberapa jauh ekonomi eBay dapat berjalan. Whitman sendiri
mengakui dirinya tidak tahu. Kami tidak benar-benar mengendalikan hal ini
katanya. Kami tidak membangun perusahaan ini sendiri. Kami memiliki mitra
yang unik jutaan orang.

Pertanyaan studi kasus


1. Mengapa eBay dapat menjadi pasar online yang begitu berhasil dan
beraneka ragam?

24
2. Menurut Anda mengapa eBay telah menjadi penjual mobil bekas
online/offline terbesar, dan penjual online terbesar untuk beberapa produk
tertentu lainnya, seperti komputer serta perlengkapan fotografi?
3. Apakah berpindah dari pasar lelang murni C2C ke perusahaan kecil dan
besar untuk menjual ke pelanggan dan perusahaan lainnya, kadang dengan
harga tetap, adalah strategi jangka panjang yang bagus? Mengapa atau
mengapa tidak?

Jawaban Studi Kasus


1. eBay menjadi pasar online yang begitu berhasil dan beraneka ragam
karena eBay memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan pasar
online lainnya walaupun eBay memilliki hukum dan normanya sendiri.
Keunggulan-keunggulan tersebut diantaranya yaitu eBay memiliki sistem
respons dimana penjual dan pembeli bisa memberi peringkat satu sama
lain dalam setiap transaksi, eBay juga memiliki sistem keamanan yang
baik (seperti memiliki pasukan polisi sendiri) yang akan mengawasi
penipuan dan mengeluarkan para pelanggar dari pasar eBay, eBay bahkan
memiliki fitur mirip bank ( unit pemrosesan pembayaran PayPal)
memungkinkan pelanggan untuk melakukan pambayaran elektronik ke
para penjual eBay yang tidak mampu memiliki kartu kredit, dan yang
paling unik adalah eBay memiliki program Suara pelanggan ( Voice of the
Customer ). Dalam program ini, para eksekutif eBay mengadakan
pertemuan dengan para penjual terbaik mereka, untuk mengajukan
pertanyaan-pertanyaan seperti, bagaimanakah kinerja eBay dan hal apalagi
yang harus dilakukan eBay. eBay selalu melaksanakan kebijakan baru
tidak peduli sekecil apapun itu. Adanya program ini membuat para
pemakai merasa seperti pemilik, sehingga para pemakai memiliki inisiatif
untuk memperluas ekonomi eBay. Terakhir, kegiatan yang ramai di eBay
pun banyak menarik berbagai produk dan pemain masuk dalam

25
ekonominya yang menguntungkan. Dengan beberapa keunggulan ini tentu
saja bisa dikatakan eBay adalah pasar online yang berhasil.
2. Menurut kelompok kami, eBay menjadi penjual mobil online/offline
terbesar karena eBay melakukan pendekatan dengan sangat baik. Untuk
memenuhi kebutuhan pasar eBay bahkan sampai membeli perusahaan
kendaraan koleksi. Selain itu juga eBay menawarkan asuransi dan garansi,
layanan untuk pihak ketiga, dan layanan serta pemeriksaan kendaraan. Dan
untuk penjualan produk-produk lainnya, eBay menerapkan strategi dan
kebijakan yang berbeda sesuai dengan keadaan pasar produk.
3. Menurut kelompok kami, berpindah dari pasar lelang murni C2C ke
perusahaan besar dan kecil untuk menjual ke pelanggan dan perusahaan
lainnya, kadang dengan harga tetap adalah strategi jangka panjang yang
bagus. Hal ini dikarenakan pangsa pasar B2C dan B2B lebih luas dan
menguntungkan. Selain itu juga dikarenakan perkembangan zaman maka
perusahaan juga harus menyesuaikan penawaran dengan kondisi pasar.
Perusahaan e-commerce yang berfokus pada pelanggan (B2C) tentu
memiliki fokus untuk pelanggan, dimana perusahaan menawarkan
berbagai produk dan jasa yang menarik dengan nilai besar untuk
pelanggan dan perencanaan bisnis yang didasarkan pada perkiraan
realistis. Perusahaan e-commerce yang berfokus pada sesama perusahaan
(B2B) adalah sisi grosir dan pasokan dari proses komersial, tempat
berbagai perusahaan membeli, menjual atau berdagang dengan perusahaan
lainnya. Transaksi antar perusahaan akan menghasilkan laba yang lebih
besar karena skala pembeliannnya juga lebih besar dibandingkan dengan
consumer biasa. Dengan alasan-alasan ini maka peralihan bentuk bisnis
dari fokus C2C ke B2B dan B2B dalam jangka panjang akan
menguntungka perusahaan. Sebagai contohnya adalah eBay, eBay dimulai
dengan pasar lelang murni pelanggan (C2C) telah beralih menjadi B2C
bahkan B2B, perkembangan jaringan eBay menjadi semakin luas dengan
penghasilan yang berkali-kali lipat dibandingkan dengan hanya sebagai
pasar lelang (C2C).

26
CONTOH KASUS 2

Analisis Kasus E-Commerce Amazon.com beserta solusinya , perusahaan


retail terbesar di dunia.

Amazon.com merupakan situs perdagangan retail terbesar di dunia, yang


memulai usahanya dengan hanya menjual buku secara online namun sekarang
menjamah keberbagai hal mulai dari DVD, pakaian, hingga web hosting CDN
(Content Delivery Networks).
Amazon.com, Inc. didirikan oleh Jeff Bezos pada tahun 1994 dan di
kembangkan secara online pada Juni 1995. Jeff Bezos menulis sendiri bussiness
plan / rencana bisnis perusahaan impiannya ini dan memilih kota Seattle sebagai
tempat memulai usaha karena lebih mudah untuk mencari staff IT pada masa itu.
Pada bulan pertama diluncurkannya situs amazon.com, amazon melayani
permintaan dari 50 negara bagian Amerika dan 48 negara lainnya. Pada saat itu
buku adalah satu-satunya produk amazon.com.
Salah satu inovasi dari amazon adalah kindle, alat pembaca e-book yang
memudahkan kita untuk membaca e-book. Selain itu sepanjang perjalanan bisnis
amazon telah mengakuisisi berbagai perusahaan, salah satunya adalah Alexa yang
merupakan perusahaan pengumpul data di internet yang sistem ratingnya menjadi
acuan para web master di seluruh dunia.
Pada permulaan dimulainya usaha Amazon tersebut, jaringan toko buku
besar yang telah ada tidak terlalu menaruh perhatian pada Amazon. Akan tetapi,
dalam waktu dua tahun, strategi perusahaan toko online Amazon.com seperti
memberikan harga diskon, e-mail mengenai ulasan buku secara gratis dan fasilitas
pencarian yang mudah telah menarik minat begitu banyak pembeli dan begitu
banyak liputan media sehingga para pesaing mulai berjuang untuk membuka toko
buku Internet sendiri.
Sukses Amazon.com sempat menurun hingga titik nol di tahun 2001,
ketika terjadi dot-com bubble burst dimana banyak situs-situs .com menjadi
bangkrut. Jeff mengatur ulang strategi bisnis Amazon dengan cara merekrut

27
perusahaan lain untuk menjual barangnya melalui Amazon. Berbagai perusahaan
besar seperti Target, Toys R Us, dan Old Navy, setuju untuk menjual produk
mereka melalui Amazon. Strategi ini berjalan dengan mulus, dan menjadikan
Amazon sebagai toko retailer online terbesar di seluruh jagad maya.
Salah satu masalah yang terjadi pada Amozon adalah sebuah bug password
aneh ditemukan pada Amazon, dimana karakter penutup dan semua setelah
delapan karakter pertama diabaikan untuk password yang lama. Pembahasan
tentang masalah ini dimulai pada Reddit oleh user yang memperhatikan sistem
Amazon tersebut akan mengotentikasinya bahkan ketika dia melakukan salah
ketik pada akhiran passwordnya. Pada awalnya ini mungkin terdengar seperti
masalah keamanan yang serius, tetapi setelah menganalisa implikasi menyadari
bahwa dampaknya sangat terbatas.
Menganggap remeh Amazon dan kemungkinan perlindungan terhadap
Brute Force Attack, untuk menemukan kombinasi yang cocok mungkin
membutuhkan banyak waktu, bahkan dengan daftar alamat email yang sudah
dimiliki.
Solusi yang harus dijalankan Amazon adalah perusahaaan dapat dengan
mudah memecahkan masalah dengan memaksa semua user yang terkena
dampaknya untuk mengkonfirmasi password mereka dengan mengetik dua kali
saat mereka log in dan menggunakan kesempatan itu untuk menghasilkan hash
yang benar. Hal ini dapat dijadikan solusi bagi masalah yang dihadapi Amazon
dalam sistem keamanannya , yang pastinya mempengaruhi jalannya bisnis di
dalam perusahaan.
Masalah lain yang timbul berhubungan dengan e-commerce Amazon yaitu
memiliki pusat penyimpanan komputasi awan (cloud computing) bernama
Amazon Web Services (AWS) yang dimanfaatkan oleh situs ternama seperti
Reddit, Quora, FourSquare, Hootsuite, New York Times, ProPublica dan 70 situs
lain. Sayangnya, pemadaman besar muncul menimbulkan pertanyaan besar soal
kekuasaan dan kekuatan AWSm dalam e-commerce Amazon.

28
Dalam keadaan normal, ribuan perusahaan menggunakan AWS untuk
mengaktifkan situs mereka memanfaatkan layanan bernama Elastic Compute
Cloud (EC2). Daripada membeli server sendiri untuk menggunakan situs mereka,
perusahaan cenderung memanfaatkan Amazon untuk mendapatkan fitur yang
sama. Amazon mengklaim memiliki kapasitas server yang sempurna dan sangat
rumit.
Sayangnya, Amazon gagal memenuhi janji. Beberapa situs terpaksa
mengalami kesulitan akses selama 4,4 jam. Bahkan, ada beberapa pihak yang
merasakan kesunyian selama 36 jam.
Hal ini bisa diatasi oleh Amazon dengan cara AWS mencoba untuk
merestore kembali data klien yang biasa mengakses AWS. Backup data di cloud
server secara default adalah per hari = 1 backup data, kecuali kalau klien tersebut
mengambil paket istimewa yang bisa sampai 4 kali backup per hari ataupun
membuat custom script backup sendiri. Hal ini bisa dilakukan untuk mengatisipasi
keadaan serupa , karna hal tersebut tidak bisa diprediksi secara tepat. Selain itu ,
ini juga mendukung Amazon untuk menujukkan kekuatan dari AWS yang
membantu dalam perdangangan Amazon.
Kekuatan AWS juga harus selalu di update untuk menyesuain
perkembangan zaman , dan kebutuhan para konsumen . Karena Amazon ini bukan
hanya Bussiness to bussiness , tapi juga bussiness to consumer , jadi harus
memperhatikan kebutuhan para pihak lain.

29