Anda di halaman 1dari 5

ANALISA TINDAKAN KEPERAWATAN

Nama Mahasiswa : Tanggal : 13 Juni 2017


NPM : Ruang : PDW/PDP
1. Identitas Pasien :
2. Diagnosa Medis :
3. Tindakankeperawatan yang dilakukan:
Pemberian Transfusi darah
4. Diagnosakeperawatan:
Gangguan perfusi jaringan perifer b/d penurunan HB
5. Data

6. Prinsip-prinsip tindakan dan rasional


Melakukan verifikasi data
R :Memastikan identias pasien
Mencuci tangan
R : Mencegah penyebara mikroorganisme melalui tangan
Memberikan salam, memperkenalkan diri
R : Membina hubungan terapiotik
Menanyakan nama pasien & riwayat alergi pasien
R : Memastikan benar identias untuk dilakukan tindakan & menetahui
riwayat alergi pasien
Informasikan kepada pasien & keluarga tentang tujuan prosedur tindakan
R : Agar pasien/keluarga memahami tindakan yang akan di lakukan
Menjelaskan efek samping yang akan muncul saat transfusi
R : Agar pasien atau keluarga memahami jika terjadi efek samping &
melaporkannya dengan perawat
Menanyakan kesediaan dan kesiapan pasien sebelum tindakan
R : Meminta persetujuan & memastikan kesiapan pasien
Perawat mencuci tangan dan memakai sarung tangan
R : Mencegah penyebaran mikroorganisme melalui tangan & Sebagai APD
perawat
Mengucapkan Bismillahirrohmannirrohim
R : Menerapkan prinsip keislaman agar diberi kemudahan saat melakukan
tindakan
Melakukan pengukuran TTV sebelum transfusi
R : Agar mengetahui TTV pasien sebelum dilakukan transfusi
Pilih saluran IV yang paten & pastikan no jarum sudah sesuai (no 18, 20, 22)
R : Agar tranfusi darah lancar
Sambungkan set tranfusi dengan Nacl 0,9% sampai ujung set tranfusi
kemudian hubungkan ke saluran IV line
R : Mempersiapkan set transfusi & cairan Nacl 0,9% memasang ke IV line
Siapkan darah agar sesuai suhu tubuh normal dan pastikan tidak ada umpalan
darah
R : Mempersiapkan darah untuk transfusi
Periksa kantong darah dengan teliti, cek nama, umur, golongan darah, no
darah, resus & tanggal kadaluarsa
R : Melakukan pengecekan darah agar tidak erjadi kesalahan & sesuai yg
dibuuhkan pasien
Ganti kantong Nacl 0,9% dengan kantong darah yang dibutuhkan lalu antung
1 m di atas ketinggian jantung pasien
R : Mengganti cairan Nacl 0,9% dengan darah & menganung darah d standar
infus dengan ketinggian 1m untuk mengalirkan darah
berikan tetesan pertama secara perlahan & observasi pasien selama pemberian
tranfusi pada 15 menit pertama
R : Memberikan tetesan darah & observasi keadaan pasien selama pemberian
Melakukan pengukuran TTV
R : Agar mengetahui TTV pasien saat dilakukan transfusi apakah ada
perubahan derastis
Bila darah yang di transfusi sudah habis, maka ganti dengan cairan Nacl 0,9%
sampai bersih setelah itu lanjutkan dengan terapi airan lain yang sesuai order
dokter
R : Setelah darah habis lakukan pembilasan dengan cairan Nacl 0,9% dan
ganti cairan sesuai order dokter
Mengucap Alhamdulillahirobbilalamin
R :Menerapkan prinsip keislaman bersyukur setelah melakukan tindakan
Melakukan evaluasi tindakan & mencatat hasil
R :Untuk mengetahui kondisi pasien setelah dilakukan tindakan
Mendoakan pasien agar lekas sembuh
R :Agar pasien termotifasi ingin lekas sembuh
Berpamitan dengan pasien & mengucapkan salam
R :Menerapkan komunikasi terapiotik
Membereskan alat
R :Menjaga kebersihan & kerapian
Mencuci tangan
R : Mencagah penyebaran mikroorganisme melalui tangan
Mencatat kegiatan & hasil di lembar catatan perawat
R : Pendokumentasian
6. Tujuan tindakan
Meningkatkan HB Pasien
7. Bahaya-bahaya yang mungkin terjadi akibat tindakan tersebut dan cara
pencegahannya:
Bahaya : -Reaksi akut ringan (pruritus urtikaria)
-Reaksi akut sedang-berat (gelisah, lemah, palpitasi, demam, dipsneu
& nyeri kepala)
-Reaksi hemolitik lambat (dema, anemia, ikterus, hemoglobinuria)
8. Pencegahan :
-Bila gejala alergi ringan transfusi diperlambat & diberikan antihistamin iv
-Bila timbul gejala berat transfusi dihentikan & diberikan adrenalin, antihistamin
& kortikosteroid
-Bila gejala hemolitik lambat hentikan transfusi, prinsip ABC, berikan epinefrin
(0,4 ml dari 1:1000 solution) sc/im, berikan cairan koloid jika memungkinkan
dan jangan berikan kembali transfusi, pemantauan TTV secara intensif sampai
stabil
9. Analisa Sintesa
pendarahan/ berkurangnya darah dalam tubuh

Penurunan kandungan hemoglobin dalam darah

Penurunan suplai oksigen ke seluruh tubuh

Ketidakseimbangan kadar HB

Anemia

Menambah kadar Hb dengan transfusi darah

10. Evaluasi (hasil yang didapat dan maknanya)


-Transfusi tercapai & pasien tidak merasakan reaksi alergi dan lain-lain setelah
dilakukan transfusi
-Setelah dilakukan transfusi diharpkan HB pasien meningkat
Analisa Tindakan ini telah dikerjakan dengan baik oleh ners muda dan disetujui
oleh preseptor klinik.
Banjarmasin, 13 Juni 2017

Preseptor Klinik, Ners Muda,

(Helda Iriani, S.Kep., Ns ) (.............................................)