Anda di halaman 1dari 6

DEPARTEMEN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

PROGRAM STUDI NERS KEPERAWATAN


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH (HEMODIALISA)


PRE HEMODIALISA

Tanggal/Jam MRS : 01-08-2017 Ruang : Hemodialisa


Tanggal Pengkajian : 01-08-2017 No. Register : 11329578
Diagnosa Medis : CKD St.V

A. IDENTITAS KLIEN
Nama : Ny. D Suami/Istri/Orang tua :
Tanggal lahir : 22-08-1985 Nama : Tn. A
Jenis Kelamin : Perempuan Pekerjaan : Swasta
Agama : Islam Alamat : Klojen-Malang
Suku / Bangsa : Jawa/Indonesia
Bahasa : Jawa Penanggung jawab :
Pendidikan : SMA Nama : Tn. A
Pekerjaan : IRT Alamat : Klojen-Malang
Status : Menikah
Alamat : Klojen-Malang

B. KELUHAN UTAMA
Pusing, batuk.

C. RIWAYAT PENYAKIT
Klien mengatakan kemarin pusing ketika bangun tidur. Kepala terasa berat dan hari ini
klien datang ke RSD Dr. Saiful Anwar melakukan cuci darah rutin. Sekarang melakukan HD
di shift ke 3, akan tetapi klien tetap merasa pusing.
Upaya yang telah dilakukan :
Klien MRS di RSD. Dr. Saiful Anwar 1x lalu didiagnosa CKD.
Terapi yang telah dilakukan :
Klien rutin melakukan cuci darah di RSD. Dr. Saiful Anwar, yaitu sebanyak 2 kali dalam
seminggu.

D. PENGKAJIAN
1. Status kesehatan umum
Keadaan/Penampilan umum :
Kesadaran : Composmentis GCS : 4,5,6
BB Sekarang : 44 kg TB : 150 cm
BB yang lalu : 41 Kg BB Kering :
Tanda-tanda Vital : TD : 170/110 mmHg,
N : 83 Kpm,
S : 36,5 C,
RR : 21 kpm
2. DATA FOKUS :
DS:
Klien mengatakan Saya pusing dan tidak bisa tidur sejak kemarin
DO:
Klien tampak lemas
Klien terlihat mengantuk

3. PEMERIKSAAN PENUNJANG
-

E. DIAGNOSIS KEPERAWATAN
Gangguan pola tidur ybd. hambatan lingkungan (kurang pencahayaan, kurang kontrol tidur)

F. INTERVENSI KEPERAWATAN
Nursing treathment
1. Ciptakan lingkungan yang aman untuk klien
2. Berikan tempat tidur dan lingkungan yang bersih dan nyaman
3. Berikan posisi tidur yang membuat klien nyaman
4. Control kebisingan
5. Atur pencahayaan
6. Batasi pengunjung

Monitoring
1. Tanda-tanda vital klien
TD : 170/110 mmHg S : 36,5 C
N : 83 Kpm RR : 21 kpm

Health education
1. Jelaskan kepada klien tentang pentingnya tidur
2. Jelaskan manfaat tentang pola tidur yang baik

Kolaborasi
Kolaborasi dengan tim medis

G. EVALUASI
S : Saya masih tidak bisa tidur
O:
Klien tampak lemas
Klien terlihat mengantuk
TTV :
TD : 170/110 mmHg S : 36,5 C
N : 83 Kpm RR : 21 kpm
A : Masalah keperawatan belum teratasi
P : Hentikan intervensi (klien pulang)
DEPARTEMEN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
PROGRAM STUDI NERS KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH (HEMODIALISA)


INTRA HEMODIALISA

Tanggal & jam pengkajian : Selasa, 01 Agustus 2017/16.00 WIB

A. PERSIAPAN HD
1. Type Dializer : Nipro
2. Dialyzer : Baru Reuse : I/II/III
3. Lama Dialisis : 4 Jam
4. Conductivity : 14,3 mS/cm
5. Aliran Dialisat :
6. Antikoagulan : Heparine
Kontinyu : -
7. Jenis Acces : AV shunt Pungsi langsung
8. Lokasi : Brakialis
9. Ukuran jarum fistula : 17 G/ 16G/ 15 G
10. Waktu SU :-
11. TUF : ml

B. DATA FOKUS
1. Data Subyektif :
Klien mengatakan Saya merasa lemas dan kepala terasa pusing

2. Data Obyektif :
Kesadaran : Composmentis
GCS : 4,5,6

Tanda tanda Vital:


TD : 170/110 mmHg S : 36,5 C
N : 83 Kpm RR : 21 kpm

C. MASALAH KEPERAWATAN
Risiko defisit volume cairan yang berhubungan dengan proses mekanisme dialisis yang
ditandai dengan lemas/keletihan

D. TINDAKAN KEPERAWATAN SELAMA HD :


1. Observasi
Jam QB Vena TMP UF TD Nadi Suhu Cttn.
(ml/mnt) (mmHg) (mmHg) (liter) (mmHg)
I 160 33 -186 0 170/100 83 Kpm 36,6 C Pusing
II 160 29 -34 0,55 170/100 85 Kpm 36,5 C -
III 160 31 -32 2,17 170/100 80 Kpm 36,8 C -
IV 160 34 -35 2,83 160/110 85 Kpm 36,5 C -
V 160 31 -31 3,78 160/110 88 Kpm 36,5 C Pusing
2. Pengobatan Selama HD
a. Transfusi darah : -
1) Golongan darah :
2) No Kolf :
b. Obat yang diberikan :
Nama Obat Dosis Efek Samping
Amlodipin 1x10 mg -
Furosemid 3x40 mg -

3. Penyulit Saat HD
-

E. EVALUSI
S : Masih terasa pusing
O:
TTV:
TD : 170/110 mmHg S : 36,5 C
N : 83 Kpm RR : 21 kpm
A : Masalah keperawatan belum teratasi
P : Hentikan intervensi (klien pulang)
DEPARTEMEN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
PROGRAM STUDI NERS KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH (HEMODIALISA)


RESUME POST HEMODIALISA

Tanggal & jam pengkajian : Selasa, 01 Agustus 2017/16.00 WIB


A. DATA FOKUS
1. Data Subyektif :
Klien mengatakan nyeri bekas tusukan cuci darah
2. Data Obyektif :
Kesadaran : Composmentis
GCS : 4,5,6
Tanda tanda Vital :
TD : 170/110 mmHg S : 36,5 C
N : 83 Kpm RR : 21 kpm
3. Lama Dialisis : 4 Jam Mulai Jam : 16.00 WIB Selesai : 20.00 WIB
4. Ultra Filtrasi : 4 Liter QB : 160 ml/menit
5. Pengawasan cairan selama HD
a. Volume Priming : 1000 cc
b. Cairan masuk :
Sisa Priming :-
Cairan Drip : 10 cc
Darah :-
Wash out :-
JUMLAH : 1010 cc
6. Pemeriksaan laboratorium: -

Tanggal Jenis Pemeriksaan Hasil

7. Tindakan/Pengobatan selama HD:


a. Transfusi darah :-
b. D 40% :-
c. Ca. Gluconas : Ampul
d. KCL : Vial
e. Renxamin : ml
f. Epprex/Recormon/Hemapo : iu

B. DIAGNOSIS KEPERAWATAN
Nyeri akut yang berhubungan dengan agen cidera biologis

C. TINDAKAN KEPERAWATAN
Nursing treatment
Mengkaji karakteristik nyeri. Metode PQRST
Respon: klien mengatakan nyeri perut bagian bawah, nyeri seperti ditusuk-tusuk jarum,
nyeri pada perut bagian bawah, skala nyeri 5, dan nyeri timbul ketika terlentang
Monitoring
Mengukur tanda-tanda vital klien.
Respon: TD: 160/110 mmHg N: 88 Kpm
S: 36,5 C RR: 22 Kpm

Health education
Ajarkan teknik distraksi dan relaksasi kepada klien
Respon: klien mampu melakukan relaksasi tarik nafas dalam

Kolaborasi
Berkolaborasi dengan tim medis untuk pemberian obat-obatan analgetik
Respon:

D. EVALUASI
S : Perut saya masih sakit
O:
Klien tanpak meringis
Klien mencoba miring untuk menghindari nyeri
TTV:
TD: 160/110 mmHg N: 88 Kpm
S: 36,5 C RR: 22 Kpm
Skala nyeri 3
A: Nyeri belum teratasi
P: Hentikan intervensi (Klien Pulang)