Anda di halaman 1dari 2

Latihan

1. Sebutkan metode dalam mengkaji perkembangan dan pertumbuhan anak, jelaskan


prosedurnya dan uraikan kelebihan dan kelemahannya
2. Sesuai dengan tugas pokok mengajar anda (jenjang SD/MI, SMP / Mts, SMA / MA /
SMK), uraikan karakterristik siswa anda menurut pendapat berbagai psikolog
perkembangan.
3. Jelaskan, apakah materi kurikulum dan bahan ajar yang anda pakai sesuai dengan
karakteristik perkembangan siswa anda!
4. Jelaskan, metode / teknik mengajar apakah yang cenderung anda sarankan untuk
mengajar siswa di sekolah anda, sesuai usia mereka dan mata pelajaran yang
diajarkan!
Jawaban
1. Terdapat dua metode dalam perkembangan manusia yaitu longitudinal dan cross
sectional.
a. Longitudinal, dengan metode longitudinal peneliti mengamati dan mengkaji
perkembangan satu atau banyak orang yang sama usia dalam waktu yang lama.
Kelebihan dari pada metode longitudinal ini yaitu kesimpulan yang diambil lebih
meyakinkan, Karena membandingkan karakteristik anak yang sama pada usia yang
berbeda-beda sehingga setiap perbedaan dapat diasumsikan sebagai hasil
perkembangan dan pertumbuhan. Adapun kelemehan dari metode ini adalah
memerlukan waktu yang sangat lama untuk mendapatkan hasil yang sempurna.
b. Cross sectional, dengan metode ini peneliti meneliti dan mengkaji banyak anak
dengan berbagai usia dalam waktu yang sama. Adapun kelebihan dari metode ini
adalah proses penelitian tidak memerlukan waktu lama sehingga hasil dapat segera
diketahui sedangkan kelemahannya peneliti menganalisis perbedaan karakteristik
anak-anak yang berbeda sehingga diperlukan kehati-hatian dalam menarik
kesimpulan bahwa perbedaan itu semata-mata Karena perkembangan.
2. Karakteristik siswa di tempat tugas kami yaitu pada jenjang SMK berdasarkan paparan
psikolog perkembangan
a. Menurut Jean Jacques Rousseau berada pada tahap ke empat yaitu Masa remaja /
adolescence (15-25 tahun) dimana Pada masa ini tejadi perkembangan pesat aspek seksual,
social, moral, dan nurani, juga disebut masa hidup sebagai manusia beradab.
b. Menurut Stanley Hall berada pada tahap ke empat yaitu Masa remaja / adolescence (12
dewasa) dimana pada masa ini anak mestinya sudah menjadi manusia beradab yang dapat
menyesuaikan diri dengan lingkungan dan dunia yang selalu berubah
c. Menurut Robert J. Havigurst berada pada fase ke lima yaitu Masa adolescence / late
adolescence (pubertas dewasa)
d. Menurut Jean Peaget Piaget berada pada tahap operasional formal (11-15 tahun) dimana
Pada masa ini, anak sudah mampu berpikir tingkat tinggi, seperti berpikir secara deduktif,
induktif, menganalisis, mensintesis, mampu berpikir secara abstrak dan secara reflektif, serta
mampu memecahkan berbagai masalah
e. Menurut Lawrence Kohlberg Berada pada tahap Post conventional moral reasoning dimana
terdapat dua yaitu a. Contranctual legalistic orientation dimana Pada tahap ini, orientasi anak
pada legalitas kontrak social b. Conscience or principle orientation dimana Pada tahap ini,
orientasi adalah pada prinsip-prinsip etika yang bersifat universal
f. Menurut Erick Homburger Erickson berada pada tahap ke lima dimana perkembangan anak
menjadi diri sendiri dan berbagi konsep diri
3. Menjurut pendapat kami sudah sesuai Karena kurikulum disekolah kami menggunakan kurikulum
2013 dimana pada prinsipnya kurikulum harus memiliki prinsip Fleksibilitas yaitu kurikulum harus
bisa diterapkan secara lentur disesuaikan dengan karakteristik dan potensi setiap siswa, juga
dinamika kehidupan masyarakat. Yang menggunakan ranah penilaian sikap, pengetahuan, dan
keterampilan.
4. Metode pembelajaran yang cenderung untuk sekolah kami adalah pembelajaran berbasis
masalah (problem based learning) dan pembelajaran berbasis proyek (project based learning)
dimana sekolah kami adalah sekolah kejuruan (SMK) Karena dengan metode pembelajaran
berbasis masalah (problem based learning) dimana pembelajaran yang menggunakan masalah
nyata dalam kehidupan sehari-hari (otentik) yang bersifat terbuka (open ended) untuk
diselesaikan oleh peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berfikir, keterampilan
menyelesaikan masalah,keterampilan sosial, kketerampilan untuk belajar mandiri, dan
membangun atau memperoleh pengetahuan baru sedangakan pembelajaran berbasis proyek
(project based learning) adalah kegiatan pembelajaran yang menggunakan proyek /kegiatan
sebagai proses ppembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan