Anda di halaman 1dari 14

REFLEKSI KASUS

HAMIL DENGAN KUSTA DAN PEB

Disusun oleh:
Dani Pramana Putra
(H2A009010)

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
2014
STATUS PASIEN

I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. Tri Hartati
Umur : 37 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Pendidikan Terakhir : SMA
Alamat : Jl.Puspanjolo Timur XI/15 RT 01/03, Bojong
Sulaman, Semarang.
Tanggal masuk : 4-11-2014
No. CM : 182567
Biaya pengobatan : BPJS

Nama Suami : Tn. Ivan Eka Armanto


Umur : 27 th
Alamat : Jl.Puspanjolo Timur XI/15 RT 01/03, Bojong
Sulaman, Semarang.
Agama : Islam
Pekerjaan : Swasta
Pendidikan Terakhir : SMA
Riwayat Penyakit Sekarang:
Pasien datang ke RSUD TUGUREJO dari Puskesmas dengan tensi tinggi,
mata kabur, kenceng-kenceng (+) jarang, keluar lendir darah dari jalan lahir (-),
keluar air dari jalan lahir (-). Gerakan janin (+) masih di rasakan, riwayat penyakit
kusta (+).

Riwayat Haid
Menarche : 13 tahun
Haid : Teratur
Siklus : 28 hari
Lama Haid : 6 hari
Banyaknya Haid : 3 x sehari ganti softex
Nyeri Haid : (+) setiap kali hari pertama haid dan tidak
menggangu aktifitas
Hari Pertama Haid Terakhir : 23-2-2014
Taksiran Partus : 23-11-2014

Riwayat Perkawinan
Menikah usia 21 tahun dan sudah menikah selama 16 tahun. Merupakan
pernikahan pertama bagi pasangan suami dan istri.

Riwayat Obstetri Dahulu


G2P1A0
1. Perempuan, 2900 gr, spontan, bidan, 16 tahun, sehat
2. Laki-laki , 3000 gr, spontan, bidan, 11 tahun, sehat
3. Perempuan, 2900 gr, spontan, bidan, 6 tahun, sehat
4. Hamil ini
Riwayat KB
Belum pernah menggunakan alat kontrasepsi suntik 3 bulan selama 6 tahun.

Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat Darah Tinggi : Disangkal
Riwayat Kencing Manis : Disangkal
Riwayat Asma : Disangkal
Riwayat Jantung : Disangkal
Riwayat Alergi : Disangkal
Riwayat Kista : Disangkal
Riwayat Tumor : Disangkal
Riwayat ISK : Disangkal
Riwayat IMS : Disangkal
Riwayat TORCH : Disangkal
Riwayat penyakit selama kehamilan : Batuk Pilek biasa
Riwayat kusta : diakui, selama hamil tidak mengkonsumsi
obat kusta
Riwayat penggunaan obat-obatan dan jamu : Disangkal, hanya konsumsi
vitamin dari bidan.

Riwayat Penyakit Keluarga


Riwayat Darah Tinggi : Disangkal
Riwayat Kencing Manis : Disangkal
Riwayat Asma : Disangkal
Riwayat Jantung : Disangkal
Riwayat Alergi : Disangkal
Riwayat Kusta : Disangkal
Riwayat Sosial Ekonomi
Memiliki asuransi BPJS, rumah dihuni 5 orang, lingkungan rumah bersih.
Kesan ekonomi kurang.

Riwayat Pribadi
Riwayat Merokok : Disangkal
Riwayat Konsumsi Alkohol : Disangkal
Riwayat Hewan Peliharaan : Disangkal

Catatan Penting Selama Asuhan Antenatal


Pasien mengatakan telah kontrol kehamilan secara rutin ke bidan > 4 kali
selama kehamilan. Menurut pasien, riwayat Imunisasi TT dilakukan 2 kali yaitu 1 kali
sebelum menikah dan 1 kali saat diketahui usia kehamilan 5 minggu. Kenaiklan berat
badan pasien selama kehamilan kurang lebih 0,5 kg setiap minggunya. Tinggi badan
pasien tidak mengalami perubahan. Selama kehamilan tekanan darah pasien dalam
batas normal, hanya sejak tadi malam tensi tinggi(pukul 13.00 WIB).

Pemeriksaan Fisik
(saat pemeriksaan pada tanggal 4-11-2014)
Status internus
Keadaan Umum : Baik
Kesadaran : Compos Mentis
Keadaan gizi : cukup
Tinggi Badan : 158 cm
Berat Badan : 60 kg
Tekanan Darah : 180 / 110
Nadi : 88 x / menit, reguler isi cukup
Pernapasan : 20 x / menit, teratur
Suhu : 36,5 0C
Mata : Konjungtiva anemis -/-
Sklera ikterik -/-
Tanda dehidrasi (mata cekung -/-)
Mulut : Sianosis (-)
Hidung : Septum deviasi (-)
Nafas cuping hidung -/-
Sekret -/-
Telinga : Warna aurikula dbn
Nyeri tarik aurikula -/-
Sekret -/-
Laserasi -/-
Membran timpani S/D putih mutiara
Leher : Deviasi trakhea (-)
Pembesaran kelenjar limfe -/-
Retraksi otot bantu nafas (-)
Pembesaran kelenjar tiroid (-)
Jantung : dbn
BJ I-II regular, murmur (-), gallop (-)
Paru : dbn
Suara napas vesikuler, ronchi -/-, wheezing -/-
Abdomen : Sesuai status obstetri
Ekstremitas :
Superior Inferior
Oedema -/- -/-
Sianosis -/- -/-
Akral dingin -/- -/-
Clubbing finger -/- -/-
Refleks fisiologis +/+ +/+
Refleks patologis -/- -/-

Kelainan Fisik : tidak dijumpai


Status Obstetrikus
Pemeriksaan Luar
Inspeksi :
Perut membuncit, membujur dan striae gravidarum (-)
Genitalia Eksterna : air ketuban (-), Lendir darah (+),
Palpasi :
Pemeriksaan Leopold
I. TFU 31 cm (TBJ : 2900 gram), teraba bulat, besar, ballotement (-). Kesan
bokong.
II. Teraba tahanan besar memanjang sebelah kiri (kesan punggung), teraba
tahanan kecil-kecil sebelah kanan (kesan ekstrimitas). DJJ 13-13-13
(156x/menit)
III. Teraba bagian janin bulat, keras, bisa digoyang. Kesan kepala.
IV. Kesan konvergen, bagian bawah belum masuk pintu atas panggul.
His (+) jarang
Auskultasi :
Denyut jantung janin terdengar paling keras di sebelah kiri bawah umbilikus
dengan frekuensi 156x per menit, reguler.

Pemeriksaan Dalam
VT: belum ada, KK (+), eff 0 %
Portio posterior, lunak
Bagian bawah janin: presentasi kepala turun Hodge 1
Ubun-ubun kecil belum bisa dinilai.
Pemeriksaan Penunjang Diagnostik
Laboratorium Hematologi
Darah Rutin Nilai Nilai
(WB EDTA) normal
Hb 10.90 g/dL 11.7-
15.5g/dL
Ht 33.80 % 80-100%
Leukosit 5.48. 103/uL 3.6-11
Trombosit 191.103/uL 150-440
Eritrosit IV.68. 106/uL 3.8-5.2
MCV 82.00 fL 80-100
MCH 26.70 pg 26-34
MCHC 32.20 g/dL 32-36
RDW 13.18% 11.5-14.5

Urin Makroskopis

Warna Kuning tua Kuning


Muda
Kekeruhan Agak Keruh Jernih
Berat Jenis 1.015 g/mL 1.015
1.025
pH 7.0 4.6 7.4

Urin Kimia
Protein POS(+)1/500 5gr/dL
mg/dL negaif
Reduksi - -
Erytrosit POS(+) 2/25 sel/uL -
Leukosit POS(+)1/10-25 sel/ -
uL
Nitrit - -
Keton - -
Bilirubin POS (1+)/ 1 mg/dL -
Urobilinogen Normal
Urin Sedimen
Epitel 5-8/lpk 5-15
Leukosit 0-1/lpb 1-4
Erytrosit 0-1/lpb 0-3
Bakteri - -
Kristal - -
Silinder - -
Hyalin
Silinder - -
Granula
Sero-Imun (Serum)
HbsAg Non Reaktif Non Reaktif

Pemeriksaan penunjang lain :


- USG (tidak dilakukan)

Diagnosa Kerja
G4P3A0 37 tahun hamil 37 minggu
Janin I hidup intrauteri
Presentasi kepala punggung kiri
Belum impartu
PEB
Morbus Hansen

Penatalaksanaan Awal
- Rencana partus sc
- Pasang RL 20 tpm
- MgSo4 20% 1gr
- Konsul neurologi
- Konsul Sp.S
PEMBAHASAN
Kasus yang dibahas pada refleksi kasus ini adalah pasien Ny. Tri
Hartati usia 37 tahun hamil 37 minggu G4P3A0. Usia kehamilan pasien ini
termasuk normal atau aterm. Kehamilan aterm adalah kehamilan yang berusia
antara 37 sampai 42 minggu dihitung dari hari pertama haid terakhir.
Pasien datang ke RSUD TUGUREJO dari bidan dengan tensi tinggi,
mata kabur, kenceng-kenceng (+) jarang, keluar lendir darah dari jalan lahir
(-), keluar air dari jalan lahir (-). Gerakan janin (+) masih di rasakan, riwayat
sakit kusta (+).
Riwayat Haid pasien ini adalah, menarche usia 13 tahun, teratur, siklus
28 hari, dengan lama Haid 6 hari. Hari Pertama Haid Terakhir adalah 16-2-
2014, Sehingga taksiran Partus 23-11-2014. Riwayat menikah usia 21 tahun
dan sudah menikah selama 16 tahun. Merupakan pernikahan pertama bagi
pasangan suami dan istri. Riwayat KB yaitu menggunakan alat kontrasepsi
suntik 3 bulan.
Status Internus pada pasien ini adalah keadaan umum baik, compos
mentis, keadaan gizi cukup, tinggi badan 158 cm, berat Badan 60 kg, tekanan
darah 180 / 110 mmHg, nadi 88 x / menit, reguler isi cukup, pernapasan 20 x /
0
menit, teratur, dan suhu 36,5 C. Dalam pemeriksaan status internus
didapatkan tensi tinggi pada pasien ini, sehingga dapat dikategorikan sebagai
preeklamsia berat.
Preeklamsia berat, adalah suatu keadaan pada ibu hamil bila disertai
kenaikan tekanan darah 160/110 mm/Hg atau lebih, adanya proteiunuria 5 gr
atau lebih per liter dalam 24 jam atau kuantitatif 3+ atau kuantitatif 4+,
adanya oliguria (jumlah urin kurang dari 500cc per jam, adanya gangguan
serebral, gangguan penglihatan, rasa nyeri di epigastrium, adanya tanda
sianosis, edema paru, trombositopeni, gangguan fungsi hati, serta yang
terakhir adalah pertumbuhan janin terhambat.
Pada riwayat penyakit dahulu diketahui pasien menderita penyakit
kusta. Keadaan janin dalam masa kehamilan pada ibu dengan kusta
merupakan masalah yang penting. Beberapa masalah obstetri telah dilaporkan
pada wanita hamil dengan kusta tanpa melihat tipe kusta tersebut. Komplikasi
kehamilan dan prematuritas menjadi masalah utama pada wanita hamil
dengan kusta. Penelitian yang dilakukan di Etiopia didapatkan kelahiran bayi
dengan ibu menderita kusta memilki berat badan lahir yang rendah. Pada
penelitian yang sama kemudian dilakukan uji estrogen pada usia kehamilan
32-40 minggu diperoleh kadar estrogen yang rendah. Hal ini dapat
menjelaskan keadaan berat badan lahir yang rendah disebabkan penurunan
perfusi uteroplasenta.
Efek kehamilan pada wanita penderita kusta
1. Perburukan penyakit kusta
a) Wanita yang telah terinfeksi M. leprae dan dalam masa inkubasi kusta
akan memperlihatkan tanda-tanda penyakit ini saat kehamilan dan
paling cepat saat puerperium.
b) Wanita yang telah terbukti kusta mengalami perburukan saat
kehamilan dan puerperium, dan perburukan ini berhubungan dengan
kerusakan fungsi saraf.
2. Peningkatan insidensi reaksi kusta
a) Reaksi tipe I. Pada reaksi upgrading (reversal) biasanya terjadi selama
puerperium ketika CMI tertekan oleh adanya kehamilan. Reaksi
downgrading bisa terjadi karena penurunan CMI, dan sering terjadi
pada trimester ketiga.
b) Reaksi tipe II (ENL). Pada reaksi tipe ini sering terjadi saat kehamilan
trimester ketiga dan puerperium, tetapi bisa juga menjadi komplikasi
pada awal kehamilan karena stress mental, dan dalam beberapa tahap
kehamilan karena peningkatan insidensi infeksi.
Diagnosis kehamilan tunggal hidup di dukung dengan pemeriksaan
fisik dimana denyut jantung janin positif dengan satu punctum maksimum
frekuensi DJJ 156x/menit.
Hasil pemeriksaan Leopold didapatkan TFU 31 cm, kesan presentasi
kepala, teraba bagian janin bulat, keras, bisa digoyang menandakan kepala
bayi belum masuk pintu atas panggul. Berdasarkan TFU maka ditentukan
taksiran berat janin dengan rumus Johnson yaitu TBJ = (TFU-12) x 155,
sehingga didapatkan TBJ pada pasien ini adalah 2900 gram.
Dilakukan pemeriksaaan dalam (VT) didapatkan vulva vagina tidak ada
kelainan dan belum terdapat tanda-tanda inpartu:
- Pembukaan servix lengkap
- Effacement 100%
- HIS teratur dan adekuat
- Ketuban pecah
- Bloody show
Berdasarkan pemeriksaan dalam dapat disimpulkan bahwa pasien ini
datang saat belum inpartu yaitu belum ada pembukaan, KK (+), efficement 0
%, portio lunak posterior, kepala masih tinggi, dan ubun-ubun kecil belum
bisa dinilai. Tindakan awal yang dilakukan dalam kasus ini adalah:
- Rencana partus sc
- Pasang RL 20 tpm
- MgSo4 20% Bolus 4 gr.
DAFTAR PUSTAKA

1. Wiknjosastro, G.H., saifuddin, A.B., Rachimhadhi, T. (2008), Ilmu


Kebidanan, ed. 7, Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta

2. Kelompok Kerja Penyusunan Pedoman Pengelolaan Hipertensi Dalam


Kehamilan Di Indonesia Himpunan Kedokteran Eto Maternal POGI. 2005,
Pedoman pengelolaan hipertensi dalam kehamilan di indonesia, ed kedua.