Anda di halaman 1dari 4

Tabel Karakteristik

Karakteristik Jumlah ( Orang ) Persentase ( % )


Usia
20 tahun 3 6,3 %
21-30 tahun 7 14,6 %
31-40 tahun 7 14,6 %
41-50 tahun 14 29,2 %
50 tahun 17 35,4 %
Jenis Kelamin
Laki-laki 29 60,4 %
Perempuan 19 39,6 %
Pendidikan
SD 6 12,5 %
SLTP 12 25 %
SLTA 24 50 %
D1-D3-D4 5 10,4 %
S1 1 2,1 %
Pekerjaan
Pegawai swasta 7 14,6 %
Wiraswasta 26 54,2 %
Pelajar/Mahasiswa 2 4,2 %
Ibu rumah tangga 11 22,9 %
Lainnya 2 4,2 %
Pendapatan
UMR 17 35,4 %
UMR 31 64,6 %
Sejak
Januari 2016 3 6,3 %
Februari 2016 2 4,2 %
Maret 2016 6 12,5 %
April 2016 3 6,3 %
Mei 2016 2 4,2 %
Juni 2016 1 2,1 %
Juli 2016 2 4,2 %
Agustus 2016 2 4,2 %
September 2016 2 4,2 %
Oktober 2016 4 8,3 %
November 2016 11 22,9 %
Desember 2016 10 20,8 %
Anggota Lain
Ada 5 10,4 %
Tidak ada 43 89,6 %
Asuransi
Ada 43 89,6 %
Tidak ada 5 10,4 %
Pindah
Ya 2 4,2 %
Tidak 46 95,8 %
Diagnosis
BTA 4 8,3 %
Foto Thoraks 2 4,2 %
Gejala 2 4,2 %
BTA & Gejala 24 50 %
Foto & Gejala 16 33,3 %

Dari tabel di atas berdasarkan usia didapatkan bahwa pasien TB usia 20 tahun
sebanyak 3 (6,3%), pasien TB usia 21-30 tahun sebanyak 7 (14,6%), pasien TB usia 31-40
tahun sebanyak 7 (14,6%), pasien TB usia 41-50 tahun sebanyak 14 (29,2%), pasien TB usia
50 tahun sebanyak 17 (35,4%).
Dari tabel di atas berdasarkan jenis kelamin didapatkan bahwa pasien TB dengan jenis
kelamin laki-laki sebanyak 29 (60,4%), pasien TB dengan jenis kelamin perempuan sebanyak
19 (39,6%).
Dari tabel di atas berdasarkan pendidikan didapatkan bahwa pasien TB dengan
pendidikan SD sebanyak 6 (12,5%), pasien TB dengan pendidikan SLTP sebanyak 12 (25%),
pasien TB dengan pendidikan SLTA sebanyak 24 (50%), pasien TB dengan pendidikan D1-
D3-D4 sebanyak 5 (10,4%), pasien TB dengan pendidikan S1 sebanyak 1 (2,1%).
Dari tabel di atas berdasarkan pekerjaan didapatkan bahwa pasien TB dengan
pekerjaan pegawai swasta sebanyak 7 (14,6%), pasien TB dengan pekerjaan wiraswasta
sebanyak 26 (54,2%), pasien TB dengan pekerjaan pelajar/mahasiswa sebanyak 2 (4,2%),
pasien TB dengan pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 11 (22,9%), pasien TB dengan
pekerjaan lainnya sebanyak 2 (4,2%).
Dari tabel di atas berdasarkan pendapatan didapatkan bahwa pasien TB dengan
pendapatan UMR sebanyak 17 (35,4%), pasien TB dengan pendapatan UMR sebanyak
31 (64,6%).
Dari tabel di atas berdasarkan sejak menderita TB didapatkan bahwa pasien dengan
TB sejak Januari 2016 sebanyak 3 (6,3%), pasien dengan TB sejak Februari 2016 sebanyak 2
(4,2%), pasien dengan TB sejak Maret 2016 sebanyak 6 (12,5%), pasien dengan TB sejak
April 2016 sebanyak 3 (6,3%), pasien dengan TB sejak Mei 2016 sebanyak 2 (4,2%), pasien
dengan TB sejak Juni 2016 sebanyak 1 (2,1%), pasien dengan TB sejak Juli 2016 sebanyak 2
(4,2%), pasien dengan TB sejak Agustus 2016 sebanyak 2 (4,2%), pasien dengan TB sejak
September 2016 sebanyak 2 (4,2%), pasien dengan TB sejak Oktober 2016 sebanyak 4
(8,3%), pasien dengan TB sejak November 2016 sebanyak 11 (22,9%), pasien dengan TB
sejak Desember 2016 sebanyak 10 (20,8%).
Dari tabel di atas berdasarkan anggota lain yang menderita TB didapatkan bahwa ada
anggota lain yang menderita TB sebanyak 5 (10,4%), tidak ada anggota lain yang menderita
TB sebanyak 43 (89,6%).
Dari tabel di atas berdasarkan asuransi didapatkan bahwa ada pasien TB dengan
asuransi sebanyak 43 (89,6%), tidak ada pasien TB dengan asuransi sebanyak 5 (10,4%).
Dari tabel di atas berdasarkan pindah pengobatan didapatkan bahwa pasien TB yang
pindah pengobatan sebanyak 2 (4,2%), pasien TB yang tidak pindah pengobatan sebanyak 46
(95,8%).
Dari tabel di atas berdasarkan diagnosis didapatkan bahwa pasien TB yang
didiagnosis berdasarkan BTA sebanyak 4 (8,3%), pasien TB yang didiagnosis berdasarkan
foto thoraks sebanyak 2 (4,2%), pasien TB yang didiagnosis berdasarkan gejala sebanyak 2
(4,2%), pasien TB yang didiagnosis berdasarkan BTA & gejala sebanyak 24 (50%), pasien
TB yang didiagnosis berdasarkan foto & gejala sebanyak 16 (33,3%).