Anda di halaman 1dari 6

LATIHAN PERGERAKAN/ ROM

A. Pengertian
Mobilisasi atau latihan adalah kemampuan seseorang untuk bergerak
secara bebas.
Pengaruh dan tujuan latihan dan Mobilisasi
Pengaruh dari latihan dan mobilisasi adalah:
1. Sistem muskuloskeletal
a. Melestarikan kekuatan otot
b. Melestarikan fleksibilitas persendian
c. Melestarikan ketahanan (ketahanan melangsungkan aktivitas secara
terus menerus).
2. Sistem neurosensori
a. Melestarikan koordinasi
b. Melestarikan orientasi terhadap lingkungan
3. Sistem sirkulasi
a. Melestarikan beban kerja jantung yang teratur
b. Melestarikan pengatur penyesuaian tekanan darah yang normal.
c. Meningkatkan arus darah balik pada vena melalui kontaksi otot
4. Sistem respirasi
a. Membantu kelancaran nafas
b. Merangsang nafas dalam dan peredaran udara ke alveoli
5. Sistem gastrointestinal
a. Melestarikan eliminasi melalui kegiatan otot dan pola refleks
visceral
b. Mendorong orang memperhatikan refleks defekasi
6. Sistem urinaria
a. Meningkatkan pembentukan air kemih
b. Meningkatkan pengosongan kandung kemih
7. Sistem psikososial
a. Meningkatkan toleransi stress
b. Melaporkan bahwa perasaannya lebih baik
c. Melaporkan penurunan dan sakitnya

B. Tujuan Latihan Pergerakan :


Mempertahankan range of motion.
Memperbaiki fungsi pernafasan dan sirkulasi.
Menggerakkan seseorang secara dini pada fungsi aktifitas meliputi gerakan di
tempat tidur, duduk, berdiri dan berjalan.
Mencegah masalah komplikasi
Meningkatkan kesadaran diri dari bagian hemiplegi
Meningkatkan kontrol dan keseimbangan duduk dan berdiri
Memaksimalkan aktivitas perawatan diri

C. Indikasi Pelaksanaan Latihan Rom


Latihan ROM harus dilakukan sesegera mungkin setelah awitan immobilitas.
Hal ini didahului dengan pengkajian pada sendi-sendi yang memungkinkan
dilakukannya ROM secara sempurna selama aktifitas normal pasien.

D. Waktu Latihan Rom


Waktu yang paling baik untuk dilakukannya ROM adalah pada saat mandi.
Hal ini dikarenakan suhu air mandi dapat merilekskan otot-otot dan sendi-
sendi yang mengalami kontraktur sehingga mudah untuk dimanipulasi. Tetapi
latihan ROM dapat pula dilakukan sesuai dengan keinginan pasien dan
ketersediaan waktu keluarga yang ada disekitarnya.

E. Frekwensi Latihan
Frekwensi latihan tergantung pada kondisi kesehatan yang ada dan kemauan
serta kemampuan pasien .

F. Macam-Macam Rentang Gerak Aktif


Macam-macam gerakan ROM terkait dengan bagian tubuh yang mengalami
kekakuan yang meliputi :

a) Leher
1. Fleksi : Tundukkan kepala hingga dagu menempel ke dada
2. Ekstensi : Kembalikan posisi kepala memjadi tegak
3. Hiperekstensi : Dongakkan kepala sejauh mungkin kearah belakang
4. Fleksi lateral : Dongakkan kepala kearah samping sejauh mungkin
hingga menyentuh bahu
5. Rotasi : Putar kepala dalam gerakan melingkar.

b. Bahu
1. Fleksi : Angkat tangan dari posisi samping ke atas kepala
2. Ekstensi : Kembalikan tangan keposisi di samping tubuh
3. Hiperekstensi : Gerakan tangan dibelakang tubuh, jaga agar siku tetap
lurus
4. Abduksi : Angkat tangan kearah samping dan melewati tubuh
sejauh mungkin
5. Rotasi internal : Dengan siku fleksi, putar bahu dengan menggerakkan
tangan sampai ibu jari berbalik ke dalam dan ke luar belakang
6. Rotasi eksternal : Dengan siku fleksi, gerakan tangan sampai kearah luar
dan lateral terhadap kepala
7. Sirkumduksi : Gerakan tangan dalam gerakan melingkar penuh

c. Siku
1. Fleksi : Bengkokkan siku sehingga lengan bawah bergerak ke
arah persendian bahu dan sejajar ddengan bahu
2. Ekstensi : Luruskan siku dengan menurunkan tangan
3. Hiperekstensi : Lipat lengan bawah sejauh mungkin

d. Lengan bawah
1. Supinasi : Putar tangan bawah dan tangan sehingga telapak tangan
menghadap ke atas
2. Pronasi :Putar tangan bawah sehingga telapak tangan menghadap
ke bawah

e. Pergelangan tangan
1. Fleksi : Gerakkan telapak tangan kearah aspek dalam lengan
bawah
2. Ekstensi : Gerakan jari-jari sehingga jari-jari, tangan, dan lengan
bawah berada dalam bidang yang sama
3. Hiperekstensi : Gerakan permukaan dorsal dari punggung tangan
sejauh mungkin
4. Abduksi : Bengkokkan pergelangan tangan secara medial kearah
ibu jari
5. Adduksi : Bengkokkan pergelangan tangansecara lateral kearah
jari kelima

f. Jari-jari
1. Fleksi : Buat genggaman tangan
2. Ekstensi : Luruskan jari-jari
3. Hipereksetensi : Benggkokkan jari-jari sejauh mungkin
4. Abduksi : Renggangkan jari-jari
5. Adduksi : Kuncupkan jari-jari

g. Ibu jari
1. Fleksi : Gerakan ibu jari melintang pada permukaan telapak
tangan
2. Ekstensi : Gerakan ibu jari lurus menjauhi tangan
3. Abduksi : Luruskan ibu jari secara lateral
4. Adduksi : Gerakan ibu jari ke belakang arah tangan
5. Oposisi : Sentuhkan ibu jari ke jari-jari dari tangan yang sama
h. Pinggul
1. Fleksi : Gerakan tungkai ke arah depan dan ke atas
2. Ekstensi : Gerakan tngkai ke belakang di samping tungkai yang
lain
3. Hiperekstensi : Gerakan tungkai ke belakang tubuh
4. Abduksi : Gerakang tungkai secara lateral menjauhi tubuh
5. Adduksi : Gerakan tungkai belakang ke arah posisi medial dan
melebihi jika mungkin
6. Rotasi internal : Balikkan kaki dan tungkai menjauhi tubuh tungkai yang
lain
7. Rotasi eksternal : Balikkan kaki menjauhi tungkai yang lain
8. Sirkumduksi : Gerakan tungkai dalam gerakan melingkar

i. Lutut
1. Fleksi : Gerakan tungkai ke arah depan dan ke atas
2. Ekstensi : Gerakan tungkai ke belakang di samping tungkai yang
lain
3. Hipereksetensi : Gerakan tungkai secara lateral menjauhi tubuh
4. Abduksi : Gerakan tungkai belakang ke arah posisi medial dan
melebihi jika mungkin
5. Rotasi internal : Balikkan kaki dan tungkai menjauhi tubuh tungkai yang
lain
6. Rotasi eksternal : Balikkan kaki dan tungkai menjauhi tungkai yang lain
7. Sirkumduksi : Gerakan tungkai dalam gerakan melingkar

j. Lutut
1. Fleksi : Angkat tumit ke arah belakang paha
2. Ekstensi : Kembalikan tungkai ke lantai

k. Pergelangan Kaki
1. Fleksi dorsal : Gerakan kaki sehingga jari-jari kaki menunjuk ke atas
2. Fleksi plantar : Gerakan kaki sehingga jari-jari kaki menunjuk ke arah
bawah

l. Kaki
1. Inversi : Balikkan telapak kaki secara medial
2. Eversi : Balikkan telapak kaki secara lateral
3. Fleksi : Lipat jari-jari ke arah bawah
4. Ekstensi : Luruskan jari-jari kaki
5. Abduksi : Renggangkan jari-jari kaki
6. Adduksi : Kuncupkan jari-jari kaki