Anda di halaman 1dari 4

Huruf ( HAMZAH (

1.Untaku tidak kujual dan tidak pula kuhibahkan. (1.

Diucapkan terhadap seseorang yang zalim yang hendak merebut sesuatu yang menjadi milik kita,
sedang ia samasekali tidak ada hak atasnya. Jadi ucapan itu adalah untuk menyatakan bahwa kita sekali-
kali tidak akan mau memberi sedikitpun sesuatu yang bukan haknya.

2.Hai untaku, kembalilah ke tempat pendekamanmu semula. (2. )

Diucapkan pada seseorang yang meninggalkan sesuatu hal (pekerjaan, tugas, rumah tangga atau
lainnya), padahal sebenarnya ia lebih baik menetap di situ, agar tidak lebih jelek nasibnya.

3.Mereka pasti didatangi oleh sesuatu yang mesti datang. (3. .

Ini adalah ucapan seseorang yang bernama Thayyi. Diucapkan kepada seseorang yang sudah
berputus asa terhadap kezaliman yang dilakukan oleh orang lain, sehingga ia tidak dapat berbuat sesuatu
apapun melainkan mengeluh saja. Lalu dihidupkan semangatnya dengan mengatakan bahwa orang yang
zalim pasti akan kedatangan sesuatu yang pasti datang pada setiap orang yakni kematian. Dengan
matinya itu nanti, tentu akan terlepaslah ia dari kezalimannya.

4.Datanglah si Rayyan itu padamu dengan membawa air susunya . (4.

Diucapkan pada seseorang yang memberikan kepada kita sesuatu yang ia sendiri telah
berkelebihan dan tidak lagi diperlukan olehnya sendiri. Jadi bukan karena kedermawanannya atau
kebaikan hatinya, melainkan karena banyaknya benda itu di sisinya.

5.Datanglah padamu kedua kaki si pengkhianat itu. (5.

Suatu perumpamaan baha sesuatu kejahatan itu akan kembali mengenai pada orang yang
melakukannya sendiri.

6.Datanglah padamu kedua kaki orang yang sudah mati itu. (6.

Suatu perumpamaan bagi seseorang yang melakukan sesuatu yang tidak baik dan akhirnya ia
sendiri yang terkena malapetaka karena perbuatannya tadi.

7.Datanglah padamu cecunguk-cecunguknya ular-ular berbisa. (7. -

Cecunguk adalah sebangsa binatang yang berbau busuk dan gemar sekali berdiam di dalam
lubang-lubang, berkumpul dengan binatang-binatang yang berbisa seperti ular atau ketunggeng.
Dapatlah dipastikan menurut kebiasaanny bahwa apabila cecunguk itu terlihat dalam sesuatu liang,
maka di dalamnya itu terdapat pula ular atau ketunggeng itu.

Perumpamaan di atas diucakan pada seseorang yang tertimpa bencana yang agaknya belum
putus sampai di situ saja, tetapi mungkin sekali bahwa di belakangnya itu akan diikuti pula oleh bencana
yang lebih besar daripada yang dideritanya waktu itu. Diharapkan agar ia suka berhati-hati dengan
datangnya bencana yang lebih besar itu dan berusaha mengelak daripadanya.

8.Datanglah padamu setiap pagi itu dengan apa saja yang ada padanya. (8.

Maksudnya bahwa setiap hari itu tentu membawa ketentuan-ketentuan sendiri pada tiap-tiap
manusia baik yang baik maupun yang jelek. Maka itu baiklah manusia itu selalu bertawakkal pada Tuhan
sehabis ia merasakan bahwa usaha serta daya upayanya cukup dilakukan.

9.Datanglah padamu orang yang tidak kau beri bekal apa-apa itu dengan membawa berita
selengkapnya.(9.

Maksudnya bahwa kita ini tidak perlu mencari-cari berita yang kurang berfaedah bagi kita itu,
sebab lama kelamaan akan ada saja orang yang menceritakan peristiwa (kejadian) itu pada kita,
sedangkan orang itu bukan kita suruh, dan datangnya itu bukan pula atas kemauan kita. Pepatah di atas
itu asalnya adalah ucapan seseorang yang bernama Tharafah; Dalam sebaris bait yang permulaannya
berbunyi: Satubdii lakal ayyamu maa kunta jaahilaa (Pergantian dari hari ke hari itu, akan menjelaskan
sendiri padamu apa saja yang kamu tidak mengetahuinya), lalu sambungannya ialah kalimat di atas itu.

10.Aku tidak akan datang padamu sampai kedua orang pemetik daun itu kembali(10.

Diceritakan bahwa dahulu ada dua orang yang pekerjaannya menjadi pemetik daun guna
menyamak kulit. Tempat daun itu ada di Yaman. Pada suatu hari di tunggu-tunggu kedatangannya, tetapi
tidak muncul-muncul dan sampai bertahun-tahun tidak tampak batang hidungnya dan lenyaplah berita
tentang keduanya itu. Mereka tidak kembali untuk selama-lamanya. Perumpamaan di atas kita ucapkan
pada seseorang yang akan kita tinggalkan untuk selama-lamanya yakni dengan niyat bahwa kita tidak
akan kembali lagi kepadanya.

11.Aku tidak datang padamu sampai dapat membawa gigi biawak(11.


12.Setiap yang datang itu dekat(12.

Diucapkan pada seseorang yang senantiasa berkeluh kesah akan tibanya sesuatu yang dinanti-natikan.
Dengan mengucapkan demikian itu dimaksudkan agar is bersabar menunggu sampai tiba saat yang
dinanti-nantikannya tadi.

13. Itulah satu-satunyadua benda yang nomor satu(13. --

Ini adalah untuk menyatakan bahwa sesuatu yang dibicarakan itu samasekali tiada duanya (tiada
taranya).
14. Diambilnya benda itu dengan talinya sekali(14.

Maksudnya ialah mengambil atau merampas sesuatu benda dari seseorang tanpa ditinggalkan
sedikitpun. Jadi dihabiskan samasekali. Asalnya ialah ada seorang meminta seekor unta dari sahabatnya
dan tidak pula kelupaan dengan tali pengikatnya sekali.

15. Tetangga itu kadang-kadang dihukum karena dosa tetangganya sendiri(15.

Diucapkan pada seseorang yang terkena kesukaran karena perbuatan sahabatnya sendiri.

16. Ambillah apa-apa yang ada dari batu pemanas itu(16.

Sudah menjadi kebiasaan orang Arab apabila hendak menghangatkan susu, maka
dimasukkannya saja batu panas karena matahari ke dalam tempat susu itu. Setelah itu batunya diambil
lagi dan hampir tiada terdapat bekas-bekas susu pada batu tadi. Batu itu dikiaskan pada seseorang yang
sangat kikir. Maka tujuan pepatah itu ialah: Ambil sajalah apa saja yang dapat engkau peroleh dari sikikir
itu sekalipun hanya sedikit dan kurang berarti daripada tidak dapat samasekali.

17. Ambillah sesuatu perkara itu dengan mengingat apa-apa yang di belakangnya(17.

Maksudnya berhati-hatilah melakukan sesuatu itu dan sebelum dilakukan fikirkan masak-masak
dahulu akan akibat-akibatnya dan juga bersiap-siaplah untuk menghadapi halangan-halangan yang
timbul di belakang hari setelah melakukan sesuatu yang dipernuat itu.

18. Ambillah mana-mana yang bersih saja dari tahun dan yang secukupnya saja dari penghidupan(18.

Artinya hendaklah kita ini selalu relamenerima apa yang ada saja tanpa melalaikan usaha. Jadi
tidak bersifat loba dan tamak, sehingga melupakan mana yang halal dan yang haram atau yang haq dan
yang bathil.

19. Ambillah mana-mana yang dekat padamu(19.

Yakni kerjakanlah atau ambillah sekuat tenagamu saja dan jangan terlampau loba dalam segala sesuatu

20. Jangan mengakhirkan pekerjaan hari ini sampai besok(20.

Maksudnya jangan suka menangguhkan sesuatu usah yang kini sudah dapat dilaksanakan.

0033553300

Terjemahan dalam bahasa Arab adalah sbb.:

3 .2 . 1
.4 si .6 .5
. 7 - .8
( .9

. 9 8. .10
. 11 .12
.13 -- .14 .15 .16
) (Terjemahan secara kasar sekaligus .17