Anda di halaman 1dari 3

PEMERIKSAAN ASAM URAT

METODE : OXIDASE/PEROXIDASE

No. Dokumen : 440/C/SOP/


SOP /PKM/2016
No. Revisi : 00
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPTD
Puskesmas dr.H.Dadan A Dhaniswara
Kadungora NIP.197303042006041012

1. Pengertian Asam Urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari
makan yang kita konsumsi atau hasil samping dari pemecahan
sel darah. Asam urat yang berlebih akan terkumpul pada
persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak
yang dikenal dengan penyakit GOUT.
Prinsip Pemeriksaan Asam Urate :
Asam urat dalam sampel darah akan bereaksi dengan reagen
yang akan membentuk komplek warna yang di ukur dengan
spektrofotometer.
Reaksi :

Uric Acid + O2+ 2 H2O Uricase Alantoin + CO2 + H2O2

2H2O2 + Aminoantipyrine + DCFS Peroxidase


Quinoneimine + 4 H2O

2. Tujuan Untuk mengetahui kadar asam urat dalam sampel darah yang
diperiksa
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Kadungora 440/C/SK/ /PKM/2016
tentang Kebijakan Penunjang Pelayanan Klinis
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 37
tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pusat
Kesehatan Masyarakat
5. Alat dan Bahan Alat
1. Fotometer BTS 310 + Biosytem
2. Tabung reaksi 3 ml
3. Multipipet 10 200 l,500 l,1000 l
4. Spuit 3 cc

6. Prosedur A. Persiapan
1. Pasien : Sebaiknya berpuasa selama 10-12 jam sebelum
pemeriksaan
2. Petugas Laboratorium : menggunakan Alat Pelindung Diri
sebelum melakukkan pemeriksaan.

B. Sampel
1. Jenis : Serum, Plasma EDTA / Heparin/fluoride,
CSF
2. Jumlah : 100l
3. Stabilitas : 15-25 0C selama 8 jam
Pada suhu 2-8 0C selama 72 jam
PEMERIKSAAN ASAM URAT
METODE : OXIDASE/PEROXIDASE

No. Dokumen : 440/C/SOP/


SOP /PKM/2016
No. Revisi : 00
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPTD
Puskesmas dr.H.Dadan A Dhaniswara
Kadungora NIP.197303042006041012

Pisahkan sample dari sel-sel( centrifuge ) dilakukan


dalam 30 menit setelah pengumpulan sample.
CSF : segera dikerjakan.

C. Kontrol

1. Jenis : precinorm U dan Precipath U


2. Jumlah : 5 ml
3. Stabilitas: 2-8 0C sampai kadarluarsa
4. Penyimpanan :Pada suhu 2-8 0C dalam lemari es sampai
tanggal kadaluarsa (sama dengan penyimpanan reagen)

D. Nilai Normal

Laki-laki : 3.5 7.2 mg/dl ( 210 - 420 mmol/L )


Perempuan : 2.6 6.0 mg/dl ( 150 - 350 mmol/L )

E. Cara Pemeriksaan

1. Keluarkan Reagen dan biarkan dalam suhu kamar


2. Pipet ke dalam tabung :
Blank Standar Sampel
Aquadest 20 - -
UA.Standar (S) - 20 l -
Sampel serum - - 20 l
Reagent (A) 1.0 ml 1.0 ml 1.0 ml
3. Campur hingga homogen dan inkubasi selama 10 menit
pada suhu kamar 16 25 0C atau 5 menit pada suhu
37 0C
4. Ukur kadar Uric Acid pada fotometer
5. Baca hasil pada monitor
7. Bagan Alur
8. Hal-hal yang
perlu diperhatikan
9. Unit terkait 1. Laboratorium
2. Rawat Jalan
3. UGD
10. Dokumen terkait
11. Rekaman historis No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
perubahan diberlakukan
PEMERIKSAAN ASAM URAT
METODE : OXIDASE/PEROXIDASE

No. Dokumen : 440/C/SOP/


SOP /PKM/2016
No. Revisi : 00
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPTD
Puskesmas dr.H.Dadan A Dhaniswara
Kadungora NIP.197303042006041012