Anda di halaman 1dari 1

Faktor factor yang mempengaruhi durasi diare

1. Umur
Umur merupakan salah satu factor determinan yang terkait dengan durasi diare. Kejadian
teringgi terjadi pada umur 6 24 bulan. Keadaan tersebut sangat mungkin karena usia 6
24 bulan jumlah air susu ibu sudah mulai berkurang dan pemberian makanan sapih yang
kurang nilai gizinya serta kebersihannya.
Kerusakan mukosa usus dapat terjadi karena gangguan integritas mukosa usus yang
banyak dipengaruhi dan dipertahankan oleh system imunologik intestinal serta regenerasi
epitel usus yang pada masa bayi muda terbatas kemampuannya.

2. Asupan Diet
Asupan diet menempati posisi penting dalam tatalaksana diare pada anak, karena ada
hubungan timbal balik antara nutrisi dengan diare. Asi menenmpati posisi strategis,
karena asi dapat terus diberikan sejak saat rehidrasi sampai sesudahnya. Asi biasanya
dapat diserap dan dicernapada saat diare. Anak anak yang tetap diberi asi selama diare
pengeluaran tinjanya berkurang dan lama penyakitnya lebih pendek daripada anak yang
tidak diberi asi.
Makanan yang diberi untuk anak diare harus memenuhi syarat : mudah dicerna dan
diabsorbsi, kandungan lactose rendah, mengandung vitamin dan mineral terutama seng
serta memperhatikan pola makan setempat.

3. Status gizi
Pada penderita malnutri terjadi lebih seringdan lebih lama. Semakin buruk keadaan anak,
semakin sering dan berat diare yang dideritanya. Traktus gastrointestinal sangat rentan
terhadap malnutrisi. Malnutri mengakibatkan kerusakan barrier mukosa sehingga
meningkatkan kerentanan terhadap infeksi. Malnutrisi juga mengganggu produksi dan
maturasi dari enterosid baru merubah morfologi intestinal.

4. Mukosa usus pada penderita diare


Kerusakan mukosa usus dapat terjadi karena gangguan integritas mukosa usus yang
banyak dipengaruhi dan dipertahankan oleh system imunologik saluran cerna serta
regenerasi epitelusus, sehingga system imunologis saluran cerna patut diduga
menpunyaiperanan penting dalam proses diare di samping kemampuan regenerasi epitel
usus.