Anda di halaman 1dari 4

NAMA : BUNGA RACHMAWATI.

S
KELAS : IV C
NO ABSEN : 12

BAGIAN-BAGIAN TELINGA MANUSIA

Bagian telinga
Telinga terdiri dari tiga bagian: telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.

Telinga luar

Bagian luar merupakan bagian terluar dari telinga. Telinga luar terdiri dari daun
telinga, lubang telinga, dan saluran telinga luar. Telinga luar meliputi daun
telinga atau pinna, Liang telinga atau meatus auditorius eksternus, dan
gendang telinga atau membran timpani. Bagian daun telinga berfungsi untuk
membantu mengarahkan suara ke dalam liang telinga dan akhirnya menuju
gendang telinga. Rancangan yang begitu kompleks pada telinga luar berfungsi
untuk menangkap suara dan bagian terpenting adalah liang telinga. Saluran ini
merupakan hasil susunan tulang dan rawan yang dilapisi kulit tipis.

Di dalam saluran terdapat banyak kelenjar yang menghasilkan zat seperti lilin
yang disebut serumen atau kotoran telinga. Hanya bagian saluran yang
memproduksi sedikit serumen yang memiliki rambut. Pada ujung saluran
terdapat gendang telinga yang meneruskan suara ke telinga dalam.

Peradangan pada bagian telinga ini disebut sebagai otitis Eksterna. Hal ini
biasanya terjadi karena kebiasaan mengorek telinga & akan menjadi masalah
bagi penderita diabetes mellitus (sakit gula)

Telinga luar dan kebudayaan

Walaupun bagian daun telinga tidak begitu penting, bagian ini sering digunakan
untuk memperbaiki tampilan wajah. Dalam masyarakat Barat, telinga yang
terlalu besar dan terlihat tidak simetris akan memperburuk penampilan. Bedah
pertama untuk mengatasi hal ini dipublikasikan pada 1881.

Telinga juga menjadi tempat perhiasan selama ribuan tahun, terutama dengan
menindik telinga. Dalam beberapa kebudayaan, perhiasan tersebut
ditempatkan untuk menarik dan memperbesar daun telinga. Kebudayaan ini
masih ditemukan di Indonesia, yakni pada suku Dayak di Kalimantan.

Telinga tengah

Telinga tengah adalah rongga udara di belakang gendang telinga, yang meliputi,
3 tulang pendengaran (martil atau malleus, landasan atau incus, dan sanggurdi
atau stapes). Ujung dari saluran Eustachius juga berada di telinga tengah.

Getaran suara yang diterima oleh gendang telinga akan disampaikan ke tulang
pendengaran. Masing-masing tulang pendengaran akan menyampaikan
getaran ke tulang berikutnya. Tulang sanggurdi yang merupakan tulang terkecil
di tubuh meneruskan getaran ke koklea atau rumah siput.

Pada manusia dan hewan darat lainnya, telinga tengah dan saluran
pendengaran akan terisi udara dalam keadaan normal. Tidak seperti pada
bagian luar, udara pada telinga tengah tidak berhubungan dengan udara di luar
tubuh. Saluran Eustachius menghubungkan ruangan telinga tengah ke belakang
faring. Dalam keadaan biasa, hubungan saluran Eustachius dan telinga tengah
tertutup dan terbuka pada saat mengunyah dan menguap. Hal ini menjelaskan
mengapa penumpang pesawat terbang merasa 'tuli sementara' saat lepas
landas. Rasa tuli disebabkan adanya perbedaan tekanan antara udara sekitar.
Tekanan udara di sekitar telah turun, sedangkan di telinga tengah merupakan
tekanan udara daratan. Perbedaan ini dapat di atasi dengan mekanisme
mengunyah sesuatu atau menguap.

Telinga dalam

Telinga bagian berada di dalam bagian petrosa tulang temporal yang tersusun
atas dua bagian yaitu tulang labyrinth yang menonjol (bony labirinth) dan
membran labyringth.

Tulang labyrinth selanjutnya terbagi atas tiga bagian yaitu vestibula, koklea dan
kanal semisirkular.

Vestibula berdampingan dengan bagian telinga tengah melewati dua lubang


yaitu fenestra vestibuli yang ditempati oleh dasar stapes dan fenestra koklea
yang terisi oleh jaringan fibrosa. Di bagian belakang terdapat muara yang
menuju kanal semisirkular dan dibagian depan terdapat muara yang mengarah
ke koklea.

Koklea merupakan bagian telinga yang penting bagi fungsi pendengaran.


Koklea adalah saluran berbentuk spiral yang membentuk dua pertiga putaran
mengitari pusat tulang yang disebut modiolus.

Berdasarkan panjangnya, saluran koklea terbagi atas tiga terowongan oleh dua
membran yaitu membran basilar dan membran vestibular, yang meregang dari
modiolus ke dinding luar.

Pada saluran bagian luar, terdapat skala vestibuli di bagian atas dan skala
timpani di bagian bawah. Saluran ini berisi perilimfe dan bergabung dengan
puncak modiolus. Bagian ujung skala timpani yang lebih rendah ditutupi fibrosa
fenestra koklea.

Bagian tengah saluran koklea disebut duktus koklear dan berisi endolimfe.
Bentuknya sama dengan tulang labyrinth dan disebut membran labyrinth. Di
dalam duktus koklear terdapat ujung ujung saraf pendengaran yang disebut sel
sel rambut.
Pada koklea, terdapat tiga kanal semisirkular yang terletak di atas dan di
belakang vestibula dalam tiga ruang yang berbeda, satu vertikal, satu
horisontal dan yang lain transversal. Semua ruang ini berisi perilimfe.

Dalam fungsi keseimbangannya, apabila posisi kepala berubah, gerakan


endolimfe akan merangsang sel sel khusus yang memiliki tonjolan seperti
rambut rambut yang terdapat di ujung setiap kanal

Di bagian dalam tulang labyrinth terdapat labyrinth membranosa yang berupa


membran berukuran kecil. Membran ini terdiri atas utrikel, sakul, duktus
semikular dan duktus koklea.

Utrikel dan sakulus adalah dua kantung kecil dalam vestibula yang satu sama
lain dihubungkan oleh saluran penyambung (connecting tube). Kantung
kantung tersebut berisi potongan kecil saraf sel rambut yang distimulasi oleh
gaya gaya gravitas pada kristal kristal kecil (otolith) yang menempel pada sel sel
tersebut.

Bentuk duktus semisirkular sama dengan kanal semisirkular terletak di dalam


duktus tersebut, tetapi diameter duktus semisirkular hanya 1/4 kanal
semisirkular. Duktus semisirkular mengandung endolimfe.

Duktus koklear adalah saluran spiral yang terdapat di dalam kanal koklea yang
menonjol dan membentang di sepanjang dinding luar. Langit langit duktus
koklear dibentuk oleh membran vestibular dan bagian dasarnya oleh membran
basiler dan kedua dinding luarnya oleh tonjolan dinding koklea.