Anda di halaman 1dari 5

ASUHAN GIZI

No.Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
UPTD dr R.A Yeni Warninggsih
Puskesmas Tanda tangan Kapus NIP.197602122006042004
Perawatan Ratu
gung
1.Pengertian
Serangkaian kegiatan yang
terorganisir/terstruktur yang
memungkinkan untuk identifikasi
kebutuhan gizi dan
penyediaan/pemberian pelayanan gizi
pada pasien dengan resiko nutrisi*)
untuk memenuhi kebutuhan gizinya.
2.Tujuan
Sebagai acuan dalam proses asuhan
gizi pada balita gizi kurang dan gizi
buruk.
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Perawatan Ratu Agung.

4.Referensi Pedoman Proses Asuhan Gizi Tersstandar (PAGT),


Kementrian Kesehatan RI: Jakarta 2014
Pedoman Pelayanan Gizi di Puskesmas, Kemenkes RI,
Direktorat Jendra Bina dan KIA Jakarta : 2014

R.R5. Prosedur/ 1. Pengkajian Gizi (Asesmen Gizi ) yaitu pengkajian atas :


langkah-langkah -Riwayat gizi klien ( gambaran kebiasaan/pola makan dan asupan
Zat gizi sehari)
-Data antropometri
-Data biokimia
-Pemeriksaan fisik/klinis
-Riwayat personal
2. Menentukan diagnosa gizi yang sesuai dengan masalah
yang ditemukan pada pengkajian gizi
3. Menentukan intervensi gizi
Menentukan jenis diit sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
pasien
4. Menitoring dan Evaluasi
Kemajuan dan perkembangan pasien meliputi : perkembangan
data antropometri, perkembangan data laboratorium yang terkait
gizi, perkembangan fisik/klinis, perkembangan asupan makanan,
perkembangan perubahan prilaku dan sikap, perkembangan
diaognosa gizi.
*) Pasien dengan resiko nutrisi seperti gizi buruk, kurang, lebih,
Mengalami penurunan asupan, penurunan berat badan

6. Unit terkait
1. Unit Rawat Inap
2. Laboratorium
3. Instalasi Gizi
Contoh Ralat :

No.1 Nutrisionis melakukan oengkajian gizi pasien meliputi, riwayat gizi dll

SOP pemesanan penyiapan distribusi


dan pemberian makanan pada pasien
rawat inap
No.Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
UPTD dr R.A Yeni Warninggsih
Puskesmas Tanda tangan Kapus NIP.197602122006042004
Perawatan Ratu
gung
1.Pengertian
Serangkaian kegiatan yang
terorganisir/terstruktur yang
memungkinkan untuk identifikasi
kebutuhan gizi dan
penyediaan/pemberian pelayanan gizi
pada pasien dengan resiko nutrisi*)
untuk memenuhi kebutuhan gizinya.
2.Tujuan
Sebagai acuan dalam proses asuhan
gizi pada balita gizi kurang dan gizi
buruk.
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Perawatan Ratu Agung.
4.Referensi Pedoman Proses Asuhan Gizi Tersstandar (PAGT),
Kementrian Kesehatan RI: Jakarta 2014
Pedoman Pelayanan Gizi di Puskesmas, Kemenkes RI,
Direktorat Jendra Bina dan KIA Jakarta : 2014

R.R5. Prosedur/ 5. Pengkajian Gizi (Asesmen Gizi ) yaitu pengkajian atas :


langkah-langkah -Riwayat gizi klien ( gambaran kebiasaan/pola makan dan asupan
Zat gizi sehari)
-Data antropometri
-Data biokimia
-Pemeriksaan fisik/klinis
-Riwayat personal
6. Menentukan diagnosa gizi yang sesuai dengan masalah
yang ditemukan pada pengkajian gizi
7. Menentukan intervensi gizi
Menentukan jenis diit sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
pasien
8. Menitoring dan Evaluasi
Kemajuan dan perkembangan pasien meliputi : perkembangan
data antropometri, perkembangan data laboratorium yang terkait
gizi, perkembangan fisik/klinis, perkembangan asupan makanan,
perkembangan perubahan prilaku dan sikap, perkembangan
diaognosa gizi.
*) Pasien dengan resiko nutrisi seperti gizi buruk, kurang, lebih,
Mengalami penurunan asupan, penurunan berat badan

6. Unit terkait
4. Unit Rawat Inap
5. Laboratorium
6. Instalasi Gizi
Contoh Ralat :

No.1 Nutrisionis melakukan oengkajian gizi pasien meliputi, riwayat gizi dll

ASUHAN GIZI
No.Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :
UPTD dr R.A Yeni Warninggsih
Puskesmas Tanda tangan Kapus NIP.197602122006042004
Perawatan Ratu
gung
1.Pengertian
Serangkaian kegiatan yang
terorganisir/terstruktur yang
memungkinkan untuk identifikasi
kebutuhan gizi dan
penyediaan/pemberian pelayanan gizi
pada pasien dengan resiko nutrisi*)
untuk memenuhi kebutuhan gizinya.
2.Tujuan
Sebagai acuan dalam proses asuhan
gizi pada balita gizi kurang dan gizi
buruk.
3. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas Perawatan Ratu Agung.

4.Referensi Pedoman Proses Asuhan Gizi Tersstandar (PAGT),


Kementrian Kesehatan RI: Jakarta 2014
Pedoman Pelayanan Gizi di Puskesmas, Kemenkes RI,
Direktorat Jendra Bina dan KIA Jakarta : 2014

R.R5. Prosedur/ 9. Pengkajian Gizi (Asesmen Gizi ) yaitu pengkajian atas :


langkah-langkah -Riwayat gizi klien ( gambaran kebiasaan/pola makan dan asupan
Zat gizi sehari)
-Data antropometri
-Data biokimia
-Pemeriksaan fisik/klinis
-Riwayat personal
10. Menentukan diagnosa gizi yang sesuai dengan masalah
yang ditemukan pada pengkajian gizi
11. Menentukan intervensi gizi
Menentukan jenis diit sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan
pasien
12. Menitoring dan Evaluasi
Kemajuan dan perkembangan pasien meliputi : perkembangan
data antropometri, perkembangan data laboratorium yang terkait
gizi, perkembangan fisik/klinis, perkembangan asupan makanan,
perkembangan perubahan prilaku dan sikap, perkembangan
diaognosa gizi.
*) Pasien dengan resiko nutrisi seperti gizi buruk, kurang, lebih,
Mengalami penurunan asupan, penurunan berat badan

6. Unit terkait
7. Unit Rawat Inap
8. Laboratorium
9. Instalasi Gizi
Contoh Ralat :

No.1 Nutrisionis melakukan oengkajian gizi pasien meliputi, riwayat gizi dll