Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS PROSES INTERAKSI

LONGCASE STASE KEPERAWATAN JIWA

Disusun Oleh

Agus Gunadi

20164030125

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

2017
ANALISIS PROSES INTERAKSI

Nama pasien : Tn. M


Fase/Pertemuan : Fase Kerja/Kedua
Deskripsi Kondisi pasien : Pasien tampak rapi dan bertenaga, pasien antusias untuk
pertemuan kedua yang telah dijanjikan sebelumnya
Lingkungan : Tempat pertemuan di ruang makan dengan penerangan cukup
Diagnosis : Risiko perilaku kekerasan terhadap orang lain
Tindakan Keperawatan : SP 3 RPK (Verbal)
Tujuan : 1. Pasien mampu mengontrol Perilaku Kekerasannya
2. Pasien tidak mencederai diri sendiri, orang lain dan
lingkungan
3. Pasien mampu mengontrol PK secara verbal (3 cara, yaitu:
mengungkapkan, meminta, menolak dengan benar)

Analisis Perawat
Verbal Dan Verbal Dan Komentar
(Justifikasi dan
Nonverbal Perawat Nonverbal Pasien Supervisor
Rasional)
Assalamualaikum Iya selamat pagi mas Menyapa, tersenyum
bapak M, selamat gugun, ya sehat dan memberikan
pagi. Bagaimana alhamdulillah sentuhan terapeutik
kabarnya hari ini? (menoleh sedikit dan untuk memfokuskan
(Tersenyum dan tersenyum kemudian pasien dengan
memberikan sentuhan kembali memandang keadaan sekitar,
di pundak pasien) ke arah depan atau membuat pasien
arah Bu Kelly) nyaman dan menjalin
kepercayaan
Alhamdulillah ya Iya mas Saya bermaksud
bapak, nah sesuai janji (Pasien mengingatkan
kemarin bahwa hari menggenggam kembali mengenai
ini kita akan tangannya dan sedikit agenda saat ini
berbincang-bincang tersenyum)
mengenai cara-cara
lanjutan untuk
mengontrol emosi ya
pak!
Analisis Perawat
Verbal Dan Verbal Dan Komentar
(Justifikasi dan
Nonverbal Perawat Nonverbal Pasien Supervisor
Rasional)
(berusaha menatap
pasien agar fokus ke
perawat)
Tempatnya disini ya (pasien tersenyum dan Menanyakan
bapak waktunya mengangguk kearah kesediaan pasien agar
kurang lebih sekitar bu Kelly) pasien nyaman dan
20 menit dan akan menekankan ke pasien
ditemani oleh Bu bahwa waktu yang
Kelly yang juga akan terpakai tidaklah
seorang spesialis panjang
keperawatan jiwa,
apakah bapak
bersedia?

(perawat tersenyum
ke bu kelly)
Nah bapak kita akan Pertama jika saya Perawat mulai dengan
mulai dengan sedikit emosi, saya akan mengevaluasi SP 1
mengulang lagi menarik nafas dalam dan SP 2 RPK
mengenai apa yang 5 detik dari hidung
telah bapak dapatkan dan menghembuskan
dan praktikkan sejauh 10 detik dari mulut,
ini untuk mengontrol terus diulangi sampai
emosi, bisa diulangi saya tenang. Bisa juga
bapak apa saja yang dengan memukul
sudah bapak bantal dan kasur
praktikkan selama daripada memukul
ini? orang lain supaya
tidak luka
(memandu pasien
dengan menggunakan (Pasien mempratikkan
jari yang menarik nafas dan
menunjukkan angka memukul bantal yang
satu dan dua dan telah disiapkan)
menyerahkan bantal
yang telah saya
siapkan)
Analisis Perawat
Verbal Dan Verbal Dan Komentar
(Justifikasi dan
Nonverbal Perawat Nonverbal Pasien Supervisor
Rasional)
Wah bagus sekali ya Cara kedua itu Saya memberikan
bapak sudah bisa dengan obat, yang Feedback positif perlu
memraktikkan cara pertama Haloperidol diberikan dalam
pertama, bagaimana biar halusinasi hilang, rangka mendukung
dengan cara kedua yang kedua pasien bisa dan ingat
bapak? Apa masih tryhexipenidil biar
ingat? tenang dan diazepam
biar tidak cemas
(mengangguk, memuji
dan berbicara dengan (pasien tampak
sedikit meningkatkan terbata-bata tetapi
antusias) bisa mengingat
dengan jelas semua
obat dan fungsinya)
Wah bagus sekali ya (pasien tersenyum dan Saya ingin semakin
pak, obatnya berhasil sedikit ikut melanjutkan karena
bapak sebutkan menepukkan sejauh ini telah
dengan baik dan tangannya) direspon dengan baik
benar oleh pasien.

(tersenyum bahagia
dan memnepukkan
tangan)
Karena bapak sudah ....meminta dengan Saya terkejut saat
bisa mempraktikkan baik, menolak denganpasien langsung
cara pertama dan baik danmengulangi hal-hal
kedua, kita akan mulai mengungkapkan yang saya sebutkan
belajar mengontrol dengan baik dengan antusias.
emosi dengan cara Saya jadi terpancing
ketiga yaitu meminta (Pasien memotong untuk menjelaskan
dengan baik, menolak pembicaraan perawat lebih jauh
dengan baik, dan dan dengan jarinya
mengungkapkan tampak berpikir dan
dengan baik mengulangi apa yang
disebutkan perawat
(perawat sebelumnya
mencondongkan
kepala sambil
Analisis Perawat
Verbal Dan Verbal Dan Komentar
(Justifikasi dan
Nonverbal Perawat Nonverbal Pasien Supervisor
Rasional)
mencari mata pasien
yang tidak fokus ke
perawat)
Betul bapak, nah Iya baik mas Kembali saya
tujuan kita berbicara berusaha untuk
dengan baik adalah (mengangguk tanda mencari fokus pasien.
agar kita terhindar setuju)
dari konflik dan
terpancing emosinya
dengan orang lain
pak, bagaimana jika
mulai dengan cara
meminta dengan baik

(kembali
mencondongkan
badan mencari mata
pasien)
Pertama adalah Mas Dedi, tolong Feedback positif
meminta dengan baik, ambil gelas itu (2 untuk meningkatkan
meminta itu bapak kali) minat pasien
harus selalu diawali melanjutkan terapi
dengan kata tolong (sambil mengulangi
dandengan nada yang dengan yakin
tidak tinggi,
contohnya Mas Dedi
tolong ambilkan saya
gelas itu!, seperti itu
bapak, coba diulangi

(menyentuh pundak
pasien tanda
gilirannya untuk
mengulang)
Bagus sekali ya pak