Anda di halaman 1dari 3

PENGENDALIAN OBAT

No Dokumen
No Revisi
SOP Tanggal Terbit
Halaman 1/3

Pemerintah Puskesmas
Kabupaten Pangenan
Cirebon
dr. Hj. Atih Andriyantie Fauzi
NIP. 19781204 200701 2 007

1. Pengertian Pengendalian persediaan adalah suatu kegiatan untuk memastikan


tercapainya sasaran yang diinginkan sesuai dengan strategi dan
program yang telah ditetapkan sehingga tidak terjadi kelebihan dan
kekurangan / kekosongan obat di unit pelayan kesehatan dasar.
2. Tujuan Agar tidak terjadi kelebihan dan kekosongan obat di unit pelayana
kesehatan dasar.
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas DTP Pangenan Nomor : 440/
/Puskesmas/2017 tentang Penyediaan Obat yang Menjamin
Ketersediaan Obat di UPT Puskesmas DTP Pangenan
4. Referensi a. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 tahun
2016 tentang Standar Pelayan Kefarmasian di Puskesmas;
b. Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di
Puskesmas tahun 2003
5. Prosedur a. Pengendalian Persediaan
1. Memperkirakan/menghitung pemakaian rata-rata periode
tertentu di Puskesmas dan seluruh unit pelayanan;
2. Menentukan stok optimum, stok pengaman, waktu tunggu;
3. Menghitung jumlah obat yang diminta, dengan rumus :
Q = SK + SP + ( WT x D ) - SS

Q = jumlah obat yang diminta,


SK = stok kerja,
SP = stok pengaman,
WT = waktu tunggu,
SS = sisa stok,
D = pemakaian rata-rata perbulan.

b. Pengendalian Penggunaan
1. Petugas mengambil sampel resep dari tiga kasus penyakit
(pneumonia, diare dan myalgia) setiapa hari;
2. Petugas mengumpulkan data tentang jenis obat yang tertulis
diresep ketiga kasus penyakit tersebut;
3. Petugas merekap data sampel resep dari ketiga kasus penyakit
tersebut selama satu bulan;
4. Petugas mencatat jumlah keseluruhan sampel yang diambil dari
masing-masing kasus (A);
5. Petugas mencatat sampel kasus yang menggunakan obat
antibiotikdalam masing-masing kasus (B);
6. Petugas menghitung jumlah presentasi antara totaljumlah
sampel yang diambil dengan jumlah sampel kasus yang
menggunakanantibiotik dengan rumus :
PENGENDALIAN OBAT
No Dokumen
Puskesmas dr. Hj. Atih
No Revisi
Pangenan SOP Andriyantie Fauzi
Tanggal Terbit
Halaman 2/3

A x 100% = C %

7. Petugas melaporkan hasil data peresepan kepada Kepala


Pusksmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

c. Penanganan Obat Hilang, Obat Rusak dan Kadaluarsa


1. Memberi tanda warna merah pada obat yang rusak/kadaluarsa;
2. Mencatat pada buku register obat hilang/rusak/kadaluarsa;
3. Membuat Berita Acara Obat hilang/rusak/kadaluarsa;
4. Melaporkan ke Kepala Puskesmas melalui Berita Acara
tersebut;
5. Melaporkan dan menyerahkan obat ke Gudang Farmasi Dinas
Kesehatan Kabupaten Cirebon melalui Berita Acara tersebut.
6. Bagan Alir a. Pengendalian Persediaan
memperkirakan/menghitung pemakaian rata-rata periode
tertentu di Puskesmas dan seluruh unit pelayanan

menentukan stok optimum, stok pengaman, waktu


tunggu

menghitung jumlah obat yang diminta

b. Pengendalian Penggunaan

Mengambil sampel Mengumpulkan data


resep 3 kasus jenis obat
penyakit

Merekap selama 1 bulan


Melaporkan hasil data ke
DinKes Kab Cirebon

Mencatat jumlah
keseluruhan sampel (A)
Menghitung
presentase :

A x 100 % = C % Mencatat jumlah sampel


yang menggunakan
B antibiotik (B)
PENGENDALIAN OBAT
No Dokumen
Puskesmas Dr. Hj. Atih Andriyantie
No Revisi
Pangenan SOP Fauzi
Tanggal Terbit
Halaman 3/3

c. Penanganan Obat Hilang , Rusak, dan Kadaluarsa

Memberi tanda warna Mencatat pada buku


merah pada obat yang register obat
rusak/kadaluarsa hilang/rusak/kadaluarsa

Melaporkan dan
menyerahkan obat Membuat Berita Acara
melalui Berita Acara dan melaporkannya
tersebut ke Gudang ke Kepala Puskesmas
Farmasi Dinas
Kesehatan Kabupaten
Cirebon

7.Unit Terkait Unit pelayanan yang terkait


8. Dokumen a. LPLPO
Terkait b. Laporan kompilasi data peresepan tingkat Puskesmas
c. Buku register obat hilang/rusak/kadaluarsa

9. Rekaman Historis Perubahan

No Yang dirubah Isi Perubahan Tanggal mulai


diberlakukan