Anda di halaman 1dari 2

Panduan Pelayanan Keperawatan Gigitan Hewan Terduga Rabies

A. Definisi

RABIES adalah sering disebut anjing gila,karena binatang atau hewan penular rabies(HPR)
yang utama anjing yang umumnya terlihat agresif.penyakit akut yang menyerang susunan saraf pusat
ini dapat terjadi pada manusia dan hewan.jalan masuk bagi virus kedalam tubuh adalah melalui
luka.awalnya, virus berdiam di area bekas gigitan atau luka.diarea gigitan dapat terjadi kerusakan
jaringan kulit,otot,pembuluh darah,dan saraf,beberapa gejala umum atau tidak sepesifik yang bisa
ditemukan pada fase prodromal adalah,demam,nyeri kepala,lemas,lemah,lelah,lesu,nafsu makan
menurun dan muntah.

B. Ruang Lingkup

Pelayanan Kesehatan Gigitan hewan Terduga Rabies dibagi dalam dua macam kegiatan, yaitu :
1. Kegiatan di dalam gedung Puskesmas
Meliputi :

2. Kegiatan di luar gedung Puskesmas


Meliputi :

C. Tata Laksana
1. Kegiatan di dalam gedung:
a. Penemuan kasus baru (deteksi dini) pada pasien rawat jalan
b. Pelaksanaan anamnesa pemeriksaan tertentu
c. Penyuluhan/pendidikan kesehatan
d. Pemantauan keteraturan berobat
e. Rujukan kasus/masalah kesehatan kepada tenaga kesehatan lain
f. Pemberian nasehat (konseling) keperawatan
g. Kegiatan yang merupakan tugas limpah sesuai pelimpahan kewenangan yang diberikan dan atau
prosedur yang telah ditetapkan (contoh: pengobatan, penanggulangan kasus gawat darurat, dll)
h. Menciptakan lingkungan terapeutik dalam pelayanan kesehatan di gedung
i. Pertemuan berkala staf keperawatan setiap bulan untuk mendiskusikan hal-hal yang berkaitan
dengan penyediaan pelayanan keperawatan.Hasil pertemuan dicatat dan disimpan dengan baik
j. Pemeriksaan kelengkapan peralatan yang akan digunakan, obat-obatan, kartu kunjungan dan
buku register
2. Kegiatan di luar gedung :
Melakukan kunjungan kekeluarga/kelompok/masyarakat untuk melakukan asuhan keperawatan di
keluarga/kelompok/masyarakat
1) Asuhan keperawatan kasus yang memerlukan tindak lanjut,Merupakan asuhan keperawatan
individu di rumah dengan melibatkan peran serta aktif keluarga.
Kegiatan yang dilakukan antara lain :
a) Penemuan suspek/kasus kontak serumah
b) Penyuluhan/pendidikan kesehatan pada individu dan keluarganya
c) Pemantauan keteraturan berobat sesuai program pengobatan
d) Kunjungan rumah (home visit/home health nursing) sesuai rencana
e) Pelayanan keperawatan dasar langsung (direct care) maupun tidak langsung (indirect care)
f) Pemberian nasehat (konseling) kesehatan/keperawatan
g) Pencatatan dan pelaporan seperti kartu keluarga dan pencatatan posyandu
D. Dokumentasi
1. Kegiatan di Dalam Gedung :
Setelah selesai pelayanan, data data pasien :
- ditulis dalam Buku Register
- di-input dalam sikesda Puskesmas melalui computer
2. Kegiatan di Luar Gedung :
a. Buku Tugas Luar
b. Penyuluhan kader :
- Undangan
- Materi Penyuluhan
- Daftar Hadir
- Notulen Penyuluhan