Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN HASIL PENINGKATAN MUTU DAN

KESELAMATAN PASIEN
TRIBULAN III
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, seluruh unit pelayanan yang
ada dan seluruh karyawan berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang bermutu,
terjangkau, dan mengutamakan keselamatan pasien, pengunjung, masyarakat, dan
karyawan yang bekerja di Puskesmas Bantaran. Program mutu dan keselamatan pasien
merupakan program yang wajib direncanakan, dilaksanakan, dimonitor, dievaluasi dan
ditindak lanjuti diseluruh jajaran yang ada di Puskesmas Bantaran, mulai dari kepala
puskesmas, penanggung jawab unit pelayanan klinis, dan seluruh karyawan.
Oleh karena itu perlu disusun laporan program peningkatan mutu dan keselamatan
pasien Puskesmas Bantaran yang menjadi acuan dalam peningkatan mutu klinis dan
keselamatan pasien selanjutnya. Laporan tribulan ke III tahun 2016 ini dibuat untuk
mengevaluasi perkembangan hasil pemantauan indikator mutu yang diambil oleh instalasi
atau unit kerja dari bulan Juli - September 2016.

B. TUJUAN
Tujuan umum : memberikan gambaran kegiatan peningkatan mutu pelayanan kesehatan
dan keselamatan pasien di puskesmas bantaran
Tujuan khusus : untuk mengevaluasi program layanan klinis, perilaku pemberi layanan
klinis dan sasaran keselamatan pasien serta menyusun perbaikan mutu agar upaya
peningkatan mutu menjadi tujuan sehari-hari di setiap unit
BAB II
HASIL LAPORAN PMKP

Kegiatan pemantauan indikator mutu triwulan ke III tahun 2016 yang dilaporkan adalah
bulan juli-september 2016. Adapun indikator yan dipantau adalah indikator program layanan klinis,
indikator program perilaku pemberi layanan klinis dan indikator sasaran keselamatan pasien.
A. Indikator layanan klinis
No Unit/Bagian Jenis sasaran mutu Target Hasil Analisis
Monitoring
1 Pelayanan Ketersediaan 100 % 100% Indikator mutu
Kefarmasian formularium (paling layanan klinis
lama 3 tahun terakhir tercapai
Waktu tunggu 100 % 100%
pelayanan resep obat
jadi 30 menit
Waktu tunggu 100% 100%
pelayanan resep obat
racikan 60 menit
Peresepan obat sesuai 80% 100%
formularium
Tidak terjadinya 100% 100%
kesalahan pemberian
obat
2 Laboratorium Waktu tunggu 100% 100% Indikator mutu
pelayanan layanan klinis
laboratorium 90 tercapai
menit (berlaku untuk
pasien rawat jalan dan
non BTA)
Tidak adanya kejadian 100% 100%
tertukar spesimen
pemeriksaan
Tidak adanya 100 % 100%
kesalahan pemberian
hasil pemeriksaan
laboratorium
3 Pelayanan gawat Respon pasien UGD 100% 100% Indikator mutu
darurat 5 menit layanan klinis
Jam buka pelayanan 100% 100% tercapai
UGD 24 jam
Ketepatan 80 % 100%
pelaksanaan triase

4 Pelayanan rawat Tempat tidur dengan 50% 100%


inap pengaman
Indikator mutu klinis
Dokter penanggung 100% 100% tidak tercapai
jawab pasien rawat
inap

Ketepatan waktu jam 100% 100%


visite dokter jam 08.00
WIB-selesai

Tidak adanya kejadian 100% 100%


pasien jatuh yang
berakibat cacat atau
kematian
Kejadian pulang atas 10% 16%
permintaan sendiri
Pasien dirawat lebih 10% 0%
dari 6 hari
Gelang identitas 100% 0%
pasien
Pelayanan KIA Waktu pelayanan poli 100% 100% Indikator mutu klinis
KIA/KB termasuk tercapai
pemasangan dan
pelepasan alat
kontrasepsi 60 menit

Pasien mendapat 100% 100%


konseling

Pencegahan dan 100% 100%


kontrol infeksi

Berdasarkan hasil diatas pada pelayanan farmasi, laboratorium, unit gawat darurat dan KIA
pada bulan Juli- September terdapat pemenuhan indikator mutu pelayanan. Sedangkan pada unit
pelayanan rawat inap tidak tercapai karena kejadian pulang atas permintaan sendiri oleh pasien
cukup besar. Disamping itu tidak terpenuhinya pula sasaran mutu gelang untuk identitas pasien.
Kejadian pulang atas permintaan pasien ini disebabkan pasien tidak betah untuk dirawat karena
merasa sudah sembuh. Untuk itu diperlukan penjelasan kepada pasien oleh petugas tentang
perjalanan penyakit dan dampak yang akan ditimbulkan jika pasien tidak mematuhi instuksi
petugas. Gelang untuk identitas pasien masih belum terpenuhi karena belum tersedianya gelang di
unit pelayanan rawat inap. Untuk itu diperlukan alokasi dana khusus dalam pembelian gelang dan
peran aktif dari petugas untuk mencari alternatif suplier gelang pasien karena kekosongan barang
ditingkat penjual.

B. Indikator Sasaran Keselamatan Pasien

No Unit/Bagian Jenis sasaran mutu Target Hasil Monitoring Analisis

1 Pelayanan Tidak terjadinya 100% 100%


Kefarmasian kesalahan pemberian
obat Indikator
sasaran
Tidak terjadinya 100% 100% keselamatan
kesalahan identifikasi pasien
pasien dalam tercapai
pemberian obat
2 Laboratorium Tidak adanya 100% 100%
kesalahan identifikasi
pasien dalam
pemberian spesimen
3 Pelayanan Tidak terjadinya 100% 100%
Kegawatdaruratan kesalahan prosedur
tindakan medis dan
keperawatan
Tidak terjadinya 100 % 100%
kesalahan identifikasi
pasien dalam
pemberian tindakan
medis
Pengurangan terjadinya 100% 100%
Risiko Infeksi
(petugas klinis
melakukan ctps
sebelum melakukan
tindakan medis)
4 Pelayanan rawat Tidak terjadinya 100% 100%
inap kesalahan prosedur Indikator
tindakan medis dan sasaran
keperawatan keselamatan
Tidak terjadinya 100% 100% pasien
kesalahan identifikasi tercapai
pasien dalam
pemberian tindakan
medis
Pengurangan terjadinya 100% 100%
RisikoInfeksi
(petugas klinis
melakukan ctps
sebelum melakukan
tindakan medis)
Tidak terjadinya pasien 100% 100%
jatuh
5 Pelayanan KIA Tidak terjadinya 100% 100%
kesalahan identifikasi
pasien dalam
pemberian tindakan
medis

Berdasarkan hasil diatas pada pelayanan farmasi, laboratorium, unit gawat darurat, rawat inap
dan KIA pada bulan Juli-September terdapat pemenuhan indikator sasaran keselamatan pasien
dan tidak ditemukan adanya insiden pada unit-unit tersebut. Hal ini disebabkan karena semua
tindakan sudah ada standartnya dan petugas sudah memenuhi standart tersebut.

C. Indikator perilaku pemberi layanan klinis


No Unit/Bagian Jenis sasaran mutu Target Hasil Monitoring Analisis

1 Pelayanan Senyum 80 % 100 % Indikator


Kefarmasian Sapa 80 % 100 % perilaku
pemberi
Salam 60% 100 %
layanan
2 Laboratorium Senyum 80% 100 %
klinis
Sapa 80% 100 % tercapai
Salam 60 % 100 %
3 Pelayanan Senyum 80% 100 %
Kegawatdaruratan Sapa 80% 100 %
Salam 60% 100 %
4 Pelayanan rawat Senyum 80% 100%
inap
Sapa 80% 100%
Salam 60% 100%
5 Pelayanan KIA Senyum 80% 100%
Sapa 80% 100%

Salam 60% 100%

Berdasarkan hasil diatas, pelayanan farmasi, laboratorium, unit gawat darurat, rawat inap
dan KIA pada bulan Juli-September 20116 terdapat pemenuhan indikator perilaku pemberi
layanan klinis.
BAB III

PENUTUP

Demikian laporan tribulan ke III pelaksanaan program peningkatan mutu dan keselamatan
pasien di Puskesmas Bantaran ini di susun untuk dapat dijadikan bahan evaluasi dan
pertimbangan bagi pimpinan dalam menentukan kebijakan lebih lanjut pada masa yang akan
datang.