Anda di halaman 1dari 1

Kebencian Yang Membuat Nainggolan Enggan Tanda Tangani Seragam Fans Juventus

Radja Nainggolan, gelandang AS Roma, punya rasa benci yang sangat besar pada raksasa Italia, Juventus. Sejak
di Cagliari, gelandang asal Belgia tersebut sangat ingin mengalahkan Juventus. Bahkan, kebenciannya itu masih
terawat hingga kini, yang ia tunjukkan ketika Roma menjalani tur pramusim di Amerika Serikat. Hal itu ia
tunjukkan kala menjalani tur pramusim bersama AS Roma ke Amerika Serikat. Di AS, Roma dan Juventus
bertemu dalam ajang International Champions Cup 2017, dengan skor akhir 1-1 mewarnai pertandingan mereka
di Negeri Paman Sam tersebut. Kejadian unik pun terjadi ketika Giallorossi menjalani sesi latihan di AS, tepatnya
di wilayah Boston. Ketika itu, ada salah seorang suporter Juventus yang meminta pemain timnas Belgia tersebut
menandatangani jersey Juventus. Tapi Radja menolak dengan halus, bahwa ia tidak mau menandatangani jersey
Juve tersebut.

Dalam video yang diunggah Italian Football TV tersebut, terdengar bahwa sang suporter berusaha begitu keras
agar Radja mau menandatangani jersey Juve tersebut. Radja pun membalas bahwa itu jersey yang salah, dan ia
tidak mau menandatangani jersey tersebut. Dari jawaban yang di dapat, tampak bahwa masih adanya kebencian
atau ketidaksukaan Radja Nainggolan kepada Juventus. Kebencian Radja pada Juventus memang bukan rahasia
lagi. Ia adalah salah satu pemain yang secara jelas menyatakan kebenciannya. Dan itu sudah terjadi beberapa
tahun ke belakang, bukan hanya kali ini saja. Juventus sempat menyatakan ketertarikan pada mereka untuk
memboyong Radja saat ia masih membela Cagliari.

Namun setelah lewat beberapa pertimbangan, akhirnya Radja pun memilih AS Roma, dan semakin berkembang
di sana, termasuk rasa bencinya terhadap Juve. Saat pindah ke AS Roma pada Januari 2014 silam, ia menyebut
bahwa ia tidak sudi membela Juventus dan punya motivasi tersendiri untuk mengalahkan Juventus. Selain
pernah mengutarakan sumpahnya untuk tidak akan pernah membela Juventus, ia juga pernah mengutarakan
bahwa ia tidak suka dengan Juventus meraih kemenangan. Ia menyebut Juventus kerap mendapatkan
kemenangan dengan cara yang tidak lazim, yaitu lewat tendangan bebas dan tendangan penalti. Dari ucapannya
di atas, tampak jelas bahwa kebencian Radja Nainggolan kepada Juve yang mungkin sudah ada sejak ia membela
Cagliari. Segala kesuksesan yang diraih Juve di Italia, baik itu berupa gelar Scudetto maupun gelar Coppa Italia,
telah membuat banyak klub di Italia membenci Juve. Radja Nainggolan termasuk di dalamnya.