Anda di halaman 1dari 2

PENIS HYGIENE

No. Dokumen No. Revisi Halaman


1/2

UPT. RSBM
PROVINSI BALI
Ditetapkan
STANDAR Tanggal terbit
Plt. Direktur UPT. RSBM Provinsi Bali
PROSEDUR
OPERASIONAL

Dr. Gede Bagus Darmayasa, M.Repro


Pembina Tk. I
NIP. 19610726 198803 1 004.
PENGERTIAN Penis hygiene adalah membersihkan daerah kemaluan pria dan sekitarnya
pada klien yang tidak dapat melakukannya sendiri.

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk:


1. Menjaga kebersihan daerah penis dan sekitarnya
2. Mencegah terjadinya infeksi pada daerah penis dan sekitarnya
3. Memberikan rasa nyaman pada klien
KEBIJAKAN SK Direktur
A. Fase pra interaksi :
PROSEDUR
Persiapan petugas :
1. Periksa kerapihan pakaian seragam
2. Periksa kelengkapan atribut
3. Melakukan verifikasi program pengobatan klien
4. Mencuci tangan
5. Menyiapkan alat
Persiapan alat :
1. Baskom mandi/ botol cebok berisi air hangat
2. Kom berisi kapas air hangat
3. Selimut mandi
4. Sabun
5. Washlap 2 buah
6. Bengkok
7. Handscoun bersih
8. Tissue
9. Tempat kain kotor
10. Sampiran bila perlu
B. Fase Interaksi :
1. Mengucapkan salam, menyebutkan nama dan departemen/ unit kerja
serta menyebutkan maksud dan tujuan kedatangan
2. Meminta pasien menyebutkan nama dan tanggal lahir sambil petugas
mencocokkan nama dan tanggal lahir pada gelang identitas.
3. Bagi pasien yang tidak sadar atau pasien bayi dan anak-anak petugas
meminta ijin kepada keluarga atau penunggu pasien sambil
mencocokkan dengan gelang identitas
4. Dekatkan alat alat pada klien
5. Tutup pintu, jendela/tirai kamar klien
6. Atur tempat tidur klien untuk posisi kerja kita
7. Mencuci tangan
8. Ganti selimut klien dengan selimut mandi
9. Pasang perlak
10. Atur posisi klien dorsal recumbent, lepas celana
11. Perlahan lahan angkat penis dan letakkan handuk dibawahnya.
Letakkan bengkok didekatnya. Pegang ujung penis, bila klien tidak di
sirkumsisi, retraksikan kulup. Tunda prosedur bila klien ereksi
12. Bersihkan ujung penis pada meatus uretra pertama kali. Lakukan
gerakan memutar, bersihkan meatus uretra ke arah luar
13. Kembalikan kulup pada posisinya
14. Basuh batang penis perlahan, tetapi kuat dengan menggosok kearah
pangkal penis, gunakan washlap dan air hangat
15. Basuh dan keringkan penis secara menyeluruh. Minta klien untuk
merenggangkan kakinya
16. Dengan perlahan bersihkan skrotum. Angkat testis dengan hati hati
dan cuci lipatan kulit dibawahnya. Basuh dengan washlap dan
keringkan
17. Lipat selimut mandi ke belakang perineum dan bantu klien untuk
miring
18. Bersihkan daerah anal dari perineum dan bantu klien untuk miring
19. Bersihkan daerah anal dari perineum ke anus dengan satu gosokkan,
ulangi dengan ashlap dan keringkan
20. Bantu klien terlentang
21. Lepaskan handscoun
22. Bantu mengenakan baju bawah
23. Ganti selimut mandi dengan selimut tidur
24. Rapikan alat dan atur posisi klien
25. Tanyakan apakah sudah merasa nyaman dan bersih
26. Cuci tangan
C. Fase Terminasi :
1. Bersihkan alat
2. Informasikan tindakan yang akan dilakukan selanjutnya dan waktu
pelaksanaan
3. Ucapkan terima kasih
4. Petugas mencuci tangan dengan handrub
Dokumentasikan tindakan penis hygiene

UNIT KERJA TERKAIT 1. Petugas Instalasi Rawat Inap