Anda di halaman 1dari 2

Prosedur ini untuk membunuh kuman patogen dan apatogen beserta

1. Pengertian sporanya pada peralatan perawatan dan kedokteran dengan cara


merebus, stoom, panas tinggi atau menggunakan bahan kimia
Menyiapkan peralatan perawatan dan kedokteran dalam keadaan siap
2. Tujuan pakai, Mencegah peralatan cepat rusak, Mencegah terjadinya infeksi
silang
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor. 26 /SK/ADM/PTK/2017
Permenkes no 75 tahun 2014
4. Referensi Pedoman penyusunan dokumen akreditasi oleh Dirjen Bina Upaya
Kesehatan
5. Alat dan Sterilisator
Bahan
1. Petugas menyiapkan peralatan yang akan di sterilkan
2. Petuas menyiapkan Peralatan yang sudah di pergunakan dan di
bilas dengan air mengalir
3. Petugas membersihkan kotoran yang melekat
4. Jangan meletakkan sterilisator dekat dengan bahan-bahan yang
mudah terbakar
5. Petugas menyusun alat-alat logam/stainlessteel yang sudah
6. Langkah- bersih dan kering di masukkan kedalam sterilisator (jangan di
langkah tumpuk)
6. Untuk menghidupkan mesin tekan tombol power
7. Dalam waktu 20 menit sterilisator tersebut akan mati secara
otomatis tunggu sampai 20 menit, pintu baru di buka
8. Peralatan yang sudah di sterilkan, di angkat atau di pindahkan
dengan korentang ketempat penyimpanan steril Setelah selesai,
peralatan dibersihkan, dibereskan dan dikembalikan ke tempat
semula.
7. Bagan Alir
Mulai

Alat-alat
Peralatan yang sudah di logam/stainlessteel
Siapkan yang sudah bersih
peralatan yang pergunakan, di bilas
dengan air mengalir dan kering di
akan di masukkan kedalam
sterilkan sterilisator (jangan
di tumpuk)

Perlatan
dibersihkan
dan Peralatan yang disterilkan Untuk
dikembalikan diangkat dengan menghidupkan
ketempat korentang, disimpan di mesin tekan
semula tempat penyimpanan steril tombol power
Selesai

8. Hal hal Waktu yang digunakan selama sterilisasi untuk tidak membuka pintu
yang perlu
steriisator.
diperhatikan

9. Unit Terkait 1. Ruang tindakan


2. Poli gigi
3. Poli Umum
4. Ruang bersalin
5. UGD
6. Laboratorium
10. Dokumen Catatan Tindakan
Terkait

11. Rekaman Historis perubahan

No. Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai


diberlakukan