Anda di halaman 1dari 1

MIND MAPPING PASIEN ISK

Pengertian saluran kemih pada bagian Etiologi gram negatif termasuk bakteri yang biasanya menuhi usus yang Faktor2 penyebab
tertentu dari saluran perkemihan yang naik ke sistem saluran kemih 1. Bendungan aliran urin
disebabkan oleh bakteri Escherichia 2. Batu saluran kemih
coli (Susan Marthin Tucker, dkk 2006) PATOFISIOLOGI 3. Refluks vesika urinaria
4. Gangguan metabolisme
5. kehamilan
Usia lanjut, pengosongan kandung kemih tak Mikroorganisme
efektif, imunitas dan mobilisasi patogenik : coli, prosteus,
krobiota, psedomonas Ds : Tn M mengatakan BAK terasa nyeri di bagian perut
Distensi kandung kemih bagian bawah
Berkoloni di vulva Do : Tn M tampak merasa tidak nyaman saat beraktivitas
Resistensi terhadap
kandung kemih menurun Melalui vulva masuk ke uretra
ISK Infeksi
Pertumbuhan bakteri
Inflamasi pada uretra
Gangguan fungsi ginjal
hospitalisasi Dx : Resiko tinggi terjadinya infeksi b/d
Peradangan menggunakan kateter dalam waktu lama
Kurang Pengetahuan
Noc :
Ds : Tn M mengatakan nyeri tekan pada perut Ds : Tn M dan keluarga menanyakan tentang 1. menganjurkan pasien minum air putih
Bagian bawah penyakit yg dialami pasien hangat sebanyak 8 gelas dalam 1 hari
Do : Tn M memeganga bagian bawah perut yg Do : Tn M tampak pucat dan gelisah 2. menganjurkan u memperhatikan
sakit, pasien tampak lemas Dx : kurang pengetahuan mengenai penyakit kebersihan personal hygine
Dx : Nyeri b/d inflamasi b/d kurangnya informasi 3. mendeskripsikan proses penularan
penyakit ISK dan faktor yang
Noc : 1. Mengatur posisi tidur yg menyengkan Noc : setelah dilakukan tindakan keperawatan mempengaruhi
2. mengajarkan cara mengurangi rasa nyeri 2x24 am diharapkan pasien akan lebih mengerti Nic :
3. memberikan kompres hangat pada area nyeri mengenai penyakitnya 1. pertahankan teknik isolasi
Nic : 2. ganti kateter tiap 3 hari sekali
Nic : 1.Ajarkan teknik relaksasi pada pasien 3. cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan
1.Ajarkan ttg penyebab rasa nyeri keperawatan
2.Beritahu pada pasien mengenai penyakitnya
2.Ajarkan tekhnik relaksasi (nafas dalam) 4. monitor respon fisik emosi, sosial dan

3.Anjurkan keluarga untuk kompres hangat spiritual pasien

Pada area nyeri pasien.