Anda di halaman 1dari 2

Analisa Usaha Peternakan Ayam Petelur.

Rincian Biaya Modal Usaha Ternak Ayam Petelur untuk 1000 ekor ayam...
A. Kandang Ayam..
Untuk bangunan rumah dan batre ayamnya : Rp. 40.000.000,-
B. Bibit ayamnya /pullet 13minggu.
Rp 48.000,- /ekor x 1000 ekor : Rp. 48.000.000,-
C. Pakan dari ayam umur 13 minggu s/d BEP (hasil produksi telur cukup untuk biaya pakan per hari)
Rp 27.000,-/ekor x 1000 ekor : Rp. 27.000.000,-
Jadi Total modal untuk 1000 ekor : Rp 115.000.000,-

PROFIT usaha ayam petelur.


ayam petelur dipelihara dari 13mgg s/d afkir 95mgg... .(21bln). dengan usia produktif 18bln...

Rata2 produksi per hari 50kg.


Dengan harga pakan saat ini Rp 5.200/kg dan harga telur rata-rata 17.500/kg..
Kebutuhan pakan per ekor ayam 12 gram.. Jadi 1.000 ekor butuh 120 kg.

Jadi dapat dihitung profitnya harian sebagai berikut.


Produksi Telur 50Kg x 17.500 : Rp. 875.000,-
Biaya pakan 120Kg x 5.200 : Rp. 624.000.-
Keuntungan : Rp. 251.000/hari.
Profit kotor selama 18 bulan : Rp 135.500.000.

Ayam petelur afkir di umur 95mingguan dgn harga 18.000/kg.. rata2 bobot ayam afkir 2kg.. Jadi harga afkir
ayam petelur per ekor +/- Rp 36.000. Dengan deplesi krn kematian selama usia produksi max 5%...
Jadi Harga 950 ekor 36.000 : Rp 34.200.000,-

Jadi di akhir produksi didapat 135.500.000 + 34.200.000 = Rp. 169.700.000.


Dengan modal ayam : Rp. 75.000.000,-
Modal tetap kandang : Rp. 40.000.000,-

Jika semua modal ditanggung investor


maka keuntungan bersih selama 18 bulan produksi yaitu :
Rp. 169.700.000 Rp. 75.000.000 (modal ayam) = Rp. 94.700.000,-
Pembagian marginnya 80% investor dan 20% peternak.
Investor : +/- Rp 75.000.000,-
Peternak : +/- Rp 19.000.000,-

Jika peternak modal kandang dan menghandle semua manajemen.


Sedangkan investor menanamkan modal pembelian ayam dan pakan sampe BEP.
Jadi untuk per 1.000 ekor .
Investasi sebear RP 75.000.000 . dan peternak modal kandang Rp 40 000.000.
Maka pembagian marginnya.
Investor 60% dan peternak 40% dari Rp 94.700.000
Investor : +/- Rp 56.800.000
Peternak : +/- Rp 37.900.000.

Pembagian margin apakah dilakukan setiap bulan mulai masa produktif atau setelah akhir produksi periode
ayam tersebut tergantung kesepakatan keduabelah pihak.