Anda di halaman 1dari 9

SENIN 5-6

ANALISIS UUD 1945 SEBELUM DAN SESUDAH AMANDEMEN


PASAL 1 S/D 18B
Tugas Untuk Memenuhi
Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Oleh Kelompok 7
1. Badi Rizqi Aminuloh 08/160413600304(KETUA KELOMPOK)
2. Aditya Wahyu Pradana 02/160412607110
3. Cevin Andhika Putra 14/160413607360
4. Dodik Septian Ferdiansyah 34/160534611640

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN
FEBRUARI 2017
ANALISIS UUD 1945

Sebelum Amandemen Sesudah Amandemen


(Kelemahan/Kekurangan) (Kelebihan/Harapan)
Pasal 1 Pasal 1
Kedaulatan memang berada di tangan rakyat, tetapi dilaksanakan Kedaulatan berada di tangan rakyat tetapi semuanya harus sesuai
sepenuhnya berada di tangan rakyat, sehingga kelemahan di sini MPR dengan Undang-Undang Dasar 1945. Kelebihan dari amandemen ini
dalam menjalankan kedaulatnnya tidak dibatasi oleh Undang-Undang. adalah mengurangi kesewenang-wenangan penggunaan kedaulatan
oleh rakyat dan harus sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.
Karena Negara Indonesia adalah Negara Hukum.
Pasal 2 Pasal 2
Majelis Permusyawaratan Rakyat terdiri atas anggota-anggota Dewan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah
Perwakilan Rakyat, ditambah dengan utusan-utusan dari daerah-daerah yang akan duduk di Majelis Permusyawaratan Rakyat haruslah melalui
dan golongan-golongan, menurut aturan yang ditetapkan dengan Pemilihan Umum sehingga bukan asal pilih.
undang-undang
Pasal 3 Pasal 3
Majelis Permusyawaratan Rakyat hanya berperan untuk menetapkan Majelis Permusyawaratan Rakyat berwenang dalam mengubah dan
Undang Undang Dasar dan Garis Besar Haluan Negara. Pengubahan menetapkan Undang Undang Dasar selain itu juga melantik Presiden
Undang Undang Dasar bukan menjadi hak Majelis Persmusyawaratan dan Wakilnya. Dan jika dalam masa kerjanya Presiden dan Wakilnya
Rakyat. melakukan kesalahan Majelis Permusyawaratan Rakyat dapat
memberhentikan Presiden dan Wakilnya dalam masa jabatannya sesuai
Undang Undang Dasar 1945.
Pasal 4 Pasal 4
Presiden memegang kekuasaan penuh dalam Pemerintahan sesuai Presiden memegang kekuasaan penuh dalam Pemerintahan sesuai
Undang-Undang Dasar dan dalam melakukan kewajibannya di bantu Undang-Undang Dasar dan dalam melakukan kewajibannya di bantu
oleh Wakil Presiden. oleh Wakil Presiden.

1
ANALISIS UUD 1945

Sebelum Amandemen Sesudah Amandemen


(Kelemahan/Kekurangan) (Kelebihan/Harapan)
Pasal 5 Pasal 5
Presiden memiliki hak penuh untuk membentuk Undang Undang Presiden hanya berhak untuk membuat dan mengajukan Rancangan
dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat sehingga dengan Undang Undang kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk kemudian
demikian Undang Undang yang dibentuk itu pasti bisa disahkan. dibahas dan disahkan. Kelebihan dari pengubahan ini adalah
Rancangan Undang Undang yang sebelum dijadikan Undang Undang
bisa dilakukan wacana terlebih dahulu, apakah sesuai dengan kondisi
yang ada di masyarakat.
Pasal 6 Pasal 6
Latar belakang calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada saat Latar belakang calon seorang Presiden dan Wakil Presiden semakin
itu hanya disebutkan harus orang Indonesia tanpa menjelaskan syarat dipertegas dengan beberapa syarat,antara lain tidak pernah menerima
yang lebih jelas lainnya dan Presiden dipilih langsung oleh Majelis kewarganegaraan lain kerena kehendak sendiri dan tidak mengkhianati
Permusyawaratan Rakyat dengan suara terbanyak tanpa adanya negara serta harus mampu melaksanakan tugas kepresidenan secara
Pemilihan Umum secara langsung oleh rakyat, sehingga rakyat tak jasmani dan rohani dan syarat-syarat untuk menjadi calon Presiden dan
pernah tahu bagiamana sosok/figur yang akan menjadi pemimpin Wakil Presiden diatur oleh Undang Undang sehingga sesuai dengan
negara waktu itu. ketentuan Undang Undang.

2
ANALISIS UUD 1945

Sebelum Amandemen Sesudah Amandemen


(Kelemahan/Kekurangan) (Kelebihan/Harapan)
Tidak Ada Pasal. Pasal 6A
Calon Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh
rakyat.Pasangan calon Presiden dan Wakilnya diusulkan oleh partai
politik/gabungan beberapa partai politik sebelum pelaksanaan
Pemilihan Umum dan dalam Pemilihan Umum syarat sah untuk
menjadi seorang Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan jumlah
suara yang diperolehnya pada saat pemilu, yakni lebih dari 50% secara
Nasional dan setidaknya 20% di tiap Provinsi di Indonesia. Jika dalam
hal Pemilihan Umum tidak ada pasangan calon Presiden dan Wakil
Presiden terpilih maka dua pasangan calon yang memperoleh suara
terbanyak pertama dan kedua dalam Pemilihan Umum dan
melaksanakan Pemilihan Umum ulang secara langsung oleh rakyat dan
yang memperoleh suara terbanyak akan dilantik sebagai Presiden dan
Wakil Presiden. Tata cara pelaksaan pemilihan Presiden dan Wakil
Presiden lebih lanjut diatur dalam Undang Undang.
Pasal 7 Pasal 7
Presiden dan Wakil Presiden memiliki masa jabatan selama 5 tahun Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama 5 tahun
dan sesudahnya dapat dipilih kembali tanpa ada batasan dalam dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama,hanya
mencalonkan diri,dengan begitu dapat menimbulkan kekuasaan yang untuk 1 kali masa jabatan. Sehingga tidak menimbulkan kekuasaan
abadi. yang abadi.
Tidak Ada Pasal. Pasal 7A
Presiden/Wakil Presiden dapat diberhentikan dalam masa jabatannya
oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat atas usul Dewan Perwakilan
Rakyat.Apabila dalam masa kerjanya terbukti melakukan pelanggaran
hukum.

3
ANALISIS UUD 1945

Sebelum Amandemen Sesudah Amandemen


(Kelemahan/Kekurangan) (Kelebihan/Harapan)
Tidak Ada Pasal. Pasal 7B
Sebelum memberikan usulan kepada MPR untuk memberhentikan
seorang Presiden ataupun Wakil Presiden yang terbukti salah
melakukan tindakan semacam korupsi, penyuapan, dan semacamnya,
maka DPR terlebih dahulu mengajukan permintaan ke MK sebelum
memutuskan apakah Presiden atau Wapres tersebut terbukti melakukan
tindakan tersebut. DPR memiliki fungsi pengawasan terhadap kinerja
seorang Presiden beserta Wakil Presidennya, dan apabila terbukti salah
satunya ataupun keduanya melakukan kesalahan, maka DPR telah
menjalankan fungsi pengawasannya. Sebelum mengajukan permintaan
untuk memberhentikan seorang Presiden atau Wapresnya yang terbukti
melakukan kesalahan ke MK, DPR haruslah melakukan sidang &
mendapatkan suara paling tidak 2/3 dari anggotanya dan anggota yang
hadir dalam sidang paling tidak sebanyak 2/3 dari keseluruhannya
untuk bisa mengajukan permintaan pemberhentian Presiden dan/atau
Wapres. MK diberi waktu paling lambat 90 hari untuk memeriksa,
mengadili, dan memutus usulan DPR setelah MK menerima usulan
permintaan pemberhentian Presiden Atau Wakilnya. Setelah menerima
persetujuan dari MK dan mendapat tembusan dari DPR, maka MPR
berhak menyelenggarakan sidang dan memutuskannya paling lambat
30 hari setelah usul dari DPR tersebut diterima MPR. Presiden atau
Wakil Presiden yang terbukti bersalah akan korupsi/suap/tindakan
tercela lainnya diberi hak untuk menyampaikan penjelasannya di
sidang paripurna MPR sebelum MPR melakukan penghitungan suara
dari anggotanya dengan jumlah anggota yang hadir paling tidak dan
jumlah suara paling tidak sebanyak 2/3 dari yang hadir itu.

4
ANALISIS UUD 1945

Sebelum Amandemen Sesudah Amandemen


(Kelemahan/Kekurangan) (Kelebihan/Harapan)
Tidak Ada Pasal. Pasal 7C
Presiden tidak memiliki hak untuk membekukan ataupun
membubarkan DPR, karena DPR adalah Lembaga Wakil Rakyat yang
berfungsi utuk melaksanakan fungsi pengawasannya terhadap kinerja
Pemerintah.
Pasal 8 Pasal 8
Jika presiden Berhenti, atau tidak bisa melaksanakan kewajibannya Apabila terjadi kekosongan jabatan Wakil Presiden yang disebabkan
selama menjabat maka akan digantikan oleh Wakil Presiden sampai oleh sakit/meninggal dunia/sebab lainnya, maka MPR akan
masa jabatan berakhir. menyelenggarakan rapat sidang untuk membahas dua calon Wapres
yang sebelumnya diusulkan oleh Presiden dan apabila terdapat
keadaan di mana Presiden & Wakil Presiden secara bersama-sama
tidak bisa melaksanakan kewajibannya, maka pelaksana tugas
kepresidenan yang terdiri dari Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam
Negeri, dan Menteri Pertahanan berkewajiban melaksanakan tugas
kepresidenan untuk sementara. Sedangkan MPR diberi hak selama 30
hari untuk melakukan sidang dalam penentuan Presiden dan Wakil
Presiden baru dengan calon yang diusulkan oleh dua partai politik
yang menduduki posisi dua dan tiga pada pemilihan umum
sebelumnya. Calon Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih itu
nantinya akan bekerja selama masa jabatan Presiden yang berhalangan
sebelumnya.
Pasal 9 Pasal 9
Sebelum memangku jabatannya, Presiden dan Wakil Presiden Sumpah atau janji yang diucapkan Presiden dan Wakil Presiden harus
bersumpah menurut agama atau berjanji dengan sungguh-sungguh di disaksikan oleh MPR dihadapan MA, apabila MPR atau DPR tidak
hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) atau Dewan bisa mengadakan sidang. Dengan demikian kesaksian oleh mereka bisa
Perwakilan Rakyat (DPR). dibenarkan.

5
ANALISIS UUD 1945

Sebelum Amandemen Sesudah Amandemen


(Kelemahan/Kekurangan) (Kelebihan/Harapan)
Pasal 10 Pasal 10
Presiden memegang kekuasaan tertinggi terhadap Angkatan Darat, Presiden memegang kekuasaan tertinggi terhadap Angkatan Darat,
Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Pasal 11 Pasal 11
Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan
perang, membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain. perang, membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain.
Pasal 12 Pasal 12
Presiden menyatakan Negara sedang dalam keadaan atau kondisi Presiden menyatakan Negara sedang dalam keadaan atau kondisi
bahaya. Seperti terjadinya peperangan atau bencana alam. Syarat- bahaya. Seperti terjadinya peperangan atau bencana alam. Syarat-
syarat dan akibatnya keadaan bahaya ditetapkan dengan Undang- syarat dan akibatnya keadaan bahaya ditetapkan dengan Undang-
Undang. Undang.
Pasal 13 Pasal 13
Presiden berhak menerima duta dari negara lain tanpa melalui Dalam pengangkatan duta harus melalui perundingan dan/atau usulan
pertimbangan siapapun. dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), agar kinerja duta yang dipilih
dapat bekerja sesuai dengan asasnya.
Pasal 14 Pasal 14
Pemberian grasi, amnesti, abolisi, rehabilitasi masih dalam kehendak Pemberian grasi dan rehabilitasi kepada orang tertentu harus melalui
Presiden atau atas dasar keputusan Presiden itu sendiri. persetujuan Mahkamah Agung dan sedangkan pemberian amnesti dan
abolisi harus melalui persetujuan DPR.
Pasal 15 Pasal 15
Presiden berhak memberikan gelar, tanda jasa, atau tanda kehormatan Presiden dalam memberikan gelar, tanda jasa, atau tanda kehormatan
lainnya kapanpun sesuai kehendak Presiden. lainnya haruslah sesuai dengan perundangan yang berlaku.

6
ANALISIS UUD 1945

Sebelum Amandemen Sesudah Amandemen


(Kelemahan/Kekurangan) (Kelebihan/Harapan)
Pasal 16 Pasal 16
Susunan Dewan Pertimbangan Agung (DPA) ditetapkan sesuai dengan Presiden berhak mengangkat Dewan Pertimbangan Agung (DPA) yang
perundangan yang berlaku dan wajib memberikan solusi/jawaban mempunyai tugas memberikan nasehat dan pertimbangan sesuai
untuk Presiden dan memberikan usulan kepada Pemerintah. dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Pasal 17 Pasal 17
Presiden memiliki hak untuk mengangkat dan memberhentikan para Para Menteri membidangi dalam urusan tertentu kepemerintahan, serta
Menteri yang membantunya dalam bertugas dan para Menteri bekerja pembentukan, pengubahan, dan pembubaran jajaran Kementerian
mempimpin Departemen Pemerintahan. harus disesuaikan/diatur dalam Undang-Undang yang berlaku, bukan
sepenuhnya ada ditangan Presiden.
Pasal 18 Pasal 18
Pembagian daerah-daerah di Indonesia tidak hanya didasarkan pada Terbentuknya struktur Provinsi yang terdiri atas Kabupaten dan/atau
Undang-Undang yang berlaku tetapi juga harus berdasarkan asas Kota yang memiliki pimpinan atau lembaga negara seperti DPRD di
permusyawaratan yang berlaku pada sistem pemerintahan yang ada, tiap tingkatnya yang dipilih melaui pemilu. Pemerintah Daerah juga
selain itu pemberian hak untuk daerah istimewa juga harus berhak mengatur otonomi daerah masing-masing namun tetap sesuai
dipertimbangkan. dengan perundangan yang ditetapkan.
Tidak Ada Pasal. Pasal 18 A
Mengatur hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah
yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan juga
mengatur masalah pemanfaatan sumber daya alam antara pemerintah
daerah dengan pemerintah pusat.
Tidak Ada Pasal. Pasal 18 B
Satuan-satuan Pemerintah daerah yang bersifat khusus akan diakui
oleh Pemerintah Pusat, namun tetap sesuai dengan Undang-Undang
yang berlaku dan kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat istiadat
beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai

7
ANALISIS UUD 1945

Sebelum Amandemen Sesudah Amandemen


(Kelemahan/Kekurangan) (Kelebihan/Harapan)
dengan perkembangan masyarakat di Indonesia secara resmi mendapat
pengakuan negara tetapi harus sesuai dengan prinsip NKRI, yang
diatur dalam undang-undang.