Anda di halaman 1dari 3

VARICELLA

Nomor :
Terbit ke :
SOP No.Revisi
Tgl.Diberlaku
:
:
Halaman :

UPTD Puskesmas Akhyar S, S.Kep, M.Kes


XIII Koto Kampar 1 NIP. 19620101 198512 1 002

A. Pengertian Infeksi akut primer oleh virus Varicellazoster yang menyerang


kulit dan mukosa, klinis terdapat gejala konstitusi, kelainan kulit
polimorf, terutama berlokasi di bagian sentral tubuh.Masa
inkubasi 14-21 hari.
Penularan melalui udara (air-borne) dan kontak langsung.
B. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan bagi pasien dengan
varicella di UPTD Puskesmas XIII Koto Kampar 1.
C. Kebijakan SK Kepala UPTD Puskesmas XIII Koto Kampar 1 tentang
Pelayanan Medis
D. Referensi Panduan Praktik Klinik bagi Dokter Pelayanan Primer Edisi
Revisi tahun 2014 IDI
E. Langkah-langkah/ 1. Pada anamnesis pasien ditemukan keluhan :
Prosedur Demam
Malaise
Nyeri kepala
Timbulnya lesi kulit berupa papul eritem yang
dalam waktu beberapa jam berubah menjadi vesikel
Disertai rasa gatal.
2. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya :
Erupsi kulit berupa papul eritematosa yang dalam
waktu beberapa jam berubah menjadi vesikel
Bentuk vesikel ini khas berupa tetesan embun (tear
drops)
Vesikel akan menjadi keruh dan kemudian menjadi
krusta
Sementara proses ini berlangsung, timbul lagi
vesikel-vesikel baru yang menimbulkan gambaran
polimorfik khas untuk varisela
Penyebaran terjadi secara sentrifugal, serta dapat
menyerang selaput lendir mata, mulut, dan saluran
napas atas
3. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan
Pemeriksaan Fisik
4. Penatalaksanaan
Gesekan kulit perlu dihindari agar tidak
mengakibatkan pecahnya vesikel. Selain itu,
dilakukan pemberian nutrisi TKTP, istirahat dan
mencegah kontak dengan orang lain.
Gejala prodromal diatasi sesuai dengan indikasi.
Aspirin dihindari karena dapat menyebabkan Reyes
syndrome.
Acyclovir topikal dapat digunakan untuk
mengurangi penyebaran
Pengobatan antivirus oral, antara lain:
- Asiklovir: dewasa 5 x 800 mg/hari, anak-anak 4
x 20 mg/kgBB (dosis maksimal 800 mg), atau
Pemberian obat tersebut selama 7-10 hari dan efektif
diberikan pada 24 jam pertama setelah timbul lesi.
5. Konseling & Edukasi
Edukasi bahwa varisella merupakan penyakit yang
self-limiting pada anak yang imunokompeten.
Komplikasi yang ringan dapat berupa infeksi bakteri
sekunder. Oleh karena itu, pasien sebaiknya menjaga
kebersihan tubuh.
Penderita sebaiknya dikarantina untuk mencegah
penularan.
6. Kriteria rujukan
Terdapat gangguan imunitas
Mengalami komplikasi yang berat seperti
pneumonia, ensefalitis, dan hepatitis.

F. Unit Terkait 1. Poli Umum


2. Poli Anak
3. Poli lansia
4. UGD
5. Rawat Inap
G. Distribusi 1. Buku rawat jalan
2. Status pasien

H. Rekaman Historis:
N Halaman Yang Dirubah Perubahan Diberlakukan Tgl.
o
3/3