Anda di halaman 1dari 4

Tipografi, seni cetak atau tata huruf adalah suatu kesenian dan teknik memilih dan

menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang yang tersedia, untuk
menciptakan kesan tertentu, guna kenyamanan membaca semaksimal mungkin.

Dikenal pula seni rupa huruf (type design), yaitu karya atau desainyang menggunakan
pengaturan huruf sebagai elemen utama. Dalam seni rupa huruf, pengertian huruf sebagai
lambang bunyi bisa diabaikan.

Illustrasi ialah apa-apa bahan visual seperti lukisan, catan, foto dan apa jua hasil seni yang
menekankan sesuatu subjek.Tujuan Illutrasi adalah untuk menerangkan atau menghiasi bahan
teks dengan cara menyediakan gambaran visual.

Tema Kelebihan yang terdapat pada maskot rasmi Sukma Sarawak 2016 adalah pereka
mengambil pendekatan kearah keunikan yang terdapatpada karektor sebenar burung
kenyalang.
Ianya menarik dan rekabentuknya mewujudkan satu pembaharuan karektor yang lebih dinamik,
real, kelihatan mesra serta estetik.

Untuk bahagian pakaian maskot, rekaciptanya menggunakan bendera sarawak untuk


diaplikasikan pada pakaian maskot. Ini adalah untuk merperkukuhkan perlambangan Sukma
Sarawak 2016.

Penggunaan warna pada kasut maskot tersebut adalah daripada warna bendera Sarawak.
Kesimpulannya, pereka bukan sekadar mereka bentuk maskot semata mata, akan tetapi ia
menerapkan perlambangan Negeri Sarawak.

Ia sekaligus memberi dimensi baru dalam penghasilan maskot acara dengan mengambilkira
faktor praktikaliti dan juga estetika agar kewujudan karektornya dipandang tinggi oleh sesiapa
yang melihatnya.

Pengenalan
Kemajuan dalam bidang teknologi maklumat dan komunikasi (information communication &
technology) atau ringkasnya ICT telah membawa perubahan besar kepada manusia sejagat.
Kemajuan ICT didorong oleh penciptaan dan inovasi baharu dalam teknologi perkomputeran
seperti komputer mudah alih, pemproses termaju dan pantas, kapasiti storan yang tinggi, dan
teknologi perkomputeran awan. Melalui gabungan teknologi ini, wujud pelbagai perkakasan,
perisian dan insfrastruktur yang memudahkan manusia mengurus aktiviti seharian dan berhubung
antara satu sama lain dengan lebih pantas.

Internet merupakan salah satu kemudahan yang dicipta melalui kemajuan teknologi ICT. Sejak
mula diperkenalkan pada awal tahun 1960an (Leiner et al., 2009) internet telah menjadi teknologi
penting dalam semua aspek kehidupan manusia. Kajian yang dilakukan oleh Internet Society
pada tahun 2012 menunjukkan 96% pengguna internet di dunia menggunakan internet setiap
hari (Internet Society, 2012). Laporan terkini yang dikeluarkan oleh Internet Society (Kende, 2014)
menunjukkan bilangan pengguna internet dunia telah meningkat kepada hampir tiga billion
pada tahun 2014 berbanding satu billion pada tahun 2004. Laporan ini adalah berdasarkan
kepada satistik pengguna internet dunia seperti yang dikeluarkan oleh Internet Live Stats (Rajah
1). Rajah 2 pula menunjukkan statistik pengguna internet dunia sehingga Jun 2014 mengikut
kawasan geografi utama dunia seperti yang diterbitkan dalam laman web Internet World Stats
(www.internetworldstats.com).

Dengan masukan dari berbagai narasumber, penulis melakukan perubahan outline untuk
memperkuat vebal yang terkandung pada logo yang termasuk kategori aktivitas alam. Untuk
kategori
logo serial, penulis juga menerima masukan untuk menyesuaikan perubahan yang akan
dilakukan.
Untuk itu, baik logo serial maupun kategori aktivitas alam dilakukan perubahan baik dari segi
outline
maupun segi tektur.
Jenis tekstur yang diberikan penulis hanya berupa noise titik-titik. Hal ini dilakukan untuk
menambah sentuhan alami, sedikit kasar, dan lebih natural. Terakhir penulis juga melakukan
penambahan dimensi dengan sistem bayangan yang terdapat pada setiap huruf yang
mengandung
warna yang memiliki intensitas gelap-terang di bawah 50%. Selain dari pada itu penulis juga
mengadakan perubahan pada huruf g pada logo kategori aktivitas alam (lihat Gambar 4).
Alasannya
dilakukan hal ini adalah untuk menambah readibility (keterbacaan) pada logo itu sendiri. Untuk
penciptaan karakter maskotnya, penulis mencoba untuk mengaitkan pemilihan wujud
maskot dengan ciri-ciri praterjadi aktivitas alam, baik aktivitas gunung meletus maupun aktivitas
lainnya. Terdapat beragam ciri sebelum terjadinya aktivitas alam, masing-masing bencana
memiliki
ciri khas masing-masing namun ada satu hal yang cenderung sama, yaitu perubahan tingkah
laku
hewan sekitar zona prabencana. Hal ini yang membuat penulis yakin untuk mengangkat hewan
sebagai maskot pembawa pesan siaga bencana kepada anak-anak.
Selain dari pada itu, pemilihan jenis hewan sebagai maskot juga penulis mencoba mengambil
jenis binatang yang khas di Indonesia agar memiliki kedekatan dengan target anaka-anak
Indonesia.
Tidak hanya itu, penulis mempertimbangkan pula karakter dari jenis hewan yang terpilih untuk
pembentukan citra maskot dan pengembangan baik untuk alur komik maupun items lainnya

Penulis juga melakukan pendekatan visual matriks untuk mendapatkan gaya visual maskot
yang paling pas. Gaya visual yang terpilih adalah penggabungan dari cubism dan disney. Akan
tetapi,
secara bentuk masih memerlukan sentuhan out of the box untuk mendapatkan karakter yang
unik
sehingga mudah diingat oleh target. Dengan demikian proses yang selanjutnya divisualisasikan
sebagai berikut

Diskripsi
Kancil adalah antara identiti utama Negeri Melaka kerana ia merupakan
haiwan yang begitu sinonim dengan sejarah Negeri Melaka. Dalam logo ini,
Kancil direka dalam aksi melompat untuk mencerminkan nilai kecergasan dan
kecerdasan atlit. Elemen garisan merah dan biru yang membentuk Kancil pula
menggambarkan keyakinan penganjur dan kemeriahan SUKMA XIII. Tompokan
warna merah dan biru pada badan Kancil menunjukkan keharmonian dan
semangat kesukanan. Warna biru, merah dan kuning merupakan warna yang
terdapat pada bendera Negeri Melaka. Secara keseluruhannya, logo ini
membentuk segi tiga yang melambangkan dinamik dan menuju puncak
kecemerlangan.
skripsi
Sang Kancil, haiwan lagenda merupakan maskot yang dipilih bagi SUKMA XIII,
Melaka 2010.

Konsep
Rekabentuk maskot SUKMA XIII ini berimejkan pahlawan Zaman
Kegemilangan Kesultanan Melayu Melaka iaitu Hang Tuah. Ia bertujuan
menggambarkan imej negeri Melaka sebagai sebuah negeri bersejarah. Aksi
maskot mencerminkan ketangkasan, keberanian dan kebijaksanaan.

Nama
Nama maskot SUKMA XIII, Melaka 2010 dipilih sebagai tuah sempena nama
pahlawan tersebut. Pemilihan nama ini juga memberi maksud negeri Melaka
sebagai sebuah negeri yang bertuah kerana dipilih menjadi tuan rumah
SUKMA XIII pada 2010.