Anda di halaman 1dari 10

6

II. AKAR-AKAR PERSAMAAN

Beberapa metode untuk mencari akar-akar suatu persamaan, untuk

Polinomial derajat dua Rumus Persamaan Kuadrat.

Missal : ax2+ bx +c = 0

b b 2 4ac
X1,2 =
2a

Sedangkan untuk polinominal lebih tinggi tidak ada rumus,

Misal :

f(x) = x3+x2-3x-3

f(x) = x5+2x4+3x3+4x2-3x-1

f(x) = ex-3x

f(x) = 3x+Sinx-ex, dsb

Bentuk persm. diatas sulit/tdk mungkin diselesaikan secara eksplisit, tetapi

dengan metode numeric akan di dpt hasil yg mendekati penyelesaian eksak

f(x)

Gambar 1. Mencari titik potong X


akar persamaan
Metode ini digunakan scr Iterasi, artinya dicoba dg harga x terus-

menerus (coba-coba) shg di dpt harga f(x)=0


7

2.1. Metode Setengah Interval

Logika prosedur hitungan spt pd diagram alir berikut :

Hitung fungsi u/ interval X


yg sama shg di dpt f(xn) dan
f(xn+1) dg tanda berbeda.

Hitung
Xt =

Apakah f(xt) dan


Ya
xn = xt
f(xn) bertanda
f(xn) = f(xt)
sama ?

Tdk

xn+1 = xt
f(xn+1) =f(xt)

Ya
Apakah f(xt)
Selesai
kecil ?

Tdk
Cth.1. Hitunglah akar persamaan pangkat tiga berikut :f(x) = x 3+x2-3x-3=0

Jwb.

Dihitung nilai f(x) pd interval antara 2 titik, missal x=1 dan x=2.
8

X=1, f(x=1) =13+12-3.1-3=-4

X=2, f(x=2) =23+22-3.2-3=3

Karena fungsinya kontinyu maka perubahan tanda dari fungsi antara x=1 dan

x=2 akan memotong sb x paling tdk satu kali.

Dihitung nilai xt, dan fungsi f(xt)

Xt =
x1 x 2 =
1 2
= 1,5
2 2

f(xt = 1,5) = 1,53+1,52 -3.1,5 -3= -1,875

maka fungsi berubah menjadi x=1,5 dan x=2, shg akan terletak diantara kedua

nilai tersebut.

Langkah selanjutnya adl membuat setengah interval berikutnya u/ membuat

interval yg semakin kecil, pd mana akar persamaan berada.

Adapun hasil hitungan metode setengah interval ditunjukkan pada tabel.1

dibawah ini.

Tabel 1. Hasil hitungan metode setengah interval


Iterasi X1 X2 X3 f(X1) f(X2) f(X3)
1 1 2 1.5 -4 3 -1.875
2 1.5 2 1.75 -1.875 3 0.171875
3 1.5 1.75 1.625 -1.875 0.171875 -0.94336
4 1.625 1.75 1.6875 -0.94336 0.171875 -0.40942
5 1.6875 1.75 1.71875 -0.40942 0.171875 -0.12479
6 1.71875 1.75 1.734375 -0.12479 0.171875 0.02203
7 1.71875 1.73438 1.726563 -0.12479 0.02203 -0.05176
8 1.71875 1.726563 1.722656 -0.12479 -0.05176 -0.08837
9 1.71875 1.722656 1.720703 -0.12479 -0.08837 -0.1066
~ 1.73205 0.00000
2.2. Metode Interpolasi Linier

Metode ini sbg penyempurnaan dari metode setengah Interval karena

lebih cepat u/ mendapatkan nilai akar dari suatu fungsi.

Metode ini disebut juga metode false position. Metode ini didasarkan pada

interpolasi antara dua nilai dari fungsi yg mempunyai tanda berlawanan.


9

Mula-mula dicari nilai fungsi setiap interval x yang sama, sampai akhirnya di

dpt dua nilai fungsi f(xn) dan f(xn+1) yg berurutan yg mempunyai tanda

berlawanan.

Spt pd gb.2 dibawah, Dari kedua nilai fungsi f(x n) dan f(xn+1) ditarik garis lurus

shg terbentuk suatu segitiga, dg menggunakan sifat segitiga sebangun maka

didapt persamaan:

X n 1 X * f(X n 1 )

X n 1 X n f(X n 1 ) f(X n )

f(X n 1 )
X* = Xn+1 - (X -X )..2.1
f(X n 1 ) f(X n ) n+1 n

Hitung fungsi u/ interval X


Y yg sama shg di dpt f(xn) dan
f(xn+1) dg tanda berbeda.
f(x)

Hitung f (x )
n+1
X* dan f(X*)
xn x* xn+1 f (xn+1) - f(xn)
X
xn+1- x*

xn+1- xn
Gb.2. Metode interpolasi
Apakah f(xt)linier
dan
Ya
xn+1 = x*
f(xn) bertanda
Nilai tsb digunakan untuk menghitung f(xn+1digunakan
nilai f(X*), yg kemudian ) = f(x*)
sama ?
lagi untuk interpolasi linier dengan nilai f(X n) atau f(Xn+1) sedemikian hingga
Tdk Prosedur ini diulang terus sampai
kedua fungsi mempunyai tanda berbeda.
xn= x*
didapat nilai f(X*) mendekati nol. Diagram alir dibawah logika prosedur hitungan
f(xn) =f(x*)
dari metode Interpolasi Linier.

Ya
Apakah f(x*)
Selesai
kecil ?

Tdk
10

Cth. 2.

Hitung salah satu akar dari persamaan f(x) = x3+x2-3x-3=0

Jwb.

Spt pd cth 1, langkah pertama adl menghitung nilai f(x) pd interval antara dua

titik sedemikian sehingga nilai f(x) pd kedua titik tsb berlawanan tanda.

X=1, f(x=1) =13+12-3.1-3=-4

X=2, f(x=2) =23+22-3.2-3= 3

Dengan mengunakan rumus:

f(X n 1 )
X* = Xn+1 - (X -X )
f(X n 1 ) f(X n ) n+1 n
11

3
= 2- (2-1) = 1,57142
[3 (-4)]

f(X*) = (1,57142)3+(1,57142)2-3.( 1,57142) -3=-1,36449

karena f(X*) berubah antara x=1,57142 dan x=2, maka akar terletak diantara

kedua nilai tersebut Spt pada table 2 dibawah :

Tabel 2. Hasil hitungan metode inetrpolasi linier


Iterasi X1 X2 X* f(X1) f(X2) f(X*)
1 1 2 1.571429 -4 3 -1.3644315
2 1.571429 2 1.705411 -1.36443 3 -0.2477451
3 1.705411 2 1.727883 -0.24775 3 -0.0393396
4 1.727883 2 1.731405 -0.03934 3 -0.0061107
5 1.731405 2 1.731951 -0.00611 3 -0.0009459
6 1.731951 2 1.732035 -0.00095 3 -0.0001463
7 1.732035 2 1.732048 -0.00015 3 -2.264E-05
8 1.732048 2 1.73205 -2.3E-05 3 -3.503E-06
9 1.73205 2 1.732051 -3.5E-06 3 -5.418E-07
. 1.732051 2 1.732051 -5.4E-07 3 -8.382E-08
. 1.732051 2 1.732051 -8.4E-08 3 -1.297E-08
. 1.732051 2 1.732051 -1.3E-08 3 -2.006E-09
. 1.732051 2 1.732051 -2E-09 3 -3.103E-10
. 1.732051 2 1.732051 -3.1E-10 3 -4.801E-11
~ . . . . . 0
2.3. Metode Newton-Raphson

Metode ini paling banyak digunakan dlm mencari akar-akar dari suatu

persamaan. Jika perkiraan awal dari akar adl xi, suatu grs singgung dpt dibuat

dari titik (Xi,f(Xi). Titik dimana grs singgung tsb memotong sb x biasanya

memberikan perkiraan yg lbh dekat dg nilai akar.

f(x) Grs singgung di A

A
f(xi)
B f(xi)- 0

0
xi+1 xi
f(x)
xi - xi+1
12

Gambar 3. Prosedur metode Newton-Raphson

Spt yg ditunjukkan pd gb.3 diatas, turunan pertama pd xi adl ekivalen dg

kemiringan.

f(x i ) 0
f(xi) =
x i x i 1

atau

f(xi)
xi+1 = xi - ..2.2
f ' (xi)

Bagan alir dari metode Newton Raphson


Pilih nilai awal xi
sembarang

Hitung
Xi+1 dan f(Xi+1)

Ya
Apakah f(xi+1)
Selesai
kecil ?

Tdk

Xi= xi+1

Cth 3. Selesaikan f(x) = x3+x2-3x-3=0 dg metode Newton Raphson

Jwb.

Turunan pertama dr persm. tsb adalah f(x) = 3x2+2x-3

Dg mengunakan persm.

f(x i )
xi+1 = xi -
f ' (x i )

Pd awal hitungan ditentukan xi sembarang, misalnya x1 = 1,


13

x=1, f(x1=1) =13+12-3.1-3=-4

f(x1=1) =3.12+2.1-3=2

4
x2=1- 3
2

Langkah selanjutnya ditetapkan x2=3,

x=3, f(x2=3) =33+32-3.3-3=24

f(x2=3) =3.32+2.3-3=30

24
x3=3- 2,2
30

Hasil hitungan selanjutnya diberikan dlm tabel 3. dibawah ini :

Tabel 3. Hasil hitungan dg metode Newton-Raphson


Iterasi xi xi+1 f(xi) f(xi+1) f'(xi)
1 1 3 -4 24 2
2 3 2.2 24 5.888 30
3 2.2 1.830151 5.888 0.989001 15.92
4 1.830151 1.737795 0.989001 0.054573 10.70866
5 1.737795 1.732072 0.054573 0.000203 9.53539
6 1.732072 1.732051 0.000203 2.86E-09 9.464368
7 1.732051 1.732051 2.86E-09 0 9.464102
2.4. Metode Secant

Kekurangan metode Newton-Raphson adl diperlukan turunan pertama

(deferensial) dari f(x) dlm hitungan. Kadang-kadang sulit untuk

mendeferensialkan pers. yg diselesaikan, untuk itu maka bentuk diferensial

didekati dg perkiraan berdsrkan diferensial beda hingga.

f(x)

A
f(xi)
B
f(xi-1)

0
xi-1 xi
f(x)
xi xi-1
14

Gambar 4. Metode Secant

Spt terlihat pd gb.4 diatas grs singgung di titik xi didekati oleh bentuk berikut.

f(x i ) f(x i -1 )
f(xi) = ,
x i x i 1

apabila persamaan diatas kita subtitusikan ke persamaan 2.2, maka didapat

f(x i )(x i - x i -1 )
xi+1 = xi - ..2.3
f(x i ) - f(x i -1 )

dlm metode ini memerlukan dua nilai awal dari x.

Contoh. 4

Selesaikan persamaan f(x) = x3+x2-3x-3=0 dengan metode secant

Jwb.

Iterasi pertama, diambil dua nilai awal x=1 dan x=2

X=1, f(x=1) = 13+12-3.1-3=-4

X=2, f(x=2) =23+22-3.2-3= 3

Dengan pers.

f(x i )(x i - x i -1 ) 3(2 - 1)


xi+1 = xi - = x3 = 2 - =1,57142
f(x i ) - f(x i -1 ) 3 - (-4)

Iterasi kedua,

X2=2, f(x2=2)= 23+22-3.2-3= 3

X3=1,57142,f(x3=1,57142)= (1,57142)3+(1,57142)2-3. (1,57142)-3= -1,36449

Dengan pers.

f(x i )(x i - x i -1 ) - 1,36449(1,57142 - 2)


xi+1 = xi - = x4 = x3 - =1,70540
f(x i ) - f(x i -1 ) - 1,36449 - 3

Hitungan selanjutnya dilakukan dg cara yg sama dan hsilnya spt pada tabel 4.

dibawah ini:

Tabel 4. Hasil hitungan dg metode Secant


Iterasi x1 x2 x3 f(x1) f(x2) f(x3)
1 1 2 1.571429 -4 3 -1.3644315
15

2 2 1.571429 1.705411 3 -1.36443 -0.2477451


3 1.571429 1.705411 1.735136 -1.36443 -0.24775 0.0292554
4 1.705411 1.735136 1.731996 -0.24775 0.029255 -0.0005152
5 1.735136 1.731996 1.732051 0.029255 -0.00052 -1.039E-06
6 1.731996 1.732051 1.732051 -0.00052 -1E-06 3.703E-11
7 1.732051 1.732051 1.732051 -1E-06 3.7E-11 0
8 1.732051 1.732051 1.732051 3.7E-11 0 0