Anda di halaman 1dari 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMAN 1 Kaliwungu


Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Kelas/Semester : XII/ 1
Materi pokok : Induksi Matematis
Waktu : 2 2 JP ( @ 45 menit )

A. Kompetensi Inti
KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian
darisolusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami, menerapkan,dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan
kreatif,serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin, rasa percayadiri,
dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam memilih dan menerapkan strategi
menyelesaikan masalah
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berpilaku jujur, tangguh mengadapi masalah, kritis dan disiplin
dalam melakukan tugas belajar matematika
3.3 Mendeskripsikan prinsip induksi matematika dan menerapkannya dalam membuktikan rumus
jumlah deret persegi dan kubik jumlah deret persegi dan kubik.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1.1.1 Menunjukkan rasa syukur kepada Sang Pencipta ketika mampu menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan Induksi Matematika
2.1.1 Menunjukkan sikap kerjasama dalam belajar kelompok
2.2.1 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam proses pembelajaran
3.3.1 Menjelaskan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret persegi

D. Materi Pembelajaran
Fakta fenomena alam dan lingkungan:
Masalah 1 : Menguji kebenaran dari pernyataan : Setiap musim kemarau terjadi kebakaran.
Musim kemarau tahun 1990 ? terjadi kebakaran
Musim kemarau tahun 1991 ?
.
.
Musim kemarau tahun 2015 ? terjadi kebakaran
Kesimpulan :.......? (bukan kebenaran mutlak )
Penalaran deduktif : menguji dari tahun1990 2015
Penalaran Induktif : tahun 1990 kebakaran, tahun 1991 kebakaran,...kesimpulan
setiap tahun kebakaran
Masalah 2 : Menguji kebenaran dari suatu pernyataan : Setiap makhluk hidup pasti bernafas.
Manusia...? bernafas
Binatang...? benafas
Tumbuhan.? bernafas
Kesimpulan.....? ( kebenaran mutlak )

Fakta Matematis :
Masalah 1: Menguji kebenaran dari suatu pernyataan :Untuk setiap n bilangan asli,maka bentuk
n2- n + 41 adalah bilangan prima. (hal 131 buku siswa), dilanjutkan menguji
kebenaran pada contoh 3.2, 3.3, 3.4
Konsep :
Penalaran deduktif : Kesimpulan diperoleh setelah mengurai pembuktian kasus per kasus (Dari
sesuatu yang berlaku secara umum ke sesuatu yang khusus).
Penalaran induktif : Kesimpulan diperoleh dari menghimpun pembuktian dari kasus per kasus (Dari
sesuatu yang berlaku khusus ke sesuatu yang umum )
Kebenaran mutlak : kebenaran yang berlaku kapanpun, dimanapun,tetap mempunyai nilai
kebenaran yang sama ( tidak dipengaruhi ruang dan waktu ).
Kebenaran tidak mutlak/relatif : kebenaran yang bisa berubah nilai kebenaranya karena waktu,
tempat atau faktor tertentu ( terpengaruh oleh ruang dan waktu).
Penarikan kesimpulan secara induktif yang umum tidak bisa diterima sebagai kebenaran mutlak di
matematika.
Kebenaran yang diperoleh pada Prinsip Induksi Matematis merupakan kebenaran yang berlaku
dalam semesta pembicaraannya.
Jadi pembuktian dengan induksi matematis juga merupakan penalaran deduktif.

Prinsip :
- Prinsip Induksi Matematis
Misalkan P(n) adalah suatu pernyataan dimana kebenarannya ditentukan oleh nilai n. Jika P(n)
memenuhi dua sifat berikut.
1. P(n) itu benar untuk n = 1
2. Untuk setiap bilangan asli k, jika P(k) bernilai benar maka P( k + 1 ) juga bernilai benar.
Maka P(n) bernilai benar untuk setiap bilangan asli n.
- Prinsip Induksi Matematis yang diperluas
Misalkan P(n) adalah suatu pernyataan dimana kebenarannya ditentukan oleh nilai n. Jika P(n)
memenuhi dua sifat berikut.
1. P(n) itu benar untuk n = m
2. Untuk setiap bilangan asli k m, jika P(k) bernilai benar maka P( k + 1 ) juga bernilai benar.
Maka P(n) bernilai benar untuk setiap bilangan asli yang lebih atau sama dengan n.

E. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi dengan
pendekatan saintifik (scientific) dalam model pembelajaran Problem Based Learning.

F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran


Media : White Board, Tayangan Power Point dan Lembar Kerja Siswa
Alat : Laptop, LCD
Sumber Pembelajaran :
- Buku Siswa Matematika Kelas XII Semester 1
- Buku Guru Matematika Kelas XII

G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam kepada siswa 15 menit
2. Guru meminta ketua kelas memimpin doa sebelum
memulai pembelajaran.
3. Guru memberikan motivasi
4. Guru mengecek kahadiran siswa.
5. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya
membuktikan kebenaran suatu pernyataan dalam
kehidupan sehari-hari.
6. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu
siswa sehingga diharapkan dapat aktif dalam proses
pembelajaran, siswa diajak memecahkan masalah
pembuktian suatu pernyataan.
7. Guru menyampaikan indikator pencapaian kompetensi
yang ingin dicapai.
8. Guru mengingatkan kembali tentang deret bilangan.
Pertemuan pertama 75 menit
Inti Fase 1: Mengorientasi siswa kepada masalah
Mengamati
1. Guru memberikan suatu permasalahan dalam bentuk
pernyataan kontekstual tentang fenomena alam atau
lingkungan. Siswa diminta mengamati dan
menyebutkan hal-hal yang mengarah ke suatu
pembuktian pernyataan tersebut (proses penalaran
deduktif ) dan sebaliknya dari kasus-kasus
tersebut,apakah valid untuk menyimpulkan kebenaran
pernyataan dimaksud?(proses penalaran induktif )
2. Dengan berkelompok siswa diminta untuk mengamati
dan menyelidiki beberapa pernyataan matematik
(contoh 3.1, 3.2, 3.3, 3.4) pada halaman 130 135,
proses penalaran deduktif, dan sebaliknya dari kasus-
kasus tersebut, apakah sudah dapat membuktikan dan
menyimpulkan kebenaran dari pernyataan dimaksud
(proses penalaran induktif )

Fase 2: Mengorganisasikan siswa


Menanya :
Dengan diskusi kelompok, siswa diminta untuk menuliskan
pertanyaan yang diharapkan muncul berkenaan dengan
induksi matematis (halaman 134)

Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan


kelompok
Mengumpulkan informasi
Dengan berdiskusi kelompok siswa menggali informasi
bagaimana induksi matematis digunakan dalam pembuktian
matematis (halaman 135 136 )

Fase 4:Mengembangkan dan menyajikan hasil karya


Mengasosiasikan
Dengan penalaran deduktif (prinsip induksi matematis),
dengan diskusi kelompok siswa di ajak untuk menalar,
apakah pernyataan P(n) yang berkenaan dengan semua
bilangan asli n, jika memenuhi dua sifat P(1) benar dan
Untuk setiap bilangan asli k,jika P(k) benar maka P(k+1)
juga benar, sudah dapat untuk menyimpulkan P(n) tersebut
? (halaman 137 )
Mengkomunikasikan
Perwakilan dari salah satu kelompok diminta untuk
mempresentasikan hasilnya di depan kelas dan kelompok
lainnya dipersilahkan untuk membandingkan hasil
diskusinya. (halaman 137)

Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses


pemecahan masalah
Mengasosiasikan
Peserta didik menganalisa masukan,tanggapan dan koreksi
dari guru
Pertemuan kedua 75 menit
Fase 1: Mengorientasi siswa kepada masalah
Mengamati
Dengan berkelompok siswa diminta untuk mengamati dan
menyelidiki beberapa pernyataan matematik (contoh 3.5,
3.6, 3.7 ) pada halaman 139 143, proses penalaran
deduktif

Fase 2: Mengorganisasikan siswa


Menanya
Dengan diskusi kelompok, siswa diminta untuk menuliskan
pertanyaan yang diharapkan muncul berkenaan dengan
induksi matematis (halaman 143)

Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan


kelompok
Mengumpulkan informasi
Dengan berdiskusi bersama kelompoknya siswa menggali
informasi prinsip induksi matematis dan prinsip induksi
matematis yang diperluas digunakan dalam pembuktian
matematis (pada halaman 144 - 145)

Fase 4:Mengembangkan dan menyajikan hasil karya


Mengasosiasi
Dengan prinsip induksi matematis dan prinsip induksi
matematis diperluas, dengan diskusi kelompok siswa
diajak untuk menalar, apakah pernyataan P(n) benar untuk
setiap bilangan asli n? Dan bagaimana langkah-langkah
suatu bukti dengan menggunakan prinsip induksi matematis
yang diperluas bahwa suatu pernyataan P(n) benar untuk
setiap bilangan asli nm, untuk suatu bilangan asli m?
(halaman 146 )
Mengkomunikasikan
Perwakilan dari salah satu kelompok diminta untuk
mempresentasikan hasilnya di depan kelas dan kelompok
lainnya dipersilahkan untuk membandingkan hasil
diskusinya. Guru membantu siswa apabila ditemukan
kesulitan atau terjadi ketidaksepahaman antar siswa
(halaman 147)

Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses


pemecahan masalah
Mengasosiasikan
Peserta didik menganalisa masukan,tanggapan dan koreksi
dari guru
Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang induksi 15 menit
matematis.
2. Guru memberikan PR beberapa soal pembuktian dengan
induksi matematis
3. Guru mengajak siswa untuk bersyukur kepada Allah
SWT telah diberi pengetahuan tentang Fungsi Invers
dengan ucapan Hamdalah bersama-sama.
4. Guru mengucapkan salam

H. Penilaian
a. Teknik Penilaian: melalui pengamatan dan tes tertulis
b. Prosedur Penilaian:
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1 Sikap Pengamatan Selama pembelajaran dan
2.1.1 Menunjukkan sikap saat diskusi
kerjasama dalam belajar
kelompok
2.2.1 Menunjukkan rasa ingin tahu
dalam proses pembelajaran
.
2 Pengetahuan Tes tertulis Penyelesaian tugas individu
3.3.1 Menjelaskan prinsip induksi dan kelompok
matematika dalam
membuktikan rumus jumlah
deret persegi

c. Instrumen Penilaian
Tugas Kelompok
213
1. Bentuk 319
bernilai positif untuk setiap n bilangan asli ? Silidiki untuk 10 bilangan asli
pertama!
2. Tulislah langkah-langkah pembuktian dengan prinsip induksi matematis pada soal berikut :
(+1)(2+1)
() = 12 + 22 + 32 + + 2 = 6

Kunci Jawaban :
1.
213
n Nilai Benar /Salah
319

11
1 Benar
17
9
2 Benar
13
7
3 Benar
10

4 Benar


5 Benar


6 Benar


7 Benar


8 Benar


9 Benar


10 Benar

Untuk 10 bilangan asli pertama tampak bahwa pernyataan tersebut benar.
Disimpulkan bahwa pernyataan tersebut benar untuk n bilangan asli.
(+1)(2+1)
2. () = 12 + 22 + 32 + + 2 = 6
1(1+1)(21+1)
P(1)=12 = 6

Untuk setiap bilangan asli k ,apabila P(k) benar maka P(k+1) benar.
Penilaian Sikap
Rubrik untuk :
2.1.1 Menunjukkan sikap kerjasama dalam belajar kelompok
2.2.1 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam proses pembelajaran

No Nama Kerjasama Rasa ingin tahu


4 3 2 1 4 3 2 1
1 Indah
2 Jaelani
3 Lilis
4 Nisa
5 Sofiana
6 Sobirin
7 Sugiyono

Kerjasama : Sangat aktif dalam aktivitas kelompok = 4


Aktif dalam aktivitas kelompok = 3
Kurang aktif = 2
Tidak aktif = 1
Rasa ingin tahu: Sangat sering bertanya dalam aktivitas kelompok = 4
Sering bertanya dalam aktivitas kelompok = 3
Jarang bertanga dalam aktivitas kelompok = 2
Tidak pernah bertanya dalam aktivitas kelompok =1
Penilaian Pengetahuan
Kunci Jawaban :
1.
213
n Nilai Benar /Salah
319

11
1 Benar
17
9
2 Benar Benar 9 10 bilangan = 4
13
7 Benar 7 -8 bilangan = 3
3 Benar
10
Benar 5- 6 bilangan = 2

4 Benar Benar < 5 bilangan = 1


5 Benar


6 Benar


7 Benar


8 Benar


9 Benar


10 Benar

Untuk 10 bilangan asli pertama tampak bahwa pernyataan tersebut benar.
Disimpulkan bahwa pernyataan tersebut benar untuk n bilangan asli.
(+1)(2+1)
2. () = 12 + 22 + 32 + + 2 = 6
1(1+1)(21+1)
1 P(1)=12 = 6
.............................................................................SKOR 2

2. Untuk setiap bilangan asli k ,apabila P(k) benar maka P(k+1) benar..........SKOR 4

Penilaian Keterampilan
No Nama Ketepatan waktu
4 3 2 1
1 Indah
2 Jaelani
3 Lilis
4 Nisa
5 Sofiana
6 Sobirin
7 Sugiyono

Kerjasama : Kurang dari 5 menit = 4


Dalam waktu 5 6 menit = 3
Dalam waktu 7 8 menit = 2
Lebih dari 8 menit = 1
Catatan:
Penskoran bersifat komprehensif/menyeluruh, tidak saja memberi skor untuk jawaban akhir, tetapi juga
proses pemecahan masalah yang terutama meliputi pemahaman, tata cara penulisan, ketepatan
penggunaan simbol, penalaran (logis) serta ketepatan strategi memecahkan masalah.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMAN 1 Kaliwungu
Mata Pelajaran : Matematika-Wajib
Kelas/Semester : XII/ 1
Materi pokok : Induksi Matematis
Waktu : 2 2 JP ( @ 45 menit )

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan
kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. Mengolah, menalar, menyaji, dan
mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya
di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Menghayati perilaku disiplin, sikap kerjasama, sikap kritis dan cermat dalam bekerja
menyelesaikan masalah kontekstual.
3.2 Memiliki dan menunjukkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa senang dan tertarik dan percaya diri
dalam melakukan kegiatan belajar ataupun memecahkan masalah nyata.
3.3 Mendeskripsikan prinsip induksi matematika dan menerapkannya dalam membuktikan rumus jumlah
deret persegi dan kubik.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi*)


1.1.1 Menunjukkan rasa syukur kepada Sang Pencipta ketika mampu menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan Induksi Matematika
2.1.1 Menunjukkan sikap kerjasama dalam belajar kelompok

2.2. 1 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam proses pembelajaran


3.3.3 Menerapkan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret persegi
3.3.4 Menerapkan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret kubik

D. Materi Pembelajaran
Terlampir di buku wajib siswa bab induksi matematika

E. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi dengan pendekatan
saintifik (scientific) dalam model pembelajaran Problem Based Learning.

F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran


Media : White Board, Tayangan Power Point dan Lembar Kerja Siswa
Alat : Laptop, LCD
Sumber Pembelajaran :
- Buku Siswa Matematika Kelas XII Semester 1
- Buku Guru Matematika Kelas XII
G. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan Pertama: (4 JP)


Langkah Sintak Model Deskripsi Alokasi
Pembelajaran Pembelajaran Waktu
Kegiatan -Guru menyampaikan salam, dilanjutkan dengan
Pendahuluan berdoa bersama seluruh siswa
-Guru menanyakan siswa tentang kesiapan
menerima pelajaran
-guru melakukan presensi siswa dan memotivasi
siswa agar rajin belajar
-Guru menyampekan manfaat materi dalam
kehidupan sehari-hari
-Guru menyampaikan kompetensi yang harus
dikuasai terkait dengan materi yang akan
dipelajari

- Siswa mengamati pembuktian untuk semua


Kegiatan Inti Fase 1 : Orientasi bilangan asli n jumlah n bilangan ganjil
**) Peserta didik pada berurutan pertama sama dengan n2 ( contoh 3.8
masalah halaman 148 )
-Guru memberi kesempatan bertanya kepada
Mengamati siswa terkait pembuktian untuk semua bilangan
Menanya asli n jumlah n bilangan ganjil berurutan pertama
sama dengan n2
Fase 2 : -Guru membentuk kelompok siswa .
Mengorganisasikan Setiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa
peserta didik
Fase : 3
Siswa mengamati pembuktian untuk semua
Membimbing bilangan asli n jumlah n bilangan ganjil
penyelidikan berurutan pertama sama dengan n2 ( contoh 3.8
individu dan halaman 148 )
kelompok Guru memberi kesempatan bertanya kepada
Mengamati siswa terkait pembuktian untuk semua bilangan
Menanya asli n jumlah n bilangan ganjil berurutan pertama
sama dengan n2
Mengumpulkan Peserta didik mengumpulkan contoh-contoh dari
Informasi buku siswa ( contoh 3.8; contoh 3.9; contoh 3.10
Peserta didik mengasosiasikan/menalar
Mengasosiasikan pembuktian induksi matematika dengan merujuk
beberapa contoh pembuktian tersebut.
Fase 4
Peserta didik mengamati dan memperhatikan
Mengembangkan presentasi yang sedang dilakukan wakil
kelompok yang ditunjuk
dan menyajikan
hasil karya peserta Peserta didik diberi kesempatan untuk
didik melakukan Tanya jawab terkait presentasi wakil
kelompok
Mengamati
Menanya Mendiskusikan hasil kerja kelompok yang telah
dipresentasikan
Mengasosiasi
Mengomunikasikan Wakil kelompok mempresentasikan hasil
Fase 5 diskusinya, dilanjutkan dengan diskusi dan
Tanya jawab
Menganalisa dan
mengevaluasi Peserta didik menganalisa masukan, tanggapan
proses pemecahan dan koreksi dari guru terkait pembelajaran
masalah induksi matematika.
Mengasosiasi
Kegiatan - Memfasilitasi dan membimbing peserta didik
Penutup merangkum materi
- Memfasilitasi dan membimbing peserta didik
untuk merefleksi proses dan materi pelajaran
- Memberikan umpan balik terhadap proses dan
hasil pembelajaran
- melakukan penilaian
- Merencanakan kegiatan tindak lanjut
- Menyampekan rencana pembelajarn pada
pertemuan berikutnya

H. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1.Teknik penilaian :
1. Pengamatan
2. Tugas Proyek
2. Instrumen penilaian
a.Tertulis
Pada tahun ajaran baru ada 30 siswa kelas baru di kelas X. Untuk memperkenalkan diri setiap siswa saling
bersalaman dengan siswa lainnya. Kita ingin mengetahui ada berapa banyak jabat tangan yang terjadi.
a. Untuk mengetahui hal tersebut, isilah tabel di bawah ini
B
Banyak siswa Banyak jabat tangan yang
terjadi
2
3
4
5
anyak siswa Banyak jabat tangan yang terj
b. Apakah Anda sudah dapat menduga pola banyak jabat tangan yang terjadi? Tuliskan pola itu dan gunakan
untuk mencari banyak jabat tangan yang terjadi jika ada 10 siswa, 30 siswa, dan n siswa.
c. Buktikanlah pola yang diperoleh di bagian (ii) dengan menggunakan induksi matematis !
b. Pengamatan
Penilaian diri (terlampir)

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Remidi
Apabila hasil ulangan harian untuk topik induksi matematika menunjukkan peserta didik belum mencapai
kompetensinya baik klasikal maupun individual maka dilakukan remidiasi. Reidial dilakukan dengan cara
diadakan diskusi dan latihan soal terkait konsep dasar induksi matematika serta penerapannya dalam
kehiduan sehari-hari khususnya pada materi yang telah dipelajari.
c. Pengayaan (terlampir)

B. Kunci dan Pedoman Penskoran (terlampir)


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah SMAN 1 Kaliwungu
Mata pelajaran Matematika
Topik/Sub Topik Induksi Matematika/Induksi
Matematis Kuat
Kelas/Semester XII/Gasal
Alokasi Waktu 4 JP

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan
kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Menghayati perilaku disiplin, sikap kerjasama, sikap kritis dan cermat dalam bekerja menyelesaikan
masalah kontekstual.
2.2 Memiliki dan menunjukkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa senang dan tertarik dan percaya diri
dalam melakukan kegiatan belajar ataupun memecahkan masalah nyata.
3.3 Mendeskripsikan prinsip induksi matematika dan menerapkannya dalam membuktikan rumus jumlah
deret persegi dan kubik.
4.3 Mengidentifikasi, menyajikan model matematika dan menyelesaikan masalah induksi matematika
dalam membuktikan rumus jumlah deret persegi dan kubik.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi*)


1.1.1 Menunjukkan rasa syukur kepada Sang Pencipta ketika mampu menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan Induksi Matematika
2.1.1 Menunjukkan sikap kerjasama dalam belajar kelompok
2.1.2 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam proses pembelajaran
3.3.1 Menjelaskan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret persegi
3.3.2 Menjelaskan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret kubik
3.3.3 Menerapkan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret persegi
3.3.4 Menerapkan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret kubik
4.3.1 Menggunakan prinsip induksi matematika untuk menyelesaikan masalah mengenai rumus jumlah
deret persegi dan kubik

D. Materi Pembelajaran
Prinsip Induksi matematis yang disajikan sebelumnya merupakan prinsip induksi matematis yang umum.
Berikut akan disajikan suatu prinsip induksi yang lain, yang disebut dengan prinsip induksi matematis
kuat. Prinsip induksi matematis kuat ini perlu dikembangkan karena ternyata, dengan prinsip induksi
matematis yang ada tersebut, terdapat beberapa pernyataan benar yang tidak bisa dibuktikan.
Perhatikan Contoh berikut :
E. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi dengan pendekatan
saintifik (scientific) dalam model pembelajaran Problem Based Learning.

F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran


Media : White Board, Tayangan Power Point dan Lembar Kerja Siswa
Alat : Laptop, LCD
Sumber Pembelajaran :
- Buku Siswa Matematika Kelas XII Semester 1
- Buku Guru Matematika Kelas XII

G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ketiga: (4 JP)
Langkah Sintak Model Deskripsi Alokasi
Pembelajaran Pembelajaran Waktu
Kegiatan
Pendahuluan Guru memberikan motivasi dengan 20 menit
memberikan gambaran tentang pentingnya
memahami prinsip induksi matematika dan
menerapkannya.
Sebagai apersepsi, peserta didik diminta
menjelaskan pengertian prinsip induksi
matematika
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
yang ingin dicapai yaitu Prinsip Induksi
Matematis Kuat.
Guru menjelaskan tentang cakupan materi
pembelajaran
Guru menjelaskan tentang teknik-teknik
penilaian yang akan digunakan dalam
pembelajaran ini, yaitu observasi, tes tertulis
penilaian diri.
Kegiatan Inti Fase 1 Guru bersama peserta didik menyiapkan 120 menit
**) Orientasi peserta sumber belajar khususnya buku pegangan
didik kepada siswa kelas XII mapel matematika buku tulis
masalah Dengan menggunakan LCD, guru
menayangkan bahan tayangan untuk
menampilkan masalah yang terkait dengan
Prinsip Induksi Matematis Kuat
Fase 2 Guru membagi peserta didik menjadi beberapa
Mengorganisasikan kelompok untuk berdiskusi
peserta didik
Fase 3 Siswa mengamati prinsip induksi matematis
Membimbing kuat dengan harapan siswa dapat membedakan
penyelidikan induksi matematis dan induksi matematis kuat.
individu Setelah mengamati prinsip induksi matematis
dan kelompok kuat, siswa diarahkan untuk membuat
pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan
dengan induksi matematis kuat
Siswa diminta untuk mengumpulkan
informasi mengenai prinsip induksi
matematis kuat dan induksi matematis kuat
yang diperluas beserta langkah-langkahnya
untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang
telah dibuat
Dari informasi yang diperoleh, siswa
berdiskusi dengan teman sebangkunya
mengenai masalah yang diberikan. Kemudian
menuliskan hasilnya di lembar yang
disediakan oleh guru.
Fase 4 Siswa mengkomunikasikan hasil diskusi
Mengembangkan masing-masing kelompok dengan
dan menyajikan memembandingkan hasil diskusi kelompok
hasil lain sekaligus untuk memperoleh jawaban
tentang masalah yang diberikan .
Siswa menggunakan prinsip-prinsip induksi
matematika kuat untuk menyelesaikan
masalah yang di berikan
Fase 5 Peserta didik diminta melakukan refleksi
Menganalisa dan terkait pengalaman belajar tersebut
mengevaluasi
proses
pemecahan masalah
Penutup Siswa dengan bimbingan guru membuat 40 menit
rangkuman/simpulan pelajaran.
Siswa kembali ketempat duduk semula
untuk menyelesaikan soal secara individu
yang disampaikan guru dan dikumpulkan
untuk refleksi bagi guru.
Guru memberikan tugas berupa
mengerjakan beberapa soal latihan 3.2 dari
buku matematika siswa kelas XII no.1, 2,
dan 3
Guru memotivasi siswa untuk mengulang
kembali materi yang telah dipelajari dan
sering berlatih mengerjakan soal
Guru menutup pelajaran dengan
mengucapkan salam.

H. Penilaian Pembelajaran
Teknik penilaian
1. Penilaian Sikap
Jenis/ teknik Penilaian : Penilaian Jurnal
Bentuk instrumen dan instrument
Instrumen Penilaian Sikap
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XII/Gasal
Kompetensi Dasar : 2.1 Menghayati perilaku disiplin, sikap kerjasama,
sikap kritis dan cermat dalam bekerja
menyelesaikan masalah kontekstual.
2.2 Memiliki dan menunjukkan rasa ingin tahu,
motivasi internal, rasa senang dan tertarik dan
percaya diri dalam melakukan kegiatan belajar
ataupun memecahkan masalah nyata.
Topik/Subtopik : Induksi Matematika/Induksi Matematis Kuat
Indikator Pencapaian Kompetensi : 2.1.1 Menunjukkan sikap kerjasama dalam
belajar kelompok
2.2.1 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam proses
pembelajaran
Pedoman Pengisian Jurnal
1. Tuliskan identitas peserta didik yang diamati, tanggal pengamatan , dan aspek yang diamati
2. Tuliskan kekuatan dan kelemahan peserta didik di dalam dan di luar kelas
JURNAL
Aspek yang Dinilai Nama Peserta Didik
... ...

Kejadian Nomor Peserta Didik

..... ....

Tanggal ....

Catatan Hasil Pengamatan:

2. Penilaian Pengetahuan
Jenis/ teknik Penilaian : Tes Uraian
Bentuk instrumen dan instrument
Buktikan 4 2 habis di bgi 12 semua bilangan asli n dengan menggunakan induksi matematis
kuat.
Kunci dan Pedoman Penskoran
Kunci Skor
Penyelesaian :
Untuk setiap 6 misalkan P(6),P(7) , ,P(k-1),P(k) benar
Artinya 4 2 habis dibagi 12 untuk n= 6 , 7 , (n-1) ,k . 1
Akan ditunjukkan bahwa P(k+1) benar .
Artinya ( + 1)4 ( + 1)2 habis dibagi 12.
Karena 4 2 habis dibagi 12 untuk n = 6 , 7 , (n-1) ,k .
maka ( 5)4 ( 5)2 juga habis dibagi 12
3

Jumlah 4
3. Penilaian Ketrampilan
Jenis/ teknik Penilaian : Penilaian Portofolio
Bentuk instrumen dan instrument

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Semester : XII/Gasal
Kompetensi Dasar : 4.3 Mengidentifikasi, menyajikan model
matematika dan menyelesaikan masalah
induksi matematika dalam membuktikan
rumus jumlah deret persegi dan kubik.
Topik/Subtopik : Induksi Matematika/Induksi Matematis Kuat
Indikator Pencapaian Kompetensi : 4.3.1 Menggunakan prinsip induksi matematika
untuk menyelesaikan masalah mengenai
rumus jumlah deret persegi dan kubik.

Ruang lingkup :
1. Karya portofolio yang dikumpulkan adalah tugas tugas Induksi Matematis Kuat
2. Setiap tugas dikumpulkan selambat lambatnya seminggu setelah tanggal pemberian tugas
Uraian tugas portofolio :
1. Kerjakan uji kompetensi tentang Induksi Matematis Kuat yang ada di buku paket.

Rubrik penilaian portofolio turunan Induksi Matematis Kuat


Indicator Pencapaian
No. Nama Ketepatan waktu Kebenaran Rapi dalam Total Skor
pengumpulan jawaban penulisan
1
2
3