Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM

HUBUNGAN SERANGGA TUMBUHAN

PREFERENSI KUMBANG Callosobruchus sp PADA BEBERAPA JENIS


KACANG

TRIJANTI A. WIDINNI ASNAN

A351130286

PROGRAM STUDI ENTOMOLOGI


SEKOLAH PASCA SARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2013
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Tujuan
BAHAN DAN METODE

Waktu dan Tempat


Praktikum dilaksanakan pada 23 24 Oktober 2013 di Laboratorium
Fisiologi dan Toksikologi Serangga, Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas
Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Bahan dan Alat


Bahan bahan yang digunakan terdiri dari serangga uji Callosobruchus
sp., delapan jenis kacang-kacangan (kacang tanah, kacang panjang, kacang merah,
kacang kedelai, kacang tunggak, kacang buncis, kacang hijau dan kacang kapri),
hexane dan metanol. Alat alat yang digunakan terdiri dari cawan petri
berdiameter 15 cm dan 9 cm, kertas saring, timbangan, lup (kaca pembesar).

Metode
Uji Preferensi Peletakkan Telur
Uji preferensi peletakkan telur Callosobruchus sp. dilakukan dengan dua
metode yaitu metode choice test ( dengan pilihan ) dan no choice test ( tanpa
pilihan). Pada metode choice test, delapan jenis kacang diletakkan didalam cawan
petri berdiameter 15 cm yang sudah disekat menjadi 8 bagian menggunakan
kertas saring, sedangkan pada metode no choice test masing-masing kacang
diletakkan secara terpisah pada cawan petri berdiameter 9 cm. Berat masing-
masing kacang pada kedua metode adalah 2 gr atau setara dengan berat 5 butir
kacang tanah. Kumbang Callosobruchus sp. yang diinfestasikan pada setiap
cawan perlakuan choice test adalah sebanyak 10 pasang sedangkan metode no
choice test sebanyak 5 pasang.
Ulangan pada metode choice test sebanyak 5 ulangan, sedangkan pada
metode no choice test sebanyak 3 ulangan. Pengamatan dilakukan pada 24 jam
setelah pengamatan terhadap jumlah telur pada masing-masing kacang. Kacang
yang terdapat telur kemudian dimasukkan kedalam tabung film dan diamati
hingga muncul larva.
Ekstraksi Kacang
Kacang yang dengan jumlah telur terbanyak kemudian diekstraksi dengan
menggunakan metode maserasi. Kacang direndam dalam erlenmeyer 2 liter
dengan pelarut metanol dan hexane masing-masing 1 kg. Jumlah masing-masing
pelarut yang digunakan adalah sebanyak 1 liter. Kacang direndam selama 2
malam, kemudian disaring dengan menggunakan kertas saring dan corong kaca,
setelah itu hasil rendaman diuapkan dengan menggunakan rotary evaporator
hingga mendapatkan 2 jenis crude (ekstrak kasar) yaitu ekstrak kacang hijau
metanol dan ekstrak kacang hijau hexana.

Uji Preferensi Peneluran dengan Menggunakan Ekstrak


Pengujian dilakukan dengan meggunakan kacang dengan investasi telur
terendah berdasarkan hasil uji preferensi peneluran tanpa menggunakan ekstrak
sebelumnya yaitu kacang tanah, kedelai,dan kapri, serta kacang hijau bekas
rendaman untuk pembuatan ekstrak, yaitu kacang hijau metanol dan hexana.
Masing-masing ekstrak kasar diencerkan dengan masing-masing pelarut asalnya
yaitu hexana dan metanol hingga mencapai konsentrasi 0.1%. Kacang kapri,
kedelai dan tanah kemudian direndam dengan masing-masing larutan ekstrak
secara terpisah, sehingga mendapatkan kacang kapri metanol (KaM), kedelai
metanol (KeM), tanah metanol (TaM), kapri hexana (KaH), kedelai hexana (KeH)
dan tanah hexana (TaH).
Pengujian dilakukan melalui dua metode yaitu choice test dan no choice
test. Pada metode chocie test cawan petri berdiameter 9 cm diberi sekat dengan
menggunakan kertas saring sehingga terdapat dua ruang pada cawan. Kacang
kapri, kedelai, dan kacang tanah yang sudah direndam ekstrak dimasukkan
kedalam setiap cawan masing-masing sebanyak 3 buah, pada perlakuan choice
test masing-masing kacang dikombinasikan dengan tiga buah kacang hijau bekas
rendaman metanol dan heksana, sedangkan pada metode no choie test , tiga buah
kacang disimpan terpisah dalam setiap cawan petri dan untuk kontrol digunakan
kacang hijau tanpa perlakuan (Gambar). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga
kali, pengolahan data dilakuakn dengan menggunakan program Microsoft Excel
2013 dan perbandingan nilai tengah antar perlakuan dilakukan dengan uji jarak
berganda Duncan pada taraf 0.05 dengan menggunakan program SAS for
Windows ver 9.0.

Uji Kefektifan Bahan Penolak terhadap Aktivitas Peletakkan Telur


HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil

Pembahasan
KES`IMPULAN