Anda di halaman 1dari 20

Pendahuluan

PEMBUATAN HIASAN

Standar Kompetensi:
Memahami pembuatan tusuk dasar hiasan dan sulaman
Membuat tusuk dasar hiasan dan sulaman

Kompetensi Dasar:
3.1 Mendeskripsikan macam-macam tusuk dasar hiasan
4.1 Membuat macam-macam tusuk dasar sulaman

Alokasi Waktu:
2 x 2 jam pelajaran

Sumber dan Bahan:


Buku Paket Kelas XII
Modul Pembuatan Hiasan

Apersepsi
Pada bab ini kita akan membahas tentang cara
membuat tusuk dasar hiasan dan sulaman.
Tusuk hias dasar yaitu tusuk-tusuk yang
merupakan dasar untuk membuat tusuk
hias variasi.Tusuk hias dasar yang
dibahas pada LKS ini yaitu ada tiga belas
macam. Sedangkan sulaman salah satu
teknik menjahit yang bertujuan untuk
dekoratif dengan menggunakan jahit dan
benang. Adapaun sulaman yang dibahas
dalam LKS ini yaitu sebanyak 6 macam
sulaman. Masih banyak lagi jenis-jenis
sulaman yang bisa kamu pelajari untuk
menambah pengetahuan.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 1


Pembahasan Materi

A. TUSUK HIAS

1. Tusuk Dasar Hias


Tusuk hias dasar yaitu tusuk-tusuk yang merupakan dasar untuk
membuat tusuk hias variasi.Tusuk hias dasar ada tiga belas macam yaitu:
1) Tusuk jelujur yaitu tusuk yang mempunyai arah horizontal ukuran
dan jarak turun naik tusuk diatur sama panjang.

2) Tusuk veston yaitu tusuk yang mempunyai dua arah yaitu arah
vertikal dan arah horizontal, kaki tusuk arah vertikal dan arah
horizontal mempunyai pilinan

3) Tusuk anel yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal dan pada
bagian atas dan bagian bawah tusuk bersilang

4) Tusuk batang yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal dan


setengah dari ukuran tusuk masing-masing saling bersentuhan

5) Tusuk pipih yaitu tusuk yang dibuat turun naik sama panjang dan
menutup seluruh permukaan ragam hias.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 2


6) Tusuk rantai yaitu tusuk mempunyai arah horizontal atau vertikal
dimana masing-masing tusuk saling tindih menindih sehingga
membentuk rantai- rantai yang sambung menyambung.

7) Tusuk silang yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal dan pada
garis tengahnya ada persilangan antara tusuk bagian atas dan tusuk
bagian bawah.

8) Tusuk biku yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal ke kiri dan ke
kanan

9) Tusuk palestrina yaitu tusuk mempunyai arah horizontal dan setiap


tusukan mempunyai tonjolan atau buhulan

10) Tusuk kepala peniti yaitu tusuk yang mempunyai pilinan-pilinan pada
permukaan kain dan menutup semua permukaan ragam hias.

11) Tusuk tikam jejak yaitu tusuk yang mempunyai arah horizontal dan
setengah dari ukuran tusuk saling bersentuhan sehingga pada
permukaan kelihatan seperti setikan mesin.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 3


12) Tusuk balut yaitu tusuk yang mempunyai arah diagonal yang dilakukan
di atas benang lain atau pada pinggir ragam hias yang dilubangi.

13) Tusuk Holben yaitu tusuk yang mempunyai arah horizontal dan
vertikal dan jarak turun naik tusuk diatur sama panjang sehingga
berbentuk jajaran.

2. Tusuk Dasar Variasi


Tusuk hias variasi yaitu tusuk yang merupakan variasi dari tusuk-tusuk
dasar, variasi tusuk-tusuk dasar tersebut dapat dilakukan dengan merubah
arah, ukuran, jarak tusuk atau mengkombinasikan satu tusuk dengan tusuk
yang lain sehingga dari satu tusuk dasar dapat menghasilkan bermacam-
macam tusuk variasi yang mempunyai nama tersendiri misalnya variasi dari
tusuk silang disebut tusuk silang ganda, variasi dari tusuk rantai tusuk rantai
terbuka atau tusuk tulang ikan, variasi tusuk pipih disebut long and short
stich, variasi tusuk anel disebut tusuk chevron dan lainnya. Berikut
beberapa contoh tusuk hias variasi:
Variasi Tusuk Flanel

Variasi Tusuk Holben

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 4


3. Praktek Pembuatan Tusuk Dasar

Sebelum kita membuat hiasan atau melakukan pekerjaan


menghias baik itu menghias lenan rumah tangga ataupun menghias
busana terlebih dahulu perlu disiapkan tempat kerja, alat serta bahan
yang dibutuhkan untuk menghias. Agar pekerjaan dapat berjalan efektif
dan efesien maka tempat atau ruang kerja hendaklah ditata sebaik
mungkin. Ruang kerja hendaknya tidak sempit agar dapat memberi
keleluasaan dalam bekerja. Di sekolah umumnya kegiatan ini dilakukan
di workshop atau bengkel. Bengkel atau workshop hendaklah bersih dan
memberi kenyamanan untuk bekerja. Semua alat dan bahan yang
dibutuhkan untuk menghias ditata sesuai dengan kegunaannya.
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk menghias sebaiknya
disediakan seluruhnya sebelum pekerjaan menghias dilakukan. Ini
bertujuan untuk menghemat waktu dan untuk kelancaran dalam bekerja.
Karena pekerjaan menghias kain atau menghias busana ini membutuhkan
ketelitian dan kesabaran maka dalam bekerja tidak salahnya distel musik
yang dapat membangkitkan gairah dalam bekerja sehingga bekerja
menjadi tidak membosankan.
Untuk menghias busana dibutuhkan alat dan bahan. Adapun alat
dan bahan yang dibutuhkan di antaranya yaitu :
1. Jarum tangan dengan berbagai ukuran
2. Jarum pentul
3. Gunting besar dan gunting kecil
4. Tudung jari
5. Pandedel
6. Rader
7. Karbon jahit
8. Ram atau pemidangan
Adapun bahan yang dibutuhkan untuk menghias busana
disesuaikan dengan jenis hiasan yang di gunakan. Secara umum bahan
yang dibutuhkan untuk menghias busana adalah bahan utama dan bahan
penunjang. Bahan utama yaitu kain yang akan di hias.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 5


Sedangkan bahan penunjang merupakan bahan yang digunakan
untuk membuat hiasan itu sendiri. Bahan ini dapat berupa aneka jenis
benang, aneka jenis pita, aneka jenis tali, manik, payet, batu-batuan
dan lain-lain. Aneka jenis benang di antaranya seperti benang bordir,
benang sulam, benang wol dan lain-lain. Jenis benang ini biasanya di jual
dengan aneka rupa sesuai dengan yang diproduksi pada waktu itu, karena
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan bahan
tekstilpun juga makin berkembang pesat.

a. Tusuk Dasar Hiasan


Bahan:
1) Kain Strimin
2) Benang Sulam
Cara Kerja

Siapkan peralatan Anda. Pilihlah kain strimin berwarna


putih tulang agar bersih dan sesuai dengan semua warna.
Berilah jarak masing-masing 7 cm dari tepi kain. Berilah tanda
dengan kapur jahit pada bagian yang akan disulam. Buatlah
secara berurutan mulai dari tusuk jelujur sampai pada tusuk
holben. Usahakan warna benang setiap pergantian tusuk
berbeda. Maksimal 6 warna benang. Mulailah menyulam dari
bagian kanan ke kiri.
Jangan lupa untuk tetap membuat garis yang ringan, dan
mengukur jarak tiap tusuk dasar (jarak 4 cm).
Memberi tanda dengan pensil/ pulpen tidak disarankan
karena Anda tidak akan bisa menghapus garis yang sudah di
gambar dan merusak kain.
Harus teliti dalam menyulam dan menghitung jarak tiap
lubang kain strimin.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 6


b. Langkah Kerja
1) Tusuk jelujur dikerjakan dari kanan ke kiri dengan lompatan atas
bawah dan mempunyai jarak yang sama. Untuk tusuk jelujur renggang
dikerjakan dengan jarak yang tidak sama dan dibuat sedikit longgar
2) Tusuk tikam jejak dikerjakan dari kanan ke kiri. Ditusukkan dari
bawah ke atas, kemudian dibalik lagi ke arah kanan, dan seterusnya
3) Tusuk silang dikerjakan dari kanan ke kiri dengan arah diagonal,
bagian atas dan bawah di bentuk secara menyilang
4) Tusuk feston dikerjakan dari kanan ke kiri dengan cara vertikal
kemudian bagian bawah benang di silangkan sehingga bisa mengait
dan berbentuk seperti pilinan
5) Tusuk rantai dikerjakan dari kanan ke kiri dengan arah horizontal
kemudian benang di selipkan/ dilingkarkan satu kali di bawah jarum
6) Tusuk pipih dikerjakan dari kanan ke kiri dengan arah vertikal, dan
dibuat panjang pendek tanpa jarak satu sama lain.

c. Contoh Hasil Pembuatan

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 7


LATIHAN PENCAPAIAN KOMPETENSI

A. Tugas Kelompok
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang
benar!
1. Apa yang membedakan tusuk jelujur biasa dengan tusuk jelujur
renggang?
2. Sebutkan dan jelaskan cara pengerjaan tusuk tikam jejak menurut
pemahaman anda setelah melakukan praktek!
3. Jelaskan persamaan dan perbedaan dari tusuk flanel dan tusuk silang!
4. Sebutkan pengembangan dari variasi tusuk dasar!
5. Jelaskan yang dimaksud dengan bahan penunjang untuk pembuatan
hiasan!

B. Tugas Individu
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Bahan yang dibutuhkan untuk menghias busana disesuaikan dengan....
2. Bahan Penunjang dapat berupa....
3. Sebelum kita membuat hiasan atau melakukan pekerjaan menghias baik
itu menghias lenan rumah tangga ataupun menghias busana terlebih
dahulu perlu...
4. Ruang kerja hendaknya tidak sempit agar dapat memberi....
5. Tusuk batang yaitu tusuk yang mempunyai arah....
6. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk menghias sebaiknya....
7. Aneka jenis benang di antaranya seperti...
8. Variasi tusuk anel disebut....
9. Variasi dari tusuk dasar dapat dilakukan dengan merubah...
10. Variasi tusuk anel disebut...
11. Tusuk kepala peniti yaitu tusuk yang mempunyai pilinan-pilinan pada...
12. Tusuk rantai yaitu tusuk mempunyai arah...
13. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menghias busana di
antaranya yaitu...
14. Jenis benang biasanya di jual dengan aneka rupa sesuai dengan yang
diproduksi pada waktu itu, karena...
15. Tusuk palestrina yaitu tusuk mempunyai arah horizontal dan setiap
tusukan mempunyai...

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 8


B. Sulaman

Menyulam telah dikenal sejak 14 abad Sebelum Masehi oleh bangsa


Mesir. Hal itu terbukti dengan adanya peninggalan sulaman benang yang
terbuat dari tumbuh-tumbuhan pada kulit binatang. Pada beberapa
masyarakat tradisional, ada kebiasaan bahwa gadis-gadis yang akan menikah
harus menyulam baju atau kainnya sendiri untuk upacara perkawinannya.
Sulaman, dalam kamus bahasa Indonesia sulam diartikan 'suji" atau
'tekad (Poerwadarminta; 1996:100). Dalam bahasa Sunda, menyulam disebut
'ngabordeI' yang berarti membuat hiasan pada kain dengan bermacam
benang berwarna (Kamus Umum Bahasa Sunda; 1976:64 ). Sulaman menurut
Bernice Barsky dalam buku Aneka Hobi Rumah Tangga adalah Sulaman
pemula merupakan contoh sulam - menyulam dewasa ini. Dengan gambar
pemandangan, huruf, angka, serta bunga hiasan pinggir yang kebanyakan
dikerjakan dengan setik silang pada kain tenunan lurus- sebagian besar
muncul dari perkembangan yang terjadi di Amerika dan Inggris antara tahun
1753 dan 1840 (Suwargono Wirono; 1984: 57).
Menyulam Adalah salah satu teknik menjahit yang bertujuan untuk
dekoratif dengan menggunakan jahit dan benang. Selain benang, hiasan
untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti
potongan logam, mutiara, manik-manik, bulu burung, dan payet. Menyulam
adalah suatu teknik keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam
mengembangkan kreativitas untuk membuat media kerajinan yang
berbentuk gambar atau pola yang terdapat pada kain sebagai penghias dan
memberikan suatu keindahan diantara sisi-sisi kain. Tak asing rasanya
mendengar kata menyulam, bagi sekian banyak orang yang mendengar, tak
heran kebiasaan menyulam sudah sangat amat menjadi tradisi dalam
pembuat kerajinan kain dan memberikan tampilan warna serta motif yang
mewah bagi penggunaan kain dengan teknik dan keterampilan yang akan
membuatnya lebih sempurna.
Teknik menyulam pada dasarnya sangat sederhana. Kain yang akan
disulam lebih dahulu diciplak motif pada prodak. Ada banyak sulaman yang
dibuat menggunakan tangan yang dijelaskan dalam banyak literatur.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 9


Beberapa jenis sulaman yang dapat digunakan untuk menghias kain atau
busana di antaranya yaitu:
1. Sulaman Fantasi

Adapun alat yang dibutuhkan adalah ram, gunting dan jarum


tangan. Bahan yang digunakan adalah kain dengan tenunan rapat dan
polos seperti tetoron, berkolin, poplin dan lain-lain. Benda yang dapat
dihias antara lain blus, rok, gaun dan aneka lenan rumah tangga.
Cara mengerjakannya:
a) Motif yang sudah di desain dipindahkan ke bahan. Motif dapat berupa
bunga-bungaan atau bentuk-bentuk naturalis.
b) Setelah itu ram di pasang di atas bahan yang akan di hias.
c) Mulailah membuat bermacam-macam tusuk di atas bahan sesuai
dengan motif yang direncanakan.
d) Warna benang yang digunakan boleh dikombinasikan dan tidak lebih
dari 3 warna karena akan membuat desain terlalu ramai atau tidak
menarik, disamping itu kita juga dapat menggunakan beraneka tusuk
hias.
e) Dalam mengkombinasikan warna dan mengkombinasikan tusuk hias
hendaklah diperhatikan kesatuan dari desain yang dibuat sehingga
sulaman yang dihasilkan benar-benar dapat meningkatkan mutu dari
kain yang kita hias.

2. Sulaman Hongkong

Adapun alat yang dibutuhkan adalah ram dan jarum tangan. Bahan
yang dibutuhkan yaitu kain dengan tenunan polos dan benang sulam.
Cara mengerjakannya yaitu:
a) Desain motif di pindahkan ke atas kain.
b) Ram dipasang di atas kain yang bermotif.
c) Mulailah menyulam dengan menggunakan tusuk long and short sticth.
d) Tusuk ini dijahitkan dari bagian luar motif, tusuk rata pada bagian
luar dan tidak sama panjang (panjang pendek) pada bagian dalam
motif, dengan menggunakan warna bertingkat.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 10


e) Lakukan sampai seluruh motif selesai dijahit.
f) Rapikan sisa-sisa benang.
g) Untuk bagian batang dapat digunakan tusuk lain seperti tusuk
batang, tusuk tikam jejak dan lain-lain.

3. Sulaman Aplikasi

Adapun alat yang dibutuhkan untuk sulaman aplikasi adalah ram


dan jarum tangan. Bahan yang digunakan yaitu kain yang akan di hias
berupa tenunan polos, bahan tempelan sesuai dengan jenis aplikasi yang
diinginkan apakah aplikasi cina atau aplikasi persia, benang jahit dan
benang sulam.
Cara mengerjakannya yaitu
a) Motif yang sudah ada dipindahkan ke kain yang akan di hias.
b) Kemudian bahan tempelan di tempel ke bahan dan dijelujur agar
tidak bergeser.
c) Pasanglah ram di atas bahan yang sudah ditempel tersebut
d) Kemudian mulailah membuat tusuk feston pada bagian pinggir
tempelan sehingga bahan lekapan ini menyatu dengan kain.

4. Sulaman Melekatkan Benang

Adapun alat yang digunakan untuk membuat sulaman melekatkan


benang ini yaitu ram, gunting dan jarum tangan. Bahan yang digunakan
yaitu bahan yang akan di hias, benang kasar yang akan menjadi lekapan
dan benang sulam untuk tusuk hiasnya.
Cara membuat sulaman melekatkan benang ini yaitu
a) Terlebih dahulu motif dipindahkan ke atas bahan dan pasang ram.
b) Benang lekapan di tempelkan ke atas bahan menggunakan tusuk hias.
c) Tusuk hias yang di gunakan dapat di pilih salah satu apakah tusuk
balut atau tusuk silang.
d) Jarak tusuk ini sebaiknya tidak terlalu jarang atau tidak lebih dari
0,5cm.
e) Aturlah benang yang dilekapkan sampai seluruh motif selesai. Rapikan
sisa-sisa benang.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 11


5. Sulaman Terawang Hardenger

Alat yang digunakan untuk membuat terawang hardanger ini yaitu


ram, jarum tangan, gunting dan pisau silet. Adapun bahan yang
digunakan yaitu bahan dengan tenunan polos, benang sulam yang
sewarna atau setingkat lebih tua atau lebih muda dengan bahan.
Cara mengerjakan terawang hardanger ini yaitu:
a) Terlebih dahulu pindahkan motif pada bahan.
b) Hal yang perlu diingat dalam mengerjakan terawang ini adalah arah
motif mengikuti serat benang pada bahan atau kain.
c) Buanglah bagian bahan yang akan dilobangi menggunakan pisau silet.
d) Bagian pinggir lobang hendaknya di jelujur terlebih dahulu sebelum di
lobangi sehingga pinggir lobang tidak bertiras.
e) Setelah selesai melobangi barulah dilakukan menjahitkan tusuk pipih
pada motif atau pada sekeliling tepi lobang.
f) Setelah selesai menjahitkan tusuk pipih atau tusuk balut ini baru
dilakukan membuat rentangan benang (trens) pada bagian tengah
lobang dengan cara menyilangkan benang pada bagian lobang.
g) Lakukan hingga seluruh motif selesai dihias.
h) Rapikan sisa-sisa benang

6. Sulaman Terawang Inggris

Alat yang digunakan untuk membuat terawang Inggris adalah ram,


jarum jahit, gunting dan pisau silet. Bahan yang digunakan dapat
menggunakan kain dengan tenunan polos, benang sulam dan benang
jahit. Cara mengerjakannya yaitu:
a) Terlebih dahulu motif dipindahkan ke kain sesuai dengan
penempatannya pada busana.
b) Jelujur sekeliling motif yang akan dilobangi kemudian toreh atau
lobangi.
c) Jelujur ini berfungsi untuk tusuk penahan agar lobang tidak bertiras.
d) Setelah selesai dilobangi barulah dilanjutkan dengan membuat tusuk
balut pada sekeliling lobang.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 12


e) Selesaikan bagian batang dengan menggunakan tusuk batang atau
tusuk tikam jejak.
f) Rapikan sisa-sisa benang.

LATIHAN PENCAPAIAN KOMPETENSI

A. Tugas Kelompok
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang
benar!
1. Jelaskan secara singkat pengertian sulaman menurut pemahaman anda!
2. Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri sulaman fantasi!
3. Jelaskan langkah-langkah pembuatan sulaman aplikasi!
4. Sebutkan alat dan bahan yang digunakan untuk sulam terawang inggris!
5. Sebutkan macam-macam sulaman terawang!

B. Tugas Individu
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Menyulam telah dikenal sejak abad 14 Sebelum Masehi. Hal itu terbukti
dengan....
2. Sulaman dalam kamus bahasa Indonesia sulam diartikan....
3. Selain benang, hiasan untuk sulaman dapat menggunakan bahan-bahan
seperti....
4. Kain yang akan disulam, terlebih dahulu....
5. Bahan yang digunakan untuk sulam fantasi adalah....
6. Dalam mengkombinasikan warna dan mengkombinasikan tusuk hias
hendaklah diperhatikan....
7. Tusuk pipih dijahitkan bolak balik dengan ukuran yang tidak sama
panjang atau disebut tusuk....
8. Warna value yaitu tingkatan warna yang terjadi dari campuran
warna...dan...
9. Warna shade yaitu tingkatan warna yang terjadi karena....
10. Pada aplikasi Persia kita tidak perlu mendesain ragam hiasnya
karena....
11. Ragam hias dibentuk dari bahan polos yang digunting sesuai...
12. Untuk penggunaan warna tunggal dapat memilih warna yang...
13. Tusuk hias yang dipakai untuk menempelkan ragam hias sulaman
aplikasi pada permukaan kain dapat dipakai...
14. Desain melekatkan benang ada dua jenis yaitu...
15. Warna ragam hias untuk terawang hardanger menggunakan...

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 13


UJI KOMPETENSI

I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a,b,c, atau d di depan jawaban
yang tepat!
1. Berikut ini adalah fungsi tusuk dasar hiasan, kecuali
a. Menambah nilai jual pada busana
b. Untuk penyelesaian pada pinggiran rok
c. Sebagai penghias busana
d. Untuk memperindah tampilan busana
e. Untuk menjahit semua bagian busana
2. Yang termasuk tusuk dasar hiasan adalah tusuk
a. Silang d. Pengganti
b. Tusuk Rantai bersilang e. Kait
c. Lingkaran
3. Tusuk yang jika dilihat dari atas seperti jahitan mesin namun jika
dilihat dari bawah jahitan terlihat rangkap adalah tusuk
a. Jelujur d. Feston
b. Tikam Jejak e. Rantai
c. Flanel
4. Tusuk piquar adalah
a. Tusuk yang berbentuk biku-biku dan memiliki arah diagonal ke kiri
dan ke kanan
b. Tusuk yang berbentuk garis putus-putus
c. Tusuk yang membentuk garis silang
d. Tusuk yang memiliki dua bentuk bersilangan satu di bagian atas dan
satunya di bagian bawah
e. Tusuk yang cara menjahitnya dengan langkah mundur dan
mengaitkan setengah dari ukuran tusuk yang masing-masing saling
berhimpitan
5. Tusuk feston cocok digunakan untuk ...
a. Kelim pinggiran lengan
b. Membuat kerutan
c. Menjahit lubang kancing busana
d. Merapikan kampuh
e. Menandai garis pola

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 14


6. Untuk memilih jenis tusuk dasar hiasan yang digunakan harus memper-
timbangkan
a. Harga jarum
b. Warna kain
c. Fungsi tusuk dasar hiasan
d. Posisi kampuh
e. Cara pemakaian alat dan bahan
7. Tusukan yang digunakan sebagai tanda dan dibuat dengan dengan
menggunakan benang rangkap yang nantinya digunting diantara tusukan
tersebut sehingga meninggalkan jarak benang yang biasa dijadikan
tanda dalam menjahit busana adalah cara untuk membuat tusuk
a. Jelujur biasa
b. Jelujur tak tentu
c. Jelujur sesuai desain
d. Jelujur renggang
e. Jelujur rapat
8. Gambar disamping adalah cara pembuat-
an tusuk
a. Jelujur
b. Tikam Jejak
c. Feston
d. Piquar
e. Rantai
9. Sulaman yang salah satunya menggunakan teknik lekapan disebut
dengan
a. Sulaman Inggris c. Sulaman Hongkong
b. Sulaman Lekapan e. Sulaman Hardenger
c. Sulaman Aplikasi
10. Tusuk yang digunakan untuk terawang hardanger ini ada dua macam
yaitu ...
a. Tusuk balut dan tusuk pipih
b. Tusuk pipih dan tusuk jelujur
c. Tusuk flanel dan tusuk silang
d. Tusuk tikam jejak dan tusuk jelujur
e. Tusuk balut dan tusuk tikam jejak

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 15


11. Variasi tusuk mempunyai nama tersendiri. Nama lain untuk variasi tusuk
pipih disebut...
a. Tusuk chevron
b. Tusuk pipih ganda
c. Tusuk tulang ikan
d. Tusuk pipih terbuka
e. Long and short stich
12. Sulaman yang diatur dengan benang yang tidak terputus-putus disebut
...
a. Sulaman Inggris c. Sulaman Hongkong
b. Sulaman melekatkan benang e. Sulaman Hardenger
c. Sulaman Aplikasi
13. Tusuk yang menutup seluruh permukaan ragam hias disebut ...
a. Tusuk pipih dan tusuk balut
b. Tusuk balut dan tusuk feston
c. Tusuk pipih dan tusuk kepala peniti
d. Tusuk tikam jejak dan tusuk balut
e. Tusuk rantai dan tusuk kepala peniti
14. Tusuk fantasi sering diterapkan pada ...
a. Blus d. hiasan
b. Mukena e. Kain strimin
c. Lenan rumah tangga
15. Sulaman yang pembuatanya menggunakan kain strimin adalah ...
a. Sulaman kruissteek d. Sulaman inkrustasi
b. Sulaman holbien e. Sulaman putih
c. Sulaman asisi
16. Sulaman putih yang menggunakan penyelesaian tusuk feston yang kaki
festonnya menghadap luar adalah ...
a. Sulaman inggris d. Sulaman metalasse
b. Sulaman richeliu e. Sulaman asisi
c. Sulaman bayangan
17. Sulaman putih yang memiliki ciri khas ringgit adalah ...
a. Sulaman richeliu d. Sulaman metalasse
b. Sulaman inggris e. Sulaman holbien
c. Sulaman bayangan

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 16


18. Manakah yang paling sesuai dalam fungsi menghias busana
menggunakan sulaman ...
a. Memperindah
b. Menaikan harga jual
c. Membuat motif baru
d. Memberikan hiasan pada busana
e. Membuat busana menjadi kaya hiasan
19. Pada aplikasi Persia kita tidak perlu mendesain ragam hiasnya karena
...
a. Menjiplak dengan karbon ragam hias yang sudah ada
b. Menggambar motif ragam hias pada kain tersebut
c. Menempelkan ragam hias pada kain tersebut
d. Mengambil ragam hias yang sudah ada pada kain tersebut
e. Membuat desain hiasan pada kain
20. Lipatlah bahan dengan posisi lipatan kain tidak mengganggu hiasan yang
ada, kemudian digantung menggunakan hanger. Pernyataan tersebut
adalah cara untuk ...
a. Menyimpan kain yang akan dijual
b. Mengemas kain yang akan dipakai
c. Mencuci busana yang telah dipakai
d. Menyimpan busana yang terdapat sulaman
e. Semua jawaban salah

II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!


1. Tusuk rantai yaitu tusuk mempunyai arah...
2. Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menghias busana di
antaranya yaitu...
3. Jenis benang biasanya di jual dengan aneka rupa sesuai dengan yang
diproduksi pada waktu itu, karena...
4. Dalam mengkombinasikan warna dan mengkombinasikan tusuk hias
hendaklah diperhatikan....
5. Tusuk pipih dijahitkan bolak balik dengan ukuran yang tidak sama
panjang atau disebut tusuk....

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 17


III. Jodohkan pertanyaan berikut ini dengan jawaban yang tersedia!
1. Tusuk yang mempunyai arah diagonal yang
dilakukan di atas benang lain atau pada pinggir
1. Tusuk Rantai
ragam hias yang dilubangi....
2. Tusuk silang
2. Tusuk yang mempunyai arah diagonal dan pada
3. Tusuk palestrina
garis tengahnya ada persilangan antara tusuk
4. Tusuk biku
bagian atas dan tusuk bagian bawah....
5. Tusuk pipih
3. Tusuk yang mempunyai dua arah yaitu arah
6. Tusuk batang
vertikal dan arah horizontal, kaki tusuk arah
7. Tusuk feston
vertikal dan arah horizontal mempunyai
pilinan...
4. tusuk mempunyai arah horizontal dan setiap
tusukan mempunyai tonjolan atau buhulan...
5. tusuk yang mempunyai pilihan-pilihan pada permukaan kain dan
menutup semua permukaan ragam hias...

IV. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang


jelas dan tepat!
1. Tuliskan ciri-ciri sulaman hongkong!
Jawab:................................................................................
2. Sebutkan perpaduan sulaman yang sesuai untuk gaun pesta casual non
formal?
Jawab:................................................................................
3. Jelaskan perbedaan antara tusuk silang dan tusuk flanel!
Jawab:................................................................................
4. Jelaskan secara ringkas menurut pendapat anda tentang sulaman
terawang Hardenger?
Jawab:................................................................................
5. Sebutkan ciri-ciri dan cara pembuatan untuk sulaman aplikasi!
Jawab:................................................................................

PENDALAMAN MATERI

A. Perbaikan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang
jelas dan tepat!
1. Jelaskan teknik yang digunakan untuk menghasilkan aksentuasi ragam
hias pada sulaman melekatkan benang!
Jawab:................................................................................
2. Jelaskanlah cara membuat hiasan pada busana dengan sulaman fantasi,
sulaman aplikasi dan sulaman hongkong?
Jawab:................................................................................

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 18


3. Terangkanlah bagaimana cara menyimpan busana atau kain yang telah di
hias!
Jawab:................................................................................
4. Jelaskanlah cara memindahkan motif pada bahan atau kain yang akan di
hias?
Jawab:................................................................................
5. Sebutkan secara umum jenis bahan yang digunakan untuk menghias!
Jawab:................................................................................
B. Pengayaan
1. Tuliskan ciri-ciri sulaman terawang hardenger!
Jawab:................................................................................
2. Sebutkan perpaduan sulaman yang sesuai untuk busana bermain anak?
Jawab:................................................................................
3. Jelaskan perbedaan antara sulaman terawang hardenger dan sulaman
terawang inggris!
Jawab:................................................................................
4. Jelaskan secara ringkas menurut pendapat anda tentang tusuk pipih?
Jawab:................................................................................
5. Sebutkan ciri-ciri dan cara pembuatan untuk sulaman melekatkan
benang!
Jawab:................................................................................

C. Tugas Projec
1. Carilah beberapa gambar desain baju pesta maupun casual untuk anak-
anak usia 5-8 tahun yang menerapkan tusuk dasar, variasi tusuk dasar
dan sulaman. Lakukan analisa terhadap gambar tersebut. Caranya
adalah dengan menempelkan satu per satu gambar pada kertas HVS
kemudian tulislah analisa desain sesuai yang kamu ketahui.
2. Wujudkan salah satu desain yang kalian pilih dalam bentuk dan ukuran
sebenarnya. Buat pula hiasan (penerapan tusuk dasar dan sulaman)
pada busana tersebut.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 19


Penutup

Pada pembelajaran kompetensi ini menitikberatkan pada pemahaman


material dan kemampuan membuat tusuk dasar hiasan dan sulaman.
Setelah menyelesaikan LKS ini siswa dapat mempelajari mater-materi LKS
selanjutnya dengan arahan dari guru pembimbing.

Ernawati. 2008.Tata Busana untuk SMK Jilid 2. Jakarta: Direktorat


Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal
Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan
Nasional.
Yusmerita dan Ernawati. 2000. Desain Busana. Surabaya: Jurusan
Soekarno & Lanawati Basuki. 2004. Panduan Membuat Desain Ilustrasi
Busana. Tangerang: PT. Kawan Pustaka
Umsikhatun, Lina. Modul Perkembangan Mode Busana. Materi Sekolah
Menengah Kejuruan.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 20