Anda di halaman 1dari 13

Pendahuluan

DESAIN PRODUKSI

Standar Kompetensi:
Memahami pengertian desain produksi
Membuat desain produksi 1 dan 2

Kompetensi Dasar:
3.19 Menganalisis desain produksi
4.19 Membuat desain produksi

Alokasi Waktu:
2 x 4 jam pelajaran

Sumber dan Bahan:


Buku Paket Kelas XI
Handout Pembuatan Hiasan

Apersepsi
Pada bab ini kita akan membahas tentang

cara membuat desain produksi 1 dan 2.

Desain produksi merupakan gambar desain

busana yang digunakan sebagai pedoman

dalam proses produksi pada sebuah

industri busana. Pembuatan gambar ini

diproyeksikan sebesar-besarnya untuk

mengakomodasi sistem kerja industri,

dengan volume produksi yang besar

sesuai pesanan konsumen.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 1


Pembahasan Materi

A. Desain Produksi

Salah satu media yang sangat membantu dalam membuat sistematika


perencanaan produksi pada segmen industri garmen adalah dengan
membuat Desain Produksi (Production Sketching). Production sketching adalah
suatu gambar desain busana yang digunakan sebagai pedoman dalam proses
produksi pada sebuah industri busana, yaitu garmen. Pembuatan sketsa
produksi diproyeksikan sebesar-besarnya untuk mengakomodasi sistem kerja
industri yang kompleks dengan kapasitas/ volume produksi yang besar.
Tujuan penggunaan gambar desain jenis ini adalah untuk menstandarisasi
produk pada kisaran standar mutu tertentu sesuai dengan keinginan/
pesanan konsumen (buyer).

Untuk kesempurnaan proses produksi pada sebuah industri besar,


maka diperlukan gambar production sketching yang lengkap dan jelas. Semua
detail pada model busana yang akan diproduksi harus digambar lengkap
disertai dengan keterangan-keterangan yang mendukung, sehingga akan
mudah difahami oleh seluruh team produksi seperti bagian pola, bagian
sampel, bagian potong, bagian jahit, bagian finishing, supervisor dan follow up
(Merchandiser). Gambar Production sketching ini harus dilengkapi dengan
Production sheet/ worksheet, yaitu lembar kerja yang menguraikan semua
keterangan yang diperlukan dalam pembuatan produk busana, seperti: jenis
bahan yang dipergunakan, warna, corak, ukuran, pelengkap busana, kode
produksi, jumlah/ kuantitas produksi dan sebagainya, sesuai dengan
kebutuhan proses produksi tersebut.

Jadi dapat ditarik pengertian bahwa desain produksi merupakan


gambar desain busana yang digunakan sebagai pedoman dalam proses
produksi pada sebuah industri busana. Pembuatan gambar ini diproyeksikan
sebesar-besarnya untuk mengakomodasi sistem kerja industri, dengan
volume produksi yang besar sesuai pesanan konsumen.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 2


B. Macam-macam Desain Produksi

1. Desain Produksi 1
Desain produksi 1 yaitu desain produksi yang menunjukkan analisa
desain atau detail dari desain tersebut. Misalnya adalah kancingnya, saku
yang dipakai, jenis lengan yang dipakai, dsb. Desain yang dianalisa
meliputi bagian depan dan bagian belakang. Contoh dari desain produksi
1 adalah sebagai berikut:

2. Desain Produksi 2
Desain produksi 2 yaitu desain produksi yang berisi ukuran dari tiap-tiap
bagian detail desain busana. Misalnya ukuran panjang lengan 30 cm,
panjang saku 15 cm, lebar lidah kancing 2 cm, dsb. Dalam menuliskan
desain produksi 2 ini harus jelas letak dan tanda panahnya. Contoh dari
desain produksi 2 adalah sebagai berikut:

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 3


C. Fungsi Desain Produksi

Sebelum aktivitas produksi dimulai, biasanya dilakukan evaluasi


atau mempelajari urutan kerja produksi dalam bentuk gambar yang
dijabarkan mens produksi. Pelaksanaan proses produksi yang terencana
dan dilakukan secara sistematis akan sangat berpengaruh terhadap
pencapaian mutu produk yang optimal. Selain dari itu mutu produk
industri juga tidak lepas dari hubungan atau sistem kerja sama antar
desain dan pelaksanaan produksi, menginta ketepatan produksi akan
berakibat pada mutu produk yang sejak awal telah dikonsepkan oleh para
desainer untuk menentukan titik temu desain. Dengan adanya desain
produksi ini maka diharapakan mencegah terjadinya kesalahan dalam
menterjemahkan desain sehingga pada proses produksi akan
menghasilkan busana yang sesuai dengan desain yang dibuat.

D. Praktek Pembuatan Desain Produksi

a) Desain Produksi 1 dan 2


Alat:
1) Pensil dan Penghapus
2) Bolpoint
3) Kertas HVS
4) Desain busana kerja
5) Gunting dan lem kertas
Bahan:
1) Kertas HVS
2) Kertas Linen

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 4


Cara Kerja

Siapkan peralatan Anda. Pilihlah kertas HVS 80 gr dan kertas linen


berwarna hitam. Buatlah secara berurutan mulai dari desain produksi 1
bagian depan (atasan). Usahakan menggunakan pensil terlebih dahulu baru
ditebalkan dengan drawing pen.

b) Langkah Kerja
1) Siapkan gambar desain busana kerja
2) Buatlah kembali desain busana kerja tersebut dengan desain sketsa
3) Ambillah prosporsi tubuh yang telah disiapkan, letakkan di bagian bawah
kertas HVS.
4) Gambarlah desain busana kerja mulai dari bagain depan (atasan)
mengikuti bentuk proporsi tubuh. Bagian kiri dan kanan harus simetris
5) Gambarlah seluruh detail-detail busana kerja tersebut
6) Lanjutkan dengan menggambar bagian belakang, kemudian dilanjutkan
dengan bagian rok (bawahan) dan seterusnya sampai selesai
7) Tebalkan seluruh bagian dalam dengan drawing pen 0,3 sedangkan
bagian terluar menggunakan drawing pen 0,5
8) Berilah keterangan pada masing-masing desain produksi
9) Guntinglah seluruh desain produksi yang telah di buat, dengan jarak
sekitar 0,2 ml.
10) Tempelkan dengan rapi pada kertas linen

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 5


c. Desain Busana Kerja

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 6


d. Proporsi Tubuh Wanita

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 7


LATIHAN PENCAPAIAN KOMPETENSI

A. Tugas Kelompok
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang benar!
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan desain produksi?
2. Sebutkan tujuan penggunaan gambar desain produksi!
3. Sebutkan siapa saja bagain dari team produksi!
4. Jelaskan yang dimaksud dengan jumalh kuantitas produksi!
5. Jelaskan yang dimaksud dengan mutu produk pada pembuatan desain
produksi!

B. Tugas Individu
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Untuk kesempurnaan proses produksi pada sebuah industri besar, maka
diperlukan....
2. Pelaksanaan proses produksi yang terencana dan dilakukan secara
sistematis akan sangat berpengaruh terhadap....
3. Sebelum aktivitas produksi dimulai, biasanya dilakukan...
4. Gambar Production sketching harus dilengkapi dengan....
5. Dengan adanya desain produksi ini maka diharapakan mencegah....
6. Pembuatan gambar desain produksi diproyeksikan sebesar-besarnya
untuk....
7. Semua detail pada model busana yang akan diproduksi harus...
8. Tujuan penggunaan gambar desain jenis ini adalah....
9. Mutu produk industri tidak lepas dari...
10. Dalam menuliskan desain produksi 2 harus...

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 8


UJI KOMPETENSI

I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a,b,c, atau d di depan jawaban yang
tepat!
1. Desain produksi satu pada mengambar busana bertujuan untuk..
a. Menjelaskan ukuran ukuran desain busana yang akan diwujutkan
b. Menjelaskan detail detal desain busana yang akan diwujudkan
c. Menjelaskan fungsi dan kegunaan busana yang akan diwujudkan
d. Menjelaskan keindahan desain busana yang akan diwujudkan
e. Menjelaskan langkah kerja desain yang akan diwujudkan
2. Desain produksi dua pada mengambar busana bertujuan untuk..
a. Menjelaskan ukuran ukuran desain busana yang akan diwujutkan
b. Menjelaskan detail detal desain busana yang akan diwujudkan
c. Menjelaskan fungsi dan kegunaan busana yang akan diwujudkan
d. Menjelaskan keindahan desain busana yang akan diwujudkan
e. Menjelaskan langkah kerja desain yang akan diwujudkan
3. Gambar model yang digunakan untuk tujuan produksi adalah
a. Design sketching
b. Production sketching
c. Presentation drawing
d. Empashis drawing
e. Fashion ilustration
4. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menempatkan
aksen/center of interest, kecuali.....
a. Apa yang akan dijadikan aksen
b. Bagaimana menciptakan aksen
c. Berapa banyak aksen yang di butuhkan
d. Warna apa aksen yang digunakan
e. Dimana aksen ditempatkan
5. Proporsi tubuh secara desain busana adalah

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 9


a. 7 x tinggi kepala
b. 8 x tinggi kepala
c. 7 x tinggi kepala
d. 8 x tinggi kepala
e. 9 x tinggi kepala
6. Desain yang digunakan untuk tujuan promosi atau menarik perhatian,
digunakan teknik penyajian gambar.
a. Production sketching/desain produksi
b. Sketching design/desain sketsa
c. Presentation drawing/desain sajian
d. 3 dimention drawing/desain 3 dimensi
e. Fashion illustration/desain ilustrasi
7. Desain secara umum dibagi menjadi dua, yaitu.......
a. Desain struktur dan desain siluet
b. Desain hiasan dan desain siluet
c. Desain struktur dan desain hiasan
d. Desain dekorasi dan desain hiasan
e. Desain siluet dan desain variasi
8. Di bawah ini yang termasuk cara menggambar desain busana, kecuali
a. Design sketching
b. Production sketching
c. Presentation drawing
d. Empashis drawing
e. Fashion ilustration
9. Pelaksanaan proses produksi yang terencana dan dilakukan secara
sistematis akan sangat berpengaruh terhadap...
a. Mutu produk yang optimal
b. Hasil jadi desain produksi
c. Pembuatan desain sketsa
d. Ukuran desain
e. Semua jawaban benar
Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 10
10. Secara umum desain dapat dibagi dua, salah satunya Desain busana yang
merupakan garis luar suatu busana disebut ...
a. Desain siluet d. Desain Decorative
b. Desain hiasan e. Desain Struktur
c. Desain Produksi
11. Fungsi dari pembuatan kolase dalam mengambar busana adalah.
a. Sebagai inspirasi dalam mengambar busana
b. Sebagai tempelan-tempelan gambar
c. Sebagai bahan untuk menentukan siluet
d. Sebagai alat untuk menentukan bentuk desain
e. Sebagai media pembentukan garis
12. Pada mengambar busana, proporsi tubuh dibedakan menjadi tiga bagian
yang meliputi.
a. Sajian, anatomi dan illustrasi
b. Anatomi, model/desain dan illustrasi
c. Sketsa, model/desain dan anatomi
d. Model/desain, sajian dan illustrasi
e. Mode/desain, sketsa dan sajian
13. Garis selain untuk menutupi kekurangan yang terdapat pada bentuk
badan manusia juga berfungsi untuk
a. Menetukan model d. A dan B salah
b. Menentukan siluet e. A,B dan C benar
c. Menentukan arah
14. Yang dimaksud desain produksi 1 yaitu....
a. Desain produksi yang menunjukkan siluet dari desain tersebut
b. Desain produksi yang menunjukkan analisa desain atau detail dari
desain tersebut
c. Desain produksi yang berisi ukuran dari tiap-tiap bagian detail desain
busana Warna apa aksen yang digunakan
d. Desain produksi yang menunjukkan tekstur dari desain tersebut
e. Desain produksi yang menunjukkan panjang dari desain tersebut

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 11


15. Yang dimaksud desain produksi 2 yaitu....
a. Desain produksi yang menunjukkan siluet dari desain tersebut
b. Desain produksi yang menunjukkan analisa desain atau detail dari
desain tersebut
c. Desain produksi yang berisi ukuran dari tiap-tiap bagian detail desain
busana Warna apa aksen yang digunakan
d. Desain produksi yang menunjukkan tekstur dari desain tersebut
Desain produksi yang menunjukkan panjang dari desain tersebut

II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!


1. Pelaksanaan proses produksi yang terencana dan dilakukan secara
sistematis akan sangat berpengaruh terhadap....
2. Sebelum aktivitas produksi dimulai, biasanya dilakukan...
3. Gambar Production sketching harus dilengkapi dengan....
4. Dengan adanya desain produksi ini maka diharapakan mencegah....
5. Pembuatan gambar desain produksi diproyeksikan sebesar-besarnya
untuk....

III. Tugas Projec


1. Buatlah desain produksi 1 dan 2 pada desain
busana kerja di samping!
2. Buatlah dengan mengikuti langkah-langkah
kerja praktek pada materi sebelumnya!
3. Kumpulkan dengan waktu yang telah
ditentukan!

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 12


Penutup

Pada pembelajaran kompetensi ini menitikberatkan pada pemahaman


material dan kemampuan membuat desain produksi 1 dan 2.
Setelah menyelesaikan LKS ini siswa dapat mempelajari mater-materi LKS
selanjutnya dengan arahan dari guru pembimbing.

Ernawati. 2008.Tata Busana untuk SMK Jilid 2. Jakarta: Direktorat


Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal
Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan
Nasional.
Yusmerita dan Ernawati. 2000. Desain Busana. Surabaya: Jurusan
Soekarno & Lanawati Basuki. 2004. Panduan Membuat Desain Ilustrasi
Busana. Tangerang: PT. Kawan Pustaka
Umsikhatun, Lina. Modul Perkembangan Mode Busana. Materi Sekolah
Menengah Kejuruan.

Pembuatan Hiasan SMK Kelas XII TataBusana 13