Anda di halaman 1dari 1

Konseling pranikah

4 faktor pernikahan

1. Fisiologi: factor ini menjadi penting untuk dipahami pasangan suami istri, karena saah satu
tujuan perkawinan adalah menjalankan fungsi regenerasi (meneruskan keturunan keluarga)
2. Psikologis: kematangan emosi dan pikiran, sikap saling dapat menerima.
3. Agama
4. Komunikasi

Persoalan berkaitan dengan konseling pernikahan: - konflik peribadi: ekonomi, pasangan belum bekerja,
hamil diluar nikah, terlambat menikah, status palsu, minim pendidikan seks

Materi konseling pranikah:

1. Memberikan informasi mengenai kehidupan pernikahan kepada pasangan


2. Meningkatkan kemampuan komunikasi pasangan
3. Memberi kesempatan pada pasangan untuk mendiskusikan mengenai topic tertentu yang
sensitif, seperti mengenai peran dan tanggung jawab suami istri, seks, keuangan, dan hubungan
dengan mertua.

Prosedur konseling pernikahan

1. Persiapan, tahap yang dilakukan klien menghubungi konselor


2. Tahap keterlibatan (the joining), adalah tahap keterlibatan bersama klien
3. Tahap menyatakan masalah, yaitu menetapkan masalah yang dihadapi oleh pasangan
4. Tahap interaksi, yaitu konselor menetapkan pola interaksi hubungan
5. Tahap konferensi, konselor mendesain langsung atau memberi pekerjaan rumah untuk
melakukan atau menerapkan pengubahan ketidak berfungsinya perkawinan.
6.