Anda di halaman 1dari 6

PERUBAHAN DALAM

KEPERAWATAN

7 MEI
Created by: Rusana, S.Kep., Ns./ anarofiq@yahoo.co.id
Pengertian Dasar: Beranjak dari status quo
Pengertian Praktis:
1. Tumbuh/ pertumbuhan
2. Kembang/ perkembangan/ berkembang
3. Gerak/ pergerakan/ bergerak
4. Transformasi/ peralihan/ beralih
5. Pembaharuan/ inovasi/ modernisasi
6. Hidup

Berubah (Change)
An act of process that makes something or someone different in some way
The process og moving from one system to another
Transition to a different end

Sifat Kejadian
1. Berubah dan proses berubah menyetu dengan hidup dan kehidupan manusia
2. Berubah dan proses berubah menyatu dengan alam semesta
3. Berubah dan proses berubah merupakan proses yang berkelanjutan

Berubah dan Manusia/ Masyarakat


1. Lahir-tumbuh-kembang-dewasa-pembiakan
2. Lahir- tumbuh-kembang-mati
3. Senang-susah; sehat-sakit
4. Budaya-tata nilai; tradisional-modern
5. Pergolakan/ pergerakan/ mobilitas masyarakat
6. Berpikir/ berkehendak/ berupaya/ belajar

Faktor Yang Mendukung Perubahan


1. Perubahan dipandang sebagai sesuatu yang positif oleh target berubah
2. Perubahan sesuai dengan nilai-nilai dan norma yang diyakini
3. Perubahan sederhana dan konkrit
4. Target berubah dilibatkan sejak fase awal
5. evaluasi dan antisipasi permasalahan pada skala besarPerubahan dilakukan
pada skala kecil dulu
6. Pemimpin dan tokoh kelompok dilibatkan
7. Komunikasi terbuka antara target berubah & inovator (change agent)
8. Evaluasi sebagai bagian dari proses berubah

Respon Terhadap Perubahan


1. Menerima dan mendukung
2. Tidak menerima tidak mendukung
3. Menolak:
a. takut akan sesuatu yang tidak pasti (loss of predictability)
b. takut akan kehilangan pengaruh
c. takut akan kehilangan ketrampilan & proficiency
d. takut kehilangan reward, benefit
e. takut akan kehilangan respect, dukungan, kasih sayang
f. takut gagal

PERLU KESEIMBANGAN ANTARA PERUBAHAN & STABILITAS

PERUBAHAN SECARA RADIKAL SERING MENEMUI HAMBATAN

Manusia dan Proses Berubah


Pada hakekatnya manusia mempunyai kebutuhan untuk:
1. merubah keseimbangan personal, sosial, organisasional
2. mengadakan penyelidikan dan eksplorasi
3. mengadakan perubahan/ mengadakan penyempurnaan
4. menerapkan ide-ide baru dan konsep-konsep baru
5. mengusahakan untuk mencapai hal-hal yang kelihatannya belum dicapai

berubah merupakan bagian dari hidup dan kehidupan manusia


berubah menyatu dengan hidup dan kehidupan manusia
berubah merupakan cara hidup manusia

change> a way of life


the time are changed, and we are changed within them
kita adalah bagian dari perubahan/ berubah itu sendiri

Macam Proses Perubahan

A. Perubahan ditinjau dari sifat proses:

1. Perubahan Spontan

sebagai respon terhadap kejadian alamiah yang terkontrol


perubahan yang akan terjadi tidak dapat diramalkan sebelumnya

2. Perubahan pada perkembangan


perkembangan/ kemajuan yang terjadi pada individu, kelompok dan organisasi
dalam pertumbuhan-perkembangan

3. Perubahan yang direncanakan

Sebagai upaya yang bertujuan untuk mencapai tingkat yang lebih baik, dapat
dikontrol

B. Perubahan ditinjau dari sifat keterlibatan

1. Perubahan partisipatif

Melalui penyediaan informasi yang cukup


Adanya sikap positif terhadap inovasi
Timbulnya komitmen

2. Perubahan paksaan (coerced change)

Melalui perubahan total dari organisasi


Memerlukan kekuatan personal (personal power)

C. Perubahan ditinjau dari sifat pengelolaan


1. Perubahan berencana

menyesuaikan kegiatan dengan tujuan


Dengan titik mula yang jelas dan dipersipkan, sesuai dengan tujuan yang akan
dicapai

2. Perubahan acak/ kacau

Tanpa usaha mempersiapkan titik awal perubahan


Tidak ada usaha mempersipakan kegiatan sesuai dengan tujuan

Asal dari Perubahan


Tiga klasifikasi utama asal perubahan/ berubah, satu dengan yang lainnya saling
mempengaruhi, menerima dampak/ efek perubahan itu sendiri
1. Perubahan struktural-institusional
Perubahan struktur pendidikan
Perubahan struktur organisasi
Perubahan kedudukan institusi
2. Perubahan teknologikal
Bioteknologi
Penemuan-penemuan teknologi jet, komputer, televisi
3. Perubahan perilaku sosial
Perubahan pendangan/ keyakinan tentang hidup dan kehidupan
Tipe Berubah Yang Terdapat pada Proses Adaptasi/ Adopsi (Havelock)
Tipe atau bentuk berubah yang diperlukan sehingga dapat terjadi adaptasi atau
adopsi, pada perubahan tingkah laku
1. Substitusi (substitution)
Hal yang diintroduksikan merupakan substitusi/ pengganti dari hal yang sudah ada
2. Perubahan (alteration)
Hal yang diintroduksikan merubah/ mengadakan perubahan dari hal yang sudah
ada
3. Penambahan (addition)
Hal yang diintoduksikan menambah/ merupakan tambahan hal yang sudah ada
4. Membentuk/ membangun kembali (restructuring)
Membentuk/ membangun kembali sesuatu yang lain, dengan bahan/ sumber yang
ada
5. Menghilangkan pola perilaku lama (eliminating of old behavioural pattern)
Menghilangkan/ menghapus pola perilaku lama
6. Memperkuat pola perilaku lama (reinforcing of old behavioural pattern)
Memperkuat keberadaan/ dianutnya pola perilaku lama

Bentuk Berubah Ditinjau dari Proses Terjadinya Perubahan (Bennis W)


Bentuk/ tipe berubah ditinjau dari bentuk proses yang terjadi pada proses
perubahan

1. Perubahan berencana (planned change)


Apa tujuan berubah
Apa yang harus dirubah
Bagaimana harus berubah
direncanakan bersama secara kolaboratif antara klien dan change agent
2. Perubahan secara indoktrinasi (indoctrination change)
Menetapkan tujuan secara cermat bersama, akan tetapi dengan kekuatan sepihak/
unilateral (unilateral power)
3. Perubahan secara paksaan (coercive change)
Menetapkan tujuan sepihak dengan kekuatan unilateral dan kontrol
4. Perubahan secara teknokratik (tchnocratic change)
Dengan urunan kekuatan (shared power) menetapkan tujuan unilateral, satu pihak
menetapkan tujuan dan pihak lain membantu mencapai tujuan, tanpa menanyakan
tentang nilai tujuan
Berdasarkan pengumpulan dan analisa data
5. Perubahan secara interaksional (interactional change)
Urunan kekuatan, dalam keadaan dimana tujuan tidak terlalu dipikirkan
6. Perubahan secara sosialisasi (socialization change)
Kekuatan unilateral, akan tetapi tujuan dicapai secara bersama/ kolaboratif
7. Perubahan secara menirukan (emultif change)
Kekuatan unilateral, tujuan tidak dirumuskan dengan benar
8. Perubahan secara alami (natural change)
perubahan yang tidak direncanakan, aksidentalUrunan kekuatan, akan tetapi
tanpa rumusan tujuan

Strategi Berubah (Chin & Benne)


bagaimana mengadakan perubahan
rangkaian kegiatan dalam mengadakan perubahan
1. Strategi rasional-empirik (empirical-rational strategies)
Asumsi dasar: manusia adalah rasional
diyakini bahwa perubahan itu diperlukanRiset dasar dan desiminasi ilmu
pengetahuan melalui pendidikan umum,
Pemilihan personel dan penggantian dari mereka yang tidak sesuai dengan posisi
yang diduduki; diperlukan orang yang tepat untuk jabatan/ posisi yang tepat (the
right person in the right position)
System analysts sebagai staf dan konsultan, terutama yang berhubungan dengan
kesukaran/ masalah sistem
2. Strategi reedukatif normatif (normative-reeducative strategies), didasarkan pada:
Pola kegiatan dan perbuatan didukung oleh norma sosiokultural, dan oleh
komitmen individual terhadap norma-norma tersebut
Norma sosiokultural didukung oleh sikap dan sistem nilai individual
Pendekatan normatif-reedukatif untuk mengadakan perubahan, melalui intervensi
langsung dari change agent, intervensi yang didasarkan pada penerapan teori
berubah yang mantap, ke dalam kehidupan sistem klien, baik individu, kelompok,
organisasi atau komuniti
Beberapa elemen yang lazimnya terdapat pada pendekatan ini:

Pelibatan klien dalam proses penyusunan proses berubah; cara klien melihat
dirinya sendiri dan melihat masalahnya harus diperhatikan dan dipadukan dengan
pandangan change agent
Melihat kemungkinan bahwa masalah terletak pada sikap, nilai norma, dan
hubungan internal/ eksternal dari sistem klien, dan yang mungkin memerlukan
perubahan arau reedukasi, sebagai kondisi untuk mengadakan penyelesaian
masalah
Change agent harus mempelajari cara intervensi timbal balik dan kolaboratif
Unsur-unsur yang tidak disadari memberi saham/ mempunyai pengaruh pada
penyelesaian masalah, harus dibawa ke permukaan
Metode dan konsep ilmu perilaku merupakan sumber yang digunakan change
agent dan klien secara selektif, relevan dan benar
Pendekatan ini brtolak pada pandangan bahwa people technology sama pentingnya
dengan thing technology dalam mengadakan perubahan yang baik dalam persoalan
manusia

3. Strategi paksaan kekuatan (power coercive approaches)


Didasarkan pada penggunaan kekuatan/ kekuasaan pada umumnya didasarkan
pada sanksi ekonomi dan politik
Bentuk strategi coercive lainnya adalah dengan menggunakan moral power dan
political power:

Menggunakan institusi politik


Melalui rekomposisi dan manipulasi kelompok penguasa (power elite)
Mengadakan perbaikan strategi (bila diperlukan)
Mengimplementasikan proyek perubhan (change project)
Mengadakan observasi dan mengendalikan/ mengatasi hambatan
Mengadakan evaluasi hasil perubahan/ berubah
Memformulasikan rekomendasi untuk kegiatan masa depan atau modifikasi