Anda di halaman 1dari 26

Nomor : C/1X/SK/1V/2015/1

Revisi ke :
Berlaku tgl : ../../2016

Keputusan Kepala Puskesmas Tentang Kewajiban Tenaga Klinis dalam


Meningkatkan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien

Ditetapkan Kepala
UPTD Puskesmas Kedu

dr. Jauhari Setyawan


NIP.196706152007011028
111

DINAS KESEHATAN KABUPATEN TEMANGGUNG

UPTD PUSKESMAS KEDU


Jl. Raya Kedu No.4 Kedu 56252 Telp.0293 (4902285) Fax.
(0293) 4902285 e-mail: puskesmaskedu@yahoo.com
PEMERINTAH KABUPATEN TEMANGGUNG
DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS KEDU
Jl. Raya Kedu No.4 Kedu Kode Pos 56254 Telpon (0293) 4902285
e-mail: puskesmaskedu@yahoo.com

KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS KEDU


KABUPATEN TEMANGGUNG
NOMOR :...../......../SK /......./2016/.......

TENTANG
KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DALAM PENINGKATAN MUTU LAYANAN KLINIS DAN
KESELAMATAN PASIEN

KEPALA UPTD PUSKESMAS KEDU

Menimbang : a.bahwa upaya meningkatkan mutu layanan klinis dan


keselamatan pasien adalah tanggung jawab seluruh
tenaga klinis yang memberikan asuhan klinis kepada
pasien;
b.bahwa untuk melaksanakan tanggung jawab
tersebut, tenaga
klinis wajib melakukan peningkatan mutu layanan
klinis dan keselamatan pasien;
c.bahwa sehubungan dengan butir a dan b tersebut
diatas maka perlu menetapkan keputusan Kepala
UPTD Puskesmas Kedu tentang kewajiban tenaga
tenaga klinis dalam meningkatan mutu layanan
klinis dan keselamatan pasien;
Mengingat : 1.Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang
kesehatan (Lembarann Negara Tahun 1992 Nomor
100, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3495);
2.Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang
praktik kedokteran ( Lembaran Negara Tahun
2004Nomor 116, Tambahan lembaran Negara Nomor
4431);
3.Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang
tenaga Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1996
Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara 3637);
4.Peraturan Menteri Kesehatan Nomor
159.b/Menkes/Per/II/1998 tentang Rumah Sakit;
5.Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 1333/Menkes/SK/XII/1999tentang Standar
Pelayanan Rumah Sakit;

MEMUTUSKAN
Memutuskan :
:KEPUTUSANKEPALA UPTD PUSKESMAS KEDU TENTANG
KEWAJIBAN TENAGA KLINIS DALAM PENINGKATAN
MUTU LAYANAN KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN
UPTD PUSKESMAS KEDU.
:Setiap Tenaga Klinis wajib melakukan upaya peningkatan
mutu layanan klinis.
:Setiap Tenaga Klinis harus memperhatikan keselamatan
pasien dalam memberikan pelayanan kesehatan.
:Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan
apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya, maka
akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya.

Kedu 05/Januari/2016
KEPALA UPTD PUSKESMAS KEDU

dr. Jauhari Setyawan


NIP. 196706152007011028
Kriteria 9.1.

Sumber Daya Untuk Peningkatan Mutu Layanan Klinis dan Keselamatan Pasien
Disediakan, dan Upaya Peningkatan Mutu Layanan Klinis Dan Keselamatan Pasien
Tersebut Dilaksanakan

1. Rencana Peningkatan Mutu 2016,


2. Kerangka Acuan Program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien,
3. Bukti Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien,
4. Bukti Evaluasi Kegiatan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien,
5. Bukti Tindak Lanjut Kegiatan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien.
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TEMANGGUNG
UPTD PUSKESMAS KEDU
Jl. Raya Kedu No.4 Kedu Kode Pos 56252 Telpon (0293) 4902285
Fax. (0293)4902285 e-mail: puskesmaskedu@yahoo.com

PERENCANAAN PROGRAM PENINGKATAN MUTU LAYANAN KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN

BIAYA
NO KEGIATAN SASARAN TARGET URAIAN VOL SATUAN UNIT JUMLAH SUMBER LOKASI PETUGAS JADWAL
COST DANA
1 Rapat rutin Anggota tim 100% Konsumsi 32 Ok 8.000 256.000 JKN Puskesmas Anggota tim Jan-Des
8 or x 4 kali

2 Sosialisai karyawan 100% 27 or x 4 kali 108 Ok 18.000 1.944.000 BOK Puskesmas Ketua tim Jan-Des
hasil kegiatan puskesmas
Dilaksanakan Pd
Lokakarya mini

3 Pengukuran Unit pelayanan 100% ATK 28 15.000 420.000 JKN Puskesmas Koordinator Jan-Des
Indikator & sasaran 7 unit x 4 kali Unit
Pelayanan

4 Pelaporan KTD 100% ATK 150.000 JKN Puskesmas Penanggung Jan-Des


KNC dan KPC Buku, bolpoin, jawab Medis
Penggaris

5 Pelatihan 100% Konsumsi


Patient safety 20 or x 1 kali 18.000 360.000 BOK Penanggung Sept
Jawab Medis
Jumlah 3.130.000

Kedu, 05 Januari 2016


Kepala UPTD Puskesmas Kedu

dr. Jauhari Setyawan


NIP. 196706152007011028
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TEMANGGUNG
UPTD PUSKESMAS KEDU
Jl. Raya Kedu No.4 Kedu 56252 Telp.(0293) 4902285
Fax. (0293) 4902285 e-mail: puskesmaskedu@yahoo.com

KERANGKA ACUAN
PROGRAM PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN

I. PENDAHULUAN

Semakin meningkatnya tingkat pendidikandan sosial ekonomi masyarakat,


maka sistem nilai dan orientasi dalam masyarakatpun mulai berubah. Masyarakat
mulai menuntut pelayanan yang lebih baik, lebih ramah dan lebih bermutu.
Dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan
kesehatan secara bertahap terus ditingkatkan agar menjadi efektif dan efisien serta
memberi kepuasan terhadap pasien, keluarga dan masyarakat. Berdasrkan hal itu,
maka peningkatan mutu pelayanan puskesmas perlu dilakukan.

II. LATAR BELAKANG MASALAH

Puskesmas Traji adalah unit pelaksana pembangunan kesehatan di wilayah


kecamatan Parakan dan sekitarnya yang memberikan pelayanan kesehatan rawat
jalan. Dalam upaya memberikan pelayanannya, puskesmas dituntut bisa
memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Hal tersebut didasarkan bahwa tuntutan
masyarakat terhadap pelayanan baik ramah dan lebih bermutu seiring dengan
meningkatnya tingkat pendidikan dan dan sosial ekonomi masyarakat.
Meningkatnya tuntutan bisa dilihat dengan munculnya kritik -kritik secara
langsung maupun tidak langsung terhadap pelayanan yang biberikan. Berkenaan
dengan hal tersebut, maka Muskesmas Kedu perlu menjawab tantangan dan
tuntutan masyarakat terhadap peningkatan mutu pelayanan secara bertahap
melalui upaya program peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

III. TUJUAN

Umum
Meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan puskesmas melalui
program peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Khusus
Tercapainya peningkatan mutu dan keselamatan pasien Puskesmas melalui :
a. Rapat rutin tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
b. Sosialisasi hasil kegiatan tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
c. Pengukuran indikator dan sasaran keselamatan pasien
d. Pelaporan KTD, KPC,KNC
e. Pelatihan pasien safety.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RENCANA KEGIATAN

a. Rapat rutin tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien


Pelaksanaan rapat rutin tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.
b. Sosialisai hasil kegiatan tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
Melaksanakan sosialisasi hasil kegiatan tim kepada seluruh karyawan
Puskesmas .
c. Pengukuran indikator dan sasaran
Melakukan pemantauan kinerja petugas sesuai indikator mutu layanan klinis
dan sasaran keselamatan pasien.
d. Pelatihan pasien safety
Mengadakan / mengirimkanpetugas untuk pelatihan pasien safety.
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

1. Tim pengendalian mutu puskesmas melakukan rapat rutin


2. Rapat tim/panitia pengendalian mutu Puskesmas Kedu untuk membahas
rencana kerja dan penentuan dan penanggung jawab kegiatan pokok program
peningkatan mutu Puskesmas Kedu, penentuan indikator.
3. Tim pengendali mutu melakukan sosialisasi tentang rencana kegiatan,
indikator klinis peningkatan mutu dan sasaran keselamatan pasien yang
dilakukan saat mini lokakarya Puskesmas.
4. Melakukan pengukuran indikator dan sasaran keselamatatan pasien :
a. Rapat tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
b. Membuat formulir pencatatan dan pelaporan indikator layanan klinis dan
sasaran keselamatan pasien.
c. Rapat sosialisasi pengukuran/ evaluasi indikator klinis dan sasaran
keselamatan pasien ke seluruh unit kerja/ pelayanan.
d. Melaksanakan pengumpulan dan pelaporan indikator klinis dan sasaran
keselamatan pasien oleh unit kerja dan rekam medis kepada koordinator
pelayanan.
e. Pengolahan data indikator pelayanan klinis dan sasaran keselamatan
pasien oleh koordinator pelayanan.
f. Rapat tim pengendalian mutu untuk melakukan anilisis data indikator
pelayanan klinis setiap bulan/ triwulan.
g. Memberikan hasil rekomendasi hasil analisis indikator pelayanan klinis
dan sasaran keselamatan pasien sebagai bahan tindak lanjut kebijakan
dan melaksanakan perbaikan.
5. Melakikan kegiatan pelaporan KTD, KPC, KNC dengan cara :
a. Mengidentifikasi KTD, KPCdan KNC disetiap unit pelayanan.
b. Setiap unit pelayanan harus melakukan pelaporan rutin tentan KTD, KPC,
dan KNC ke tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
c. Tim melaporkan kejadian kepada kepala Puskesmas .
d. Tim dan kepala Puskesmas melakukan analisa KTD, KPC dan KNC.
e. Tim dan kepala Puskesmas menentukan prioritas masalah.
f. Tim dan kepala Puskesmas menentukan solusi dari masalah yang terjadi
g. Tim membuat SPO yang berhubungan dengan KTD, KPC dan KNC.
h. Melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi KTD,KPC dan KNC.
i. Tim melakukan evaluasi secara berkala.
j. Tim membuat rencana tindak lanjut.
6. Peningkatan mutru SDM
a. Rapat tim peningkatan mutu SDM untuk membahas rencana kerja
b. Melakukan analisa kualitatif dan kwantitatif ketenagakerjaan
c. Melakukan pelatihan internal dengan orientasi pegawai baru disetiap unit
kerja.
d. Melakukan pelatihan internal dalam bidang teknis tertentu sesuai
kebutuhan masyarakat dan Puskesmas.
e. Mendorong pelatihan ekternal sesuai kebutuhan masyarakat dan
Puskesmas.

VI. SASARAN

1. Tim peningkatan mutu pelayanan klinis dan keselaman pasien.


2. Semua unit kerja / pelayanan di Puskesmas Kedu.
3. Pasien/ pelanggan Puskesma Kedu.
VII. JADWAL PELAKSANAAN PATIENT SAFETY

Bulan
No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1.
Rapat tim mutu
2.
Sosialisasi penentuan indikator
3.
Pengukuran indikator klinis
a.Pengumpulan/pencatatan
dan pelaporan indikator
pelayanan/klinis
b. Pengolahan data indikator
pelayanan klini/klinis
c. Analisis data indikator
pelayanan/klinis
4.
Pelaporan KTD,KPC,KNC
5.
Peningkatan mutu SDM
a. Orientasi pegawai baru
b. Pelatihan internal
c. Pelatihan eksternal

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORANNYA

1. Setiap bulan tim pengendalian mutu pelayanan klinis dan keselamatan


pasien melakukan rapat rutin.
2. Setiap bulan tim pengendalian mutu pelayanan klinis dan keselamatan
pasien melaksanakan sosialisasi hasil kegiatan pada lokakarya mini.
3. Setiap bulan tim pengendalian mutu membuat laporan hasil evaluasi
pengukuran indikator dan sasaran keselamatan Pasien.
4. Setiap smester tim pengendalian mutu membuat laporan pelaksanaan
peningkatan mutu SDM.

IX. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN

1. Indikator klinis
a. Setiap ruangan / unit kerja wajib mencatat dan melaporkan indikator
klinis melalui form A kepada koordinator pelayanan.
b. Koordinator pelayanan membuat laporan rekapitulasi indikator
klinis.
c. Tim pengendali mutu melakukan analisis data.
2. Pelaporan KTD, KPC dan KNC.
a. Setiap unit kerja/pelayanan membuat laporan KTD, KPC, KNC
3. Mutu SDM
a. Setiap unit kerja membuat laporan peningkatan mutu sesuai
kebutuhan.
4. Monitoring sasaran keselamatan pasien
a. Membutuhkan biaya sebesar Rp. 3.130.000; dengan sumber dana
dari ABPD II, BOK, Kapitasi BPJS.
X. BIAYA DAN JADWAL PELAKSANAAN

a. Membutuhkan biaya sebesar Rp. 3.130.000; dengan sumber dana


dari ABPD II, BOK, Kapitasi BPJS.
b. Kegiatan akan dilaksanakan pada bulan Januari 2016.

Demikian Kerangka Acuan Program Peningkatan Mutu Dibuat Di


Puskesmas Kedu Tahun 2016.

Traji, 05 Januari 2016


KEPALA UPTD PUSKESMAS KEDU

dr. JAUHARI SETYAWAN


NIP. 196706152007011028
Standar Prosedur Operasional (SPO)
Penanganan KTD, KPC, KNC

Ditetapkan Kepala
UPTD Puskesmas Kedu

dr. Jauhari Setyawan


NIP.196706152007011028

DINAS KESEHATAN KABUPATEN TEMANGGUNG

UPTD PUSKESMAS KEDU


Jl. Raya Kedu No. 4 Kedu 56252 Telpon (0293) 4902288
Fax. (0293) 4902285 e-mail: puskesmaskedu@yahoo.com
PENANGANAN KTD, KPC,KNC SYOK ANAFILAKTIK
No. Dokumen : 9.1.6./Yannis/2015
Terbitan :
No. Revisi :
SPO
PUSKESMAS Tanggal mulai berlaku :
KEDU halaman :

Dibuat Oleh Disetujui Oleh Ditetapkan Oleh


Ketua Tim Akreditasi Kepala Puskesmas

Tb. Widodo, AMK drg. Vera A. Nirmala dr. Jauhari Setyawan


NIP.196601271989031003 NIP.197801092005012004 NIP.196706152007011028

: Penanganan komplikasi akibat anestesi yaitu syok anafilaktik


1. 1. Pengertian
adalah cara-cara mengatasi komplikasi yang mungkin terjadi
pada setiap tindakan pengobatan pasien.
2. 2. Tujuan :
Sebagai pedoman kerja bagi dokter/ dokter gigi/ perawat /
perawat gigi / bidan menangani kejadian tidak diinginkan
yaitu komplikasi akibat anestesi yaitu syok anafilaktik di
UPTD Puskesmas Kedu.
3. 3. Kebijakan :
SK Kepala UPTD Puskesmas Kedu Kab. Temanggung No....
tentang penanganan KTD, KPC,KNC . sebagai pedoman
dalam melaksanakan penanganan KTD, KPC,KNC dan .
4. 4. Referensi 1. PerMenKes RI tentang keselamatan pasien Rumah Sakit
2011.
2. Penanganan tertusuk jarum dikamar operasi, 2011,
http ://cinta bedah,blokspoot.
Com/2011/10/penanganan - tertusuk- jarum- di- kamar.
html.
3. Bagaimana Menangani Nidle Stick Injury ?, R.Budi
Sundoro 2012,
http ://www.indonesiannursingtrainers.com/ bagaimana-
menangani- nidle-stick-injury/.
5. 5. Prosedur 1. Petugas menghentikan pemeberian obat penyebab reaksi
anafilaktik.
2. Petugas membaringkan pasien dengan tungkai lebih
tinggi dari kepala.
3. Petugas memberikan injeksi adrenalin 1: 1000 ( 1mg/ml)
perlahan-lahan secara IM pada lengan atas atu paha
a. Dosis dewasa : 0,3 - 0,5 ml
b. Dosis anak : 0,01 ml/ kg/BB
4. Bila tidakada reaksi terhadap adrenalin IM atau terjadi
kegagalan sirkulasi dan syok, petugas memberikan
adrenalin secara IV perlahan-lahan slama 10 menit.
Dosis dewasa : 5 ml adrenalin 1: 10.000 ( 0,1 mg/ml )
ATAU 0,5ml adrenalin 1:1000 ( 1mg/ml )
diencerkan dalam 10 ml NaCl Fisiologis.

Dosis Anak : 0,1 ml / kg/bb larutan adrenalin 1:10.000


ATAU 0,01 ml/kg /bb larutan adrenalin
1:1000 diencerkan dalam 10 ml NaCl
Fisiologis.
5. Petugas membebaskan jalan nafas ( kalau perlu membuat
jalan nafas melalui mulut atau intubasi endotrakheal ).
6. Saksi segera melapor kejadian kepada atasan unit kerja
7. Atasan unit kerja membuat laporan kejadian dengan
formulir kejadian
8. Korban menandatangani formulir laporan kejadian
9. Atasan unit kerja menandatangani formulir laporan
Kejadian.
10. Atasan unit kerja memeriksa laporan dan melakukan
investigasi sederhan
11. Atasan unit kerja melaporkan kejadian kepada tim
keselamatan pasien maksimal 2 X 24 jam
12. Tim keselamatan pasien melakukan investigasi lanjutan
kejadian.
13. Tim keselamatan pasien membuat rekomendasi dan
rencana kerja hasil dari investigasi
14. Tim keselamatan pasien melaporkan hasil investigasi
lanjutan, rekomendasi dan rencana kerja kepada kepala
Puskesmas
15. Tim keselamatan pasien memberikan untuk perbaikan
dan pembelajaran kepada unit kerja terkait
16. Unit kerja membuat analisa dan tren kejadian insiden
atau kecelakaan kerja di unit kerjanya setiap satu bulan
satusekali

: Poli umum
1. 6.Unit Terkait
Poli Gigi
Poli KIA KB
2. 5. Diagram Alir :
10. Rekaman Historis Perubahan

No Isi Perubahan Tgl. Mulai Diberlakukan


PENANGANAN KTD, KPC,KNC SYOK ANAFILAKTIK
No. Dokumen : 9.1.6./Yannis/2015
Terbitan :
DAFTAR No. Revisi :
TILIK Tanggal mulai berlaku :
PUSKESMAS halaman :
KEDU
Dibuat Oleh Disetujui Oleh Ditetapkan Oleh
Ketua Tim Akreditasi Kepala Puskesmas

Tb. Widodo, AMK drg. Vera A. Nirmala dr. Jauhari Setyawan


NIP.196601271989031003 NIP.197801092005012004 NIP.196706152007011028

Unit :
Nama Petugas :
Tanggal Pelaksanaan :

No Langkah Kegiatan Ya Tidak TB


1 Apakah petugas menghentikan pemberian obat penyebab
reaksi anafilaktik
2 Apakah petugas membaringkan pasien dengan tungkai lebih
tinggi dari kepala
3 Apakah petugas memberikan injeksi adrenalin 1:1000
( 1mg/ml) perlahan-lahan secara IM pada lengan atas atau
paha
4 Apakah bila tidak ada reaksi terhadap adrenalin IM atau
terjadi kegagalan sirkulasi dan syok, petugas memberikan
adrenalin secara IV perlahan-lahan selam 10 menit
5 Apakah petugas membebaskan jalan nafas ( kalau perlu
membuat jalan nafas melalui mulut atau intubasi
endotracheal )
6 Apakah saksi segera melaporkan kejadian kepada atasan
unit kerja
7 Apakah atasan unit kerja membuat laporan kejadian dengan
formulir laporan kejadian
8 Apakah korban menandatangi formulir laporan kejadian
9 Apakah atasan unit kerja menandatangani formulir laporan
kejadian
10 Apakah atasan unit kerja memeriksa laporan dan
melakukan investigasi sederhana
11 Apakah atasan unit kerja melaporkan kejadian kepada Tim
Keselamatan Pasien maksimal 2X 24 jam
12 Apakah Tim Keselamatan Paaien melakukan investigasi
lanjutan kejadian
13 Apakah Tim Keselamatan Pasien membuat rekomendasi dan
rencana kerja gasil dari investigasi
14 Apakah tim keselamatan pasien melaporkan hasil investigasi
lanjutan, rekomendasi, dan rencana kerja kepada Kepala
Puskesmas
15 Apaka tim keselamatan pasien memberikan untuk
perbaikan dan pembelajaran kepada unit kerja terkait
16 Apakah unit kerja membuat analisa dan tren kejadian
inciden atau kecelakaan kerja di unit kerjanya setiap 1 blan
1 kali
Jumlah
Compliance rate (CR)
,
Observer Tindakan ...........
NIP: ................
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TEMANGGUNG
UPTD PUSKESMAS KEDU
Jl. Raya Kedu No.4 Kedu 56252 Telpon (0293) 4902285
Fax. (0293) 4902285 e-mail: puskesmaskedu@yahoo.com

KERANGKA ACUAN
PROGRAM PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN

I. PENDAHULUAN

Semakin meningkatnya tingkat pendidikandan sosial ekonomi masyarakat,


maka sistem nilai dan orientasi dalam masyarakatpun mulai berubah. Masyarakat
mulai menuntut pelayanan yang lebih baik, lebih ramah dan lebih bermutu.
Dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan
kesehatan secara bertahap terus ditingkatkan agar menjadi efektif dan efisien serta
memberi kepuasan terhadap pasien, keluarga dan masyarakat. Berdasrkan hal itu,
maka peningkatan mutu pelayanan puskesmas perlu dilakukan.

II. LATAR BELAKANG MASALAH

Puskesmas Kedu adalah unit pelaksana pembangunan kesehatan di wilayah


kecamatan Parakan dan sekitarnya yang memberikan pelayanan kesehatan rawat
jalan. Dalam upaya memberikan pelayanannya, puskesmas dituntut bisa
memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Hal tersebut didasarkan bahwa tuntutan
masyarakat terhadap pelayanan baik ramah dan lebih bermutu seiring dengan
meningkatnya tingkat pendidikan dan dan sosial ekonomi masyarakat.
Meningkatnya tuntutan bisa dilihat dengan munculnya kritik -kritik secara
langsung maupun tidak langsung terhadap pelayanan yang biberikan. Berkenaan
dengan hal tersebut, maka Muskesmas Kedu perlu menjawab tantangan dan
tuntutan masyarakat terhadap peningkatan mutu pelayanan secara bertahap
melalui upaya program peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

III. TUJUAN

Umum
Meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan puskesmas melalui
program peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Khusus
Tercapainya peningkatan mutu dan keselamatan pasien Puskesmas melalui :
a. Rapat rutin tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
b. Sosialisasi hasil kegiatan tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
c. Pengukuran indikator dan sasaran keselamatan pasien
d. Pelaporan KTD, KPC,KNC
e. Pelatihan pasien safety.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RENCANA KEGIATAN

a. Rapat rutin tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien


Pelaksanaan rapat rutin tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.
b. Sosialisai hasil kegiatan tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
Melaksanakan sosialisasi hasil kegiatan tim kepada seluruh karyawan
Puskesmas .
c. Pengukuran indikator dan sasaran
Melakukan pemantauan kinerja petugas sesuai indikator mutu layanan klinis
dan sasaran keselamatan pasien.
d. Pelatihan pasien safety
Mengadakan / mengirimkanpetugas untuk pelatihan pasien safety.
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

1. Tim pengendalian mutu puskesmas melakukan rapat rutin


2. Rapat tim/panitia pengendalian mutu Puskesmas Kedu untuk membahas
rencana kerja dan penentuan dan penanggung jawab kegiatan pokok program
peningkatan mutu Puskesmas Kedu, penentuan indikator.
3. Tim pengendali mutu melakukan sosialisasi tentang rencana kegiatan,
indikator klinis peningkatan mutu dan sasaran keselamatan pasien yang
dilakukan saat mini lokakarya Puskesmas.
4. Melakukan pengukuran indikator dan sasaran keselamatatan pasien :
a. Rapat tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien
b. Membuat formulir pencatatan dan pelaporan indikator layanan klinis dan
sasaran keselamatan pasien.
c. Rapat sosialisasi pengukuran/ evaluasi indikator klinis dan sasaran
keselamatan pasien ke seluruh unit kerja/ pelayanan.
d. Melaksanakan pengumpulan dan pelaporan indikator klinis dan sasaran
keselamatan pasien oleh unit kerja dan rekam medis kepada koordinator
pelayanan.
e. Pengolahan data indikator pelayanan klinis dan sasaran keselamatan
pasien oleh koordinator pelayanan.
f. Rapat tim pengendalian mutu untuk melakukan anilisis data indikator
pelayanan klinis setiap bulan/ triwulan.
g. Memberikan hasil rekomendasi hasil analisis indikator pelayanan klinis
dan sasaran keselamatan pasien sebagai bahan tindak lanjut kebijakan
dan melaksanakan perbaikan.
5. Melakikan kegiatan pelaporan KTD, KPC, KNC dengan cara :
a. Mengidentifikasi KTD, KPCdan KNC disetiap unit pelayanan.
b. Setiap unit pelayanan harus melakukan pelaporan rutin tentan KTD, KPC,
dan KNC ke tim peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
c. Tim melaporkan kejadian kepada kepala Puskesmas .
d. Tim dan kepala Puskesmas melakukan analisa KTD, KPC dan KNC.
e. Tim dan kepala Puskesmas menentukan prioritas masalah.
f. Tim dan kepala Puskesmas menentukan solusi dari masalah yang terjadi
g. Tim membuat SPO yang berhubungan dengan KTD, KPC dan KNC.
h. Melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi KTD,KPC dan KNC.
i. Tim melakukan evaluasi secara berkala.
j. Tim membuat rencana tindak lanjut.
6. Peningkatan mutru SDM
a. Rapat tim peningkatan mutu SDM untuk membahas rencana kerja
b. Melakukan analisa kualitatif dan kwantitatif ketenagakerjaan
c. Melakukan pelatihan internal dengan orientasi pegawai baru disetiap unit
kerja.
d. Melakukan pelatihan internal dalam bidang teknis tertentu sesuai
kebutuhan masyarakat dan Puskesmas.
e. Mendorong pelatihan ekternal sesuai kebutuhan masyarakat dan
Puskesmas.

VI. SASARAN

1. Tim peningkatan mutu pelayanan klinis dan keselaman pasien.


2. Semua unit kerja / pelayanan di Puskesmas Kedu.
3. Pasien/ pelanggan Puskesma Kedu.
VII. JADWAL PELAKSANAAN PATIENT SAFETY

Bulan
No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Rapat tim mutu
2. Sosialisasi penentuan indikator
3. Pengukuran indikator klinis
a.Pengumpulan/pencatatan
dan pelaporan indikator
pelayanan/klinis
b. Pengolahan data indikator
pelayanan klini/klinis
c. Analisis data indikator
pelayanan/klinis
4. Pelaporan KTD,KPC,KNC
5. Peningkatan mutu SDM
a. Orientasi pegawai baru
b. Pelatihan internal
c. Pelatihan eksternal

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORANNYA


1. Setiap bulan tim pengendalian mutu pelayanan klinis dan keselamatan pasien
melakukan rapat rutin.
2. Setiap bulan tim pengendalian mutu pelayanan klinis dan keselamatan
pasien melaksanakan sosialisasi hasil kegiatan pada lokakarya mini.
3. Setiap bulan tim pengendalian mutu membuat laporan hasil evaluasi
pengukuran indikator dan sasaran keselamatan Pasien.
4. Setiap smester tim pengendalian mutu membuat laporan pelaksanaan
peningkatan mutu SDM.

IX. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


1. Indikator klinis
a. Setiap ruangan / unit kerja wajib mencatat dan melaporkan indikator
klinis melalui form A kepada koordinator pelayanan.
b. Koordinator pelayanan membuat laporan rekapitulasi indikator
klinis.
c. Tim pengendali mutu melakukan analisis data.
2. Pelaporan KTD, KPC dan KNC.
a. Setiap unit kerja/pelayanan membuat laporan KTD, KPC, KNC
3. Mutu SDM
a. Setiap unit kerja membuat laporan peningkatan mutu sesuai
kebutuhan.
4. Monitoring sasaran keselamatan pasien
a. Membutuhkan biaya sebesar Rp. 7.598.000 dengan sumber dana dari
ABPD II, BOK, Kapitasi BPJS.

X. BIAYA DAN JADWAL PELAKSANAAN


a. Membutuhkan biaya sebesar Rp. 7.598.000 dengan sumber dana
dari ABPD II, BOK, Kapitasi BPJS.
b. Kegiatan akan dilaksanakan pda bulan Januari 2016.

Demikian Kerangka Acuan Program Peningkatan Mutu Dibuat Di Puskesmas


Kedu Tahun 2015.

Traji 01 Desember 2015


KEPALA UPTD PUSKESMAS KEDU

dr. JAUHARI SETYAWAN


NIP. 19670615 200701 1 028
KESELAMATAN PASIEN
No. Dokumen : 9.1.1.2/Yannis/2015
Terbitan :
PUSKESMAS No. Revisi :
SPO
KEDU Tanggal mulai berlaku :
halaman :

Dibuat Oleh Disetujui Oleh Ditetapkan Oleh


Ketua Tim Akreditasi Kepala Puskesmas

Tb. Widodo, AMK drg. Vera A. Nirmala dr. Jauhari Setyawan


NIP.196601271989031003 NIP.197801092005012004 NIP.196706152007011028

:
6. 1. Tujuan 1.Terciptanya budaya keselamatan pasien di rumah sakit /
puskesmas
2.Meningkatnya akuntabilitas rumah sakit/ puskesmas
terhadap pasien dan masyarakat
3.Menurunnya kejadian tidak diharapkan(KTD) dirumah
sakit / puskesmas
4.Terlaksananya program-program pencegahan sehingga
tidak terjadi pengulangan kejadian tisak diharapkan.
:
7. 2. Ruang Mengingat keselamatan pasien sudah menjadi tuntutan
masyarakat maka pelaksanaan program keselamatan pasien
8. lingkup
rumah sakit/puskesmas perlu dilakukan, Prosedur ini
mencakup kegiatan terkait dengan keselamatan : keselamatn
pasien, keselamatn pekerja/ petugas kesehatan, keselamatan
bangunan dan peralatan dirumah sakit/ puskesmas yang
bisa berdampak terhadap keselamatan pasien, keselamatan
lingkungan yang berdampak pada pencemaran lingkungan
:
9. 3. Definisi Keselamatan pasien( patient safety) adalah suatu sistem
dimana rumah sakit/puskesmas membuat asuhan pasien
lebih aman. Sistem tersebut meliputi : assessment risiko,
identifikasi dan pengelolaanhal yang berhubungan dengan
risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan
belajar dari insiden dan tindak lanjutnya serta implementasi
solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko. Sistem
tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya cedera yang
disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu
tindakan atau tidak melakukan tindakan yang seharusnya
dilakukan.
3. 4. Prosedur :
1.Seluruh petugas Rumah sakit / Puskesmas memiliki
kesadaran yang konstan dan aktif tentang hal yang
potensial menimbulkan kesalahan.
2.Baik staf maupun organisasi mampu membicarakan
kesalahan, belajar dari kesalahan tersebut dan mengambil
tindakan perbaikan
3.Bersikap terbuka dan adil/jujur dalam membagi informasi
secara terbuka dan bebas dan penanganan adil bagi staf
bila insiden terjadi
4.Pimpinan terkait menerangkan bahwa penyebab insiden
keselamatan pasien tidak dapat dihubungkan dengan
sederhana ke staf yang terlibat. Semua insiden berkaitan
juga dengan sisitem tempat orang itu bekerja
5.Perubahan nilai, keyakinan perilaku menuju keselamatan
pasien penting bukan hanya bagi staf , melainkan juga
semua orang yang bekerja di Rumah Sakit / Puskesmas
serta pasien dan keluarga. Tanyakan apa yang bisa mereka
bantu untuk meningkatkan keselamatan pasien
6.Penjelasan / pemahaman tentang aktivitas organisasi yang
bersifat risiko tinggi dan rentan kesalahan
7.Lingkungan yang bebas menyalahkan , sehingga orang
dapat melapor kesalahan tanpa penghukuman
8.Pimpinan wajib berkomitmen mendukung dan memberikan
penghargaan kepada staf yang melaporkan insiden
keselamatan pasien, bahkan meskipun kemudian
dinyatakan salah
9.Komunikasi antar staf dan antar tingkatan harus sering
terjadi dan tulus
10.Terdapat keterbukaan tentang kesalahan dan masalah
bila terjadi pelaporan
11.Pembelajaran organisasi, tanggapan atas suatu masalah
lebih difokuskan untuk meningkatkan kinerja sistem
daripada untuk menyalahkan orang
12.Seluruh staf harus tahu apa yang harus dilakukanbila
menemui insiden : mencatat, melapor, dianalisis,
memperoleh feed back, belajar dan mencegah pengulangan
4. 5. Diagram Alir :
5. 6. Referensi : Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit,
Departemen Kesehatan R.I Tahun 2006
7. Dokumen : 1.SPO
Terkait 2.Buku pedoman keselamatan pasien
6. 8. Distribusi : Seluruh unit pelayan terkait
9. Kriteria :
pencapaian

10. Rekaman Historis Perubahan

No Isi Perubahan Tgl. Mulai Diberlakukan


KESELAMATAN PASIEN
No. Dokumen : 7.6.7.1/Yannis/2015
Terbitan :
DAFTAR No. Revisi :
PUSKESMAS Tanggal mulai berlaku :
TILIK
KEDU halaman :

Dibuat Oleh Disetujui Oleh Ditetapkan Oleh


Ketua Tim Akreditasi Kepala Puskesmas

Tb. Widodo, AMK drg. Vera A. Nirmala dr. Jauhari Setyawan


NIP.196601271989031003 NIP.197801092005012004 NIP.196706152007011028

No Langkah Kegiatan Ya Tidak TB


1

2
3

Jumlah
Compliance rate (CR)
,..

Observer Tindakan ...........


NIP: ................