Anda di halaman 1dari 10

PROMOSI KESEHATAN TENTANG BAHAYA NARKOTIKA

DI KALANGAN REMAJA KARANG TARUNA


RT 03 / RW 04 TEMBALANG

Disusun oleh :

1. Hana Muzdalifah (P1337420614014)


2. Rosalina Dyah R (P1337420614017)
3. Ratna Arista Atikasari (P1337420614019)
4. Nunink Tri N K (P1337420614032)
5. Putri Pancali (P1337420614033)
6. Atika Gita P (P1337420614034)
7. Dian Mayang P (P1337420614035)
8. Indah Apriliana (P1337420614036)
9. Rizky Apri Fajriani (P1337420614044)

JURUSAN DIV KEPERAWATAN


POLTEKKES KEMENKES SEMARANG
2017
SATUAN ACARA PENGAJARAN

Mata Ajar : Promosi Kesehatan


Pokok Bahasan : Bahaya Narkoba
Sub Pokok Bahasan : Upaya Preventif Narkoba Bagi Remaja
Tanggal : Jumat, 24 Maret 2017
Sasaran : Karang Taruna RW 04 Tembalang

A. LATAR BELAKANG

Salah satu masalah sosial yang sudah mengglobal saat ini adalah masalah narkoba yang
banyak terjadi pada kalangan remaja. Banyak dari mereka yang masuk ke lembah hitam tanpa
mereka sadari. Dan juga narkoba, narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika
dan Bahan Adiktif lainnya. Terminologi narkoba familiar digunakan oleh aparat penegak
hukum seperti polisi (termasuk didalamnya Badan Narkotika Nasional), jaksa, hakim dan
petugas Pemasyarakatan. Selain narkoba, sebutan lain yang menunjuk pada ketiga zat
tersebut adalah Napza yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif. Istilah napza biasanya
lebih banyak dipakai oleh para praktisi kesehatan dan rehabilitasi. Akan tetapi pada intinya
pemaknaan dari kedua istilah tersebut tetap merujuk pada tiga jenis zat yang sama.

Menurut UU No.22 Tahun 1997 tentang Narkotika disebutkan pengertian Narkotika


adalahzat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun
semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa,
mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Dari data yang telah didapatkan di RW 04 kelurahan Tembalang, sebanyak 191 orang
Karang Taruna. Yang aktif dalam kegiatan Karang Taruna terdaat 35 anggota. Sebanyak 57
anggota Karang Taruna sudah bekerja. Sebanyak 9 masih melanjutkan sekolah di perguruan
tinggi. Dan sebanyak 111 masih sekolah. Sebanyak 44 orang perokok aktif. Dan sebanyak 14
engangguran.

Oleh karena data yang didapatkan dari hasil pengkajian remaja Karang Taruna RW 04
Kelurahan Tembalang tersebut. Maka kita sebagai mahasiswa keperawatan yang sedang
menjalankan praktik penyuluhan pada komunitas, akan memberikan penyuluhan tentang
Bahaya Narkoba.

B. TUJUAN

1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan remaja dapat memahami
tentang bahaya narkoba sehingga tidak melakukan perilaku tersebut.

2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan remaja dapat :
a. Memahami bahaya narkoba.
b. Mengetahui dampak penyalahgunaan narkoba.
C. METODE

1. Ceramah
2. Diskusi dan tanya jawab
D. MEDIA

1. Materi SAP
2. Leaflet bahaya narkoba
3. Video
4. PPT

E. SETTING TEMPAT

Keterangan :
A
A : Fasilitator

B B B : Penyaji

C : Warga

F. STRATEGI PELAKSANAAN

1. Hari/Tanggal : Jumat, 24 Maret 2017


2. Pukul : 19.00 WIB
3. Sasaran : Karang Taruna RW 04

G. SUSUNAN KEGIATAN
KEGIATAN MEDIA
NO TAHAP WAKTU SASARAN
PENYULUHAN
1. Pembukaan 5 menit a. Mengucapkan a. Menjawab Kata-
salam salam kata/
b. Memperkenalkan b. Bertanya kalimat
diri mengenai
c. Menyampaikan perkenalan dan
tujuan pokok tujuan
materi c. Mendengarkan
d. Menyampaikan dan menyimak
pokok bahasan
e. Kontrak waktu

2. Pelaksanaan 15 menit a. Penyampaian a. Mendengarkan Leaflet


materi dan menyimak Video
b. Menjelaskan apa b. Bertanya PPT
itu narkoba mengenai hal-
c. Menjelaskan hal yang belum
bahaya narkoba jelas dan
d. Menjelaskan dimengerti
dampak narkoba

5 menit a. Tanya jawab a. Sesi Tanya Kata-


jawab audien kata/
dan pemateri kalimat

3. Penutup 5 menit a. Melakukan a. Sasaran dapat Kata-


evaluasi menjawab kata /
b. Menyampaikan pertanyaan yang kalimat
kesimpulan diajukan
materi b. Mendengar
c. Mengakhiri c. Memperhatikan
pertemuan dan d. Menjawab
menjawab salam salam

H. EVALUASI

1. Persiapan
a. Sasaran dan media disiapkan sebelum proses penyuluhan kesehatan
b. Materi yang digunakan sudah siap
c. Sasaran sudah siap ditempat yang ditentukan
2. Proses
a. Proses kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar
b. Sasaran mengerti tentang materi

3. Hasil yang diharapkan


Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan sasaran mampu :
a. Memahami pengertian narkoba
b. Memahami bahaya narkoba
c. Mengetahui dampak penyalahgunaan narkoba.

I. PERTANYAAN

1. Apa pengertian narkoba?


2. Apa bahaya narkoba?
3. Apa dampak penyalahgunaan narkoba?
4. Bagaimana cara mencegah penyalahgunaan narkoba?

FORMAT EVALUASI

NO. PERTANYAAN YA (*) TIDAK (*)

1. Masyarakat bisa menjelaskan pengertian dari


narkoba
2. Masyarakat mampu menjelaskan bahaya
narkoba
3. Masyarakat mampu menyebutkan dampak
penyalahgunaan narkoba
4. Masyarakat mampu menjelaskan tentang cara
mencegah bahaya penyalahgunaan narkoba
(*) beri tanda cek ( ) sesuai observasi
LAMPIRAN MATERI

A. BAHAYA NARKOBA

1. PENGERTIAN NARKOBA

Narkoba merupakan singkatan dari (Narkotika, Psikotropika dan Bahan


Adiktif lainnya). Terminologi narkoba familiar digunakan oleh aparat penegak
hukum seperti polisi (termasuk didalamnya Badan Narkotika Nasional), jaksa,
hakim dan petugas Pemasyarakatan. Selain narkoba, sebutan lain yang menunjuk
pada ketiga zat tersebut adalah Napza yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat
Adiktif. Istilah napza biasanya lebih banyak dipakai oleh para praktisi kesehatan
dan rehabilitasi. Akan tetapi pada intinya pemaknaan dari kedua istilah tersebut
tetap merujuk pada tiga jenis zat yang sama.
Menurut UU No.22 Tahun 1997 tentang Narkotika disebutkan pengertian dari:
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman
baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau
perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa
nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan
narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf
pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.
Bahan adiktif lainnya adalah zat atau bahan lain bukan narkotika dan
psikotropika yang berpengaruh pada kerja otak dan dapat menimbulkan
ketergantungan
Meskipun demikian, penting kiranya diketahui bahwa tidak semua jenis
narkotika dan psikotropika dilarang penggunaannya. Karena cukup banyak pula
narkotika dan psikotropika yang memiliki manfaat besar di bidang kedokteran dan
untuk kepentingan pengembangan pengetahuan.
Menurut UU No.22 Tahun 1997 dan UU No.5 Tahun 1997, narkotika dan
psikotropika yang termasuk dalam Golongan I merupakan jenis zat yang
dikategorikan illegal. Akibat dari status illegalnya tersebut siapapun yang
memiliki, memproduksi, menggunakan, mendistribusikan atau mengedarkan
narkotika dan psikotropika Golongan I dapat dikenakan pidana sesuai dengan
ketentuan hukum yang berlaku.

2. Jenis- jenis Narkoba


a. Narkotika

Adalah zat atau obat yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesa
daran, juga dapat mengurangi dan menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulk
an ketergantungan. Contohnya Heroin, Kokain, Ganja.
b. Alkohol

Adalah cairan yang dihasilkan dari proses peragian minuman berkadar alkohol
tinggi disebut sebagai golongan minuman keras dan dilarang diperjualbelikan seca
ra bebas ditempat umum.
c. Psikotropika

Adalah zat atau obat yang berkhasiat psiko aktif pada susunan syaraf pusat yan
g menyebabkan perubahan aktivitas mental dan perilaku golongan pshikotropika a
ntara lain : Amfetamin, Ekstasy, Shabu-shabu Phenogarvital, Diazepam, Pil BK, P
il Koplo.
d. Zat Aktif

Adalah zat atau obat yang berpotensi menimbulkan ketergantungan. Misalnya


Lem kayu (aibon), Tipp Ex, Penyegar Ruangan
Cara Penggunaan Narkoba:

1. Dihisap
2. Dihirup
3. Ditelan
4. Disuntik

3. Akibat penyalahgunaan Narkoba.


Akibat seseorang terlibat menyalah gunakan obat-obatan terlarang, pada awalnya
mandapat tawaran oleh temannya. Bisa juga mereka hanya sebatas ingin mengetah
ui dan merasakan, terutama bila mereka memiliki teman pemakai obat-obatan terl
arang tersebut atau karena adanya tekanan dari temannya, akhirnya dengan terpak
sa ikut mencobanya. Namun secara singkat faktor-faktor penyebab penyalahgunaa
n narkoba, adalah sebagai berikut:
a. Keingintahuan yang besar tanpa sadar akibatnya.
b. Keinginan untuk mencoba-coba karena penasaran.
c. Keinginan untuk bersenang-senang.
d. Keinginan untuk mengikuti tren atau gaya.
e. Keinginan untuk diterima oleh lingkungannya.
f. Menghindari dari rasa kebosanan.
g. Adanya salah pengertian, bahwa pengguanaan sekali tidak menimbulkan k
etagihan

4. Ciri-ciri anak pengguna narkoba dan minuman keras:


a. Adanya perubahan tingkah laku yang tiba-tiba terhadap kegiatan sekolah,
keluarga, dan teman-teman.
b. Suka marah yang tidak terkendali.
c. Mencuri uang di rumah, sekolah, atau toko untuk membeli narkoba dan mi
numan keras.
d. Sering menipu karena kehabisan uang jajan.
e. Berat badan turun derastis, karena nafsu makan yang tidak menentu.

5. Dampak narkoba:
a. Kondisi fisik
1) Dampak yang ditimbulakn terhadap kondisi fisik misalnya gangguan impotens
i, gangguaan fungsi ginjal, kanker usus, aritmia jantung, dan pendarahan otak.
2) Akibat bahan campuran atau pelarut menimbulkan infeksi.
3) Akibat alat yang digunakan tidak steril,menimbulkan berbagai infeksi, terjang
kitnya hepatitis, dan HIV serta AIDS.
b. Kondisi mental.
1) Timbulnya perilaku yang tidak wajar.
2) timbulnya perasaan depresi dan ingin bunuh diri.
3) Gangguan persepsi dan daya pikir.
c. Kondisi kehidupan sosial.
1) Gangguan terhadap prestasi sekolah, kuliah, dan bekerja.
2) Gangguan terhadap hubungan dengan keluarga, dan teman
3) Gangguan terhadap perilaku normal, munculnya keinginan untuk mencuri dan
melukai orang lain.

6. Gejala dan Tanda Awal Penyalahgunaan Narkoba


a. Malas
i. Malas mengurus diri
ii. Malas makan atau makan sembarangan
iii. Malas sekolah atau sering membolos
iv. Malas belajar sering terlihat mengantuk
v. Malas berkomunikasi lebih sering menyendiri
b. Penuh Rahasia
i. Menarik diri dan sering mengurung diri dikamar
ii. Sering memakai kaca mata gelap dan sering membawa obat tetes mata
c. Gaya hidup semaunya sendiri
i. Sering pulang larut malam
ii. Sering tidur dirumah teman
iii. Sering mengeluh kepada orang tua
d. Tingkah laku kasar
i. Mudah tersinggung, mudah marah, berbicara kasar, suka main kasar
ii. Sering berkelahi, berbohong
iii. Sering mencuri uang atau barang keluarga, teman
iv. Sering pinjam uang kepada teman
v. Gaya pakaian tidak rapi
e. keluhan sakit
i. sering mengeluh pusing atau sakit kepala
ii. batuk atau pilek yang berkepanjangan

7. Cara Terbaik Menghindari Narkoba


a. Jangan mudah tergiur dan terbawa arus teman yang kita anggap tidak baik,
b. jangan pernah mencoba mencicipi narkoba walaupun hanya sedikit, dan
c. jangan pernah menyentuh, menyium aromanya apalagi mencoba nenyulut dan me
ngisap rokok.
d. Mengalihkan perhatian ke kegiatan yang lebih positif
e. Selalu mendekatkan diri pada Tuhan dan aturan aturan agama
Daftar Pustaka

Annoname. 2008. http://www.o-fish.com/air/salinitas.phpl, 2008. Diakses 21 April 2014.

Annoname. 2008. http://awangmaharijaya.wordpress.com/, 2008. Diakses 21 April 2014.

Ahmadi dan Irsal Las. Inovasi Teknologi Pengembangan Pertanian Lahan Rawa
Lebak. Balittra.

Gatot Irianto. Kebijakan dan Pengelolaan Air dalam Pengembangan Lahan Rawa
Lebak. Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air Departemen Pertanian.

Lusi. 2012. http://lusi-lusiohlusi.blogspot.com/2012_02_01_archive.html. diakses


21 April 2014.

Muslihat, L. 2004. Sistem Pengelolaan Tata Air Di Lahan Gambut Untuk


Mendukung Budidaya Pertanian. Http://www.indo-peat.net. Diakses tanggal 21 April
2014.

Waluyo dkk. 2008. Fluktuasi Genangan Air Lahan Rawa Lebak dan Manfaatnya
bagi Bidang Pertanian di Ogan Komering Ilir. Jakarta.

http://azhabulnoezdha.blogspot.co.id/2014/01/makalah-tentang-narkoba-dan-seks-bebas.html
http://mawarhitam-kazekage.blogspot.co.id/2012/05/narkoba-dan-seks-bebas.html