Anda di halaman 1dari 11

A.

TOPIK
Hasil pengamatan dan wawancara di Ruang Arjuna Rumah Sakit Jiwa Dr.
Arif Zainudin didapatkan 5 klien mengalami halusinasi, 2 orang menarik diri
dan 1 orang dengan perilaku kekerasan.

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
TAK stimulasi sensori bertujuan agar klien mengalami:
a. Peningkatan kepekaan terhadap stimulus
b. Peningkatan kemampuan merasakan keindahan
c. Peningkatan apresiasi terhadap lingkungan
2. Tujuan Khusus
a. Klien dapat mengekspresikan perasaan melalui gambar
b. Klien dapat memberikan makna gambar
c. Klien mampu mengenali musik yang didengar dan dinyanyikan
d. Klien mampu memberi respon terhadap musik
e. Klien mampu menceritakan perasaannya setelah mendengarkan musik
f. Klien mampu memberi respon terhadap tontonan video.
g. Klen menceritakan makna acara yang ditonton

C. LATAR BELAKANG
Manusia adalah mahluk sosial yang terus menerus membutuhkan
orang lain disekitarnya. Salah satu kebutuhannya adalah kebutuhan sosial
untuk melakukan interaksi sesama manusia. Kebutuhan sosial yang
dimaksud adalah rasa dimiliki oleh orang lain, pengakuan dari orang lain,
penghargaaan orang lain, serta pernyataan diri. Interaksi yang dilakukan
tidak selamanya memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang
diharapkan oleh individu sehingga mungkin terjadi suatu gangguan
terhadap kemampuan individu untuk berinteraksi dengan orang lain
dimana hal ini berakibat pada perilaku manusia.
Untuk mengatasi gangguan interaksi pada klien jiwa, terapi aktivitas
kelompok sering diperlukan dalam praktek keperawatan kesehatan jiwa
karena merupakan keterampilan therapeutik. Terapi aktivitas kelompok
merupakan bagian dari terapi modalitas yang berupaya meningkatkan
psikotherapi dengan sejumlah klien dalam waktu yang bersamaan.
Ada dua tujuan umum dari terapi aktivitas kelompok ini yaitu tujuan
terapeutik dan tujuan rehabilitatif. Tujuan terapeutik meliputi: 1)
Menggunakan kegiatan untuk memfasilitasi interaksi, 2) Mendorong
sosialisasi dengan lingkungan (hubungan dengan luar diri klien), 3)
Meningkatkan stimulus realitas dan respon individu, 4) Memotivasi dan
mendorong fungsi kognitif dan afektif, 5) Meningkatkan rasa dimiliki, 6)
Meningkatkan rasa percaya diri, 7) Belajar cara baru dalam menyelesaikan
masalah.
Sedangkan tujuan rehabilitatif meliputi: 1) Meningkatkan
kemampuan untuk ekspresi diri, 2) Meningkatkan kemampuan empati, 3)
Meningkatkan keterampilan sosial, 4) Meningkatkan pola penyelesaian
masalah.
Beberapa aspek dari klien yang harus diperhatikan dalam
penjaringan klien yang akan diberikan aktivitas kelompok adalah :
1. Aspek emosi
Gelisah, curiga, merasa tidak berguna, tidak dicintai, tidak dihargai,
tidak diperhatikan, merasa disisihkan, merasa terpencil, klien
merasakan takut dan cemas, menyendiri, menghindar dari orang lain
2. Aspek intelektual
Klien tidak ada inisiatif untuk memulai pembicaraan, jika ditanya klien
menjawab seperlunya, jawaban klien sesuai dengan pertanyaan
perawat
3. Aspek sosial
Klien sudah dapat membina hubungan saling percaya dengan perawat,
klien mengatakan bersedia mengikuti therapi aktivitas, klien mau
berinteraksi minimal dengan satu perawat lain ke satu klien lain
Terapi aktivitas kelompok stimulasi sensori merupakan sebagian
dari terapi aktifitas kelompok yang bisa dilaksanakan dalam praktek
keperawatan jiwa. Jenis TAK stimulasi sensori ada tiga, yaitu TAK
stimulasi suara, TAK stimulasi gambar dan TAK stimulasi suara dan
gambar. Terapi ini diharapkan dapat memberikan stimulus tertentu kepada
klien sehingga terjadi perubaan perilaku.

D. SELEKSI PASIEN
Kriteria pasien yang mengikuti TAK di Ruang Arjuna RSJD Arif Zainudin
Surakarta yaitu:
1. Klien yang bisa berinteraksi dengan beberapa klien lain
2. Klien halusinasi yang sudah dapat mengontrol halusinasinya
3. Klien perilaku kekerasan yang sudah kooperatif

E. JADWAL KEGIATAN
Tempat : Ruang Arjuna RSJD Arif Zainudin
Hari/tanggal : - Hari 1 (sesi 1) : Senin
- Hari 2 (sesi 2) : Selasa
- Hari 3 (sesi 3) : Kamis
Waktu : 09.00 09.30 WIB
Lama pelaksanaan : 30 menit

F. METODE PELAKSANAAN
1) Diskusi dan tanya jawab
2) Sharring persepsi
3) Brain storming

G. MEDIA DAN ALAT


1. Sesi 1
a. Kertas HVS putih
b. Pensil
c. Pensil warna/crayon
2. Sesi 2
a. Speaker
b. Kaset lagu melayu (dipilih lagu yang memiliki cerita yang bermakna
atau lagu-lagu yang bermakna religius)
3. Sesi 3
Video atau CD.

H. PENGORGANISASIAN PENYULUH
Jenis tugas Tugas Nama pelaksana
Leader Leader bertugas untuk Sesi I :
menjelaskan kepada pasien Sesi II :
bagaimana kegiatan akan Sesi III :
dilakukan, alat apa yang
diperlukan serta apa yang harus
dilakukan peserta
Co leader membantu leader dalam Sesi I :
memimpin acara Sesi II :
Sesi III :
Fasilitator memberikan stimulus kepada Sesi I :
anggota kelompok lain agar Sesi II :
dapat mengikuti jalannya Sesi III :
kegiatan dalam kelompok

Observer memberikan stimulus kepada Sesi I :


anggota kelompok lain agar Sesi II :
dapat mengikuti jalannya Sesi III :
kegiatan dalam kelompok
I. SETTING TEMPAT

Keterangan gambar:

: Klien : Fasilitator

: Leader : Observer

J. ANTISIPASI KEGIATAN
1. Hambatan teknis
2. Hambatan waktu
3. Hambatan tempat
4. Hambatan pasien
5. Hambatan terapis
6. Hambatan topik TAK
7. Hambatan Media/Alat

K. LANGKAH KEGIATAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK


Sesi 1
Langkah-langkah kegiatan
1. Persiapan
a. Terapis membuat kontrak dengan klien
b. Terapis menyiapkan alat dan tempat
2. Orientasi
a. Salam terapeutik: terapis mengucapkan salam
b. Evaluasi/validasi: terapis menanyakan perasaan klien hari ini
c. Kontrak:
1) Terapis menjelaskan tujuan TAK
2) Terapis menjelaskan aturan main TAK:
klien mengikuti TAK dari awal sampai akhir
jika akan keluar kelompok, klien harus meminta ijin terapis
lama kegiatan 30 menit
3. Kerja
a. Terapis menjelaskan kegiatan yang akan dilaksanakan, yaitu
menggambar dan bercerita hasil gambar kepada klien lain
b. Terapis membagikan kertas, pensil dan pensil warna untuk klien
c. Terapis meminta klien menggambar apa saja sesuai perasaan hatinya
d. Sementara klien mulai menggambar, terapis berkeliling dan memberi
reinforcement kepada klien untuk meneruskan menggambar.
e. Setelah selesai semua menggambar, terapis meminta masing-masing
klien untuk menceritakan gambar yang telah dibuatnya. Hal yang
harus diceritakan adalah gambar apa dan apa makna gambar tersebut
menurut klien.
f. Kegiata nomor e, dilakukan sampai semua klien mendapat giliran.
g. Setiap klien selesai menceritakan gambarnya, terapis mengajak klien
lain beretpuk tangan.
4. Terminasi
a. Evaluasi
1) Terapis menanyakan perasaan klein setelah selesai mengikuti
TAK.
2) Terapi memberikan pujian atas pencapaian kelompok.
b. Tindak lanjut
1) Terapi menganjurkan klien utnuk mengekespresikan perasaan
melalui gambar.
c. Kontrak yang akan datang
1) Terapi menyepakati TAK berikutnya.
2) Terapis menyepakati tempat dan waktu TAK berikutnya.
Sesi 2
Langkah Kegiatan:
1. Persiapan
a. Membuat kontrak dengan klien yang sesuai dengan indikasi:
halusinasi, perilaku kekerasan dan isolasi sosial.
b.Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan
2. Orientasi
a.Salam therapeutik
1) Salam dari perawat pada klien
b.Evaluasi/ Validasi
1) Menanyakan perasaan klien saat ini
c.Kontrak
1) Perawat menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu mendengarkan musik
dan menyanyi
2) Perawat menjelaskan aturan main berikut:
a) Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus
meminta izin kepada perawat
b) Lama kegiatan kurang lebih 30 menit
c) Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai
3. Tahap Kerja
a. Perawat mengajak klien untuk saling memperkenalkan diri (nama dan
nama panggilan) dimulai dari perawat secara berurutan searah jarum
jam
b. Perawat menjelaskan bahwa akan diputar lagu, klien boleh bertepuk
tangan atau berjoget/bernyanyi sesuai dengan irama lagu. Setelah lagu
selesai klien diminta menceritakan isi dari lagu tersebut dan perasaan
klien setelah mendengarkan lagu
c. Perawat memutar lagu, klien mendengarkan, boleh berjoget,
bernyanyi atau bertepuk tangan (kira-kira 15 menit). Musik yang
diputar boleh diulang beberapa kali. Perawat mengobservasi respon
klien terhadap musik.
d. Secara bergiliran klien diminta menceritakan isi lagu dan perasaannya
sampai semua klien mendapat giliran
e. Perawat memberikan pujian, setiap klien selesai menceritakan
perasaannya dan mengajak klien lain bertepuk tangan
4. Tahap Terminasi
a. Evaluasi
1) Perawat menanyakan perasaan klien setelah
mengikuti TAK
2) Perawat memberikan pujian atas keberhasilan
kelompok
b. Tindak Lanjut
Perawat meminta klien untuk mendengarkan musik yang disukai dan
bermakna dalam kehidupannya
c. Kontrak yang akan datang
1) Memyepakati TAK yang akan datang yaitu: menonton video
2) Menyepakati waktu dan tempat sampai aspek positif selesai dilatih
Sesi 3
1. Persiapan
a. Mengingatkan kontrak dengan klien yang telah mengikuti TAK
sebelumnya.
b. Mempersiapkan tempat dan peralatan.
2. Tahap orientasi
Dilakukan dalam waktu 5 menit
a. Salam terapeutik
1) Salam dari terapis
b. Validasi
1) Menanyakan perasaan pasien saat ini.
2) Menanyakan apakah pasien sudah siap mengikuti terapi.
c. Kontrak
1) Menjelaskan tujuan kegiatan.
2) Menjelaskan aturan main yaitu:
3) Jika ada klien yang akan meninggalkan tempat
harus meminta ijin pada leader
4) Lama kegiatan 20-30 menit.
5) Setiap pasien mengikuti kegiatan dari awal sampai
akhir.
6) Setelah selesai klien diminta menyampaikan
perasaannya.
3. Tahap kerja
Dilakukan dalam waktu 20-30 menit
a. Perkenalan
1) Kelompok perawat memperkenalkan diri, untuk memulai menyebut
nama, kemudian leader menjelaskan tujuan dan peraturan kegiatan
dalam kelompok
2) Menstimulus kembali ingatan klien dalam mengenali identitas klien
lain.
3) Bila klien ingin keluar untuk minum, BAB/BAK harus minta ijin
pada perawat
4) Pada akhir perkenalan pemimpin mengevaluasi kemampuan
identifikasi terhadap perawat dengan menanyakan nama perawat
yang ditunjuk oleh leader
b. Kegiatan Inti
1) Klien yang telah dikontrak pada TAK sebelumnya dikumpulkan
kembali di tempat yang cukup luas dan duduk membentuk lingkaran
2) Leader memutar DVD/ video yang telah disiapkan.
3) Setelah selesai menonton, masing-masing klien diberi kesempatan
menceritakan isi tontonan dan maknanya untuk kehidupan klien.
Selanjutnya klien tersebut diberi kesempatan untuk menunjuk klien
lainnya.
4) Setelah klien menceritakan persepsinya leader mengajak klien
bertepuk tangan dan memberikan pujian.
4. Tahap terminasi
Dilakukan dalam waktu 10 menit
a. Evaluasi
Menanyakan perasaan setelah mengikuti TAK.
Memberikan pujian atas keberhasilan peserta.
b. Rencana tindak lanjut
Anjurkan klien untuk menonton acara TV yang baik dan
bermanfaat secara bersama-sama serta saling bertukar pendapat
tentang acara TV tersebut.
c. Kontrak yang akan datang
Menyampaikan TAK yang akan datang.
Menyepakati tempat dan waktu.

L. EVALUASI
1. Evaluasi proses
a. Terapi aktivitas dilaksanakan sesuai jadwal
b. Klien terlibat aktif dalam terapi aktivitas
c. Klien mengikuti terapi aktivitas dari awal sampai akhir
2. Evaluasi hasil
a. Klien mampu bersepon terhadap klien lain dengan mendengarkan
klien lain yang sedang berbicara
b. Klien mampu memberikan tanggapan pada pertanyaan yang diajukan
c. Klien mampu menterjemahkan perintah permainan
d. Klien mampu mengikuti aturan main yang telah ditentukan
e. Klien mau mengemukakan pendapat tentang terapi aktifitas kelompok

M. LAMPIRAN
1. Penilaian kegiatan sesi 1
Nama peserta TAK
NO. Aspek yang dinilai
1. Mengikuti kegiatan
dari awal sampai
akhir.
Menggambar
2.
sampai selesai.
Menceritakan jenis
3.
gambar.
Menceritakan
4.
makna gambar

2. Penilaian kegiatan sesi 2


Nama peserta TAK
NO. Aspek yang dinilai
Mengikuti kegiatan
1. dari awal sampai
akhir.
Menjelaskan
2.
makna lagu.
Menjelaskan
3. perasaan setelah
mendengar lagu.

3. Penilaian kegiatan sesi 3


Nama peserta TAK
NO. Aspek yang dinilai
Mengikuti kegiatan
1. dari awal sampai
akhir.
Menceritakan cerita
2.
dalam TV/Video.
Menceritakan
3.
makna cerita.

Keterangan:
Dilakukan = 1; Tidak dilakukan = 0