Anda di halaman 1dari 4

REFLEKSI DIRI 10

LIMNOLOGY

Nama : Ririn Analia Rapita

Nim : 34 2013 111

Kelas : 6.C

Dosen Pengasuh :

1. Dr. Saleh Hidayat, M.Si.


2. Ervina Mukharomah, S.Pd., M.Si.

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
TAHUN 2016
Jurnal : 10

Tanggal : 11 April 2016

Kegiatan : 1.Pembukaan

2. Absensi Kelas

3. Pengumpulan data dan laporan PKL

4. Diskusi Kelompok 3 Materi 9

Refleksi Diri Pertemuan Ke-10

Assalamuallaikum Wr.Wb.

Pada tanggal 11 April 2016 merupakan pertemuan kami yang ke-10 mata
kuliah Limnologi. Pada pertemuan kali ini, saya tidak mengikuti perkuliahan,
karena saya terlambat masuk kelas dan sudah telat dari batas waktu yang sudah
ditetapkan oleh bapak, oleh sebab itu saya tidak diperbolehkan masuk untuk
mengikuti perkuliahan. Meskipun saya tidak masuk pada saat pertemuan yang ke-
10, saya tetap membuat refleksi diri, saya bertanya kepada teman tentang apa saja
yang dibahas dan pertanyaan-pertanyaan diskusi kelompok pada pertemuan
tersebut.
Pertemuan kali ini, bapak mengoreksi data hasil laporan praktikum kerja
lapangan kami di Sungai Jejawi pada minggu lalu. Bapak kecewa dan marah kepada
kelas kami karena hasil laporan kami tidak disesuai dengan apa yang diharapkan
bapak.
Suhu air dan lingkungan tidak sesuai. pH seharusnya sebesar 5,5 atau 5,
kelas kami tidak sesuai dengan yang dikatakan bapak, karena pH kelas kami pada
saat itu adalah 6. Hasil sedimen juga Cuma mendapatkan gondang, padahal banyak
sekali jenis sedimen lainnya. Hewan dan Tumbuhan lebih dijelajahi lagi, karena
banyak sekali jenis hewan dan tumbuhan di Sungai tersebut. Pada kecepatan arus
air, data lebar Sungai kelas kami salah, seharusnya sekitar 50-60 Meter.
Data hasil laporan praktikum kerja lapangan kami di Sungai Jejawi sangat
mengecewakan, bapak menyampaikan sebaiknya kita dengan sepenuh hati dan
bersungguh-sungguh dalam melakukan tugas atau praktek kerja di lapangan,
sehingga kita mendapatkan hasil yang sesuai dan memuaskan.
Bapak memerintahkan untuk mencari peta Sungai Jejawi di google maps dan
dimasukkan kedalam laporan.
Selain itu juga bapak membahas tentang portofolio, karena perkuliahan
Limnologi selesai tanggal 1 Juni. Maka portofolio, buku alumni, dan sebagainya
dikumpul pada tanggal 8 Juni. Akhir perkuliahan sudah beberapa minggu lagi,
maka pada minggu depan akan maju 2 kelompok diskusi. Pada portofolio nanti
juga dimasukkan refleksi diri PKL, dan portofolio dibuat pembatasnya. Portofolio
akhir perkuliahan terdapat penilaian, penilaian tersebut terdiri dari penilaian diri
sendiri, teman, dan dosen.
Pada lampiran portofolio yaitu refleksi diri yang sudah diperiksa dan artikel
atau jurnal dari setiap kelompok diskusi.
Setelah bapak menjelaskan tentang laporan PKL dan portofolio akhir semester
nanti. Diskusi kelompok 3 materi 9 tentang fitoplankton dimulai.
Pertanyaan diskusi :
1. Nova Agustia
Apakah ada perbedaan jenis fitoplankton antara sungai, danau, dan estuari
serta fitoplankton apakah yang dapat menandakan adanya eutrofikasi ?
2. Hendayanti
Faktor apa yang mempengaruhi keragaman fitoplankton di perairan ?
3. Andriani
Apa yang terjadi jika perubahan komposisi fitoplankton di suatu perairan ?
4. Pika Rosalin
Apa yang menyebabkan perbedaan jenis fitoplankton di timur dan barat,
dan mengapa kandungan klorofil a fitoplankton pada musim timur
termasuk dalam kategori oligotrofik-mesotrofik ?
Jawaban :
1. Ada.
Sungai yang termasuk fitoplankton adalah jenis alga seperti pirophyta.
Danau yaitu jenis Bacilariophyta-alga diatom. Sedangkan estuari yaitu jenis
eukieonophyta.
Jenis yang menandakan eutrofikasi adalah sungai, danau, dan estuari yaitu
jenis Bacilariophyta yang banyak ditemukan pada air danau, tawar, dan
estuari. Dengan alat gerak flagel, pada sperma tubuhnya dilindungi dinding
sel yang kuat dibandingkan alga lain.
2. Kelimpahan fitoplankton dipengaruhi oleh cahaya, turbinitas, suhu, nutrien,
dan salinitas.
Contohnya yaitu Peridinium cinctum, mudah tumbuh karena adanya
nutrien dan fosfor.
3. Pada jurnal 2 adanya 56 Timur dan 55 Barat. Yang mempengaruhi
perbedaan tersebut adanya kandungan klorofil a fitoplankton timur
(oligotrofik-mesotrofik).
Pada Timur, oligotrofiknya zat hara rendah dan mesotrofik zat hara
sedangkan pada Barat oligotrofik zat hara rendah, tetapi anginnya besar
sehingga fitoplankton terseret gelombang.
4. Yang terjadi adalah rantai makanan akan terganggu, dan faktor biotik akan
terganggu. Jika komposisi fitoplankton menurun maka ekosistem air akan
menurunkan fitoplankton sebagai produsen makanan bagi ikan.

Kemudian, setelah pertanyaan sudah terjawab semua, maka diskusi


kelompok 3 materi 9 ditutup. Perkuliahan akan segera berakhir karena jam sudah
menunjukkan hampir pukul 10.00.
Demikianlah refleksi diri saya minggu ini, apabila masih terdapat kesalahan
dalam penulisan saya mohon maaf. Sampai ketemu pada refleksi diri saya yang
selanjutnya. Terima kasih.
Wassalamuallaikum Wr.Wb.