Anda di halaman 1dari 4

Metallogenic province adalah suatu daerah spesifik di permukaan bumi yang

mempunyai jalur tertentu yang dicirikan oleh konsentrasi endapan logam atau
asosiasi beberapa logam-logam (Evans, 1993). Metallogenic province sendiri
biasanya dipengaruhi oleh suatu setting tektonik suatu daerah. Metallogenic province
dapat berasal dari beberapa cara. Untuk membentuk suatu bijih, satu atau lebih proses
pengkonsentrasian harus telah diensktraksi logam-logamnya dari suatu volume yang
besar dari sumbernya dan terkonsentrasi menjadi bagian yang lebih kecil, orebody.
Dalam suatu metallogenic province akan memiliki beberapa geochemical province

Geochemical province sendiri adalah suatu area yang luas di kerak bumi yang
secara komposisi kimia yang berbeda di atas rata-rata. Jika dilihat dari skala besar,
cekungan benua dan samudra akan memiliki komposisi yang berbeda. Geochemical
province biasanya termanifestasi oleh batuan beku, semua anggota yang relative lebih
kaya atau atau miskin pada unsure kimia tertentu. Geochemical province biasanya
terdiri dari disperse geokimia baik disperse primer maupun sekunder. Disperse primer
biasanya berada masih di sekirat tubuh bijih, sedangkan disperse sekunder sudah jauh
dari tubuh bijih, dimana proses transportasi berperan di dalamnya, namun masih
menunjukkan mineralisasi daerah tersebut

Gambar 1. Salah satu contoh bentuk geochemical province yang tersusun oleh disperse primer
dan sekunder, dan jaringan sampel (After Cameron and Hornbrook, 1976)
Metallogenic province untuk timah sendiri sebenarnya sudah mendapatkan
perhatian yang lebih, karena endapan timah di dunia ini konsentrasinya sangat
mencolok (Schuiling, 1967). Tin province biasanya memempati suatu sabuk dengan
skala 100-1000 km. Lebih dari 99% sejarah produksi timah, biasanya endapan timah
sendiri berasosiasi dengan batuan granitic seperti granit ilmenite series, dan volkanik
serta subvolkanik yang menyertainya. Terdapat beberapa kriteria ditemukannya
timah, antara lain:

a. Timah biasanya berasosiasi dengan granit


b. Bijih timah terletak istimewa pada bagian apikal dari granit dan
berhubungan langsung dengan batuan induknya
c. Endapan bijih timah selalu berasosiasi dengan tubuh individu granit di luar
tubuh batolit (Beaumont 1847:1302)
d. Host rock dari bijih timah biasanya kaya akan kuarsa, tourmaline, dan
fluorine
e. Granit pembawa timah memiliki suatu anomaly dalam tekstur dan
komposisi(Beaumont 1847: 1303)

Penyebaran Timah di dunia ini hanya terdapat 4 regional yang terdefinisi


dengan baik kegiatan pertambangan timahnya yang mana mencakup 80% produksi
dunia yaitu:

1. Sabuk timah SE Asia (Myanmar, Thailand, Malaysia, Indonesia) yang


merupakan 50% dari produksi timah dunia total.
2. Sabuk timah Bolivia (ca. 10%).
3. Timah province di Cina Selatan (ca. 10%).
4. Timah province di Cornwall, Inggris (ca. 10%)

Daerah penghasil timah di Asia Tenggara membentang sepanjang 3000 km dari


Thailand hingga ke Indonesia. Kebanyakan timah diproduksi dari hasil endapan
sedimen alluvial, danproduksi yang tinggi hanya menunjukkan set kondisi iklim yang
memiliki sedikit relevansi dengan tingkat konsentrasi primer nya. Dari hasil produksi
timah, kebanyakan timah yang bisa diproduksi berumur Phanerozoic. Sekitar 90%
dari sejarah produksi timah, umur timah primer biasanya berumur 300 Ma.

Gambar 2. Distibusi utama dari tin province didunia. Area kotak hitam mengindikasikan perkiraan
jumlah produksi timah.
Gambar 3. Produksi timah di dunia