Anda di halaman 1dari 7

PEMERINTAH KOTA

00 BATAM
DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS SEI PANCUR
Jl. S. Parman Kav. Sei Pancur Blok I No. 01 Kel. Tanjung Piayu, Kec. Sei Beduk,
Telepon (0778 ) 7371370 e-mail : pseipancur@yahoo.com
KOTA BATAM
Kode Pos : 29437

KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS SEI PANCUR

Nomor : 800/C.VII/PNC/SK/01/2017

TENTANG

PROSEDUR RUJUKAN EKSTERNAL DI WILAYAH PUSKESMAS SEI PANCUR

KEPALA UPT PUSKESMAS SEI PANCUR,

Menimbang : a. Bahwa untuk mendukung pemberian pelayanan pasien di


Puskesmas, petugas pelayanan klinis perlu mengetahui dan
mengerti prosedur rujukan eksternal agar dapat
dilaksanakan dengan efektif dan efisien dengan
memperhatikan kebutuhan pelanggan.
b. Bahwa sehubungan dengan butir a tersebut di atas
ditetapkan prosedur rujukan eksternal dengan keputusan
Kepala Puskesmas.
Mengingat : 1. Undang-undang No 8 tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen Lembaga Negara Republik indonesia Tahun
1999 Nomor 42;
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004
tentang praktek Kedokteran, Tambahan Lembaga Negara
Republik Indonesia Nomor 4431;

3. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009


tentang Pelayanan Publik,Lembaga Negara Republik
Indonesia Tahun 2009 Nomor 112;

4. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009


tentang Kesehatan,Lembaga Negara Republik Indonesia
Tahun 2009 Nomor 144;

5. Peraturan presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun


2012 tentang Kerangka Kualifikasi nasional
Indonesia,Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2012
Nomor 24;

6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun


2012 tentang sistem Kesehatan Nasional,Lembaga Negara
Republik Indonesia Tahun 201 Nomor 193;

7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269 Tahun 2008


tentang Rekam medis;

8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290 Tahun 2008


tentang persetujuan Tindakan Kedokteran;

9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 161 Tahun 2010


tentang Registrasin Tenaga Kesehatan;

10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2052 Tahun 2011


tentang Izin Praktik dan Pelaksana Praktik Kedokteran;

11. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 05 Tahun 2014


tentang Panduan Praktik Klinis Dokter di Fasyankes
Primer:

12. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


09 Tahun 2014 tentang Klinik;

13. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


75 Tahun 2014 tentang Puskesmas;

14. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2014


tentang Akreditasi Puskesmas;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS TENTANG PROSEDUR


RUJUKAN EKSTERNAL DI WILAYAH PUSKESMAS SEI PANCUR.

Kesatu : Prosedur rujukan eksternal seperti yang tertera pada SOP.

Kedua : Surat keputusan ini mulai berlaku mulai tanggal ditetapkan,


dan ternyata apabila terdapat kekeliruan dalam penetapan
surat keputusan ini, akan ditinjau dan diadakan perubahan
sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Batam

Pada Tanggal : Januari 2017

KEPALA UPT PUSKESMAS SEI PANCUR

SURIYATI
RUJUKAN EKSTERNAL

No.Dokumen : 01 /C.VII/PNC/SOP/01/
2017
SOP No.Revisi : 00
Tanggal Terbit : 09 Januari 2017
PEMERINTAH
KOTA BATAM Halaman :
UPT PUSKESMAS dr. SURIYATI, MKKK
SEI PANCUR NIP. 19670603 200701 2 021
1. Pengertian Rujukan Eksternal adalah suatu sistem penyelenggaraan pelayanan
kesehatan yang melaksanakan pelimpahan tanggung jawab timbal balik
terhadap satu kasus penyakit atau masalah kesehatan secara vertikal
(kepada unit yang lebih mampu menangani), atau secara horizontal (antar
unit-unit yang setingkat kemampuanya).
2. Tujuan Sebagai acuan bagi petugas dalam merujuk pasien ke instansi dengan
sarana pelayanan yang lebih tinggi dan lengkap.
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Sei Pancur,tentang Pelayanan Klinis
No: / / /2017
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 05 Tahun 2014 tentang Panduan
Praktik Klinis Dokter di Fasyankes Primer.

5. Alat dan Alat :


Bahan a) Termometer.
b) Tensi meter.
c) Stetoskop.
d) Alat tulis.
e) Oksigen
f) Ambulans
Bahan :
a) Masker.
b) Handscoon.
6. Prosedur 1. Petugas melakukan pengkajian terhadap pasien, mulai dari anamnesa,
pemeriksaan fisik & tanda-tanda vital sampai dengan pemeriksaan
penunjang apabila diperlukan.
2. Petugas menegakkan diagnosa.
3. Apabila perlu penanganan lebih lanjut pasien/keluarga diberitahu
bahwa masalahnya tidak bisa ditangani di puskesmas dan harus di
rujuk ke institusi lain yang lebih tinggi.
4. Petugas & pasien/keluarga membuat kesepakatan RS yang akan
dituju.
5. Jika pasien/keluarga menyetujui, Petugas membuatkan surat rujukan
sesuai dengan penanggungan yang dimiliki oleh pasien, Umum,Bpjs
dan Kis.
6. Petugas menyerahkan surat rujukan kepada pasien/keluarganya.
7. Petugas menghubungi RS yang akan dituju.
8. Petugas menyiapkan mobil ambulans untuk sarana merujuk
9. Petugas menyiapkan obat dan alat yang dibutuhkan didalam mobil
ambulans.
10. Petugas mendampingi pasien selama perjalanan sampai di RS
11 . Jika pasien/keluarga tidak menyetujui bahwa perlu di rujuk ke institusi
yang lebih tinggi maka petugas memberi pengertian kepada pasien /
keluarganya.
7. Bagan Alir

Petugas melakukan Petugas menegakkan


pengkajian diagnosa

Petugas Petugas & pasien/keluarga YA


membuatkan surat membuat kesepakatan RS Rujuk
rujukan yang akan dituju

TIDAK

Petugas menyerahkan petugas menjelaskan ke


surat rujukan kepada pasien / keluarganya
pasien / keluarganya tentang penyakitnya

Petugas Pasien pulang


menghubungi RS
yang akan dituju

Petugas menyiapkan
ambulans untuk
sarana merujuk

Petugas menyiapkan
Petugas mendampingi pasien
obat dan alat yang
dibutuhkan di dalam selama perjalanan
ambulans sampai di RS

8. Hal-hal Keadaan umum pasien.


yang perlu
diperhatikan
9. Unit terkait UGD.
Rawat inap.
Rekam medis.
RS rujukan.
10. Dokumen Simpus.
terkait
Rekam medis.

Kertas resep.

Buku register.
11. Rekam histori
Perubahan
No Yang di ubah Isi perubahan Tanggal mulai di
berlakukan